cover
Contact Name
Muhammad Diono
Contact Email
diono@pcr.ac.id
Phone
+6281365067318
Journal Mail Official
elementer@pcr.ac.id
Editorial Address
Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Caltex Riau Jl. Umban Sari No.1 Rumbai Pekanbaru Riau 28265 elementer@pcr.ac.id
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Elementer (Elektro dan Mesin Terapan)
Published by Politeknik Caltex Riau
ISSN : 24434167     EISSN : 24605263     DOI : https://doi.org/10.35143/elementer
Core Subject : Engineering,
Jurnal ELEMENTER is a National journal providing authoritative sources of scientific information for researchers and engineers in academia, research institutions, government agencies, and industries. We publish original research papers, review articles, and case studies focused on Electrical Engineering, Machine Engineering, and Mechatronics Engineering fields. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Jurnal ELEMENTER is published and imprinted by Politeknik Caltex Riau and managed to be issued twice in every volume a year ( May and November ).
Articles 188 Documents
Pengaruh Posisi Roda terhadap Laju Keausan Blok Rem Komposit Pada Lokomotif Kereta Api An-Nisa Magnolia; Jamiatul Akmal; Novri Tanti; Nurcahya Nugraha; Syaipudin Anwar
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.6910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju keausan blok rem komposit yang terdapat pada lokomotif CC 205. Material Komposit sudah banyak digunakan sebagai blok rem, hal ini dikarenakan blok rem komposit memiliki ketahanan aus yang baik dibandingkan material besi. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengukuran dimensi dan massa pada 12 spesimen kampas rem dibagian kanan 6 set dan dibagian kiri 6 set yang digunakan selama 3 bulan dengan 30 kali perjalanan. Data yang didapat meliputi waktu pengereman rata-rata 5,6 detik dengan 78 kali pengereman per perjalanan. Laju keausan dihitung menggunakan persamaan specific wear rate (kehilangan massa per satuan luas penampang per satuan waktu pengereman) berdasarkan selisih massa awal dan akhir, luas penampang, dan waktu total pengereman. Hasil penelitian menunjukkan variasi laju keausan yang bernilai diantara 1,08 x 10-7 gr/mm2.detik hingga 6,71 10-7 gr/mm2.detik. Laju keausan terbesar berada di spesimen 2B kanan, 2B kiri dan 4D kanan, sedangkan laju keausan terendah pada spesimen 1A kanan dan kiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi keausan diantaranya pengereman mendadak, aliran udara yang terhambat, tekanan yang tidak stabil, pemasangan blok rem yang tidak seragam, serta tingkat kekasaran permukaan roda. Ketebalan sisa kampas rem bervariasi antara 18-41 mm dari ketebalan awal 50 mm. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar rekomendasi material rem yang optimal serta jadwal pemeliharaan yang lebih efisien dan aman.
Numerical Study of the Effect of Grid Number and Viscous Model on Fin and Tube Heat Exchanger Performance MUHAMAD SAFI'I; NAZARUDDIN SINAGA; EFLITA YOHANA; YAFID EFFENDI; AKHMAD IRFAN; SUHERI SUHERI; ROUF MUHAMMAD; AGUNG NUGROHO; CANDRA WAHYU SPORTYAWAN
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.6917

Abstract

The fin and tube heat exchanger (FTHE) has attracted attention among technicians and researchers because of its performance. This research was conducted to determine the effect of variations in the number of grids and viscous models on FTHE on its thermal performance using the Fluent application in the Computational Fluid Dynamics computer program, which was varied against the number of grids and viscous models in various variations of fluid flow speed with a constant heat flux of 100 W. The best results of this research were obtained with the variation of the longitudinal pitch ratio of 14.5 mm with a heat transfer coefficient value of 97.24 W/m2K, while the ratio of the transverse pitch direction of 11.7 mm with a heat transfer coefficient value of 107.82 W/m2K. The best results of this research were obtained at variations in the number of grids of 358456 in variations of the viscous k-w Standard model with an average FTHE temperature value of 21.35 oC and a maximum heat transfer coefficient value of 101.74 W/m2K. These results confirm that the variation of the number of grids of 358456 in the variation of the viscous k-w Standard model allows the numerical study model to be recommended and used for practical applications on machine devices, and can be applied directly in the field. Keywords: Fin and Tube Heat Exchanger (FTHE), Longitudinal Pitch, Transversal Pitch, Performa.
Structural Optimization of H-Type Press Table Design Parameters Using Taguchi Method and Finite Element Analysis Eko wahyu Saputra
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.6945

