cover
Contact Name
Solly Aryza
Contact Email
sollyaryzalubis@gmail.com
Phone
+6281260252061
Journal Mail Official
jet@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Electrical Technology
ISSN : 25023624     EISSN : 25981099     DOI : https://doi.org/10.30743/jet
Focus and Scope Journal of Electrical Technology is a peer-reviewed scientific journal that publishes high-quality original research papers, review articles, and technological developments in the fields of Electrical Engineering, Computer Engineering, and Informatics Engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate innovative ideas, theories, methodologies, and applications that contribute to the advancement of science and technology in electrical, computer, and information systems engineering. Focus The primary focus of the journal is on theoretical development, design, implementation, analysis, and evaluation of technologies related to electrical systems, computer engineering, and informatics that support industrial development, digital transformation, and sustainable technological innovation. Scope 1. Electrical Engineering Power systems and renewable energy Power quality analysis Power electronics Control systems and instrumentation Electrical machines and drives Electrical protection systems Smart grid technology Energy efficiency and energy management Industrial electrical systems High voltage engineering 2. Computer Engineering Computer architecture and embedded systems Internet of Things (IoT) Digital systems and microprocessors Computer networks and data communication Robotics and intelligent systems Sensors and actuators Computer-based monitoring and control systems Edge computing and cyber-physical systems Hardware design and system integration 3. Informatics Engineering Software engineering Information systems Artificial Intelligence Machine learning and data mining Cyber security and information security Big data and data analytics Web and mobile application development Human-computer interaction Cloud computing Multimedia and image processing Types of Articles Accepted Original research articles Review articles Case studies System or prototype development Technology implementation studies Modeling and simulation studies Soft Computing.
Articles 484 Documents
Pemasangan Kapasitor Bank untuk Perbaikan Faktor Daya Ahmad Yani
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 2, No 3 (2017): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v2i3.236

Abstract

Kapasitor seri dan parallel pada system daya menimbulkan daya reaktif untuk memperbaiki faktor daya dan tegangan, karenanya menambah kapasitas sistem dan mengurangi kerugian. Dalam kapasitor seri daya reaktif sebanding dengan kuadrat arus beban. Sedang pada kapasitor parallel sebanding dengan kuadrat tegangan. Ada beberapa aspek tertentu yang tidak menyenangkan pada kapasitor seri. Secara umum dapat dikatakan, biaya  untuk  memasang  kapasitor  seri  lebih  tinggi  dari  biaya  pemasangan  kapasitor  parallel.  Hal  ini disebabkan  karena  peralatan  perlindungan  untuk  kapasitor  seri  sering  lebih  kompleks.  Juga  biasanya, kapasitor seri didesain untuk daya yang lebih besar dari pada kapasitor parallel untuk mengatasi pengembangan beban nantinya. Pemasangan kapasitor sangat penting untuk perendanaan reaktif dari sebuah system daya. Jelas bahwa saluran transmisi akan paling ekonomik bila dipakai mengirim daya aktif saja dimana kebutuhan daya reaktif beban didapat dalam sistem distribusi di konsumen atau kebanyakan pada tingkat substation. Hal ini akan memungkinkan penggunaan optimum saluran transmisi, memperbaiki penampilan operasionalnya dan mengurangi kerugian energi. Hal ini membutuhkan sistem dan perencanaan yang hati-hati untuk memenuhi kebutuhan daya reaktif sistem dengan cara sama dengan perencanaan daya aktif dan diprogram kapasitas generator tambahan.
Perancangan Pengatur Laju Air Pada Kran Secara Otomatis Menggunakan Mikrokontroler Yusmartato Yusmartato; Zulfadli Pelawi; Luthfi Parinduri
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 6, No 2 (2021): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v6i2.4392

