cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 86 Documents
PENERAPAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PENDIDIKAN VOKASIONAL Mahameru, Muhadis
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 8, No 1: APRIL 2016
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tiap siswa unik, mempunyai ciri-ciri tersendiri, lain dari pada yang lain. Walaupun setiap siswa berbeda dengan siswa yang lain, banyak pula persamaan antara mereka. Pendidikan seyogyanya mencangkup perkembangan kognitif, afektif dan psikomotor, oleh karena itu agar pendidikan dan keunikan siswa dapat berjalan seirama maka kurikulum hendaknya memperhitungkan keunikan siswa agar ia sedapat mungkin dapat berkembang sesuai dengan bakatnya. Dan bakat atau potensi dari siswa tersebut akan dapat lebih optimal dikembangkan melalui wadah formal berupa pendidikan vokasional. Kata kunci: multiple intelligences, pendidikan vokasional
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KOMITMEN KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KOTA TEBING TINGGI Tobing, Lidya Afriani L.; Purba, Saut; Situmorang, Benyamin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 9, No 2 (2017): Nopember 2017
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui: (1) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Guru, (2) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru, (3) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Kerja Guru, (4) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Komitmen Kerja Guru, dan (5) Pengaruh Motivasi Kerja Guru Terhadap Komitmen Kerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan model kuantitatif, model yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil dari penelitian ini ditemukan: (1) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap motivasi kerja guru, (2) terdapat pengaruh langsung positif gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru, (3) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap komitmen kerja guru, (4) terdapat pengaruh langsung positif gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap komitmen kerja guru, (5) terdapat pengaruh langsung positif motivasi kerja guru terhadap komitmen kerja guru. Dari ketiga variabel bebas yang ada, maka pengaruhnya yang paling besar terhadap Komitmen Kerja yaitu variabel Motivasi Kerja sebesar 10,89%. Maka untuk meningkatkan komitmen kerja guru perlu adanya peningkatan budaya organisasi, gaya kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja guru. Kata kunci: Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja Guru, dan Komitmen Kerja Guru
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESETARAAN JABATAN DAN PANGKAT BAGI GURU BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL JENJANG SMA DI DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DANOLAHRAGA KABUPATEN DELI SERDANG Natalina, Natalina
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inpassing guru merupakan proses penyesuaian kepangkatan jabatan fungsional guru bukan pegawai negeri sipil dan angka kreditnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Sementara fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pelaksanaan kebijakan Inpassing guru bukan pegawai negeri sipil dirayon x (sepuluh) kecamatan sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Dengan menggunakan teori George.C Edward III berupa komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi yang berperan dalam pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) komunikasi adalah unsur yang paling lemah dalam pelaksanaan kebijakan Inpassing guru 2) dari sudut konsistensi adalah peraturan kebijakan yang selalu berubah-ubah. Keberhasilan kebijakan Inpassing khususnya terhadap guru-guru, hendaknya bisa diupayakan sehingga program ini bisa mencapai sasaran secara maksimal.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Inpassing, Teori George.C Edward III
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU MELALUI SUPERVISI KLINIS DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF Yusra, Winni
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"> Penelitian ini tujuannya ingin mengetahui apakah melalui supervisi klinis dengan pendekatan kolaboratifdapat meningkatkan keterampilan dasar mengajar guru baik keterampilan guru dalam bertanya, memberipenguatan, membuka dan menutup pelajaran dan keterampilan guru dalam mengelola kelas Model yangdigunakan dalam penelitian tindakan sekolah, adalah model penelitian Kemmis berupa siklus dan terdiri dari4 tahap kegiatan yaitu perencanaan , melakukan tindakan , mengamati , dan merefleksi . Tahapan ini terusberulang dilakukan sampai permasalahan dalam menerapkan 4 keterampilan dasar mengajar kelima gurutersebut dapat teratasi. Hasil analisis data pada siklus I rata-rata nilai keempat keterampilan tersebut adalah67,52%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 86,16%. Dengan demikian telah terjadi peningkatannilai rata-rata keterampilan guru yaitu dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 86,16% – 67,52% = 18,64%.Oleh karena itu penerapan supervisi klinis dengan pendekatan kolaboratif dapat meningkatakan keempatketerampilan dasar mengajar guru. Untuk itu diharapkan kepada semua pengawas sekolah agar dapatmembimbing semua guru melalui kegiatan supervisi klinis, karena masih banyak para guru yangmembutuhkan pembinaan dan bantuan dari para pengawas sekolah, dengan harapan kualitas pembelajaranguru akan menjadi lebih baik dan menyenangkan bagi siswa yang diajarnya.
