cover
Contact Name
Hasruddin Nur
Contact Email
asrul23.23.a2@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asrul23.23.a2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Integration Review
ISSN : 26142325     EISSN : 26142317     DOI : -
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023" : 19 Documents clear
LATAR LOKASI FILM ANIME “KIMINONAWA” SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI PREFEKTUR GIFU JEPANG Hayz Hanafia Ahmad; Yohanes Padmo Adi Nugroho; Anda Prasetyo Ery
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43275

Abstract

This study is entitled Setting of the Location of the Anime Film "Kiminonawa" as a Tourist Attraction in Gifu Prefecture, Japan. The purpose of this study is to find out the real-life setting of the location in the anime film "Kiminonawa" and to find out the reasons for tourists visiting the location of the anime film "Kiminonawa" both in Tokyo, Nagano, and Hida. The data analysis method used by the researcher is a qualitative data analysis method. The data collected is usually obtained through the existence of a book, video, internet, articles, and previous research on the anime film "Kiminonawa". The results of the research found several places in real life that became the setting for the location in the anime film "Kiminonawa". Approximately 15 locations were found which became the backdrop for the story of the anime film, namely: In Nagano. Hida, and Tokyo. All of these locations are frequently visited by tourists who are fans of the anime "Kiminonawa" this is because the main character in the anime is described as a persistent and hardworking person, the storyline is not monotonous, the love story is unique and only through dreams, stories that inspire people young people to make important moments with their partners as if they were characters in a movie, the story background is a real place so that tourists can take pictures following the style of the characters in the anime film "Kiminonawa".Penelitian ini berjudul Latar Lokasi film Anime “Kiminonawa” Sebagai Daya Taruk Wisata Di Prefektur Gifu Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar lokasi dalam kehidupan nyata pada film anime “Kiminonawa” dan untuk mengetahui alasan wisatawan mengunjungi latar lokasi film anime “Kiminonawa”  baik yang berada di Tokyo, Nagano, dan Hida.Metode analisis data yang dilakukan oleh peneliti adalah metode analisis data kualitatif. Data yang dikumpulkan biasanya di dapat melalui adanya sebuah buku, video, internet, artikel, serta penelitian terdahulu tentang film anime “Kiminonawa”.Hasil penelitian ditemukan beberapa tempat dalam kehidupan nyata yang menjadi latar lokasi dalam film anime “Kiminonawa”. Ditemukan kurang lebih 15 lokasi yang menjadi latar belakang cerita film anime tersebut yaitu: Di Nagano. Hida, dan Tokyo. Seluruh lokasi tersebut sering dikunjungi oleh wisatawan penggemar anime “Kiminonawa” hal ini karena tokoh utama di dalam anime digambarkan sebagai orang yang gigih dan pekerja keras, alur cerita yang tidak monoton, kisah cinta yang unik dan hanya melalui mimpi-mimpi, cerita yang menginspirasi kawula muda untuk membuat momen-momen penting dengan pasangan seolah mereka adalah tokoh dalam film, latar belakang cerita merupakan tempat yang real sehingga para wisatawan dapat berfoto mengikuti gaya dari pemeran tokoh dalam film anime “Kiminonawa”. 
MODEL INTERAKSI BIRO PERJALANAN WISATA DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN TORAJA UTARA Matius Tinna Sarira; Muhammad Rusdi; Amirullah Amirullah; Masri Ridwan; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43403