Abstract

Perancangan Mikrokontroler sebagai sistem pengatur Laju air pada washtapel ini menggunakan sebuah photo dioda yang mana Anodanya dihubungkan ke Vcc sedangkan Katodanya dihubungkan ke basis dari transistor BC547 melalui sebuah resistor 1K. Apbila LED infra merah menyala maka sinarnya akan terpancar, apabila pancaran dari LED infra merah tersebut mengenai tangan maka pancaran LED tersebut akan memantul. Pantulan LED tersebut akan balik mengenai dari sensor photo dioda. Hal ini tentunya bergantung dari jarak antara sensor dengan tangan, jika terlalu jauh maka pantulannya tidak akan sampai menuju sensor photodioda. Apabila masih dalam jangkauannya maka photo dioda akan aktif sehingga Vcc (logika 1) akan menuju basis transistor BC547. Dengan kata lain tegangan aktif/on juga. Dengan demikian maka pada kolektor dari transistor BC547 tersebut akan berlogika 0. Logika 0 tersebut akan masuk menjadi in-put dari port. P2.0 dari mikrokontroler.
Prediksi Konsumsi Listrik Bangunan Menggunakan Metode Moving Average Dan Linier Regression T. Iqbal Faridiansyah; Selamat Meliala; Asran Asran
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 2 (2016): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v1i2.198

Abstract

Persoalan untuk memperoleh prediksi yang akurat dari konsumsi listrik telah banyak dibahas oleh banyak peneliti-peneliti sebelumnya. Berbagai teknik telah digunakan seperti metode statistik, time-series, metode heuristik dan banyak lagi. Apapun teknik yang digunakan, akurasi prediksi tergantung pada ketersediaan data historis serta pemilhan data yang tepat. Bahkan data yang kompleks, harus dipilih sehingga akurasi prediksi dapat ditingkatkan. Paper ini menggunakan data historis sebagai penelitian untuk menguji data historis konsumsi listrik bangunan. Metode Moving Average (MA) dan Linier Regression (LR) digunakan untuk membandingkan ketepatan akurasi perkiraan. Hasil penelitian menunjukkan ketetapan akurasiprediksi menggunakan metode Moving Average (MA) lebih baik dibandingkan menggunakan metode Linier Regression.
Analisis Cara Mengurangi Pengapian pada Motor Arus Searah Armansyah Armansyah; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 7, No 2 (2022): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v7i2.5400

Abstract

Pada era industrialisasi, bahwa penggunaan motor arus searah banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, dimana hampir di segala bidang dalam berbagai sektor produktifitas kerja ditopang dengan penggunaan energi listrik. Misalnya dalam menggunakan starter mobil, elevator, kompeyer dan lain sebagainya yang dapat memperlancar aktivitas kehidupan. Dalam penggunaan motor arus searah, kita sering menghadapi beberapa gangguan, salah satu diantaranya seperti yang dibahas dalam, yaitu Tentang Cara Mengurangi Gejala Pengapian Pada Motor Arus Searah. Proses pengapian pada motor arus searah tersebut dapat timbul karena adanya gesekan mekanik dan listrik pada sikat-sikat dan segmen-segmen yang bergerak pada bagian komutatornya. Maka dalam mengatasi kedua hal tersebut, dilakukan pemilihan bahan sikat dan sifat-sifatnya, adanya penempatan kisi atau tirai pemisah dan penempatan hantaran listrik kompensasi. Dengan mengambil langkah seperti yang di atas, maka gejala pengapian yang timbul pada motor arus searah akan dapat dikurangi/diatasi, sehingga motor dapat bekerja sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Untuk mengurangi gejala pengapian pada motor arus searah, kita dapat mengurangi dengan tiga cara, yaitu: pemilihan bahan sikat dan sifat-sifatnya, penempatan kisi dan penempatan hantaran listrik kompensasi.
Panel Surya Berjalan dengan Mengikuti Gerak Laju Matahari Haposan Situngkir; Muhammad Fadlan Siregar
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 3 (2018): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v3i3.953

