cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Kesesuaian Syariah Antara Praktik Operasional BPJS Kesehatan dengan Fatwa DSN-MUI Aviciena Zanjabil; Mulawarman Hannase; Irwan CH
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3895.691 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3873

Abstract

Kesehatan adalah modal berharga bagi setiap manusia. Pemerintah Republik Indonesia telah bertangggungjawab terhadap kesehatan dengan dibentuknya BPJS Kesehatan. Namun BPJS Kesehatan yang sekarang ada dirasa tidak sesuai dengan syariat. Hal tersebut dikarenakan banyak praktik operasional BPJS Kesehatan yang tidak sesuai dengan Fatwa DSN-MUI. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesyariahan praktik operasional BPJS Kesehatan dengan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitis dengan teknik pengumpulan data secara dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan menggunakan teori yang dikembangkan oleh Michael Huberman dan Mattew Miles. Sehingga hasil penelitian yang didapatkan adalah praktik operasional BPJS Kesehatan berdasarkan fatwa DSN-MUI terbagi menjadi dua pembahasan yaitu pembahasan keuangan dan non-keuangan. Pembahasan keuangan yakni mengenai pengelolaan iuran, denda, dana dan investasi. Sedangkan pembahasan non-keuangan yakni mengenai akad awal, pelayanan fasilitas kesehatan dan keberadaan dewan pengawas syariah. Dari hal tersebut diperoleh kesimpulan bahwa kedua praktik operasional BPJS Kesehatan tidak sesuai dengan syariat Islam berdasarkan fatwa DSN-MUI. Agar dapat sesuai syariah maka BPJS Kesehatan harus mengikuti fatwa DSN-MUI yang telah ada.
Manajemen Dinas Lingkungan Hidup dalam Pengelolaan Sampah Di Bangkalan Firdausi, Yulita; Nawangsari, Ertien Rining
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4799.914 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.2479

Abstract

Permasalahan sampah saat sedang terjadi di Kabupaten Bangkalan, dimana semakin meningkatnya jumlah penduduk yang ada di bangkalan dari tahun ketahun menyebabkan terjadinya peningkatan volume sampah. Saat ini volume sampah Kabupaten Bangkalan sudah sebesar 70 Ton per harinya. Namun masyarakat banyak yang melakukan aksi protes atau demo terhadap Dinas Lingkungan Hidup Bangkalan yang dianggap tidak dapat menegelola sampah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen di dalam Dinas Lingkungan Hidup dalam pengelolaan sampah di Bangkalan. Manajemen adalah proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengendalian serta pengawasan. Penelitian ini dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dengan menggunakan 3 cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu Fungsi perencanaan, telah dilakukan sesuai dengan prosedur dimana telah ditetapkan tujuan,target pengadaan rapat atau pertemuan serta perencanaan jangka pendek,menengah dan panjang. Fungsi organisasi, telah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan Peraturan Bupati nomor 44 tahun 2016 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja DLH Bangkalan. Fungsi Actuating, di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan dalam pengelolaan sampah telah dilakukan dengan baik dengan memberikan pelatihan kepada para pegawainya. Fungsi pengawasan, dalam pengelolaan sampah telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada, dimana terdapat tingkata-tingkatan dalam pengawasan ini sehingga kerja pegawai dapat dipantau, dan Fungsi perencanaan, telah dijalankan sesuai dengan prosedur tetapi belum optimal dimana di dalam anggaran masih belum memenuhi kebutuhan yang diperlukan seperti sarana dan prasarana.
Penerapan Keterampilan Menyimak Berbasis Karakter Melalui Film Animasi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas 3A SD Al Husna Kota Madiun Masa Pandemi Covid-19 Rahmawati, Ryan Eka
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4465.303 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3878

