cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Implementasi Metode Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Al-Islam Di SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gresik Mukholladun Azka, Wildan; Ahyan Yusuf Sya’bani, Mohammad
TADARUS Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan metode Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Al-Islam di SD Muhammadiyah 1 Kebomas, dengan menitik beratkan pada peran guru, keterlibatan peserta didik, serta internalisasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan karena mampu menggali pengalaman, makna, dan dinamika pelaksanaan PBL secara mendalam. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung di kelas, serta telaah dokumentasi yang relevan. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan guru pengampu Al-Islam dan siswa kelas atas sebagai partisipan inti. Hasil penelitian mengungkap tiga aspek penting. Pertama, guru berfungsi sebagai fasilitator yang mendorong siswa untuk aktif membangun pengetahuan melalui proses pemecahan masalah. Kedua, penerapan PBL meningkatkan keterlibatan siswa, baik dalam diskusi kelompok, kerja sama, maupun pengembangan kemampuan berpikir kritis. Ketiga, model ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islami yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pembelajaran tidak hanya menyentuh ranah kognitif, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan sosial, dan spiritualitas siswa. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur tentang PBL dalam pendidikan agama Islam di sekolah dasar, sekaligus memberikan manfaat praktis bagi guru dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, partisipatif, dan berbasis nilai. Selain itu, penelitian ini relevan sebagai masukan kebijakan untuk memperkuat kurikulum berbasis karakter. Untuk penelitian mendatang, disarankan memperluas lingkup kajian pada sekolah dengan latar sosial-budaya yang beragam, agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas PBL dalam pembelajaran Al-Islam.
Peran Guru PAI Dalam Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Siswa SD Plus Muhammadiyah Pancor Nuryana, Nuryana; Man Arfa Ladamay, Ode Mohamad
TADARUS Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di SD Plus Muhammadiyah Pancor. Kecerdasan spiritual merupakan aspek penting dalam pendidikan yang berkontribusi pada pembentukan karakter dan moral siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode dan strategi yang diterapkan oleh guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa, serta dampaknya terhadap perkembangan pribadi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, motivator, dan teladan yang efektif. Mereka mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam kurikulum melalui kegiatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif, seperti diskusi, praktik ibadah, dan kegiatan sosial. Selain itu, guru juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan spiritual siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa peran aktif guru PAI sangat penting dalam membentuk kecerdasan spiritual siswa, yang pada gilirannya berkontribusi pada pembentukan karakter yang baik dan kesadaran sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pendidikan di sekolah-sekolah Islam.
Pengaruh Minat Belajar Bahasa Arab Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gresik Damayanti, Nurindah Rahmahnita; Amirudin, Noor
TADARUS Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar Bahasa Arab siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 hingga kelas 6, dengan sampel sebanyak 30 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur minat belajar dan dokumentasi nilai rapor untuk prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 70,3%, di mana indikator perhatian peserta didik merupakan yang tertinggi dan keterlibatan peserta didik paling rendah. Prestasi belajar Bahasa Arab sebagian besar siswa berada pada kategori baik (46,7%) dan cukup (26,7%). Analisis korelasi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan minat belajar terhadap prestasi belajar dengan kontribusi sebesar 41,6%. Kesimpulannya, minat belajar menjadi faktor utama yang memengaruhi prestasi belajar Bahasa Arab siswa. Penelitian ini merekomendasikan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan menumbuhkan minat belajar intrinsik, serta penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi prestasi belajar.
Kepemimpinan dalam Islam: Analisis Konsep "Al-Tawazun" dalam Al-Qur’an Abdurrohim; Ely Fitriani
TADARUS Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v14i2.28568

Abstract

Leaders and leadership are two interrelated aspects that play a crucial role in the life of a society, a nation, and a state. Islam, as a religion of rahmatan lil-‘alamin, also places leadership and the position of a leader as fundamental components of its teachings. The purpose of this study is to analyze the concept of leadership in Islam through the lens of the al-Tawazun principle as reflected in Qur’anic verses, specifically Surah Ar-Rahman verses 1–9. This research employs a qualitative method using a library-based approach, focusing on scholarly literature derived from books and peer-reviewed journal articles. The findings indicate that the concept of al-Tawazun is highly relevant to the Islamic concept of leadership (khalifah). The notion of balance articulated in these Qur’anic verses serves as evidence of the majesty and grandeur of Allah SWT. As leaders, human beings bear the responsibility to maintain balance and harmony within the universe, both in their relationship with the natural environment and in their interactions with fellow human beings.
Analisis Komparatif Pengalaman Siswa Dalam Evaluasi Pembelajaran Pai Berbasis Konvensional Dan Quizizz Ach. Syaikhonul Arifin; Abd. Muqit
TADARUS Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v14i2.28883