Abstract

This study aims to determine the form of interaction between travel agents in developing tourism travel products in North Toraja Regency. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. Based on the results of the study, it was found that the tourism potential in North Toraja Regency is very high, judging from the list of various attractions and the unique and distinctive characteristics that can only be found in North Toraja Regency. Existing tourism products are common tourism products and are a legacy from the design of existing tourism products since the opening of Toraja as a tourist destination. The tourism product produced by the travel agency is an arrangement of potential components in all regions in North Toraja Regency which are under the guidance of the Culture and Tourism Office as the government's representative. As for the forms of service and tourism cultural interaction with travel agents through Economic and Business Motivated Interaction, Culturally Motivated Interaction and Symbolic Interaction.Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui bentuk interaksi biro perjalanan wisata dalam mengembangkan produk perjalanan wisata di Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa potensi wisata di kabupaten Toraja Utara sangat tinggi dilihat dari daftar jumlah atraksi yang bervariasi dan karakter yang unik serta khas yang hanya bisa dijumpai di Kabupaten Toraja Utara. Produk wisata yang sudah ada merupakanproduk wisata yang umum dan menajdi warisan dari desain produk wisata yang sudah ada sejak dibukanya toraja menjadi destinasi wisata.produk wisata yang dihasilkan oleh biro perjalanan wisata adalah susunan komponen potensi disemua wilayah di Kabupaten Toraja Utara yang menjadi binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai wakil pemerintah. Adapun bentuk Interaksi dinas kebudayaan dan pariwisata dengan biro perjalanan wisata melalui  Interaksi Bermotif Ekonomi dan Bisnis, Interaksi Bermotif Budaya dan Interaksi Simbolis. 
INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA PUTUS SEKOLAH DI DESA OMBAY KECAMATAN PANTAR TIMUR KABUPATEN ALOR Hasruddin Nur; Hasanudin Kasim
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.44293

Abstract

This study aims to examine and describe the social interactions of out-of-school adolescents in Ombay Village Pantar Timur District, Alor Regency. The approach used in this research is descriptive qualitative. The focus of this study was adolescents who dropped out of school and their parents of adolescents who dropped out of school in Pantar Timur District, Alor Regency. The number of informants was 6 people using the snowball sampling technique. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data analysis technique is by using data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The validity of the data in this study was carried out through internal validation (credibility), dependability (defendability) and certainty of objectivity (confirmability). The results showed that the social interaction of dropout adolescents in Ombay Village Pantar Timur District, Alor Regency, namely the lack of interaction between children and their family and social environment, so that the interaction between parents and children was less than optimal, another reason for dropping out of school was joining in with their playmates. who is a school dropout, so the child is suggested by the condition of his friends.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan interaksi sosial remaja putus sekolah di Desa Ombay Kecamatan Pantar Timur Kabupaten Alor. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah remaja putus sekolah dan orang tua remaja putus sekolah di Kecamatan Pantar Timur Kabupaten Alor.Jumlah informan berjumlah 6 orang dengan menggunakan teknik snowball sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui validasi internal (credibility), Kebergantungan (defendability) dan kepastian objektivitas (confirmability).Hasil penelitian menunjukan bahwainteraksi sosial remaja putus sekolah di Kecamatan Pantar Timur Kabupaten Alor yaitu kurang terjalin interaksi antara anak dengan lingkungan keluarga dan sosialnya, sehingga interaksi antara orang tua dan anak yang kurang maksimal, penyebab lainnya anak putus sekolah adalah ikut-ikutan bersama teman bermainnya yang merupakan anak putus sekolah, sehingga anak tersugesti dengan keadaan temannya.
FENOMENA ANAK JALANAN (Kasus Pengamen Anak Di Pantai Losari Kota Makassar) St Patimah; Jumadi Jumadi; Abdul Rahman A Sakka
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43357

