Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles
6,215 Documents
Analisis Dukungan Sosial, Efikasi Diri dan Stigma terhadap Kepatuhan Santriwati dalam Penggunaan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid 19 di Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Sumenep
Sonia Yasmin;
Katmini Katmini
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.47 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6798
Mengantisipasi peningkatan penyebaran dan jumlah infeksi, masyarakat dihimbau untuk melakukan pola hidup sehat baru sesuai protokol kesehatan semasa pandemi Corona virus. Salah satu bentuk protokol tersebut adalah menjaga kebersihan dan tidak melakukan kontak langsung dengan pasien positif Corona virus. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial, efikasi diri dan stigma terhadap kepatuhan santriwati dalam penggunaan protokol kesehatan di masa pandemi Covid 19 di Pondok Pesantren Mathlabul ulum Sumenep. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus penelitiannya diarahkan untuk akan menganalisis pengaruh dukungan sosial, efikasi diri dan stigma terhadap kepatuhan santriwati dalam penggunaan protokol kesehatan di masa pandemi Covid 19 di Pondok Pesantren Mathlabul ulum Sumenep. Jumlah populasi sejumlah 164 responden dan sampel sebanyak 116 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil temuan didapatkan bahwa hampir hampir separuh responden memiliki dukungan sosial kategori cukup sebanyak 47 responden (40,5%). Hampir separuh responden memiliki efikasi diri kategori sedang sebanyak 47 responden (40,5%). Hampir separuh responden memiliki stigma kategori sedang sebanyak 48 responden (41,4%). Sebagian besar responden tidak patuh melakukan protokol kesehatan sebanyak 85 responden (73,3%). Berdasarkan hasil analisis Regresi Linear Berganda menunjukkan bahwa dengan nilai p-value 0,000 < 0,05 maka H1 diterima jadi disimpulkan bahwa secara simultan ada pengaruh dukungan sosial, efikasi diri dan stigma terhadap kepatuhan santriwati dalam penggunaan protokol kesehatan di masa pandemi Covid 19 di Pondok Pesantren Mathlabul ulum Sumenep dengan besaran pengaruh 83,1%. Diharapkan santriwati bisa mematuhi protokol kesehatan sebagaimana mestinya dimana harus menggunakan masker standart, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun. Dengan begitu dapat mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19.
Congenital Adrenal Hyperplasia In Adolescents Age 18 Years
Ibnu Razi Mulya Hasjmy;
Dani Kartika Sari;
Haviz Yuad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.622 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6952
Congenital adrenal hyperplasia is an autosomal recessive genetic disorder that results in deficiency of enzymes required for steroidogenesis in the cortex of the adrenal glands. The incidence of CAH is rare and it can occur in both males and females. Generally, CYP21 mutations lead to deficiency of the 21-hydroxylase enzyme and failure of adequate cortisol synthesis. Congenital adrenal hyperplasia (CAH) is classified into two types, namely classical and nonclassical types. The patient's clinical manifestation was genital ambiguity in female infants. The aim of this case report is to share our experience of CAH in adolescents in West Sumatera. We report a case of congenital adrenal hyperplasia in an 18 year old girl. The patient was referred to the Urogynecology Obstetrics and Gynecology Department, Dr. M. Djamil Padang with chief complaint of clitoral enlargement since the age of 5 years. On physical examination, vital signs were within normal limits, chest examination revealed Tanner Stage 3 breasts, genital examination revealed an enlarged clitoris with a size of 3x1 cm without the presence of a vaginal canal. Investigations that support the diagnosis are 17-hydroxy progesterone laboratory with a result of 90.2 nmol/L. On ultrasound examination of the abdomen within normal limits with the results of chromosome 46,XX analysis. The patient had not had an adrenal crisis for 18 years. The patient was diagnosed with clitomegaly and the cause of congenital adrenal hyperplasia. The patient was given hydrocortisone therapy at a dose of 20 mg in the morning, followed by a dose of 15 mg at night and planned to undergo clitororeduction surgery by carrying out the perioperative and postoperative hydrocrotisone therapy protocol. The patient's family was given counseling, carried out regular monitoring of the patient and hydrocortisone therapy. Congenital adrenal hyperplasia is a disease caused by genetic disorders that require multidisciplinary management. Enforcement of diagnosis, appropriate management, and counseling are needed to optimize patient growth and development.
