cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Hana Niswatus Salamah; Amirudin Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.042 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7021

Abstract

Mutu pendidikan Islam adalah terpenuhinya harapan semua pihak yaitu pengelola pendidikan, pimpinan, guru,dosen, masyarakat maupun kepada peserta didik, karena diintegrasikannya pendidikan agama dan keagamaan, teknis peningkatan mutu melalui penetapan standar nasional pendidikan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN S/M), serta Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), penjaminan mutu pendidikan, sertifikasi guru dan dosen, sekolah/madrasah berbasis internasional, dan pengelolaan pendidikan yang berbasis pada mutu terpadu yang unggul ke dalam UUD Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 sebagai suatu strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan di bawah naungan kementerian pendidikan nasional maupun di bawah naungan kementerian agama secara lebih merata. Maka penelitian ini menjadi sebuah gambaran bahwasannya Pendidikan agama tidak tertinggal atau ditinggalkan begitu saja oleh pemerintah. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif.
Efektifitas Pendidikan Jarak Jauh di Lembaga Pendidikan Islam M. Husyem Hidayatus Syech
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.146 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6802

Abstract

Sekolah merupakan satu kesatuan yang kompleks yang unik. Dikatakan kompleks karena di dalam sekolah menjadi tempat prosesi belajar-mengajar dan pembudaya kehidupan umat manusia untuk dapat mencapai tujuan sekolah. Dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, berdampak kepada berbagai aspek kehidupan salah satunya pendidikan. Maka lembaga pendidikan mau tidak mau harus menjalankan proses kegiatan pembelajaran secara jarak jauh, siswa belajar dan guru mengajar harus tetap berjalan meski peserta didik berada di rumah. Maka dari sini tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menkaji mengenai proses pendidikan selama pandemic covid-19. Dalam penelitian disini, penulis menggunakan metodei penelitian deskriptif kualitatif, jenis penelitiani kepustakaan (library research). Jenis penelitian kepustakaan ini berkaitan dengan pengumpulan data yang bersifat kepustakaan, dengan mengumpulkan beberapa karya tulis, buku dan jurnal penelitian yang sebelumnya sudah dilakukan. Hasill penelitian melihatkan bahwa masalah siswa yang paling umum dapat didaftar sebagai masalah seperti ketakutan akan kegagalan akademik dan kecemasan akan masa depan, masalah koneksi, kurangnya motivasi, kurangnya dokumentasi dan materi, dan masalah komunikasi. Dan terdapat 8 rekomendasi agar terlaksananya pendidikan sesuai cita-cita pendidikan itu sendiri. Yaitu perlu siswa harus aktif, siswa harus termotivasi, suara dan kamera di sistem harus diperbaiki, paket internet harus diberikan kepada siswa, infrastruktur harus ditingkatkan, guru harus berkomunikasi dengan siswa, acara dapat diatur, dan sistem harus dialihkan ke Sistem Google Kelas.
Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan yang Mengakibatkan Kematian Muhammad Hendra; Peby Novalia Br Sembiring; Andreas Josua Situmorang; M.Fikri Rady Ilham Hasibuan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.831 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6963

Abstract

Bahwa penegakan hukum di Negara Republik Indonesia tercinta ini senantiasa diuji oleh berbagai macam persoalan hukum dengan berbagai macam skenario dan motif tindak pidana yang dilakukan. Institusi-institusi penegak hukum baik Kepolisian, Kejaksaan, maupun Kehakiman juga selalu bahu membahu saling mendukung proses penegakan hukum tersebut. Satu institusi dengan lainnya saling membutuhkan, bagaikan satu bangunan yang tidak terpisahkan. Kekompakan institusi-institusi tersebut dipertaruhkan tatkala dihadapkan pada kasus tindak pidana berskala nasional. Kasus tindak pidana berskala nasional yang tengah viral menjadi sorotan seluruh elemen masyarakat, baik akademisi, mahasiswa, Advokat, wartawan media cetak maupun elektronik, maupun masyarakat awam lainnya. Sebagaimana kasus besar yang dialami oleh seorang karyawati BRI Syariah di Jalan S. Parman, Medan yang bernama Wahyuni Br Simangunsong terkait pidana Pasal 365 Ayat (4) KUHP Pidana, yakni pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Bahwa ketentuan tindak pidana Pasal 365 Ayat (4) KUHPidana yang berbunyi sebagai berikut, “diancam pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu, paling lama 20 (dua puluh) tahun, bila perbuatan (pencurian ) itu mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, disertai pula oleh salah satu yang diterangkan dalam nomor satu dan tiga.,” merupakan ketentuan pasal pemidanaan yang memberikan solusi terbaik untuk menghukum mati para pelaku tindak pidana yang tergolong biadab dan sadis tersebut. Bahwa dalam tindak pidana tersebut terkandung 3 (tiga) buah tindak pidana berlapis sekaligus, yakni tindak pidana pencurian, penganiayaan dan tindak pindak pembunuhan. Akumulasi dari ketiga unsur tersebut menciptakan sebuah tindak pidana kejam luar biasa yang berdasarkan ketentuan Pasal 365 Ayat (4) KUHPidana sangat pantas dijatuhkan pidana mati, penjara seumur hidup maupun penjara 20 (dua puluh) tahun. Karenanya wajar jika kemudian majelis hakim yang memutuskan perkara ini terkadang memberikan hukuman terberat berupa hukuman mati atau minimal seumur hidup sebagai perwujudan rasa keadilan (Sense Of Justice) bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.
Strategi Komunikasi Sanggar Seni dalam Melestarikan Kebudayaan Melalui Media Sosial: Studi Deskriptif Kualitatif Gawean Parikesit Melestarikan Kebudayaan Melalui Youtube Nindya Adisti Wikandini; Weni A. Arindawati; Nurkinan Nurkinan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.247 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.3648

