cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 3 (2022): September" : 29 Documents clear
Speaking Skills Improvement Through the Role-Play Method in MTs Negeri 3 Probolinggo Imro Atus Soliha; Nur Khosiah; Pratiwi Dwi Warih Sitaresmi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1234

Abstract

Speaking is one of the skills in learning English languages ​​besides the other 3 skills in language: listening, reading, and writing. The four skills are connected, and the connection influences each other. Speaking skill talk about the art of speaking in conveying messages, ideas, and thoughts, for various purposes such as reporting, entertaining, persuading, or inviting others people. By speaking, people interact and create social relations between two or more people. This type of research is classroom action research to find out the improvement of students' English proficiency by using the role-play method. The sample of this research is students at eight grade from MTSN 2 Probolinggo in the academic year 2021/2022. To analyze the data, it used the Mean formula in calculating the average score of students with Criteria, if the average minimum score of 75% and improved in each cycle, then that role-playing method works. The results show that students' average score on speaking tests in the first cycle is 77.0, an increase of about 11.32 points from a pre-action class, and improved by 4.9 points to 81.9 in the second cycle. The minimum number of students who pass the criteria in the first cycle is 12 students and 16 students in the second cycle. It means the role-playing method can improve students' English-speaking skills, and the percentage of improvements has reached 88,9% of all students, then the action class research was stopped in the second cycle.
Konstruksi Karakter Religius Siswa Usia Dasar melalui Program Pondok Belajar Pengabdian Mahasiswa UIN Sumatera Utara di Desa Karang Rejo, Langkat Putri Pramestia Ningrum; Zaini Dahlan; Noveria Fradila; Nur Atika Shofia Herman; Anju Mayang Chairunnisa; Tiara Arfiandini
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1248

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis karakter religius siswa usia dasar desa Karang Rejo, Langkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Instrumen yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun temuan penelitian ini yaitu kegiatan pondok belajar dilaksanakan untuk memberikan pemahaman tentang ilmu umum, ilmu agama, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, dan ilmu-ilmu lainnya. Dengan adanya pondok belajar ini akan mempermudah anak usia dasar khususnya di Desa Karang Rejo, Langkat, serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan dari kegiatan pondok belajar ini.
Pendidikan Spiritualitas Keagamaan Generasi Alfa pada Sekolah Dasar Asbullah Muslim
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1306

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran pasti tentang derasnya Inovasi Kontent revolusi Informasi berbasis dual-x dan y generasi yang mampu memadukan tekhnologi PC dengan Smartphone, bahkan lebih pada kontribusi media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membutuhkan perubaham mindset dari awal kepada generasi Post Milenial tersebut.Salah satu jalan terbesar adalam pendidikan Spiritualitas Keagamaan sejak Tingkat dasar. Perkembangan kurikulum merdeka sebagai manifestasi perkembangan dunia digital meninggalkan residu besar dalam atraksi pergaulan, intraksi educative dan kesempatan berkelompok. Selanjutnya terjadi krisis prilaku yang menurun secara berkesinambungan. Pendidikan spiritualitas inilah menjadi jawaban terhadap kegalauan tersebut. Integrasi Pendidikan Spiritualitas dan pengajaran PAI di sekolah dasar sangat dibutuhkan dalam pemahaman pembiasaan dan penanaman konsep pendidikan tersebut.
Need Assesment Pendidikan Islam pada Tingkat Dasar Lalu Muhammad Iqbal
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1307