Analisa Kebijakan Standarisasi Mutu Pendidikan Indonesia dengan Teori Ilmu Kebijakan Brewer
Lidya Ardiyan;
Wanapri Pangaribuan;
Selamat Triono Ahmad;
Syamsul Arif
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.194 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7139
Tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan nasional ditentukan oleh terpenuhinya Standar Nasional Pendidikan (SNP). Guru menjadi unsur kunci dalam tercapainya standar mutu Pendidikan. Beragam kebijakan pemerintah hadir dalam mewujudkan mutu Pendidikan nasional yang diharapkan semakin baik. Kajian teori ini menggambarkan bagaimana kebijakan mutu terkait Standar Nasional Pendidikan khususnya Standar Pendidik dari sudut pandang teori ilmu kebijakan Brewer. Enam fase dasar dalam membuat program kebijakan. yang dikemukakan oleh Brewer mulai dari Invention/Initiation, Estimation, Selection, Implementation, Evaluation, dan Termination, dibahas dalam kajian ini. Kebijakan-kebijakan pemerintah terkait standar pendidik dalam bagian kebijakan standar mutu pendidikan sudah mengikuti alur proses kebijakan dimulai dengan Penemuan/inisiasi masalah yang membutuhkan kebijakan, estimasi kemungkinan usulan kebijakan sebagai solusi masalah, besarnya keuntungan, resiko dan biaya yang ditimbulkan sebagai efek kebijakan standar mutu ini. Sebagai rekomendasi kedepannya kebijakan mutu Pendidikan ini dalam tahap implementasi dan evaluasi harus benar-benar diperhatikan. Pengukuran menyeluruh tentang standar mutu setiap lembaga Pendidikan sebaiknya tetap dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pertimbangan etika dan kemanusiaan juga tidak boleh luput dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan mutu Pendidikan di Indonesia.
Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna
Rani Ananda Pratama;
Mani Festati Broto;
Razaki Persada
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (349.857 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7362
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pengentasan kemiskinan yang digulirkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan melibatkan unsur Pemerintah Daerah sebagai pelaksana di daerah. Sasaran PKH adalah keluarga dan/atau seseorang yang miskin dan rentan serta terdapat dalam data terpadu program penanganan fakir miskin dengan kriteria peserta PKH adalah keluarga miskin yang memenuhi minimal salah satu dari komponen kesehatan, komponen pendidikan, komponen kesejahteraan sosial untuk penyandang disabilitas berat dan lanjut usia. PKH di Kecamatan Bunguran Timur telah diimplementasikan lebih dari tiga tahun namun penurunan angka kemiskinan belum signifikan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna termasuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi serta menganalisis faktor-faktor yang dapat menghambat keberhasilan implementasi dan untuk memberikan beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam proses implementasi program tersebut. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi menggunakan Model George C. Edwards III untuk faktor internal yaitu faktor komunikasi, faktor sumberdaya, faktor disposisi dan faktor struktur birokrasi serta Model Van Meter Van Horn untuk faktor eksternal yaitu lingkungan sosial, ekonomi dan politik. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang akan dideskripsikan melalui kata-kata dan kalimat yang rinci dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan penelaahan dokumen. Instrumen penelitian menggunakan Peneliti sebagai instrumen utama dan pedoman wawancara dilengkapi dengan alat perekam sebagai instrumen tambahan. Pemilihan informan dalam penelitian ini ditetapkan secara purposive sampling yang terdiri dari pelaksana PKH, keluarga penerima manfaat (KPM), masyarakat serta lembaga legislatif daerah (DPRD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi PKH di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna sudah terlaksana dengan baik namun belum optimal. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi yaitu faktor komunikasi, faktor sumber daya, faktor disposisi, faktor struktur birokrasi dan lingkungan sosial, ekonomi dan politik. Adapun faktor penghambat implementasi antara lain faktor komunikasi yang belum tersampaikan secara jelas, faktor sumber daya yang terlihat dari kurangnya tenaga sumberdaya manusia serta sumberdaya peralatan penunjang pelaksanaan pekerjaan, faktor struktur birokrasi yang terlihat dari belum optimalnya pelaksanaan koordinasi antar pelaksana terutama antar perangkat daerah yang terlibat dalam PKH.
