cover
Contact Name
NUR KHOLIS
Contact Email
nurkholis@staidarussalamlampung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
assalam@staidarussalamlampung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan
ISSN : 20896638     EISSN : 24610232     DOI : -
Jurnal As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Mengkaji berbagai macam problematika yang berkaitan dengan Hukum & Pendidikan yang terjadi di masyarakat. Redaksi As-Salam mengundang para peminat kajian keislaman dan pendidikan untuk menulis dan melaporkan penelitinya dengan tema yang relevan dan belum pernah dipublikasikan. Terbit setiap 6 Bulan Sekali yaitu pada bulan April & Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 276 Documents
STRATEGI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK (Studikasus Di Kelas XI SMK Queen Al Falah Mojo Kediri) shohibulfaza
AS-SALAM Vol 11 No 1 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN HUKUM ISLAM PASCA PANDEMI
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i1.339

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the number of lessons that are carried out by a teacher that is less than optimal, so that it has an impact on the learning interest of students in following the ongoing learning process. The focus of this research is: (1) What is the strategy of PAI teachers in increasing student interest in learning in class XI SMK Queen Al-Falah?. (2) What is the impact of the PAI teacher's strategy on students' interest in learning?. This research is a qualitative descriptive research. The results of this study are the strategies adopted by PAI teachers at Queen's Vocational School in increasing interest in learning from the perspective of Hamzah B. Uno, namely: an organizational strategy, which includes the use of LKS books, textbooks and the internet. Delivery strategy, which includes the use of inquiry learning strategies and lecture, discussion, and question and answer methods. Learning management strategies that include the use of lesson plans and motivation for the importance of learning PAI. As for the impact of implementing this strategy, student interest can experience changes, namely: student readiness in receiving and preparing material to be discussed, student attendance in participating in learning, student activity in participating in discussions, final grades of learning outcomes also increased. Keywords: teacher strategy, interest in learning ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa pembelajaran yang di lakukan oleh seorang guru kurang maksimal, sehingga berdampak pada ketertarikan belajar siswa ketika aktivitas belajar mengajar dilakukan. Fokus pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana strategi guru PAI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di kelas XI SMK Queen Al-Falah?. (2) Bagaimana dampak strategi guru PAI terhadap minat belajar peserta didik?. Penelitian ini memakai penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian mendapat hasil strategi yang di laksanakan oleh guru PAI di SMK Queen dalam memacu ketertarikan belajar persepektif Hamzah B. Uno yaitu: strategi pengorganisasian, yang mencakup penggunaan buku LKS, buku paket serta internet. Strategi penyampaian, yang mencakup penggunaan strategi pembelajaran inkuiri dan teknik ceramah, diskusi, serrta tanya jawab. Strategi pengelolaan pembelajaran yang mencakup penggunaan RPP serta motivasi terhadap pentingnya belajar PAI. Adapun dampak dari penerapan strategi tersebut minat siswa dapat mengalami perubahan yaitu: kesiapan siswa dalam menerima maupun mempersiapkan materi yang akan di bahas, kehadiran peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, keaktifan siswa dalam mengukuti diskusi, dan nilai akhir dari hasil pembelajaran semuanya mengalami peningkatan. Kata kunci: Strategi guru, minat belajar
PENGARUH UNDANG - UNDANG PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP AKHLAQ PESERTA DIDIK KEPADA GURU Titin Nurhidayati
AS-SALAM Vol 11 No 1 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN HUKUM ISLAM PASCA PANDEMI
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Undang-Undang Perlindungan Anak terhadap Akhlaq Peserta Didik baik itu di dalam kelas maupun di luar kelas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Field Research dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Lokasi yang digunakan peneliti adalah MTs As Sunniyyah. Responden yang digunakan sejumlah 290 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling. Teknik analisis yang digunakan peniliti adalah menggunakan rumus Chi Kuadrat. Dari analisis data yang telah dilaksanakan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa pengaruh Undang-Undang perlindungan anak terhadap akhlaq peserta didik kepada guru di MTs As Sunniyyah pada tahun pelajaran 2021-2022 adalah sangat rendah. Baik itu di dalam maupun di luar kelas. Menurut kepala madrasah itu terjadi karena pendidikan akhlaq sangat digalakkan dan dibiasakan. Sehingga peserta didik sudah terbiasa untuk berakhlaq baik kepada gurunya. Dengan begitu penelitian ini menunjukkan jika peserta didik sudah dibiasakan dengan pendidikan akhlaq, maka peluang untuk tidak berakhlaq baik adalah sangat rendah.
PENDIDIKAN AGAMA PERSPEKTIF TEOLOGI ISLAM DAN BARAT nasikhin
AS-SALAM Vol 11 No 1 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN HUKUM ISLAM PASCA PANDEMI
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i1.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan Agama Islam dalam perspektif teologis Islam dan dunia Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk melakukan eksplorasi informasi terkait tema sentral teologi Pendidikan Agama Islam. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh data penelitian bahwa pendidikan model barat tidak memiliki ruang konsepsi kehendak Tuhan, keridhaan Tuhan, konsepsi penghambaan manusia pada Tuhan, apalagi konsepsi tentang kehidupan pasca dunia. Pandangan Barat lebih mengena pada kepentingan humancentris tanpa berusaha untuk mengaitkannya dengan intervensi Realitas Tertinggi. Hal ini menyebabkan pendidikan mengantarkan manusia menjadi materalistik, hedonistik, pragmatis, dan terkadang jatuh pada lembah ateistik. Akibatnya eksistensi kejiwaan, credo, dan spiritual tidak terjamah sehingga manusia menjadi risau, resah, dan gelisah akibat pemujaan atas hasil pikir manusia. Sedang pendidikan dalam sudut pandang Islam terutama yang ditopang pemahaman teologis, memberikan pencerahan bagi permasalahan pendidikan. Islam bukan berarti tidak memandang secara optimal kemampuan manusia, namun dibalik semua itu ketercapaian kemajuan manusia sebagai hasil proses pendidikan tetap berada pada koridor relasi dan keterlibatan Tuhan.
KONSEP KUFU’ DALAM PERNIKAHAN DI DESA LAMAHALA JAYA DITINJAU DARI MASLAHAH MURSALAH Luthfi Gofar Fathoni
AS-SALAM Vol 12 No 1 (2023): AKTUALISASI PENDIDIKAN DAN HUKUM PADA MASYARAKAT MODERN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v12i1.370