Abstract

The aims of this research are (i) to find out what factors cause the existence of street children in the Losari Beach area of Makassar City (ii) to find out the forms of child busking social action in the Losari Beach area of Makassar City. In uncovering the phenomenon of street children, this study uses a qualitative descriptive research method which aims to describe in depth the phenomenon of the social action of child buskers in the Losari Beach area of Makassar City and to make it easier to understand the events under study, the authors use theoretical approaches such as (i) Choice Theory Rational. The results of this study indicate that, (i) Street children who work as buskers in the Losari Beach area have skills that are self-taught. (ii) The factors that cause them to take to the streets to sing around the Losari Beach area are the economic problems of families who are far affluent and the level of education. (iii) Their actions towards other buskers, visitors are very diverse where their actions are generally actions that aim to make money to fulfill their daily needs.Tujuan Penelitian ini adalah (i) Untuk mengetahui faktor apa penyebab keberadaan  anak jalanan di Kawasan Pantai Losari  Kota Makassar (ii) Untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk Tindakan sosial pengamen anak  di Kawasan Pantai Losari  Kota Makassar. Dalam mengungkap Fenomena anak jalanan, penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam fenomena Tindakan sosial pengamen anak di Kawasan Pantai Losari Kota Makassar itu serta untuk lebih mudah memahami kejadian yang diteliti maka penulis menggunakan pendekatan teori seperti (i) Teori Pilihan Rasional . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (i) Anak jalanan yang berprofesi sebagai pengamen di Kawasan pantai losari memiliki keahlian yang didapatkan secara otodidak . (ii) Faktor-faktor yang menyebabkan mereka turun ke jalan untuk mengamen di sekitar Kawasan pantai losari adalah masalah ekonomi keluarga yang jauh berkecukupan dan tingkat pendidikan. (iii) Tindakan mereka ke sesama pengamen, pengunjung sangat beragam di mana Tindakan mereka pada umumnya merupakan Tindakan yang bertujuan untuk mencari uang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. 
KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT JAWA DI KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Iqbal Arifin; Dyan Paramitha Darmayanti
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43761

Abstract

This study aims to determine the economic activities of the Javanese community in Wonomulyo District, Polewali Mandar District. This type of research uses qualitative research. The data collection techniques used were observation, recording and in-depth interviews with 10 informants, while the selection criteria for informants were those who had lived in Wonomulyo District, Sidodadi Village. for more than 5-10 years. In this study, the informant selection is used purposive sampling while the data validation technique used is membership check. Research results show that in economic terms, indigenous peoples and indigenous people of Mandar are very likely to accept the community, especially Javanese, in carrying out economic activities in different fields. for this area to grow. more developed than it. Today. Javanese economic activities have also made the area the core of the Polewali Mandar Regency's economy today. The way Javanese can take advantage of the economic opportunities in Wonomulyo is to participate in all the cultural activities of the local community with the aim of Javanese being noticed and possibly becoming a development opportunity as well. such as interacting with native people (Mandar) so that Javanese culture can also be received with kindness. In addition, Javanese people also seize the opportunity of integration by collaborating with the Mandarin community on major events such as religious events and Indonesian independence day to create a sense of interdependence and need. each other.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kegiatan Ekonomi  pada Masyarakat Jawa di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar  Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam dengan melibatkan 10 orang informan, adapun syarat pemilihan informan yaitu mereka yang tinggal di daerah Kecamatan Wonomulyo Kelurahan Sidodadi selama 5-10 tahun keatas. Dalam penelitian ini pemilihan informan menggunakan purposive sampling sedangkan teknik pengabsahan data yang digunakan adalah member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berkaitan dengan perekonomian, masyarakat adat dan masyarakat asli mandar dapat menerima masyarakat khususnya masyarakat jawa sangat baik dalam menjalankan kegiatan perekonomian diberbagai bidang yang menjadikan daerah ini menjadi lebih berkembang seperti saat ini. Kegiatan ekonomi masyarakat jawa juga menjadikan daerah tersebut menjadi daerah sentral perekonomian yang ada di Kabupaten Polewali Mandar saat ini. Cara masyarakat jawa dapat memanfaatkan peluang dalam hal perekonomian di Wonomulyo adalah dengan mengikuti semua kegiatan kebudayaan masyarakat setempat dengan tujuan agar masyarakat jawa mendapat perhatian dan dapat menjadi peluang untuk perkembangan dan juga interaksi dengan masyarakat asli (Mandar) sehingga kebudayaan masyarakat jawa juga bisa di terima dengan baik. Selain itu masyarakat jawa juga merangkul peluang integrasi dengan berkolaborasi dengan komunitas mandar di acara-acara besar seperti keagamaan dan hari kemerdekaan Indonesia untuk menciptakan rasa saling ketergantungan dan saling membutuhkan.
ANALISIS LITERASI MELALU KAMPUS MENGAJAR DI UPT SD 31 BONTOMACINNA KABUPATEN BULUKUMBA Syahrul Ramadhan S; Sri Hastati; Erwin Nurdiansyah; Erniati Erniati; Supriadi Supriadi
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43359