Abstract

Kebudayaan merupakan warisan penting yang harus dijaga dan dilestarikan. Pada era ini yang mana bertukar informasi dengan cepat membuat dengan mudahnya kebudayaan masuk dan keluar. Banyak sekali masyarakat dari berbagai golongan berupaya untuk melestarikan kebudayaan, salah satunya sanggar seni Gawean Patikesit yang mana pada saat ini mereka menggunakan media sosial Youtube dalam mengupayakannya. Motivasi serta strategi yang digunakan Gawean Parikesit dalam melakukan upaya melestarikan kebudayaan, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori perencanaan komunikasi. Hasil penelitian dari penelitian ini sudah sesuai dengan asumsi dasar dari teori perencanaan komunikasi, motivasi yang cukup besar serta tujuan yang sudah terarah. Gawean Parikesit menggunakan media sosial Youtube sebagai strategi dalam melestarikan kebudayaan. Strategi komunikasi yang dilakukan sanggar seni Gawean Parikesit sudah cukup efektif, Gawean Parikesit menetapkan target dari khalayak yaitu generasi muda penerus warisan bangsa, menyusun pesan dengan cermat agar menarik minat, menentukan metode dengan menjalankan dua aspek yang mencakup informatif serta edukatif, dan pemilihan media untuk menyebarkan informasi yaitu media sosial Youtube yang merupakan media sosial kerap kali diakses oleh masyarakat berbagai kalangan terutama anak muda. Sanggar seni Gawean Parikesit pun menyadari bahwasanya media sosial lah yang menjadi salah satu faktor penting untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu menggunakan media sosial Youtube sebagai wadah untuk mengedukasi guna melestarikan kebudayaan.
Dampak Covid-19 Terhadap Gangguan Mental Remaja: A Scoping Review Anis Sakinah Utami; Atik Nurwahyuni; Firda Jusela
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.477 KB)

Abstract

COVID-19 adalah penyakit yang menyerang system pernafasan dan menjadi wabah karena penularannya yang cepat. Awalnya di tahun 2019 terjadi di Wuhan, China lalu menyebar ke seluruh penjuru dunia sehingga menjadi pandemic sejak tahun 2020. Virus ini dapat menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Semua sektor dunia menjadi terganggu termasuk Pendidikan dikarenakan adanya aturan untuk “Stay at home”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisa dampak Covid-19 terhadap mental para Remaja yang harus berada di rumah dan melakukan aktivitas dari rumah. Penelitian ini berbentuk scoping review yang menggunakan kerangka Arskey dan O’ Malley (2005), dan didapatkan 9 artikel yang relevan dimana telah memenuhi kriteria inklusi untuk menjawab pertanyaan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa pembatasan sosial dalam hal ini penutupan sekolah yang menyebabkan remaja harus melakuakn pembelajaran jarak jauh berdampak langsung pada kesehatan mental anak dan remaja.
Kompetensi Pedagogik Guru Abad Ke-21: Sebuah Tinjauan Peran Guru pada Generasi Z Ishmahani Sobarningsih; Tatang Muhtar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.483 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6905

Abstract

Seiring perkembangan zaman, pendidikan dan cara berpikir manusiapun terus berubah dan berkembang dengan dinamis. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya pedagogi guru abad 21 bagi pembelajaran Generasi Z. Adanya gap dalam proses belajar di kelas karena guru dan siswa berbeda masa belajar sehingga perlunya mengetahui kompetensi pedagogik guru abad 21 dan karakteristik manusia generasi Z. Metode kajian ini menggunakan sistematik literature review. Sebanyak 20 artikel ilmiah yang dipublikasikan diberbagai jurnal nasional dan internasional dan dianalisis sesuai dengan tema kajian pedagogik. Permasalahan yang terjadi saat ini pada umumnya adalah adanya kesenjangan dalam penyampaian materi ajar di dalam kelas karena kurangnya pemahaman guru dalam mengenal karakteristik siswa. Siswa saat ini termasuk generasi Z yang mana berbeda generasi dengan gurunya sehingga guru perlu mengupgrade ilmu pedagogiknya agar menjadi sebuah kompetensi yang diharapkan di kelas. Hasil kajian ini diharapkan para guru dapat mengembangkan kompetensi pedagogiknya agar pembelajaran di kelas dapat berjalan dengan baik dan menyenangkan.
Students’ Perception Toward E-Learning Experience On Writing Skill During Covid-19 Pandemic Mister Gidion Maru; Jenerio Michal Mokal; Hesty Yuanita Saroinsong; Tini Mogea; Nihta Liando
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.375 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7092