MENINGKATKAN KINERJA GURU BIOLOGI SMA NEGERI DALAM PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS Sihombing, Seven Sumihar
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui kinerja guru biologi dalam pembelajaran diSMA Negeri setelah memperoleh pembinaan melalui supervisi klinis; (2) mengetahuipeningkatan kinerja guru biologi dalam pembelajaran di SMA Negeri. Metode penelitian iniadalah kualitatif atau penelitian tindakan dengan pendekatan observasi. Subjek penelitianadalah guru biologi SMA Negeri berjumlah empat orang. Instrumen yang digunakan untukmengumpulkan data lembar penilaian observasi kinerja guru dalam perencanaan pembelajaran(APKG 1), pelaksanaan pembelajaran (APKG 2), dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitianmenunjukkan: (1) pra siklus rata-rata kinerja guru yaitu merencanakan adalah 68,7 dengankategori cukup, melaksanakan adalah 65,6 dengan kategori cukup, dan menilai hasil prosespembelajaran adalah 68,7 dengan kategori cukup; (2) siklus pertama rata-rata kinerja dalammerencanakan adalah 74,3 dengan kategori cukup, melaksanakan adalah 74,2 dengan kategoricukup, menilai hasil proses pembelajaran adalah 75 dengan kategori baik; (3) siklus kedua ratarata kinerja guru dalam merencanakan adalah 95 dengan kategori sangat baik, melaksanakanadalah 96,6 dengan kategori sangat baik, menilai hasil proses pembelajaran adalah 98,75dengan kategori sangat baik; (4) rata-rata nilai kinerja guru biologi dalam pembelajaran dari prasiklus, siklus pertama, dan siklus kedua yaitu merencanakan adalah 79,5 dengan kategori baik,melaksanakan adalah 78,8 dengan kategori baik, dan menilai hasil proses pembelajaran adalah80,8 dengan kategori baik, telah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan yang ditetapkan; (5)supervisi klinis dapat meningkatkan kinerja guru biologi dalam pembelajaran.Kata Kunci: Kinerja, Guru, Pembelajaran, Supervisi, Klinis
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK TEKNIK STEP BY STEP ON THE JOB TEACHER TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN TES PILIHAN GANDA DAN MENGGUNAKAN ANATES V4 PADA SMA NEGERI DI KOTA BINJAI Salman, Salman; Darwin, Darwin; Rahman, Arif
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 7, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun tes pilihan ganda dengan menggunakan Anates V4 di SMA Negeri Kota Binjai. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4, 6 dan 7 Binjai. Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan dalam dua siklus yang menggunakan teknik Step by Step On The Job Training. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan supervisi akademik teknik Step by Step On The Job Teacher Training dapat meningkatkan kemampuan guru bahasa Prancis dalam menyusun soal pilihan ganda dan menggunakan Anates V4. Hal ini dapat dilihat berdasarkan indikator keberhasilan yaitu pertama, guru memperoleh nilai > 80 dalam menyusun tes pilihan ganda yang sesuai dengan kaidah penyusunan tes. Pada siklus I guru memperoleh rata-rata nilai 74,14 dan meningkat pada siklus II menjadi 87,99. Kedua, guru memperoleh nilai > 80 dalam penggunaan aplikasi Anates V4. Pada siklus I guru memperoleh nilai ratarata 64 dan pada siklus II terjadi kenaikan menjadi rata-rata 90. Ketiga, >80% soal pilihan ganda yang telah disusun dapat diterima setelah dilakukan analisis. Pada siklus I dari 25 soal yang disusun, rata-rata soal yang dapat diterima sebanyak 52% dari jumlah soal keseluruhan dan jumlah ini mengalami peningkatan di siklus II menjadi 83% soal diterima dari jumlah total soal keseluruhan. Pelaksanaan teknik Step by Step On The Job Teacher Training yang efektif sesuai dengan tahapan pelaksanaan pada siklus II. Tahapan siklus II merupakan modifikasi dari pelaksanaan pada siklus I yang telah melalui proses refleksi ternyata tidak memenuhi kriteria indikator keberhasilan pelaksanaan tindakan.Kata Kunci: Tes pilihan ganda, Anates V4, Step By Step On The Job Pelatihan, Guru