Abstract

Literacy in Indonesia has decreased significantly due to low literacy in reading and writing. Low literacy in reading and writing also occurs at UPT SD 31 Bontomacinna. The purpose of this study is to determine the analysis of literacy in reading and writing through teaching campuses as well as the supporting and inhibiting factors in realizing the campus teaching batch 2 at UPT SD 31 Bontomacinna. Qualitative research methods with program evaluation designs have been implemented in this study. With a pedagogical approach and a sociological approach. The pedagogical approach is carried out in the classroom to directly stimulate cognitive learners. The sociological approach is carried out by looking at the reality that exists within the scope of reading and writing. To obtain data, the writer uses interview, observation, and documentation techniques. .Interviews were conducted in the school community using program evaluation techniques. Observations were made during campus teaching program activities. Documentation was carried out to prove data that supports interviews and observations. This research has found an increase in students' reading and writing literacy after realizing campus teaching at UPT SD 31 Bontomacinna Bukukumba Regency, especially for class V. This has a very significant impact on students.Literasi di indonesia mengalami penurunan secara signifikan disebabkan dengan rendahnya literasi membaca dan menulis.Rendahnhya literasi membaca dan menulis juga terjadi juga pada UPT SD 31 Bontomacinna.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis literasi membaca dan menulis melalui kampus mengajar serta faktor pendukung dan penghambat dalam merealisasikan kampus mengajar angkatan 2 di UPT Sd 31 Bontomacinna. Metode Penelitian kualitatif dengan desain evaluasi program telah dilaksanakan pada penelitian ini. Dengan pendekatan pedagogis, dan pendekatan sosiologis.Pendekatan pedagogis dilakukan didalam kelas untuk menstimulus kognitif peserta didik secara langsung.Pendekatan sosiologi dilakukan dengan melihat realitas yang ada terjadi dalam ruang lingkup membaca dan menulis.Untuk memperoleh data, penulis menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Wawancara telah dilakukan di civitas sekolah dengan teknik evaluasi program.Obsevasi dilakukan selama menjalankan kegiatan program kampus mengajar.Dokumentasi dilakukan untuk membuktikan data yang mendukung wawancara dan observasi.Penelitian ini telah menemukan peningkatan literasi membaca dan menulis peserta didik  setelah merealisasikan kampus mengajar di UPT SD 31 Bontomacinna Kabupaten Bukukumba khususnya.
BERTAHANNYA PEDAGANG BUNGA ZIARAH DI TENGAH HIMPITAN EKONOMI DI TPU KRISTEN PANAIKANG KOTA MAKASSAR Abdul Malik Iskandar; Veronika Mitan Dua Lodang; Mochammad Noer Alim Qalby; Arfenti Amir; Harifuddin Harifuddin
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43367