Abstract

Pemanfaatan energi matahri sekarang ini sangat banyak dilakukan dimana cahaya matahari dirubah menjadi energi listrik dapat dilakukan dengan menggunakan pane sel surya, untuk meningkatkan daya energi harus dilakukan pengaturan secara maksimal sehingga daya yang diserap dapat secara maksimal, untuk mendapatkan instensitas cahaya maksimum pada penggerak panel surya harus mengikuti gerak dan laju matahari secara otomatis dijalankan dengan sistem mikrokontroler, pengaturan otomatis tersebut dilakukan dengan menambah sensor LDR untuk pengaturan laju sesuai cahaya yang besar, gerak otomatis panel sel surya dilakukan dengan menggunakan motor DC, perhitungan panas cahaya didapat dari prakiraan cuaca didapat dari suhu aktual kota medan berkisar antara 290 – 350  Celsius, waktu pengukuran dilakukan pada pukul 08.00 –18.00 wib. Daya terbesar didapat sebesar 66,65 Watt pada pengukuran pukul 12.00 Wib.
Analisis Hybrid PLTA dan PLTS Sebagai Energi Listrik Alternatif Pengganti Energi PLN Zulkarnain Lubis; Solly Aryza; Hermansyah Alam
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 3 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i3.8804

Abstract

Khusus nya di Daerah pedesaan  salah satu  kawasan  yang memerlukan listrik adalah konsep a hybrid energi  PLTA(Pembangkit listreik tenaga air ) dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)  dengan  peralatan pembangkit energy listrik yang merubah cahaya matahari menjadi listrik. PLTS sering juga disebut sebagai solar cell, atau solar photovoltaic, atau solar energy. Dengan konsep sederhana yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energy listrik yang mana cahaya matahari adalah salah satu bentuk energi dari sumber daya alam. Cahaya matahari sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energy yang tidak terbatas langsung di ambil dari matahari, tidak memerlukan bahan bakar sehingga sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan.Untuk menambah daya listrik pada waktu diperlukan maka digabungkanlah kedua energi  PLTA dan PLTS dengan konsep Hybrid. Energy baru dan yang terbarukan mempunyai peran yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan energy, hal ini di sebabkan penggunaan bahan bakar untuk pembangkit-pembangkit listrik konvensional dalam jangka waktu yang panjang akan menguras sumber minyak bumi, gas dan batu bara yang makin menipis dan juga dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Salah satunya upaya yang telah dikembangkan adalah pembangkit listrik tenaga surya. Pada penelitian  ini akan dibahas mengenai apa itu PLTS dan bagaimana apabila digabung dengan PLTA sesuai dengan kebutuhan.dan dengan adanya penelitian  ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai PLTS  Hybrid dengan PLTA . 
Power Flattening Desain Reaktor GFR Berbasis Bahan Bakar Uranium Plutonium Nitride (U, Pu)N Sari Novalianda
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 3 (2019): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v4i3.2070

Abstract

AbstrakPada penelitian ini desain reaktor GFR 500 MWt berbasis bahan bakar uranium plutonium nitride (U,Pu)N beroperasi selama 10 tahun tanpa pengisian ulang bahan bakar. Sel bahan bakar yang digunakan adalah uranium alam dengan penambahan Plutonium 5,5%. Proses power flattening teras reaktor dilakukan dengan mengatur arah radial tiga region fraksi volume bahan bakar yaitu 55%, 60% dan 65%.  Nilai Average power density teras reaktor yang dimodifikasi adalah 28,46 Watt/cc dan power peaking factor menurun dari 2,25 menjadi 1,98.  Kata Kunci :  Flattening, GFR, Teras, Bahan Bakar 
Optimasi Sistem Hybrid PV-Wind Terintegrasi Baterai untuk Penyediaan Energi Berkelanjutan di Daerah Terpencil Ayu Najmita; Zulkarnain Lubis; Selly Annisa; Solly Aryza
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 3 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i3.13130