Abstract

Evaluation of Islamic Religious Education (PAI) learning through conventional methods is often considered monotonous and anxiety-inducing, potentially reducing learning motivation and the validity of the evaluation results themselves. Although digital platforms such as Quizizz have been quantitatively proven to increase learning interest, there remains a gap in in-depth qualitative research on how students socio-affectively interpret and experience the differences between these two methods. This study aims to explore comparatively the emotional and cognitive experiences of students in taking PAI evaluations using conventional methods (written essay exams) and the gamified Quizizz platform. This research employs a descriptive- exploratory qualitative method at SMA Negeri 2 Sidoarjo with students from class X-5 as subjects. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The research findings indicate that conventional methods trigger negative emotional responses (tension and pressure) that can hinder students' cognitive performance. Conversely, Quizizz creates positive experiences (enjoyable) that reframe evaluation from a "threat" to a "challenge." This study concludes that the validity of conventional evaluation can be compromised by the psychological burden it creates. Therefore, it is recommended to implement a Blended Assessment Framework that integrates Quizizz for motivating formative assessment and modified conventional methods for summative assessment to measure higher-order thinking skills more effectively and humanely.
Pengaruh Short Video Terhadap Peningkatan Maharah Qira’ah Siswa Kelas X MA Abu Darrin Bojonegoro Mohammad Makinuddin; Asmaa Rosyida
TADARUS Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v14i2.29205