Abstract

Islam adalah agama yang memiliki seperangkat nilai yang universal bagi manusia. Ajaran Islam tidak saja menyangkut persoalan ibadah ritual atau fiqih oriented, akan tetapi mencakup segala aspek kehidupan. Pendidikan merupakan wasilah yang utama dalam rangka memberikan pemahaman terhadap ajaran tersebut. Pendidikan harus sejalan dengan ruh Islam agar ajarannya dapat diinternalisasi secara komprehensif bagi manusia. Dengan cara yang demikian akan terwujud keselarasan nilai-nilai agama dengan realitas kehidupan manusia. Ajaran Islam bersifat dinamis dan tidak statis, ajarannya mengakui dan memandang perubahan sebagai sunnatulah. Pendidikan Islam harus diinspirasi oleh pandangan dasar itu sehingga perlu untuk terus melakukan adaptasi dan kreasi dalam pelaksanaanya, namun tetap menjaga pijakannya yang kuat yaitu nilai Islam itu sendiri.
Peran Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Keberhasilan Program Akselerasi Tahfidzul Qur’an Siswa di SDIT Luqman al Hakim Sukodono Tahun Ajaran 2021/2022 Eva Dewimurdianingsih; Joko Sarjono; Alfian Eko Rochmawan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah,1) Untuk mengetahui peran Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Keberhasilan Program Akselerasi Tahfidzul Qur’an Siswa di SDIT Luqman Al Hakim Sukodono Sragen Tahun Ajaran 2021/2022 (2) Untuk bagiamana konsep dari Program Akselerasi Tahfidzul di SDIT Luqman Al Hakim Sukodono Sragen Tahun Ajaran 2021/2022Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan sumber informan dari kepala sekolah, Koordinator Akselerasi Tahfidz, dan Waka Kurikulumpengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini adalah, 1) Program Akselerasi Tahfidzul Qur‟an merupakan program uanggulan SDIT Luqman Al Hakim Sukodono yang bertujuan untuk mencetak generasi Qur‟ani.A kselerasi Tahfidzul Qur’an ini adalah program menghafal Al-Qur’an sebagai pembentukan ketrampilan, pengetahuan, dan sikap secara maksimal dalam menghafal Al-Qur’an, yang bertujuan untuk membantu santri mempercepat penambahan hafalan Qur‟an dengan cepat.(2) Sebagai pendukung kegiatan pembelajaran di luar sekolah Tim kelas Akselerasi Tahfidz SDIT Luqman Al Hakim Sukodono bekerjasama dengan pihak sekolah untuk mengupayakan kegiatan – kegiatan yang dapat meningkatkan hafalan Al – Qur’an pada siswa, diantaranya adalah kegiatan Mabit ( Malam Bina Iman dan Taqwa ) dan Camp Qur’an.(3) Peran Guru Tahfidz dalam meningkatkan Program Akselerasi Tahfidzul Qur’an Siswa di SDIT Luqman Al Hakim adalah dengan memberikan motivasi, memberikan tugas dan hukuman kepada siswa, membimbing siswa untuk Muraja‟ah
Peran Pengasuh dalam Penerapan Nilai-nilai Tasawuf di Pondok Pesantren Nurul Iman Lingkungan Jarum, Kelurahan Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri Tahun 2022 Supramono Tri Ramadhan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1314

Abstract

Untuk mengetahui peran pengasuh dalam menanamkan nilai-nilai ajaran dan metode yang digunakan dalam menanamkan nilai-nilai tasawuf Tasawuf di Pondok Pesantren Nurul Iman Wonogiri tahun 2022. Maka penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan yang dapat digunakan untuk memperoleh dan mengelola data atau pengetahuan tentang suatu fenomena. Adapun populasi dalam penelitian ini merupakan penelitian populasi dan sampel. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan antara lain : metode observasi, metode interview, dan metode dokumentasi. Analisa data menggunakan analisa kualitatif.Dari hasil penelitian, efektivitas pengasuh dalam menyampaikan nilai-nilai ajaran tasawuf yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Iman Wonogiri cukup efektif. Selain itu, metode yang di pakai seorang Kiyai Nurul Iman dalam menanamkan nilai-nilai ajaran Tasawuf yaitu berupa metode bil hikmah, metode Diskusi, metode Tanya Jawab. Sedangkan dalam menanamkan nilai-nilai tasawuf di Pondok Pesantren Nurul Iman Wonogiri dipengarui oleh factor penghambat dan pendukung.
Analisis Pembelajaran Mandiri dalam Manajemen Pendidikan Islam Muchammad Solichul Umam; Murtadho Murtadho; Warih Handayaningrum
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1409

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan tentang kurikulum mandiri dalam proses pembelajaran. Kurikulum memegang peranan yang sangat penting dalam suatu lembaga pendidikan karena mengacu pada arah, isi dan proses pendidikan yang pada akhirnya dapat menentukan jenis dan kualitas lulusan di lembaga tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Merdeka Learning bertujuan untuk mengembalikan kompetensi mengajar ke bentuk semula, sebagai waktu yang tepat untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional, mengembangkan pendidikan agama, spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan akhlak mulia. keterampilan untuk mencapai siswa memulihkan pendidikan.
Konstruksi Komunikasi Dakwah Para Da’i pada Masyarakat Nelayan Kroman Gresik Sadin Subekti; Samsul Arifin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1574