Abstract

This study aims to determine and describe the economic conditions of pilgrimage flower traders at Panaikang Christian Cemetery and what strategies are used to survive by pilgrimage flower traders at Panaikang Christian Cemetery, Makassar City. This type of research used descriptive qualitative research with a case study approach and the determination of the number of informants consisted of 9 informants selected by purposive sampling technique with informant criteria namely pilgrimage flower traders at Panaikang Christian Cemetery. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used by the researcher went through three stages of work, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validation techniques used were source triangulation and method triangulation. The results showed that 1) The economic condition of the pilgrimage flower traders at the Panaikang Christian TPU in Makassar City was low due to the income and the uncertain number of pilgrims each day, 2) The survival strategy used by pilgrimage flower traders at the Panaikang Christian TPU in Makassar City was to sell goods others, income from other working family members, reducing family expenses and capital, borrowing money from friends and cooperatives. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi ekonomi pedagang bunga ziarah di TPU Kristen Panaikang dan strategi apa yang digunakan untuk bertahan hidup oleh pedagang bunga ziarah di TPU Kristen Panaikang Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan penentuan jumlah informan terdiri dari 9 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu pedagang bunga ziarah di TPU Kristen Panaikang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahaan data yang digunakan yakni triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kondisi ekonomi pedagang bunga ziarah di TPU Kristen Panaikang Kota Makassar yang rendah akibat pendapatan dan jumlah peziarah yang tidak menentu setiap harinya, 2) Strategi bertahan hidup yang digunakan pedagang bunga ziarah di TPU Kristen Panaikang Kota Makassar adalah dengan menjual barang lain, penghasilan dari anggota keluarga lain yang bekerja, mengurangi pengeluaran keluarga dan modal, meminjam uang pada teman dan koperasi.
PERILAKU BUDAYA HYPEBEAST PADA KALANGAN REMAJA DI DESA BONTO BAJI KABUPATEN BULUKUMBA Abdul Malik Iskandar; Arfenti Amir; Agus Agus; Akhiruddin Akhiruddin; Abdul Rahman; Harifuddin Harifuddin
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43445

Abstract

This study aims to examine and describethe behavior of adolescents in following the hypebeast culture and the causes of hypebeast cultural behavior among adolescents in Bonto Baji Village, Bulukumba Regency. The approach used in this research is qualitative with the type of explanatory case study. The focus of this research is teenagers who behave hypebeast. The number of informants was 8 people using the snowball sampling technique. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis technique is by using data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions.The validity of the data in this study was carried out through internal validation (credibility), dependability (defendability) and certainty of objectivity (confirmability). Data validation techniques used were source triangulation and method triangulation. The results of the study show that: 1) the rapid development of technology is one of the indicators of the large number of teenagers who are starting to follow contemporary cultural trends such as hypebeast behavior. Teenagers have the perception that following the cultural trend of hypebeast behavior like that will give self-confidence. 2) The causes of hypebeast cultural behavior among adolescents are environmental influences which are one of the factors that cause adolescents to behave hypebeast and a lack of knowledge of the impacts and consequences in terms of the hypebeast trend cultural behavior which can plunge into negative things, which are generally as a teenager does have a very high curiosity when discovering or seeing something new and following the hypebeast lifestyle such as joining friends, media influence and self-desire.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan perilaku remaja dalam mengikuti budayahypebeastdan penyebab terjadinya perilaku budayahypebeast pada kalangan remaja di Desa Bonto Baji Kabupaten Bulukumba. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis studi kasus eksplanatoris. Fokus penelitian ini adala remaja yang berperilaku hypebeast.Jumlah informan berjumlah 8 orang dengan menggunakan teknik snowball sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui validasi internal (credibility), Kebergantungan (defendability) dan kepastian objektivitas (confirmability).Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) berkembangnya teknologi yang begitu pesat menjadi salah satu indikator banyaknya remaja yang mulai mengikuti budayatrendkekinian seperti perilakuhypebeast. Remaja memiliki persepsi bahwa mengikuti budayatrend perilaku hypebeast yang seperti itu akan memberikan kepercayaan diri tersendiri. 2) Penyebab terjadinya perilaku budaya hypebeast pada kalangan remaja adalah pengaruh lingkungan yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan remaja berperilaku hypebeast serta kurangnya pengetahuan akan dampak dan akibat dalam hal perilaku budayatrend hypebeast yang dapat menjerumuskan kedalam hal-hal yang negatif, dimana pada umumnya sebagai seorang remaja memang memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi apabila menemukan atau melihat suatu hal barudan mengikuti gaya hidup hypebeast seperti ikut-ikutan teman,pengaruh media serta keinginan diri.
BENDI SEBAGAI ALAT ANGKUTAN DI SOPPENG (STUDI SEJARAH, PROBLEMATIKA, DAN PELESTARIANNYA) TAHUN 2000-2021 Nurmayanti Nurmayanti; Darman Manda; Mustari Bosra; Andi Ima Kesuma
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43274