Peran Psikolinguistik dalam Pembelajaran Bahasa dan Pengajaran Pada Sekolah Menengah Atas
Sopyan Sopyan;
Odien Rosidin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.942 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7069
Penelitian ini membahas Psikolinguistik telah memberikan banyak teori yang menjelaskan bagaimana seseorang memperoleh bahasa, menghasilkan dan merasakan baik bahasa lisan maupun tulisan. Teori-teori tersebut telah digunakan dalam bidang pengajaran bahasa. Beberapa ahli menggunakannya sebagai teori dasar dalam mengembangkan pengajaran Bahasa metode. Hal ini dikenal sebagai pendekatan psikolinguistik. Pendekatan psikolinguistik memandang belajar sebagai proses kognitif individu yang terjadi dalam diri individu tersebut kemudian bergerak ke dimensi sosial. Sebagai pendekatan, ada beberapa metode yang dikembangkan berdasarkan teori psikolinguistik seperti metode natural, metode respon fisik total, dan metode sugestiopedia. Metode ini menerapkan prinsip-prinsip psikolinguistik bahwa bagaimana seseorang memperoleh bahasa ibu atau bahasa, mempelajari bahasa kedua atau ketiganya, mempersepsikan suatu bahasa, dan menghasilkan bahasa. Persepsi bahasa mengacu pada mendengarkan dan membaca, sedangkan produksi bahasa mengacu pada berbicara dan menulis. Mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis disebut sebagai empat keterampilan berbahasa. Secara khusus, psikolinguistik membantu untuk memahami kesulitan dari keempat keterampilan ini, baik yang bersifat intrinsic kesulitan dan kesulitan ekstrinsik. Psikolinguistik juga membantu menjelaskan kesalahan yang dilakukan siswa dalam pembelajaran bahasa tersebut. Dalam psikolinguistik juga telah mendefinisikan ada jenis gangguan otak yang: dapat mempengaruhi suatu kinerja belajar bahasa. Psikolinguistik terutama membantu guru untuk mempertimbangkan penggunaan metode yang tepat untuk mengajarkan empat hal tersebut keterampilan bahasa
Pengaruh Rational Emotif Therapy terhadap Budaya Kejawen di Jawa
Bunga Verawati;
Feni Agustina;
Grestia Ananta;
Tiara Haliza;
Nurhayati Nurhayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.988 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7123
Muncul dan menyebarnya agama Islam dengan campuran budaya Jawa atau Islam Kejawen di Yogyakarta, tidak lepas dari bagaimana sejarah masuknya Islam di Jawa. Agama Islam masuk di Jawa yang diawali oleh kerajaan Mataram, yang disebut sebagai kerajaan kedua yang menganut agama Islam setelah kerajaan Demak. Rational Emotif Therapy (RET) adalah sistem psikoterapi yang mengajarkan orang bagaimana perasaan sistem kepercayaan tentang berbagai peristiwa kehidupan dan memutuskan bagaimana bertindak. Fokus terapi ini adalah pada terapi kognitif karena ini tentang bagaimana pemikiran mempengaruhi emosi. Urie Bronfenbenner dalam beberapa tulisan kajiannya menjelaskan sebuah teori yang membantu memahami bagaimana individu berkembang dalam lapisan konteks keunikan lingkungan atau ekologi. Kejawen (bahasa Jawa Kejawèn) adalah sebuah kepercayaan yang terutama dianut di pulau Jawa oleh suku Jawa dan suku bangsa lainnya yang menetap di Jawa. Terdapat hubungan yang saling terkait antara kepercayaan jawa dengan agama islam. Dimana penganut agama islam di jawa tidak terlepas dari ritual-ritual budaya jawa seperti selamatan, nyekar, dan lain-lain.Islam kejawen adalah salah satu bentuk dari proses panjang pribumisasi Islam. Keberadaan Islam Kejawen, dalam kerangka sosiologis, tidak perlu dipertentangkan karena merupakan budaya religius Jawa-Islam. Begitu juga dalam perspektif teologis, Islam Kejawen harus dihargai keberadaannya karena merupakan hasil olah rasa dan olah fikir (ijtihad) para ulama dan teolog Jawa dalam memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai religi dalam kultur lokal.
Studi Pengaruh Penggunaan Agregat Togafo terhadap Parameter Marshall Campuran Beraspal Berpori
Sabaruddin Hatta Abdullah;
Muhammad Fahmi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (626.423 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7321
Kota Ternate mengalami dua musim, musim hujan dan musim kemarau, Di kota Ternate masih ditemui genangan air pada lapisan permukaan jalan di beberapa ruas jalan saat musim hujan, kondisi tersebut membutuhkan solusi. Solusi atas permasalahan/alternatif untuk mengurangi dampak adanya genangan air tersebut adalah mempergunakan lapisan perkerasan berpori menggunakan agregat Togafo sebagai ujud pemanfaatan potensi lokal dipadukan dengan potensi nasional yaitu aspal buton. Guna meyakinkan pihak terkait di kota Ternate bahwa solusi alternatif pengaruh genangan air pada lapisan permukaan di musim hujan adalah campuran beraspal berpori, sebagai bagian pembentuk dari suatu lapisan perkerasan, maka dilakukan eksperimental di laboratorium. Selanjutnya di lakukan observasi untuk mengetahui karakteristik Marshall. Material yang di gunakan dalam campuran beraspal berpori terlebih dahulu dilakukan uji karakteristik agregat dan material pengikat. Material pengikat yang digunakan adalah aspal penetrasi 60/70 dan asbuton. Pengujian material pengikat dilakukan dengan mengacu pada SNI 03-1737-1989 dan pengujian ini di lakukan di Laboratorium Jalan dan aspal Fakultas Teknik Sipil Universitas Khairun. Total benda uji 30 buah dengan 3 benda uji untuk masing-masing variasi kadar aspal. Hasil penelitian diperoleh kadar aspal optimum yang memenuhi parameter Marshall mengacu kepada spesifikasi modifikasi Switzerland adalah 6,25 % dengan nilai Stabilitas 1610 kg. Jadi dapat disimpulkan bahwa peluang pemanfaatan agregat Togafo sebagai material pembentuk aspal berpori masih memerlukan perlakuan berulang sehingga diperoleh kategori memenuhi syarat secara keseluruhan.