Abstract

This study aims to analyse the influence of load variation, material type, and thickness on the Von Mises stress values of an H-type press table using Design of Experiments (DOE) based simulation approach. This study was conducted to determine the maximum strength of the press machine table design as an effort to prevent structural failure during the operation of the press machine. The “Smaller is Better” signal-to-noise (S/N) ratio criterion was applied to obtain the minimum stress value under loading conditions. Lower stress values indicate a safer load distribution, which can improve the safety factor of the H-type press machine table design. In this study, three load levels were used: 10, 20, and 30 tonnes; three material types: Mild Steel, High-Strength Steel, and Alloy Steel; and three variations in press table thickness: 30, 40, and 50 mm. The simulation results show that as the applied load increases, the Von Mises stress also increases. Changes in the thickness of the press table have the greatest influence on stability or response variation, while the material type has a relatively small influence compared to the other factors. Changes in thickness affect the Von Mises stress value depending on the material type, and vice versa. This indicates that the three parameters interact, meaning a change in one factor can produce different results depending on other conditions. The highest average stress value was obtained on the press table at 104.45 MPa for the combination of High-Strength Steel with a thickness of 30 mm and a load of 30 tonnes, while the lowest stress value of 21.97 MPa was obtained for Alloy Steel with a thickness of 50 mm and a load of 10 tonnes.
Sistem Smart Sorting Trash Box Berbasis Mikrokontroler Sebagai Smart Environment Nurhafni Carol; Ayu Fitriani; Indah Vusvita Sari; Nur Adilah; Lukcy T Simanjuntak
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.6955

Abstract

Meningkatnya volume sampah rumah tangga dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah secara mandiri menjadi kendala utama dalam manajemen limbah perkotaan. Pemilahan sampah yang tidak efisien menghambat proses daur ulang dan berdampak buruk pada ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Smart Sorting Trash Box, sebuah purwarupa tempat sampah pintar berbasis mikrokontroler yang mampu memilah sampah secara otomatis berdasarkan jenisnya (Logam dan No-Logam). Pengembangan sistem ini dilakukan melalui pendekatan Research and Development dengan model Waterfall yang mengintegrasikan mikrokontroler ESP32, sensor induktif, sensor kapasitif, serta mekanisme motor servo. Berdasarkan pengujian terhadap berbagai sampel seperti kaleng, paku, plastik, dan kertas, sistem menunjukkan performa teknis yang konsisten dengan tingkat akurasi tinggi melalui respons sensor aktif pada rentang jarak 0,5–10 mm. Keberhasilan prototipe dalam memisahkan limbah secara presisi di sumbernya mengonfirmasi kesiapan teknologi ini untuk memperkuat ekosistem lingkungan cerdas. Optimalisasi jangka panjang dapat diarahkan pada perluasan jangkauan deteksi sensor serta penguatan akurasi pemindaian terhadap material dengan dimensi dan ketebalan yang lebih variatif guna meningkatkan nilai guna sistem di masyarakat.
Analisis Sebaran Badspot Jaringan 4G LTE berbasis Drive test Studi Kasus: Daerah Rural Kota Pekanbaru Yuli Triyani; Juan Fernando Arya Kusuma Gultom; Noptin Harpawi; Wiwin Styorini
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.6971