Abstract

Adanya tradisi pernikahan di Desa Lamahala Jaya yang melarang pernikahan sesama marga dan juga marga yang memiliki peran yang sama dibidang adat (suku Selolong, suku Atapukang dan suku Malakalu atau biasa disebut "bela suku tello" tiga suku terbesar), menyebabkan mereka yang ingin melangsungkan pernikahan harus keluar dari daerah tersebut. Namun bagaimanakah konsep kufu’ dalam pernikahan di Desa Lamahala Jaya dan bagaimanakah konsep kufu’ dalam pernikahan di Desa Lamahala Jaya ditinjau dari Maslahah Mursalah. Untuk menjawab permasalahan di atas, maka dilakukan penelitian menggunakan metode sisiologis kualitatif yaitu metode pengumpulan data dengan cara wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama dan pelaku perkawinan serta mengkaji sumber tertulis seperti dokumen, laporan tahunan dan buku-buku hukum lainya. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa larangan pernikahan semarga yang dilakukan oleh masyarakat Desa Lamahala Jaya tidak sesuai dengan konsep kufu’ dalam hal tinggal strata adat dan marga saja, sedangkan konsep kufu’ yang lain seperti merdeka, beragama islam, sepadan dari segi harta dan pengetahuan sudah sesuai. Adapun abapila ditinjau menggunakan maslahah mursalah maka pernikahan semarga yang dilarang pada masyarakat adat Lamahala Jaya tidak termasuk ke dalam kategori al-Ḍaruriyyat, tetapi hanya masuk kategori al-Hajjiyyat karena dibutuhkan sebagian masyarakat adat Lamahala Jaya untuk mempermudah kesejahteraan rumah tangga. Meskipun tujuan pelarangan pernikahan semarga itu baik yaitu untuk terhindar dari penyakit dan menambah anggota keluarga, tetapi tidak sejalan dengan syarat Islam karena membatasi kedua mempelai untuk memililih pasangannya karena dalam Q.s An-Nisa: 23 cuman melarang pernikahan yang disebabkan oleh hubungan kekerabat, hubungan pernikahan dan hubungan persesusuan.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENINGKATAN DISPENSASI KAWIN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kota Magelang) Nur Rofiq
AS-SALAM Vol 11 No 1 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN HUKUM ISLAM PASCA PANDEMI
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i1.377

