cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
Robotic Assisted Surgery di Jabodetabek: Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Masyarakat Megasari, Lilian; Tj, Hery Winoto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63892

Abstract

Penerapan teknologi medis canggih seperti Robotic Assisted Surgery (RAS) di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama terkait rendahnya tingkat adopsi meskipun infrastruktur teknologi telah tersedia. Kesenjangan ini diduga dipengaruhi oleh faktor psikologis, teknis, dan sosial yang membentuk persepsi serta keputusan masyarakat dalam menerima inovasi bedah robotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganal menganalisis determinan penerimaan teknologi RAS dengan menguji pengaruh Effort Expectancy, Performance Expectancy, Perceived Risk, dan Social Influence terhadap minat adopsi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 139 responden dewasa di wilayah Jabodetabek. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 63,1% varians minat penerimaan. Performance Expectancy dan Social Influence berpengaruh positif signifikan terhadap minat adopsi, sementara Perceived Risk berpengaruh negatif signifikan dan menjadi faktor penghambat dominan, terutama terkait kekhawatiran biaya dan keamanan prosedur. Sebaliknya, Effort Expectancy tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Keterbaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model UTAUT melalui integrasi variabel risiko persepsian dalam konteks negara berkembang. Implikasi praktis menekankan pentingnya transparansi biaya, komunikasi berbasis bukti keamanan, serta optimalisasi peran tenaga medis dalam meningkatkan kepercayaan publik.
Determinan Perilaku Merokok Berdasarkan Health Belif Model Pada Sopir Angkutan Umum Terminal: Systematic Literature Review Widi Lestari, Endang; Trisnowati, Heni; Sulistyawati, Sulistyawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan determinan perilaku merokok pada sopir angkutan umum di Indonesia berdasarkan pendekatan Health Belief Model (HBM). Metode penelitian yang digunakan adalah systematic review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan rentang publikasi tahun 2021–2026. Dari total 51 artikel yang memenuhi kriteria awal, dua artikel terpilih dianalisis secara naratif komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor stres kerja, paparan iklan rokok, dan kebiasaan sosial merupakan determinan utama perilaku merokok pada sopir angkutan umum, sementara tingkat pengetahuan tentang bahaya rokok tidak selalu berhubungan signifikan dengan perilaku merokok. Salah satu penelitian juga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku merokok dan peningkatan kadar karbon monoksida (CO) paru sebagai indikator dampak fisiologis. Pembahasan menegaskan bahwa perilaku merokok pada sopir merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor psikologis, sosial, dan lingkungan kerja. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi pengendalian perilaku merokok perlu dilakukan secara komprehensif melalui pengurangan stres kerja, pembatasan iklan rokok, penerapan kawasan tanpa rokok, serta program promosi kesehatan berbasis perilaku di sektor transportasi publik.
Pemanfaatan Limbah Bottom Ash Pltu Timor-1 Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Dalam Pembuatan Beton Bastian, Marthinus Alexander; Making, Maria Yasinta Menge; Koten, Adrianus Pain
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63936

Abstract

Bottom ash merupakan residu padat hasil pembakaran batubara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mengendap di bagian dasar boiler pembakaran. Meskipun sering dikategorikan sebagai limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), bottom ash memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali, terutama dalam bidang konstruki sebagai bahan campuran beton. Pengelolahan bottom ash penting dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan dan mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah menjadi material bernilai guna. PLTU Timor1 merupakan salah satu dari 2 PLTU yang ada di Kupang Nusa Tenggara Timur yang dibangun pada tahun 2018 dan baru beroperasi pada tahun 2021. Dengan mulainya beropeasi PLTU Timor 1 tersebut diarasakan perlu untuk dilakukan pebelitian ini agar limbah sisa hasil produksi PLTU dapat dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan bagaimana pengaruh bottom ash sebagai bahan pengganti pasir dalam beton normal yang diukur dengan nilai slump dan mutu kuat tekan beton. Percobaan dilakukan dengan melakukan penggantian secara parsial pasir dengan bottom ash sebesar 0%,10%, 20%, 30% dan 40%. Hasil pengujian diperoleh nilai slump untuk variasi 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% didapatkan masing-masing 11,03 cm; 10,60 cm; 10,27; 9,7 cm; dan 9,33 cm. Hasil ini menunjukan bahwa semakin tinggi persentasi bottom ash dalam menghasilkan beton workability semakin rendah. Hasil pengujian kuat tekan untuk variasi 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% diperoleh untuk masing-masing 11,54 MPa; 11,78 Mpa, 12,56 Mpa, 16,88 Mpa, dan 19,36 Mpa. Hasil ini menunjukan bahwa semakin tinggi persentase bottom ash sebagai bahan pengganti pasir dalam beton mutu kuat tekan beton yang dihasilkan semakin tinggi.
Challenges and Advances in Managing Heatstroke Among Military Forces: A Review of Recent Studies Fransiska Pratiwi, Ardita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63938