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS OLEH PENGAWAS SEKOLAH DI KOTA TAKENGON Awalyatu, Rafiqah; Wau, Yasaratodo; Rangkuti, Irsan
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 8, No 1: APRIL 2016
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi supervisi klinis oleh pengawas sekolah pada guru mata pelajaran matematika SMA Negeri di Kota Takengen dalam mengungkapkan (1) langkah-langkah pertemuan awal yang dilakukan pengawas sekolah, (2) langkah-langkah observasi yang dilakukan pengawas sekolah, dan (3) langkah-langkah pertemuan balikan yang dilakukan pengawas sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah fenomenologis yang menekankan pada fokus pengalaman subjektif manusia. Data implementasi supervisi klinis ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 4 orang pengawas sekolah rumpun mata pelajaran MIPA dan 5 guru mata pelajaran Matematika di Kota Takengen. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa langkah pertemuan awal yang dilakukan pengawas sekolah terhadap guru binaannya belum terlaksana dengan baik, karena dalam menganalisis pencapaian target keterampilan dan perhatian utama guru belum fokus berdasarkan permasalahan guru yang muncul. Pada langkah observasi, pengawas sekolah juga masih menggunakan cara konvensional, hanya memantau dan menceklis instrumen supervisi. Langkah terakhir yakni pertemuan balikan sama halnya pada langkah pertemuan awal masih menganalisis pencapaian target keterampilan dan perhatian utama guru secara menyeluruh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada pengawas sekolah dan guru bahwa dalam mengimplementasikan supervisi klinis hendaknya fokus pada permasalahan yang dibutuhkan guru.Kata Kunci: Implementasi, Supervisi Klinis, Pertemuan Awal, Observasi,Pertemuan Balikan
STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DIMADRASAH ALIYAH PERSIAPAN NEGERI 4 MEDAN Sugesti, Tutik; Purba, Sukarman
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah(1) untuk mengetahui strategi peningkatan mutu pendidikan di MAPN 4 Medan, (2) untuk mengetahui faktor-faktor pendukung peningkatan mutu pendidikan di MAPN 4 Medan, (3), untuk mengetahui faktor-faktor penghambat peningkatan mutu pendidikan di MAPN 4 Medan (4) untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam peningkatan mutu pendidikan di MAPN 4 Medan. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif,. Data diambil melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah, kepala TU, kepala perpustakaan, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di MAPN 4 Medan adalah melalui (1) peningkatan kualitas guru, peningkatan prestasi akademik dan non akademik, peningkatan prestasi nilai UN dan ujian sekolahserta peningkatan kelengkapan sarana dan prasarana. (2) Faktor pendukungnya terdiri dari tenaga pendidik yang berjumlah 50 orang, 37 orang berkualifikasi S1, 12 orang lulusan S2, 2 orang kandidat Doktoral, dan 1 orang bergelar Doktor. MAPN 4 Medan mempunyai program dan pembagian tugas yang jelas, sarana prasarana, iklim dan lingkungan yang kondusif serta dukungan dari Pemko Medan yang demikian kuat melalui bantuan dana Pemko yang diberikan setiap satu semester.(3) Faktor penghambat adalah masih rendahnya tingkat disiplin sebagian guru dan pegawai, masih rendahnya motivasi belajar siswa, dana yang terbatas, (4) Upaya yang dilakukan adalah mengintegrasikan kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada siswa, menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, memberikan serta mengikutsertakan guru dalam berbagai pelatihan, mencari donatur, menerapkan sistem pinjer print terhadap guru dan pegawai. Kata kunci: Strategi dan Mutu Pendidikan