Abstract

Abstrak Dampak pandemi COVID-19 di Indonesia merambah ke seluruh sendisendi kehidupan masyarakat, antara lain banyaknya kasus pengajuan dispensasi kawin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alasan-alasan pemberian dispensasi kawin terhadap anak di bawah umur 19 tahun pada Pengadilan Agama Kota Magelang dan seberapa jauh dampak pandemi Covid-19 terhadap peningkatan dispensasi kawin yang terjadi di Kota Magelang. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan didukung penelitian lapangan (field research). Kemudian obyeknya diteliti menggunakan pendekatan analytical approach. Tehnik pengumpulan datanya wawancara, observasi dan dokumentasi, serta analisis datanya menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajuan dispensasi kawin mulai sebelum COVID-19 sampai dengan masa COVID-19 menunjukkan kenaikan yang luar biasa yaitu mencapai 300%. Hal ini bisa dilihat dari data di Pengadilan Agama Kota Magelang mulai Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2021. Pada Tahun 2017 permohonan dan sekaligus dikabulkannya dispensasi kawin oleh Pengadilan Agama Kota Magelang sebanyak 7 kasus, Tahun 2018 ada 5 kasus, Tahun 2019 ada 6 kasus, Tahun 2020 mulai Januari sampai Pebruari ada 4 kasus. Sedangkan mulai Maret sampai Desember 2020 yang merupakan awal munculnya COVID-19 sebanyak 22 kasus dan pada tahun 2021 terdapat 22 kasus. Namun kenaikan tersebut bukan semata-mata karena kesempatan dibalik pandemi COVID-19, tetapi karena diberlakukannya UU perkawianan terbaru yaitu UU Nomor 16 Tahun 2019 yang berisi bahwa usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun baik perempuan maupun laki-laki. Namun jika berdasarkan UU perkawinan lama yaitu UU No.1 Tahun 1974, maka tidak ada kenaikan pengajuan dispensasi kawin tetapi justru mengalami penurunan.
DEVELOPMENT OF HUMANIST BASED CURRICULUM, SOCIAL RECONSTRUCTION, ACADEMIC IN PAI CURRICULUM Samsiadi Samsiadi; Khozin Khozin
AS-SALAM Vol 12 No 1 (2023): AKTUALISASI PENDIDIKAN DAN HUKUM PADA MASYARAKAT MODERN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v12i1.407

Abstract

This study describes the development of a humanistic-based curriculum, social reconstruction, academics, and competencies. The method used in this research is library research by analyzing several journal articles, books, and related sources. The results of the study stated that (1) the humanistic approach emphasizes the opportunities for students to learn to solve a problem, and (2) the social reconstruction approach emphasizes the social aspects of community life so that students can overcome problems while in the community, (3) the academic approach emphasizes aspects of knowledge in distinguishing one science from another. Therefore, the most important thing that will be done in the curriculum development process is to determine what subjects are more important that must be studied earlier in the process of developing scientific disciplines (4) Competency-based curriculum focuses more on specific competencies that students must master. Therefore, the preparation of the curriculum must include some competencies that are arranged in such a way as to achieve the learning objectives that have been set.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, MATHEMATIC (STEAM ) DARI BAHAN LOOSE PARTS UNTUK MEMBANGUN MERDEKA BELAJAR ANAK USIA DINI Sefriyanti Sefriyanti
AS-SALAM Vol 11 No 2 (2022): PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA-MODERN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i2.423

Abstract

This study aims to determine the implementation of STEAM-based learning from loose parts so that children are free to learn fun and according to children's interests. The research method used is descriptive qualitative phenomenological techniques according to what is happening or field facts. Data collection techniques through observation, documentation and interviews. Observations were made by looking directly at the learning process in the classroom supported by photo documentation of children's activities. The subjects of this study were group B aged 5-6 years in RA Azzahra Way Jepara, East Lampung. The data analysis technique uses Miles and Huberman's three-way theory, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the implementation of STEAM-based learning activities from loose parts material was applied through several stages, namely, first, applying various kinds of play invitations by utilizing materials and tools in the surrounding environment, both teachers provoking by providing open-ended questions to stimulate thinking patterns. children about what will be done in the process of learning activities, thirdly giving freedom to children to choose tools, materials and play activities according to children's interests.
IMPLEMENTASI POLA ASUH DEMOKRATIS DALAM MENANAMKAN SIKAP JUJUR PADA ANAK USIA DINI Annis Sholikha Putri
AS-SALAM Vol 11 No 2 (2022): PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA-MODERN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i2.426