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai sebelum mempelajari keterampilan bahasa selanjutnya. Adanya ketidak fokusan siswa ketika menyimak, kurangnya motivasi dalam kegiatan menyimak serta rasa bosan yang muncul selama melaksanakan kegiatan menyimak menjadi hal yang perlu untuk dilakukan evaluasi dan inovasi terhadap kegiatan dalam keterampilan menyimak. Selain itu, perlunya penanaman karakter selama pandemi Covid-19 menjadi hal yang penting untuk diterapkan. Sebab, selama pandemi Covid-19 pembelajaran dilakukan secara daring yang membuat guru tidak dapat menerapkan kegiatan penanaman karakter secara langsung seperti pada saat kegiatan luring. Oleh karena itu, adanya kesinambungan dalam keterampilan menyimak dan penerapan karakter menjadi hal yang patut diterapkan sebagai inovasi dalam pembelajaran selama daring. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi penerapan keterampilan menyimak berbasis karakter dan mengidentifikasi kendala dari penerapan keterampilan menyimak berbasis karakter melalui Film Animasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas 3A SD Al Husna Kota Madiun. Subyek dari penelitian ini meliputi guru wali kelas 3A, peserta didik dan orang tua. Pemerolehan data dengan menggunakan tiga jenis instrumen yaitu pedoman wawancara, pengamatan dan pedoman studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik milik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil yang didapat pada tujuan penelitian pertama adalah dalam proses pembelajarannya (kegiatan menyimak) menggunakan aplikasi Google Meet. Mengenai proses pembelajaran menjadi lancar (perlunya komunikasi) menggunakan aplikasi WhatsApp Group (WAG). Sedangkan penerapan keterampilan menyimak berbasis karakter melalui film animasi, menerapkan film animasi Nusa dan Rara. Kendala yang muncul adalah tidak stabilnya jaringan dan keterbatasan kuota yang dialami oleh guru dan peserta didik.
Analisis Imbangan Air pada Daerah Irigasi Jetu Kabupaten Karanganyar Handoyo, Suryo; Mulyandari, Erni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5432.446 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3741

Abstract

Bendung Jetu merupakan salah satu Bendung di Kabupaten Karanganyar. Bendung Jetu memiliki luas daerah irigasi sebesar 647 Ha. Umumnya pada musim kemarau pada daerah irigasi tersebut mengalami kekurangan air. Oleh karena itu diperlukan analisis lebih lanjut agar kekurangan air bisa ditanggulangi dengan memilih jenis tanaman yang sesuai dengan ketersediaan air pada bendung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui imbangan air di Daerah Irigasi Jetu yaitu perbandingan dari kebutuhan dan juga ketersediaan air yang ada di Bendung Jetu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Tahap analisis diawali dengan melakukan survei lokasi untuk mengetahui permasalahan yang ada di lapangan kemudian mencari data sekunder pada lokasi penelitian. Tahap analisis imbangan air yaitu membandingkan ketersediaan air dengan kebutuhan air irigasi. Berdasarkan analisis imbangan air di DI Jetu, apabila petani melakukan pola tanam Padi – Padi – Padi ataupun Padi – Padi – Palawija tidak semua luas layan pada masa tanam III dapat terpenuhi. Luas tanam Padi yang dapat terpenuhi kebutuhan airnya pada masa tanam III hanya sebesar 21.10% atau sekitar 136.52 Ha sedangkan untuk Palawija hanya 34.43% atau sekitar 222.79 Ha. Sehingga perlu adanya sumber air baru agar pola tanam III dapat tercukupi kebutuhan airnya.
Dekonstruksi Makna Tana’ Sebagai Struktur Sosial Padang Dipuangi Tana Toraja Andilolo, Yusthius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4048.677 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3773

Abstract

Kebudayaan adalah serangkaian pemahaman dan kesadaran yang sedang dikonstruksi yang dipakai anggota-anggota masyarakat untuk menginterpretasi dunia sekelilingnya. Tujuan penelitian ini adalah menemukan teks utama yang terkandung pada makna tana' dan didekonstruksi melalui wilayah periferal. Hamba (Kaunan) wilayah periferal, mendekonstruksi teks utama yang dikendalikan oleh kekuatan penguasa bangsawan (tokapua tosugi). Tujuan dari penulisan ini menemukan makna sesungguhnya dari Tongkonan dan mendekonsturksi pemaknaan yang dikonstruksi oleh beberapa pihak untuk melegitimasi kekuasaannya dalam masyarakat. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan wawancara dan membaca literatur yang berkaitan dengan penelitian. Pendekatan dekonstruksi Jacques Derrida dilakukan untuk mengidentifikasi hirarki teks tana’. Selanjutnya, membongkar otoritas status tokapua tosugi’ yang diistimewakan sehingga penundaan dapat terjadi untuk memunculkan makna baru. Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur sosial dalam makna tana’ tidak ditentukan oleh genealogi atau didasarkan pada keyakinan suku melainkan melalui kesanggupan untuk membayar denda dan keterampilan yang dimiliki seseorang. Dengan demikian, tana’ sebagai struktur sosial mengalami penundaan untuk dilakukan sebab mengandung unsur kelemahan dan bersifat ambigu. Semua orang tanpa terkecuali dapat menjadi bangsawan dan menjadi terkemuka, hal tersebut dimungkinkan melalui hasil pembacaan dekonstruksi terhadap makna tana’ bagi padang dipuang dan secara umum bagi masyarakat Toraja.
Evaluasi Program Corporate Social Responsibility Perumda Pasar Jaya (Studi Kasus Program CSR PAUD Bina Tunas Jaya di Pasar Induk Kramat Jati) Ahmad Naufal; Indra Lestari Fawzi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4789.086 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3759