Abstract

This research aims to examine students’ perception towards e-learning experience on writing skills during the Covid-19 pandemic, specifically in the advance writing course. The qualitative design has been conducted with thirty participants at English Education Department Manado State University. They are chosen based on several criteria such as (1) participants are English students, (2) participants have studied advanced writing courses in an e-learning environment, and (3) participants have experience e-learning without internet access distraction during the e-learning process. The responses were collected through a modified online questionnaire which are later statistically interpreted. The finding leads to the conclusion that the majority of the participants had a positive perception toward e-learning experience on writing skills during the covid-19 pandemic in terms of the learning process, learning outcome, and learning evaluation, although there was minor disagreement by the few participants. It explicitly revealed that the e-learning activity could contribute to assist the learning needs such as comfortableness, flexibility, accessibility, interaction, easiness, and feedback. The overall discussion leads the researcher to suggest further researches on figuring out roles of learning communities and groups, and effective assessment and evaluation on online writing courses.
Model E-Learning Pelajaran Baca Al-Qur’an Berbasis Teknologi Speech Recognition Laila Ma'rifatul Azizah; Dwijoko Purbohadi; Fathania Firwan Firdaus; Puji Hastuti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.321 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7294

Abstract

Seiring perkembangan teknologi saat ini yang sudah semakin canggih, sehingga perkembangan tersebut dapat membawa berbagai manfaat yang signifikan bagi kehidupan manusia. Melalui kemudahan yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi mengakibatkan terjadinya integrasi di berbagai bidang, salah satunya pada bidang pendidikan dan teknologi. Pemanfaatan teknologi pada bidang pendidikan salah satunya adalah pemanfaatan E-learning, yang menyebabkan kemudahan dalam belajar mengajar. Ulala merupakan media pembelajaran E-learning dengan menerapkan LMS, SCORM dan speech to text sebagai model pembelajaran baca Al-Qur’an diharapkan mampu menjadikan pembelajaran yang Asinkron sehingga guru dan peserta didik berkomunikasi.
Pendidikan Karakter di Indonesia (Telaah Gagasan Haedar Nashir) Muh. Akmal Ahsan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.952 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7186

Abstract

Indonesia sedang mengalami krisisis moral yang ditandai dengan berbagai macam persoalan kekerasan seksual, penyalahgunaan narkoba, bullying, korupsi, pelanggaran HAM dan sekelumit persoalan lain. Lingkaran masalah itu menjadikan kehadiran pendidikan dipertanyakan keberadaannya. Banyak pemikir yang merancang pendidikan karakter sebagai solusi persoalan moral di Indonesia, salah satunya adalah Haedar Nashir. Penelitian ini merupakan studi pemikiran tokoh Haedar Nashir. Dalam penelitian ini, subyek yang diteliti adalah Haedar Nashir. Peneliti melakuan wawancara langsung dengan subyek penelitian sembari menggali dan mengambil data dari sumber-sumber kepustakaan terkait. Data dianalisis secara mendalam untuk penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa pemikiran pendidikan karakter Haedar Nashir relevan dengan konteks masalah krisis moral yang terjadi di Indonesia. Tujuan pendidikan karakter menurut Haedar Nashir adalah usaha untuk membentuk manusia yang integral dan paripurna. Hal ini didukung oleh kualitas guru dan kurikulum yang komrpehensif, kurikulum yang tidak dipandang secara formal belaka. Pendidikan karakter di Indonesia juga didukung dengan kebijakan yang berangkay dari konstitusi yang berlaku.
Perspektif Siswa dalam Pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP Batara Gowa Kabupaten Gowa Irmawati Thahir; Megawati Megawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.087 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7419

Abstract

Pada hakekatnya pembelajaran merupakan inti dari kegiatan pendidikan. Namun sejak munculnya Corona Virus Desiase 2019 yang mewabah di Indonesia menyebabkan proses pembelajaran dilaksanakan dari rumah dengan penerapan sistem daring atau e-learning pada semua tingkatan pendidikan. SMP Batara Gowa adalah salah satu sekolah yang menerapkan sistem tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif siswa dalam pembelajaran daring (dalam jaringan) pada masa pandemi Covid-19 di SMP Batara Gowa Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menghasilkan tiga macam perspektif dari lima indikator. Indikator proses komunikasi pembelajaran dan respon peserta didik menunjukkan perspektif negatif. Indikator pengelolaan pelaksanaan pembelajaran menunjukkan perspektif positif. Indikator aktivitas belajar menunjukkan perspektif netral. Indikator hasil belajar siswa menunjukkan perspektif positif. Perspektif tersebut merupakan hasil wawancara dengan 10 informan di SMP Batara Gowa Kabupaten Gowa.

Filter by Year

2016 2026