Abstract

Kajian terhadap realitas komunikasi dakwah pada masyarakat nelayan dalam berbagai aktivitasnya semakin menarik untuk dicermati dalam memahami fenomena yang terjadi dalam komunikasi dakwah melalui ajaran Islam, dan praktik ritual budaya yang berkembang pun semakin variatif di dalamnya. kerangka budaya lokal di tengah kehidupan masyarakat modern. Tradisi-tradisi yang dimiliki masyarakat Indonesia pada umumnya sejak zaman nenek moyang digunakan sebagai alat untuk melakukan komunikasi dakwah yang komprehensif sehingga dapat tercapai kehidupan yang lebih baik. Jadi dalam keragaman budaya, ritual merupakan simbol yang memiliki fungsi sebagai bentuk makna yang mendalam untuk mengungkapkan hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi komunikasi dakwah bagi masyarakat nelayan, bagaimana dakwah yang dilakukan oleh masyarakat berdasarkan tradisi lokal. Teori yang digunakan adalah teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann serta metode kualitatif. Data penelitian dari subjek dan informan dideskripsikan secara kualitatif. Sumber data adalah tokoh agama, tokoh budaya, nelayan. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi baik secara visual maupun dalam bentuk lain. Penelitian ini menghasilkan; Pertama, komunikasi dakwah bagi masyarakat nelayan dibangun melalui haul Sindujoyo. Kedua, para pendakwah komunitas nelayan mengkonstruksi komunikasi dakwah dalam aspek realitas sosial dan temuan empiris di lapangan berimplikasi positif terhadap munculnya komunikasi dakwah baru yaitu kajian keislaman berwawasan kearifan lokal, karena sebagai representasi Islam, mereka meyakini bahwa realitas dan praktik dalam keyakinan, terkadang tidak lepas dari konsep genealogi (keturunan). Ketiga, penelitian ini menemukan tentang tipologi masyarakat nelayan dalam mengkonstruksi komunikasi dakwah melalui budaya yang dilakukan oleh masyarakat nelayan Kroman, dan sejak dulu tidak lepas dari budaya yang diturunkan secara turun temurun, Haul kyai Sindujoyo, Sedekah Bumi, dan Kajian Agama.
Jihad Pelajar dalam Perspektif Al-Qur`an Achmad Muchammad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1575

Abstract

Jihad sebagai suatu ajaran yang luhur dalam Islam ternyata masih sering disalahpahami oleh sebagian kalangan. Kesalahpahaman tersebut mesti segera memperoleh penanganan serius dan berkelanjutan. Kekurangseriusan atau langkah penanganan yang stagnan dapat berakibat fatal, sebagaimana sejumlah pengalaman di lapangan. Barangkali, itu pula yang melatarbelakangi munculnya program Moderasi Beragama yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia. Jihad dengan serangkaian artinya yang amat luas menjadi mengerucut dan mengarah pada tindak kekerasan. Padahal tidak kurang upaya yang dilakukan untuk meluruskan pemahaman tersebut. Hal ini tentu menjadi semakin krusial manakala pihak yang keliru paham tersebut adalah generasi pelajar yang merupakan pemegang estafet di masa mendatang. Sehingga, usaha maksimal untuk membekali pemahaman yang benar tentang jihad pada para penuntut ilmu di sekolah tersebut harus digencarkan. Alah satunya dengan mengekspolari nilai-nilai jihad ke dalam medan di mana para pelajar seharusnya banyak berkiprah, yakni keseriusan dalam belajar, kesungguhan dalam menghalau berbagai tantangan dan ekses negative dari modernisasi, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, dan lainnya. Dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitis, penelitian ini berusaha memotret jihad yang terkandung dalam Al-Qur`an untuk diekstrak dengan seluk-beluk dunia pelajar sebagai pihak yang menjadi objek utama dalam kajian ini.
Religiusitas dan Prestasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo Wiwin Luqna Hunaida
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1590

Abstract

Agama merupakan faktor utama dan paling utama karena merupakan penggerak kehidupan seseorang. Religiusitas juga harus mempengaruhi keberhasilan belajar. Penelitian ini akan dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negri Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif untuk meneliti masalah penelitian dengan jumlah siswa sebanyak 45 siswa dari 82 siswa kelas XI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara religiusitas Islam dengan kinerja siswa di Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo, namun hubungan tersebut sangat rendah dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0,083. Setelah dilakukan uji regresi, ternyata religiusitas Islam tidak dapat dijadikan analisa naik turunnya keberhasilan belajar siswa MAN.

Page 2 of 3 | Total Record : 29