Abstract

Exertional heat stroke (EHS) remains a persistent threat to military operations, necessitating a shift from traditional thermal load perspectives toward a "heat sepsis" mechanism characterized by systemic inflammation and multiorgan injury. Recent advances emphasize the importance of objective risk assessment through standardized Heat Tolerance Tests (HTTs) and the use of biomarkers like plasma homocysteine and copeptin to gauge physiological readiness. Effective prevention strategies now integrate 7–14 day acclimatization protocols, real-time environmental monitoring via wearable sensors, and proactive hydration. Furthermore, immediate acute management using Ice-Cold Water Immersion (ICWI) has been proven to achieve superior cooling rates and reduce morbidity, highlighting the need for a multidisciplinary approach that bridges physiology, technology, and education to safeguard service members.
Studi In Siliko dan In Vitro Senyawa Flavonoid Ekstrak Air dan Ekstrak Etanol Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana) Sebagai Antibakteri Mochtar, Fransiska
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63946

Abstract

Resistensi antibiotik terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus menjadi masalah serius kesehatan global. Daun bidara (Ziziphus mauritiana) mengandung flavonoid, seperti luteolin dan hyperoside, yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Ekstrak daun bidara diperoleh dengan maserasi menggunakan air dan etanol 75%. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram terhadap E. coli dan S. aureus. Uji in silico dilakukan menggunakan molecular docking (Autodock Tools) terhadap protein DNA gyrase subunit B (E. coli, PDB ID: 6F86) dan PBP2a (S. aureus, PDB ID: 6MRR). Validasi grid box ditentukan berdasarkan nilai RMSD ligan asli ≤ 2 Å. Uji in vitro menunjukkan ekstrak etanol menghasilkan zona hambat 14–18 mm (kategori sedang–kuat), sedangkan ekstrak air 10–14 mm (kategori sedang). Molecular docking memperlihatkan luteolin memiliki energi ikatan −8,6 kcal/mol (PBP2a) dan −7,9 kcal/mol (DNA gyrase), sementara hyperoside −9,2 kcal/mol dan −8,4 kcal/mol. Kedua flavonoid tersebut lebih baik dibanding ligan kontrol cefotaxime (−7,1 kcal/mol), dengan interaksi hidrogen pada residu aktif penting (Ser392, Thr621, Asn450). Ekstrak daun bidara memiliki aktivitas antibakteri signifikan terhadap E. coli dan S. aureus. Senyawa hyperoside menunjukkan potensi terbesar sebagai kandidat antibakteri berdasarkan kombinasi data in vitro dan in silico.
Analisis Komunikasi Visual Konten Instagram Best Wedding Planner Dalam Membentuk Citra Merek Author, Neilul; Permadi, Didi; Sany Muyassaroh, Inas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63947