Abstract

Operator X merupakan salah satu penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Pekanbaru yang telah mengembangkan jaringan 4G secara luas. Namun, performa jaringan di wilayah rural masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kondisi topografi yang kompleks, serta fluktuasi kepadatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan 4G Operator X di wilayah rural Kota Pekanbaru melalui pengukuran berbasis drive test menggunakan perangkat lunak berstandar industri. Fokus utama penelitian adalah identifikasi area dengan kualitas sinyal rendah (badspot), yang berpotensi menurunkan kualitas layanan. Pengukuran dilakukan pada 5 wilayah rural yang tersebar di tiga kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar area yang diuji memiliki badspot, dengan temuan terbanyak berada di Jalan Abdul Rahman Hamid, Kecamatan Tenayan Raya, di mana 57,95% termasuk kategori RSRP sangat buruk serta teridentifikasi area blankspot. Faktor utama penyebab buruknya kualitas sinyal adalah arah pancaran antena sektoral yang tidak optimal terhadap area layanan serta keberadaan hambatan fisik berupa vegetasi tinggi dan lebat. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi desain jaringan untuk meningkatkan kualitas layanan di wilayah rural.
Studi Kelayakan Perbandingan PLTS Rooftop 15kWp dan 20kWp di Gereja Katolik Paroki St. Konrad Martubung Menggunakan Software PVSyst Charla Tri Selda Manik; Elferida Hutajulu; Morlan Pardede; Mutiara Widasari Sitopu; Muhammad Sukri Habibi Daulay; Ummu Handasah
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.7022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pembangunan PLTS rooftop sebagai sumber energi alternatif di Gereja Katolik Paroki St. Konrad Martubung dengan luaran akhir berupa rekomendasi sistem PLTS rooftop yang dinyatakan layak baik dari sisi teknis maupun ekonomi untuk direalisasikan pada bangunan Gereja Katolik St. Konrad Martubung. Studi dilakukan dengan mempertimbangkan potensi radiasi matahari, kebutuhan energi listrik gereja, Kapasitas sistem yang dapat dipasang, serta estimasi biaya investasi. Analisis kelayakan dilakukan dengan menggunakan software PVSyst. Hasil studi menunjukkan bahwa iklim di lokasi penelitian memungkinkan pemasangan PLTS dengan kapasitas optimal 15–20 kWp. Penelitian ini memberikan data perbandingan antara sistem berkapasitas 15kWp dan 20kWp. hasil simulasi menunjukkan bahwa kedua sistem dinyatakan layak dari sisi teknis dan ekonomi dengan performa ratio 0,77, dan NPV bernilai positif serta nilai LCOE yang jauh lebih kecil dari tarif dasar listrik (Rp 585/kWh). 
Analisis Voltage Flicker Akibat Starting Motor Induksi Tiga Fasa di Rumah Pompa Karah Surabaya Reza Sarwo Widagdo; Puji Slamet; Imam Suri Tauladan; Lutfi Agung Swarga; Bima Gilang Pratama; Izzah Aula Wardah
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.7024

Abstract

This study aims to analyze the causes of voltage flicker during the starting process of a three-phase induction motor at the Karah Pump House in Surabaya. The use of high power induction motors is essential for supporting flood control systems; however, conventional starting methods such as Direct On Line (DOL) and Star-Delta can generate high inrush currents that negatively affect power quality. The research evaluates starting current characteristics, distribution system impedance, and the resulting voltage flicker based on IEC standards. The analysis shows that the DOL method produces greater voltage drop and voltage flicker compared to the Star Delta method. Although the Star-Delta method is able to reduce voltage disturbances, both methods still have the potential to exceed standard flicker limits if the distribution system is not equipped with adequate mitigation devices. Therefore, proper starting current control is an important factor in maintaining power quality and ensuring the stability of the pump house distribution system.
Perancangan dan Pengujian Turbin Angin Savonius Skala Kecil pada Kondisi Angin Rendah Adi Nugraha; Fajar Ramadhan
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.7054

Abstract

Energi angin merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pembangkit listrik alternatif. Namun, wilayah dengan kecepatan angin rendah masih jarang dimanfaatkan karena sebagian besar turbin angin membutuhkan kecepatan awal di atas 3 m/s untuk dapat bekerja secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji turbin angin Savonius skala kecil pada kondisi kecepatan angin rendah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tahapan pengukuran kecepatan angin; perancangan turbin; pembuatan turbin; dan pengujian performa sistem. Turbin dirancang menggunakan empat bilah berbahan pipa PVC dengan konfigurasi turbin sumbu vertikal (Vertical Axis Wind Turbine/VAWT) yang dihubungkan dengan generator DC 24 volt 30 watt. Berdasarkan hasil pengukuran, kecepatan angin pada lokasi penelitian berkisar antara 1 m/s hingga 3,5 m/s sehingga dipilih turbin Savonius yang sesuai untuk kondisi angin rendah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa turbin mampu beroperasi pada kecepatan angin rendah dan menghasilkan tegangan listrik minimum sebesar 2,48 volt serta tegangan maksimum sebesar 7,59 volt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa turbin Savonius memiliki kemampuan self-starting yang baik dan berpotensi digunakan sebagai pembangkit listrik alternatif skala kecil di wilayah perkotaan dengan kecepatan angin rendah.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Elekto dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER) More Issue