Abstract

This research is motivated by the low Arabic text reading skills (maharah qira'ah) among 10th-grade students at Madrasah Aliyah Abu Darrin Sumbertelaseh Dander Bojonegoro, which is caused by the use of conventional learning methods that are less engaging. This study aims to analyze the effectiveness of using short videos in improving maharah qira'ah, particularly in reading Arabic texts correctly, including pronunciation and content comprehension. The study employed a quasi-experimental design with two groups: 30 students from class X-5 as the experimental group, who received short video-based learning, and 30 students from class X-6 as the control group, who used conventional methods. Data collection instruments included pre-test and post-test assessments of reading skills, which had undergone expert validation and reliability testing. Data were analyzed using descriptive statistical tests and t-tests with SPSS version 30. The results showed that learning with short videos had a significant impact on improving maharah qira'ah, as evidenced by a t-test value exceeding the significance threshold and a large effect size (Cohen’s d) of 0.804. The use of short videos significantly contributed to enhancing students' maharah qira'ah by enriching the learning process through engaging audiovisual elements, increasing motivation, and improving focus. With visual imagery, clear audio, and relevant contexts, short videos facilitated the understanding of Arabic texts and proved more effective than conventional methods. These findings confirm short videos as an innovative alternative learning medium that aligns with the needs of today's students, opening opportunities for the development of more creative and adaptive Arabic language learning methods in the future.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Santri di Lembaga Pendidikan Islam Gresik Sumaidah, Sumaidah; Man Arfa Ladamay, Ode Mohamad
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problematika yang dihadapi oleh lembaga pendidikan dewasa ini berkenaan dengan dekadensi moral yang dialami para siswanya. Pada usia remaja, siswa membutuhkan lebih banyak pengetahuan, dan pengalaman untuk membentuk karakter diri. Dalam pelaksanaan pembelajarannya Pendidikan Agama Islam cukup memiliki andil besar bagi pembentukan karakter siswa, utamanya untuk menanamkan nilai-nilai ajaran Islam dalam diri siswa. Namun, dalam pelaksanaannya Pendidikan Agama Islam selama ini nampaknya kurang konsen pada pembentukan karakter siswa. Hal ini dapat dilihat dari fenomena yang kerap terjadi, mengenai kasus kenakalan hingga kriminalitas remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perspektif Novan Ardy Wiyani dalam mengembangkan kurikulum Pendidikan Agama Islam agar dapat membentuk karakter siswa di lembaga pendidikan Islam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan isi kepustakaan. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan telaah dokumentasi, yang berasal dari jurnal, buku, dan karya cetak atau digital lainnya, yang dihimpun dan disajikan dalam bentuk naratif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelajaran PAI lebih kompleks dibanding pelajaran lainnya, karena tidak hanya berada pada dimensi logika, dan kognitif, tetapi juga memasuki dimensi privat, dan sakral. Sehingga perlu dikembangkan menjadi kurikulum yang komprehensif. Novan Ardy Wiyani sendiri dalam bukunya yang berjudul Inovasi Kurikulum Dan Pembelajaran PAI SMA Berbasis Pendidikan Karakter membagi tiga poin penting dalam proses penyelenggaraan mata pelajaran PAI yakni, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Penilaian. Sehingga tujuan adanya pembelajaran menjadi jelas, tak sekadar menyampaikan materi, tetapi juga mendidik para siswa dengan membentuk dan mengembangkan potensi/ karakter dalam diri siswa.
Integrasi Nilai - Nilai Islam dalam Kegiatan Harian Sekolah di SD Alam Muhammadiyah Madani Kedanyang Sanalifiansyah, Ahnaf Ridlo; Man Arfa Ladamay, Ode Mohamad
TADARUS Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menjadi dasar penting dalam membentuk kepribadian dan karakter anak-anak bangsa. Penelitian ini mencoba menemukan cara-cara menggabungkan nilai-nilai Islam dalam kegiatan belajar di SD Alam Muhammadiyah Madani Kedanyang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen yang melibatkan beberapa sumber informasi, seperti guru dan wakil kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam sudah diterapkan melalui berbagai kegiatan pagi, seperti berdoa bersama, berjamaah shalat, merayakan hari besar agama, serta aktifitas sedekah di hari Jumat, Jumat bersih, dan infaq filantropis. Di samping itu, nilai-nilai Islam juga disisipkan dalam materi pelajaran dengan mengaitkan pelajaran dengan prinsip agama, seperti pentingnya doa, etika, dan kedisiplinan di dalam kelas. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan latar belakang siswa dan kurangnya dukungan dari orang tua. Maka dari itu, kerja sama yang baik antara guru dan orang tua sangat penting.
Peran Penggunaan Buku Penghubung Dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Siswa Di Homeschooling SD Mutiara Sunnah Gresik Mutiarani, Tsania Ayu; Yusuf Syabani, Mohammad Ahyan
TADARUS Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v14i2.29353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan buku penghubung dalam menumbuhkan kedisiplinan siswa di Homeschooling SD Mutiara Sunnah Gresik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku penghubung berperan penting dalam membantu siswa membiasakan diri bersikap disiplin, seperti mencatat tugas, melaporkan kegiatan, serta bertanggung jawab terhadap kewajiban sehari-hari. Selain itu, buku penghubung juga memudahkan komunikasi antara guru dan orang tua dalam memantau perkembangan anak. Meskipun terdapat tantangan berupa kurang konsistennya orang tua dalam menandatangani atau siswa yang lupa membawa buku, hal tersebut dapat diatasi melalui kesadaran, pengingat rutin, dan motivasi bersama. Dengan demikian, buku penghubung tidak hanya menjadi media komunikasi, tetapi juga instrumen dalam pembentukan karakter disiplin siswa.
Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Minat Siswa Terhadap Kegiatan Keagamaan di SD Mutiara Sunnah Gresik Rachmawati, Annisa; Basri, Hasan
TADARUS Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v14i2.29354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat siswa terhadap kegiatan keagamaan di sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan di Home Schooling SD Mutiara Sunnah Gresik dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi yang diberikan guru, baik secara verbal melalui nasihat, pujian, penguatan positif, maupun secara nonverbal melalui keteladanan ibadah, memberikan dampak nyata terhadap perubahan sikap siswa. Siswa yang sebelumnya pasif dan kurang berminat mulai menunjukkan peningkatan kehadiran dalam kegiatan dzikir pagi, shalat dhuha, muraja’ah hafalan, serta tahsin Al-Qur’an. Selain itu, kualitas bacaan dan hafalan siswa juga mengalami peningkatan, disertai tumbuhnya kesadaran religius yang lebih mendalam. Hal ini membuktikan bahwa peran guru sebagai motivator tidak hanya mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif, tetapi juga menumbuhkan dorongan internal untuk menjalankan kegiatan keagamaan dengan ikhlas dan konsisten.