Abstract

Masa usia dini adalah periode pertama yang mendasar dan perlu diperhatikan serius pada pertumbuhan serta perkembangan anak. Anak usia dini merupakan anak pada usia 0 sampai dengan 6 tahun. Perumda Pasar Jaya melalui Bhakti Isrti Pegawai (BIP) mengimplementasikan program CSR PAUD Bina Tunas Jaya yang bertujuan untuk terwujudnya anak yang cerdas, sehat, jujur, bertanggung jawab, disiplin, adil, peduli, kreatif, dan mandiri khususnya anak anak yang berada di lingkungan Pasar Induk Kramat Jati. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi implementasi Program CSR Perumda Pasar Jaya PAUD Bina Tunas Jaya di Pasar Induk Kramat Jati dalam mencapai tujuan dan sasarannya serta menggambarkan faktor-faktor pendukung dan penghambat pada implementasi program CSR Perumda Pasar Jaya PAUD Bina Tunas Jaya di Pasar Induk Kramat Jati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami proses pelaksanaan program CSR PAUD Bina Tunas Jaya. Hasil penelitian menunjukkan proses berjalannya program dilakukan oleh stakeholder yang terlibat seperti Perumda Pasar Jaya, Bhakti Istri Pegawai (BIP) Perumda Pasar Jaya, dan tenaga penddidik PAUD Bina Tunas Jaya. Faktor pendukung program ini, yaitu dukungan yang positif dari berbagai stakeholder seperti Pemerintah, direksi Perumda Pasar Jaya, Bhakti Istri Pegawai (BIP) Perumda Pasar Jaya, dan tenaga pendidik PAUD Bina Tunas Jaya. Direksi Perumda Pasar Jaya berkomitmen untuk mendukung program CSR PAUD Bina Tunas Jaya melalui pendanaan yang berkelanjutan. Faktor penghambat program ini, yaitu aturan baru belajar dari rumah yang belum realistis, beberapa orang tua murid yang menolak ajakan untuk anaknya sekolah, kompetensi tenaga pendidik yang belum maksimal, dan alur administrasi yang kurang efektif dan efisien.
Kontribusi Organisasi Muhammadiyah dan NU pada Pilpres 2019 Zainuddin, Hardianty
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3381.289 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3881

Abstract

Muhammadiyah dan NU sebagai dua organisasi Islam yang didalamnya terdapat jutaan kader sehingga organisasi ini memiliki kekuatan politik tersendiri. Hal ini menjadikan, Muhammadiyah dan NU sebagai sasaran dalam perebutan suara dukungan politik pada pilpres 2019. Dengan dukungan politik yang diberikan oleh para kader kepada paslon di pilpres 2019 memunculkan adanya isu ketidaknetralan yang diperoleh oleh Muhammadiyah dan NU. Berdasarkan hal tersebut sehingga penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan seperti apa kontribusi yang diberikan oleh Muhammadiyah dan NU sehingga dianggap memiliki kecenderungan pada paslon tertentu di Pilpres 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang berfungsi untuk menjelaskan keterlibatan Muhammadiyah dan NU pada pilpres 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi yang diberikan oleh Muhammadiyah dan NU yaitu kontribusi nilai atau norma serta kontribusi elit organisasi yang mampu dijadikan sebagai rujukan sikap politik kepada seluruh kader orgnisasi dalam menentukan pilihan politik mereka.
Pengaruh Konten Social Media Instagram Terhadap Keputusan Pembelian Xing Fu Tang Shendi Puspayani; Jessica Jessica; Budiarto Budiarto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3710.024 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3886