Abstract

The aims of this research are (i) to reveal and explain the history of the existence of bendi in Soppeng. (ii) Describe the problems faced by bendi drivers in Soppeng. (iii) Revealing the role of the government and the community in preserving the bendi in Soppeng. In uncovering the existence of bendi in Soppeng Regency, this study uses historical research methods, namely (i) heuristics (ii) criticism (iii) interpretation (iv) historigraphy. In addition, to make it easier to understand the events under study, the authors use theoretical approaches such as (i) functional structure The results of this study indicate that, (i) the history of the existence of bendi in Indonesia which was originally only used for the nobility until finally it could be used in general by the community. (ii) Bendi in Soppeng begins with the existence of a bendi in Soppeng, knowing what it takes to become a bendi driver, types of traditional transportation in Indonesia and how the function and role of a bendi has changed from the colonial period to the modernization era, as well as the author describes the process of gradual decline in the bendi in Soppeng. (iii) regarding the preservation of the bendi carried out by the local government and the community.Tujuan Penelitian ini adalah (i) Mengungkapkan dan menjelaskan sejarah keberadaan bendi di Soppeng. (ii) Menjelaskan problematika yang dihadapi kusir bendi di Soppeng. (iii) Mengungkapkan bagaimana peran pemerintah dan masyarakat dalam pelestarian bendi di Soppeng. Dalam mengungkap keberadaan bendi di Kabupaten Soppeng, penelitian ini mengunakan metode penelitian sejarah yaitu (i)heuristik (ii) kritik (iii) interpretasi (iv) historigrafi.selian itu untuk lebih mudah memahami kejadian yang diteliti maka penulis menggunakan pendekatan teori seperti (i) struktur fungsional  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (i) sejarah keberadaan bendi di Indonesia yang pada awalnya hanya digunakan untuk para kaum bangsawan saja hingga akhirnya bisa digunakan secara umum oleh masyarakat. (ii) Bendi di Soppeng di mulai dengan keberadaaan bendi di Soppeng, mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi kusir bendi, jenis-jenis trasportasi tradisional yang ada di Indonesia serta bagaimana perubahan fungsi dan peran bendi dari masa kolonial hingga era modernisasi, serta penulis juga menjalaskan proses kemunduran yang berangsur-asur terjadi pada bendi di Soppeng. (iii) tentang pelestraian bendi yang di lakukan oleh pihak pemerintah daerah serta masyarakat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS V SDN 36 PAREPARE Yulia Yulia; Shasliani Shasliani; Harlina Harlina
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43537

Abstract

This study aims to determine the application of the mind mapping learning model to improve the learning process about social interaction for fifth grade students at SDN 36 Parepare, and to find out that the application of the mind mapping learning model can improve learning outcomes about social interaction for fifth grade students at SDN 36 Parepare. The approach used is a qualitative approach and the type of research used is classroom action research. The subjects of this study were 20 students in class V for the 2022/2023 academic year, consisting of 15 boys and 5 girls at SDN 36 Parepare. Data collection techniques used in this study are observation, testing and documentation. The data analysis technique used is data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The research was carried out in two cycles. In cycle I the results of research on the learning process are in good qualification, but the learning outcomes are still in sufficient qualification. Whereas in cycle II the results of this study in the learning process were in good qualifications with learning outcomes also in good qualifications.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran mind mapping untuk meningkatkan proses belajar tentang interaksi sosial siswa kelas V SDN 36 Parepare, dan untuk mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar tentang interaksi sosial siswa kelas V SDN 36 Parepare. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas . Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 20 siswa, terdiri dari 15 laki-laki dan 5 perempuan di SDN 36 Parepare. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan dua siklus. Pada siklus I hasil penelitian pada proses pembelajaran berada pada kualifikasi baik, akan tetapi pada hasil belajar masih berada pada kualifikasi cukup. Sedangkan pada siklus II hasil penelitian ini pada proses pembelajaran berada pada kualifikasi baik dengan hasil belajar juga pada kualifikasi baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 19