Abstract

Instagram telah menjadi platform strategis bagi pelaku industri jasa pernikahan untuk membangun citra merek melalui komunikasi visual. Best Wedding Planner, sebagai salah satu penyedia jasa wedding organizer di Kota Tegal, memanfaatkan Instagram untuk menampilkan nilai, kualitas layanan, dan identitas visual mereknya. Namun demikian, belum ada kajian akademis yang secara spesifik menganalisis bagaimana elemen-elemen komunikasi visual pada konten Instagram Best Wedding Planner berkontribusi terhadap pembentukan citra merek.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi visual pada konten Instagram Best Wedding Planner dalam membentuk citra merek dengan menggunakan pendekatan analisis visual berbasis teori new media. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui pengamatan terhadap elemen warna, komposisi, tipografi, dan subjek visual pada unggahan Reels. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan warna pastel dan putih mampu membangun kesan elegan dan profesional. Penataan komposisi yang rapi membuat pesan visual lebih mudah dipahami oleh audiens. Tipografi yang sederhana mendukung kejelasan informasi tanpa mengganggu fokus utama konten. Subjek visual yang menampilkan momen pernikahan, detail dekorasi, dan aktivitas tim berhasil menciptakan kedekatan emosional dengan audiens. Format video pendek menjadi media yang paling efektif dalam menarik perhatian dan membangun kepercayaan calon klien. Secara keseluruhan, komunikasi visual yang konsisten di Instagram berperan penting dalam membentuk citra Best Wedding Planner sebagai jasa yang terpercaya, berkarakter, dan berkualitas.
Kajian Kapasitas Momen dengan Variasi Letak Tulangan Tarik pada Beton Kondisi Under Reinforment, Balance, Over Reinforment Menggunakan Software Abaqus Harefa, Hartono Putera; Tarigan, Ing Johannes; Nursyamsi , Nursyamsi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63955

Abstract

This study evaluates the impact of tensile reinforcement placement variations on nominal moment capacity, deformation, and crack patterns of reinforced concrete blocks. Using blocks measuring 300 mm × 600 mm with concrete quality f'c = 25 MPa and steel quality fy = 400-550 MPa, the study was conducted on three conditions: under reinforced, balance, and over reinforced. The methodology includes manual analysis based on SNI 2847:2019 and numerical simulation using ABAQUS CAE with a Concrete Damage Plasticity (CDP) approach. Variations focus on the location of the tensile reinforcement without changing the reinforcement ratio or cross-sectional dimensions. Research Results: Under Reinforced: Nominal moment capacity (Mn) ranges from 264.43-275.84 kNm with an increase of 4.31%. Exhibits greater maximum deflection and more flexible collapse with gradual tensile crack initiation. Balance: There is a balance between the compressed concrete strain (εc = 0.003) and the tensile steel yield strain (εy), resulting in optimal bending performance with an increase in Mn of 9.48%. Over Reinforced: Significant moment capacity increase (1164.04-1277.51 kNm) with an increase of 9.75%, but experienced brittle and brittle concrete compressive collapse with smaller deflection. Conclusion: Variations in tensile reinforcement placement, although the reinforcement ratio remains the same, have a significant effect on the moment capacity and collapse mechanism. The over reinforced condition, although it produces the highest strength, is less recommended for structures that require high ductility due to the nature of sudden collapse. These findings can be the basis for optimizing the design of flexible reinforcement to improve the safety and performance of reinforced concrete structures.
Review Formulasi Kapsul Herbal Oral Berbasis Solid Lipid Nanoparticle (Sln): Studi Awal Dalam Sistem Penghantaran Nanopartikel Sutarna, Titta Hartyana; Mulyani, Sri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63976