Estimasi Karbon Tersimpan pada Biomassa Tumbuhan Kiambang di Rawa Sungai Tabuk Kalimantan Selatan
Nana Citrawati Lestari
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.007 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6920
Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi jumlah karbon tersimpan pada biomassa tumbuhan kiambang di rawa Sungai Tabuk Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan beberapa metode yakni sampling secara purposive dan pengukuran terhadap biomassa, karbon tersimpan, dan parameter lingkungan. Data yang diperoleh dikumpulkan dan dianalisis secara statistik non parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada stasiun Sungai Tabuk 1 dengan biomassa sebesar 710,78 gm-2 kandungan karbonnya adalah 345,66 gm-2. Sementara di stasiun Sungai Tabuk 2 dengan biomassa sebesar 619,97 gm-2, kandungan karbonnya adalah 302,93 gm-2 sehingga lebih rendah dibandingkan di stasiun Sungai Tabuk 1. Dengan diketahuinya persentase kandungan karbon (kabon tersimpan) maka dapat diketahui seberapa besar potensi tumbuhan kiambang tersebut untuk menyimpan karbon dalam jaringan tubuhnya sehingga dapat diambil suatu tindakan untuk memperlambat proses pengemisian karbon dari tumbuhan kiambang tersebut.
Pengaruh Pemberian Kuis terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Watampone Kabupaten Bone
Muh. Safar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7109
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kuis terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Watampone Kabupaten Bone. Penelitian ini terdapat dua variabel yang diamati yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu pemberian kuis yang diberi simbol X, sedangkan variabel terikat yaitu hasil belajar bahasa Indonesia yang diberi simbol Y. Penelitan ini merupakan penelitian eksperimen yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPNegeri 4 Watampone yang berjumlah 50 siswa. Sampel diambil secara keseluruhan yaitu laki-laki 17 orang dan perempuan 33 orang. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Instrumen penelitian menggunakan pilihan ganda dalam menguji pre-test dan post-test dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data yang terkumpul berupa skor tes yang dianalisis dengan menggunakan statistik. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ada perbandingan antara pre-test dan post-test dalam pemberian kuis terhadap hasil belajar siswa. Hasil perhitungan t hitung pada pre-test adalah 3,163 lebih besar dari t tabel, maka t hitung yang diperoleh lebih besar dari t tabel pada taraf signifikan 5% yaitu 2,060 maupun pada taraf signifikan 1% yaitu 2,787. Sedangkan hasil perhitungan t hitung pada post –test adalah 8,121 lebih besar dari t tabel, maka t hitung yang diperoleh lebih besar daripada t tabel pada taraf signifikan 5% yaitu 2,060 maupun pada taraf signifikan 1% yaitu 2, 787. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh dalam hasil belajar yang diajar dengan pemberian kuis dengan siswa yang diajar tidak diberikan kuis pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Watampone Kabupaten Bone.
Analisis Parameter Pengelasan Rotary Friction Welding pada Material S45C
P, Jerramey P;
Lubis, M. Sobron Y;
Rosehan, Rosehan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.604 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.5134
Dalam industri logam, material berbentuk silinder padat sangat dibutuhkan. Masih sulit untuk menggabungkan bahan silinder padat saat menggunakan pengelasan fusi. Kesulitan dalam membuat sambungan tersebut dapat diatasi dengan melakukan Rotary Friction Welding (RFW). RFW ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan mesin bubut yang tersedia dengan menentukan parameter pengelasan yang tepat agar mendapatkan hasil yang terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter yang dominan pada proses las gesek. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dengan mengumpulkan jurnal-jurnal yang memiliki hubungan dengan penelitian. Perbandingan dua data sekunder digunakan untuk menunjukkan korelasi antara varian yang paling dominan dan paling efektif. Metode analisis varians (Anova) digunakan untuk memperoleh nilai korelasi dari grafik koefisien, plot probabilitas normal tegangan tarik maksimum, dan signifikansi data penelitian ini. Waktu gesekan merupakan variabel yang paling signifikan karena korelasi antara waktu gesekan dan kecepatan putaran berpengaruh dominan terhadap kekuatan tarik maksimum, semakin lama waktu gesekan dilakukan pada benda kerja maka semakin tinggi kekuatan tarik Ultimate benda kerja