Abstract

Sistem hybrid tenaga surya (PV) dan turbin angin merupakan solusi strategis untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik di daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain sistem hybrid PV-Wind yang terintegrasi dengan baterai sebagai penyimpanan energi untuk memastikan ketersediaan daya sepanjang waktu. Metodologi yang digunakan melibatkan pemodelan sistem menggunakan perangkat lunak HOMER Pro, dengan input data iradiasi matahari, kecepatan angin, profil beban harian, serta harga komponen sistem. Parameter evaluasi mencakup Levelized Cost of Energy (LCOE), total produksi energi, dan rasio kekurangan daya. Hasil simulasi menunjukkan konfigurasi optimal dengan kapasitas panel surya 5 kWp, turbin angin 2 kW, dan baterai 12 kWh, menghasilkan LCOE sebesar USD 0.198/kWh dan memenuhi 98.6% kebutuhan energi. Studi ini menunjukkan bahwa sistem hybrid PV-Wind-Battery layak untuk implementasi di daerah tanpa akses listrik konvensional.
Pengukuran Grounding Pada Gedung Rumah Sakit Grand MitraMedika Medan Yusmartato Yusmartato; Ramayulis Nasution; Zulfadli Pelawi; Syaru R.
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 6, No 1 (2021): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v6i1.3794

Abstract

Pembumian sistem merupakan usaha untuk menghubungkan bagian konduktif  terbuka perlengkapan dengan tanah. Adanya perbedaan jenis tanah, kelembaban, temperature dan kadar garam sangat mempengaruhi tahanan jenis tanah itu sendiri. Sistem pembumian pada peralatan kelistrikan dan elektronika adalah untuk memberikan perlindungan pada seluruh sistem. Sehingga sangat perlu dilakukan penelitian yang dapat melihat sejauh mana pengaruh parameter tersebut pada sistem Pembumian. Pembumian selain bemanfaat bagi kehidupan pentanahan bisa mendatangkan bahaya jika tidak diperhatikan dengan baik. Tingkat kebakaran yang tinggi disebabkan oleh listrik akibat peningkatan suhu yang tinggi. Suhu yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada kabel atau bahkan percikan api pada material yang dapat menimbulkan kebakaran. Pengukuran tahanan pentanahan ini menggunakan  Digital Earth Tester Resistance Tester dengan merk KYORITSU. Peralatan pengukuran pentahanan tanah terdiri dari Digital Earth Earth Resistance Tester, elektroda utama, elektroda bantu, mesin bor, dan kabel penghubung. 
Pemanfaatan Aliran Air Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Picohidro (PLTPH) Di Desa Bandar Rahmat Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Yusmartato Yusmartato; Zulfadli Pelawi; Yusniati Yusniati; Fauzi Fauzi; Shalahuddin Alayubi Sitanggang
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 7, No 1 (2022): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v7i1.5391

Abstract

Disaat sumber energi lain mulai menipis dan memberikan dampak negatif, maka air menjadi sumber yang sangat penting karena dapat dijadikan sumber energi pembangkit listrik yang murah dan tidak menimbulkan polusi. Pembangkit tenaga listrik Picohidro pada dasarnya memanfaatkan beda ketinggian serta jumlah debit air per detik yang ada pada aliran air irigasi, sungai atau air terjun. Kemudian energi ini dihubungkan dengan generator listrik yang nantinya akan menghasilkan energi listrik. Menurut Robert, keunggulan teknologi PLTPH adalah cocok digunakan di daerah terpencil. Piko Hidro hanya butuh ketinggian air 1-3 meter dan debit 30 liter per detik. Jadi cocok digunakan di daerah terpencil. Selain itu biaya investasinya pun tergolong murah sekitar Rp 30 juta per unit dengan biaya pemeliharaan yang minimum dan tidak memerlukan biaya bahan bakar. Piko Hidro ini pun mudah dirakit dan dioperasikan serta bisa beroperasi selama 24 jam sesuai dengan debit air. Teknologi ini membuatnya cocok untuk diterapkan di daerah terpencil yang memiliki debit air yang sesuai.