Abstract

Keadaan anak bangsa makin hari kian memprihatinkan terlihat dari cara pergaulan, cara belajar dan permasalahan yang banyak terjadi pada anak dibawah umur, salah satu factor dari permasalahan keluarga. Padahal keluarga merupakan pondasi awal untuk menanamkan karakter yang baik. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui implementasi pola asuh demokratis dalam penanaman karakter jujur anak usia dini. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini dilakukan di paud annisa waykandis. Hasil penelitian ini penerapan karakter jujur orang tua menggunakan pola asuh demokratis, dimana orang tua membebaskan anak untuk memilih dan mengeksplor sesuai dengan kebutuhan anak agar tercapainya tujuan penanaman karakter perlu adanya kebiasaan,dan menceritakan hal-hal terkait kejujuran secara konkrit dengan harapan agar kejujuran tertanam pada diri anak.
The REALIZATION OF BIRRUL WALIDAIN'S EDUCATION CONCEPT IN THE QURAN SURAT AL-ISRA ': 23-24 IN THE MILLENIAL ERA: Pendidikan birrul walidain, surat Al-Isra‟ ayat 23-24, Novita Herawati
AS-SALAM Vol 11 No 2 (2022): PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA-MODERN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i2.427

Abstract

Pendidikan Birrul Walidain menjadi faktor utama dalam pendidikan karakter yang ideal pada era milenial. Terciptanya generasi muda yang berakhlakul karimah adalah suatu impian bagi para orang tua terhadap anaknya. Pendidikan Birrul Walidain sangat berpengaruh terhadap adab kepada orang tua terkhusus pada era Milenilal ini. Di dalam bentuk pendidikan birrul walidain diantaranya, mentaati mereka, menghormati dan tidak berkata kasar terhadap orang tua, menafkahi orang tua, memenuhi kebutuhan orang tua, meminta izin dan restu dari orang tua. Anak dapat membalas dengan berbuat baik kepada orang tua dan tidak durhaka kepadanya. Dalam Al-quran Allah sudah menjelaskan ayat-ayat yang berkaitan dengan Birrul Walidain, salah satunya dalam surat Al-isra’: 23-24. Dalam surat Al-isra: 23-24 terdapat larangan dalam bekata “ah”, larangan membentak dengan kata-kata kasar, berkata dengan perkataan yang mulia, bersikap tawadhu, dan mendoakan orang tuanya baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Di dalam Al-quran dan hadist menegaskan bahwa birrul walidain sebagai kewajiban bagi setiap anak, hal ini menjelaskan betapa besarnya perhatian islam terhadap kedua orang tua. Realisasi Konsep Pendidikan Birrul Walidain dalam perspektif Al-Isra ayat 23-24 pada era milenial yang pada umumnya generasi ini adalah generasi yang dikenal dengan generasi modern berpikir inovatif tentang organisasi, aktif bekerja, memiliki rasa kemauan yang tinggi untuk bekerja dengan optimisme, kreatif, terbuka, dan fleksibel sangat penting sehingga generasi ini memiliki harapan yang sangat berbeda berkaitan dengan permasalahan ekonomi, lingkungan, dan persoalan sosial-politik karena berbakti kepada orang tua dapat dipahami sebagai kewajiban yang mutlak dan tuntunan bagi setiap anak.
SUFISM AND MENTAL HEALTH (PENDIDIKAN TASAWUF DAN KESEHATAN MENTAL) Sukarta
AS-SALAM Vol 11 No 2 (2022): PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA-MODERN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v11i2.446