Abstract

Solid Lipid Nanoparticle (SLN) merupakan sistem penghantaran nanopartikel yang semakin banyak digunakan dalam pengembangan formulasi obat modern, termasuk dalam penghantaran sediaan herbal. Obat herbal, meskipun secara tradisional banyak digunakan, seringkali memiliki keterbatasan farmakokinetik seperti kelarutan rendah, stabilitas yang buruk dalam saluran cerna, dan bioavailabilitas yang rendah. Formulasi berbasis SLN menawarkan solusi inovatif terhadap permasalahan tersebut dengan meningkatkan stabilitas bahan aktif, memperbaiki kelarutan, serta memungkinkan pelepasan terkontrol yang berdampak pada peningkatan efektivitas terapi. Dalam sistem penghantaran berbasis SLN, bahan aktif herbal diinkapsulasi dalam matriks lipid padat berukuran nano yang dapat melindungi bahan aktif dari degradasi selama proses pencernaan dan meningkatkan penetrasi di saluran gastrointestinal. Selain itu, formulasi kapsul oral yang mengandung SLN memberikan keuntungan praktis dalam proses administrasi serta memungkinkan dosis yang lebih presisi. Beberapa studi awal menunjukkan bahwa SLN mampu meningkatkan bioavailabilitas oral berbagai senyawa fitokimia seperti kurkumin, flavonoid, dan polifenol yang secara alami memiliki kelarutan air rendah. Teknologi ini juga memungkinkan terjadinya peningkatan efek farmakologis dan pengurangan dosis yang diperlukan. Namun, tantangan dalam formulasi SLN meliputi pemilihan lipid yang sesuai, stabilitas jangka panjang, serta interaksi antara surfaktan dan bahan aktif herbal. Artikel ini bertujuan untuk memberikan tinjauan menyeluruh mengenai potensi penggunaan SLN dalam formulasi kapsul herbal oral, meliputi keunggulan, mekanisme kerja, proses formulasi, serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan desain formulasi dan mengevaluasi keamanan serta efektivitasnya pada skala klinis. Dengan demikian, sistem penghantaran berbasis SLN berpotensi menjadi platform yang menjanjikan dalam pengembangan obat herbal modern yang lebih efektif dan terstandarisasi.
Gambaran Klinis Nyeri Punggung Bawah Kronik Pada Pasien Usia Lanjut Dengan Herniated Nucleus Pulposus Lumbal Amalia, Nashira Husna; Kurniawati, Hidayatul; Adi Nugraha, Muhammad Ardiansyah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63988

Abstract

Nyeri punggung bawah kronik merupakan keluhan muskuloskeletal dan neurologis tersering pada populasi usia lanjut, dengan herniated nucleus pulposus (HNP) lumbal sebagai salah satu penyebab utama akibat proses degeneratif tulang belakang. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik klinis, temuan radiologis, serta penatalaksanaan konservatif pada pasien usia lanjut dengan HNP lumbal dan komorbid hipertensi. Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data retrospektif dari rekam medis seorang pasien laki-laki berusia 69 tahun dengan diagnosis NPBK akibat HNP lumbal. Data dianalisis secara naratif meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik neurologis, pemeriksaan radiologis, serta tata laksana yang diberikan. Pasien datang dengan keluhan NPBK yang memberat akut pascaaktivitas fisik, disertai nyeri radikular bilateral, parestesia, dan kesulitan berjalan. Pemeriksaan neurologis menunjukkan tanda iritasi saraf lumbal tanpa defisit motorik. MRI lumbal mengonfirmasi HNP multipel, spondylosis lumbalis, stenosis kanalis spinalis derajat berat, dan stenosis neuroforaminal bilateral. Pasien diterapi secara konservatif dengan analgesik, relaksan otot, antihipertensi, dan fisioterapi. Penatalaksanaan konservatif komprehensif yang mengintegrasikan pengendalian nyeri, komorbid, dan rehabilitasi medik terbukti efektif dalam memperbaiki fungsi dan kualitas hidup pasien usia lanjut dengan HNP lumbal.
Budaya Kerja Kol Management: Studi Etnografi Komunikasi Maeskina, Mega Mutia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63995

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memahami konstruksi budaya kerja dalam manajemen KOL sebagai praktik komunikasi yang berkembang dalam ekosistem pemasaran digital di Indonesia. Pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digunakan untuk menangkap pengalaman, interaksi, dan makna yang dibangun oleh para aktor di dalamnya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spesialis KOL bertindak sebagai mediator strategis yang menjembatani kepentingan brand dan KOL. Peran ini mendorong pembentukan pola komunikasi adaptif yang memungkinkan negosiasi berkelanjutan dalam proses kerja. Dinamika ini memunculkan norma kerja fleksibel yang tetap berorientasi pada profesionalisme dan pencapaian target. Kepercayaan adalah fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan hubungan kerja dan menentukan keberhasilan kampanye. Temuan ini menegaskan bahwa budaya kerja manajemen KOL tidak hanya dibentuk oleh sistem kerja digital, tetapi juga oleh praktik komunikasi yang mampu menyeimbangkan fleksibilitas dan tanggung jawab profesional. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya studi komunikasi organisasi dalam konteks industri digital sekaligus memberikan pemahaman empiris tentang transformasi budaya kerja dalam profesi berbasis platform.

Filter by Year

2016 2026