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di Indonesia setiap harinya semakin hari terus meningkat dari tahun ke tahun karena semakin canggihnya teknologi yang muncul ke Indonesia. Demikian dengan social media, rata-rata penduduk Indonesia sangat aktif menggunakan social media. Social media memiliki berbagai macam jenisnya dan fungsinnya sesuai dengan kebutuhannya dan social media yang sering sekali dipakai untuk melakukan promosi dalam penjualan adalah Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Konten social media Instagram terhadap keputusan pembelian. Dalam penelitian ini metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online kepada 100 followers Instagram Xing Fu Tang yaitu @xingfutang_indonesia. Dari penelitian ini menunjukkan hasil bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari social media Instagram terhadap keputusan pembelian Xing Fu sebesar 67,1. Saran yang dapat diberikan terkait dengan hasil penelitian ini diharapkan Xing Fu Tang lebih memperhatikan kembali berpengaruhnya social media Instagram terhadap keputusan pembelian.
Representasi Edukasi Seksual Kesehatan pada Remaja dalam Film Dua Garis Biru Kenia Azzahra; Idola Perdini Putri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.117 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3747

Abstract

Film digunakan sebagai wadah untuk merepresentasikan suatu realita yang terjadi di dalam masyarakat. Edukasi seksual pada remaja sendiri merupakan topik yang masih kurang diperhatikan karena dianggap hal yang ‘tabu’ dan ini merupakan realita sosial yang terjadi di masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan menggambarkan representasi edukasi seksual kesehatan pada remaja dalam Film Dua Garis Biru. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks. Penelitian memakai paradigma strukturalisme dan teori oposisi biner dari Claude Levi-Strauss. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya empat oposisi biner dari scene-scene edukasi seksual dalam Film Dua Garis Biru yaitu, Berani mengetahui edukasi seksual >< Malu mengetahui edukasi seksual, Melarang berpacaran >< Membolehkan berpacaran, Bertanggung Jawab atas konsekuensi dari pilihannya >< Tidak Bertanggung Jawab atas konsekuensi dari pilihannya dan Tidak Tahu >< Tahu. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa edukasi seksual direpresentasikan dalam film ini sebagai edukasi yang penting untuk diberikan namun masih jarang dibicarakan pada remaja, edukasi seksual direpresentasikan sebagai edukasi untuk membantu remaja memahami konsekuensi dari setiap pilihan kehidupan seksualnya dan budaya dalam keluarga mempengaruhi pemberian edukasi seksual pada remaja.
PERILAKU CARING PERAWAT DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KECEMASAN PRE OPERASI Imanuel Sri Mei Wulandari; Novita Verayanti Manalu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.935 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3762

Abstract

Banyak orang yang merasa cemas dan takut ketika harus menjalani operasi. Cemas dan takut merupakan reaksi yang wajar. Tetapi, rasa cemas yang berlebihan justru membuat kondisi kesehatan menjadi kurang baik menjelang operasi. Dukungan keluarga dan caring perawat sangat diharapkan untuk mengurangi kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Metode yang digunakan adalah korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Dimana populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien pre operasi dengan anestesi umum, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 48 pasien pre operasi yang dijadwalkan pada bulan maret 2020 di Rumah Sakit Advent Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sebagian besar perawat menujukan sikap caring yang baik 91,7 %, dukungan keluarga baik 45,8%, dan 56,3% pasien menunjukkan rasa cemas yang sedang. Analisa bivariat menunjukkan nilai p 0,000 < 0,05 dimana ada hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan tingkat kecemasan pre operasi, dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan pre operasi dengan keeratan hubungan kuat (0,538). Diharapkan perawat akan tetap mempertahankan dan selalu mengaplikasikan sikap caring dalam melakukan asuhan keperawatan, serta lebih memotivasi keluarga untuk memberikan dukungan yang lebih baik, sehingga dapat menghilangkan rasa kecemasan pasien pre operasi.

Filter by Year

2016 2026