Abstract

This article is a result of research that describes where Sufism education can actually affect human mental health. This study uses a qualitative method using a tasawuf approach in understanding the object of the verses of the Qur'an related to tasawuf and the relationship between humans and God. Therefore, in this article, researchers explore further mental health and its relationship to God Almighty. So that in its goal, researchers can easily find out the implications for physical and spiritual balance in every human being.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2025): ETIKA, HUKUM, DAN KARAKTER BANGSA: MENELUSURI INTEGRITAS DALAM PERSPEKTIF YURIDI Vol 13 No 02 (2024): PENDIDIKAN DAN HUKUM: TANTANGAN, SOLUSI Vol 13 No 1 (2024): PENDIDIKAN DAN HUKUM DALAM PERSPEKTIF MASA DEPAN Vol 12 No 2 (2023): INTERNALISASI NILAI KARAKTER MELALUI HUKUM DAN PENDIDIKAN Vol 12 No 1 (2023): AKTUALISASI PENDIDIKAN DAN HUKUM PADA MASYARAKAT MODERN Vol 11 No 2 (2022): PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PENDIDIKAN DI ERA-MODERN Vol 11 No 1 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN HUKUM ISLAM PASCA PANDEMI Vol 10 No 02 (2021): MODERASI BERAGAMA Vol 10 No 1 (2021): NEW NORMAL Vol 9 No 2 (2020): PANDEMI COVID 19 Vol 9 No 1 (2020): KONSISTENSI DI ERA DIGITAL 4.0 Vol 9 No 1 (2020): HASIL PEMIKIRAN ULAMA' KLASIK & RELEVANSINYA DENGAN DUNIA MODEREN Vol 8 No 2 (2019): MOTIVASI PERADABAN BARU DI ERA DIGITAL Vol 8 No 1 (2019): MENYEMAI SEMANGAT PENDIDIKAN & KEADILAN HUKUM Vol 7 No 2 (2018): AKTUALISASI DUNIA KERJA BERDASARKAN IPTEK Vol 7, No 1 (2018): PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Vol 7 No 1 (2018): PENDIDIKAN, HUKUM & EKONOMI SYARIAH Vol 6 No 2 (2017): PENDIDIKAN KEMANUSIAAN DAN KEADILAN RUMAH TANGGA Vol 6, No 2 (2017): PENDIDIKAN KEMANUSIAAN & KEADILAN RUMAH TANGGA Vol 6 No 1 (2017): PENDIDIKAN DAN EKONOMI KREATIF Vol 6, No 1 (2017): PENDIDIKAN & EKONOMI KREATIF Vol 4, No 2 (2015): MEMBIDIK NUANSA KEDAMAIAN DENGAN PENDIDIKAN DINI & APLIKASI PENEGAKAN HUKUM Vol 4 No 2 (2015): MEMBIDIK NUANSA KEDAMAIAN DENGAN PENDIDIKAN DINI & APLIKASI PENEGAKAN HUKUM Vol 4, No 1 (2015): PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN & KETAATAN TERHADAP UUD Vol 4 No 1 (2015): PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN & KETAATAN TERHADAP UUD Vol 3, No 2 (2014): HUKUM & PENDIDIKAN UNTUK KAUM PINGGIRAN Vol 3 No 2 (2014): HUKUM & PENDIDIKAN UNTUK KAUM PINGGIRAN Vol 3 No 1 (2014): PERANAN PEMIMPIN DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS & PENEGAKAN HUKUM TANPA Vol 3, No 1 (2014): PERANAN PEMIMPIN DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS & PENEGAKAN HUKUM TANP Vol 2 No 2 (2013): PEMIKIRAN ULAMA KLASIK TERHADAP PENDIDIKAN & HUKUM Vol 2, No 2 (2013): PEMIKIRAN ULAMA KLASIK TERHADAP PENDIDIKAN & HUKUM Vol 2, No 1 (2013): TANTANGAN MEWUJUDKAN PENDIDIKAN HUMANIS & PENEGAKAN HUKUM ANTI RASIS Vol 2 No 1 (2013): TANTANGAN MEWUJUDKAN PENDIDIKAN HUMANIS & PENEGAKAN HUKUM ANTI RASIS Vol 1, No 2 (2012): IMPLEMENTASI MUTU PENDIDIKAN & HUKUM DI ERA MODEREN Vol 1 No 2 (2012): IMPLEMENTASI MUTU PENDIDIKAN & HUKUM DI ERA MODEREN Vol 1, No 1 (2012): DINAMIKA PENDIDIKAN & PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA Vol 1 No 1 (2012): DINAMIKA HUKUM & PENDIDIKAN DI INDONESIA More Issue