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR GURU KIMIA MELALUI SUPERVISI AKADEMIK MODEL ILMIAH DI SMA NEGERI KOTA TAKENGON N, Rosmawati
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 1: APRIL 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru kimia melalui supervisi akademik model ilmiah di SMA Negeri si Kota Takengon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakansekolah (action research) yang melibatkan 4 orang guru kimia yang ditentukan dengan menggunakan teknik sampling purposive. Instrumen penelitian adalah berupa lembar observasi, yang terdiri atas dua parameter pengukuran, yaitu observasi terhadap kemampuan mengajar guru dan tampilan RencanaPelaksanaan Pembalajaran sebagai produk yang dihasilkan guru. Data awal penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pada pra siklus sebesar 66,72 dan setelah dilakukan tindakan supervisi akademikmodel ilmiah meningkat menjadi 76,51 pada siklus I, kemudian meningkatsecara signifikan menjadi 91,04 pada siklus II. Adapun setelah dilakukan tindakan pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan mengajar guru kimia sebesar 25%, danberanjak dari refleksi yang dilakukan di siklus I, maka pada siklus II diberikan tindakan yang optimal maka diperoleh 100% guru meningkat kemampuan mengajarnya dengan indicator jika semua guru kimia mencapai nilai ≥ 80 maka penelitian ini dianggap tuntas.Berdasarkan hasil akhir penelitian maka dapat disimpulkan bahwa melalui supervisi akademik model ilmiah mampu meningkatkan kemampuan mengajar guru kimia. Diharapkan agar supervisi akademik model ilmiah dapat diimplementasikan oleh supervisor dalam membina guru khususnya guru kimia.Kata Kunci.Kemampuan mengajar, supervisi akademik, model ilmiah
POLA “TEAM TEACHING” DOSEN PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Darwin, Darwin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 6, No 2: OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran tentang pelaksanaan pengajaran beregu(team teaching) yang dijalankan dosen PTB FT Unimed Medan. (2) Merekomendasikan polaalternatif team teaching yang relatif tepat bagi dosen pada mata kuliah keteknikan. Studi inidilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan (mixing method).Instrumen utama adalah peneliti melalui pengamatan dan terlibat langsung dalam prosespengajaran. Instrumen lainnya adalah format isian. Sumber data adalah dosen Prodi PTB FTUnimed Medan baik dosen senior maupun dosen junior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Penyelenggaraan team teaching dosen Prodi PTB FT Unimed Medan, pada umumnya belumberjalan sesuai dengan kaidah dan konsep “team teaching”. (2) Belum adanya aturan yang tegasdalam bentuk kebijakan atau pedoman pelaksanaan “team teaching” baik dari jurusan/Prodimaupun dari fakultas. Padahal hampir semua pembelajaran mata kuliah penyelenggaraan melalui“team teaching”. Oleh karena itu, direkomendasi pola team teaching bagi dosen PTB FT Unimedyang dijiwai atas dasar kebersamaan anggota tim, baik kebersamaan dalam perencanaan,pelaksanaan, evaluasi, dan kebersamaan dalam melakukan umpan balik tentang efisiensi dan upayapeningkatan mutu proses pembelajaran secara berencana dan berkelanjutan.Kata Kunci : Team teaching, pola, dosen, mutu pembelajaran.