cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Perancangan Sistem Rekomendasi Berbasis Model Ontologi Untuk Rekomendasi Tempat Magang Mahasiswa Puspa Setia Pratiwi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.081 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7498

Abstract

Memilih tempat magang pendidikan tinggi di universitas bukanlah tugas yang mudah bagi mahasiswa. Berbagai macam tempat magang ditawarkan oleh masing-masing universitas yang cara penyampaian dan persyaratan masuknya berbeda. Sistem rekomendasi yang dipersonalisasi dapat menjadi cara yang efektif untuk menyarankan tempat magang yang relevan kepada calon siswa. Makalah ini memperkenalkan pendekatan baru yang mempersonalisasi rekomendasi tempat magang yang sesuai dengan kebutuhan individu pengguna. Pendekatan yang diusulkan mengembangkan kerangka kerja sistem penyaringan hibrida berbasis ontologi yang disebut rekomendasi tempat magang pribadi berbasis ontologi (RMBO). Pendekatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber berdasarkan kesamaan ontologi hierarkis dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pengguna dan untuk memberikan rekomendasi yang sesuai kepada siswa. Ontologi digunakan untuk memformalkan dan mensistematisasikan representasi domain yang diminati dengan mengonsep pengetahuan tentang domain ini dan mengekspresikan pengetahuan tersebut dalam format yang dapat dibaca mesin serta dapat dibaca manusia. Sistem kami mengeksplorasi ontologi terutama untuk tujuan pembuatan profil pengguna. Pengetahuan yang digunakan dalam ontologi dapat digunakan untuk memberikan gambaran lengkap tentang profil pengguna. Untuk pekerjaan di masa depan, kami akan memperkaya repositori kami dengan menyerap lebih banyak sumber data dan menggabungkan pendekatan penyaringan informasi seperti memanfaatkan pendekatan penyaringan hibrida yang menggabungkan penyaringan berbasis konten dan penyaringan berbasis kolaboratif.
Aktivitas Antioksidan dan Formulasi Toner Wajah Berbagai Bahan Aktif Alami: Review Jurnal Aghnia Ahda; Devia Setyaningsih; Resha Rosalia; Salma Aziz; Siti Lulu Lutfiah; Vera Dwi Apriani; Nia Yuniarsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.626 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8191

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan cuaca terpanas yang ada di dunia. Toner wajah merupakan sediaan kosemtik berbentuk cairan yang digunakan untuk menyegarkan wajah dan membersihkan kotoran sisa, yang digunakannya setelah mencuci wajah dengan sabun pembersih. Tanaman jeruk nipis (Citrus aurantiifolia), lidah buaya (Aloe vera), mulberry (Morus alba), teh hijau (Camelia sinensis), umbi garut (Maranta arundinacea), dan mentimun (Cucumis sativus L.). Semua jenis tanaman tersebut memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan zat aktif yang terkonsentrasi sehingga tanaman tersebut dapat digunakan sebagai toner eksfoliasi.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Insentif Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT BPR Majalengka Sudibyo Budi Utomo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.236 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7680

Abstract

Lingkungan kerja yang baik maka karyawan pun akan merasa lebih nyaman dalam bekerja. Selain itu, karyawan juga akan menjadi semangat dan penuh ide jika bekerja di lingkungan kerja yang baik dan mendukung. Insentif adalah bentuk pembayaran yang dilkaitkan dengan kinerja dan gain sharing, sebagai bagian dari keuntungan bagi karyawan akibat peningkatan produktivitas dan penghematan biaya sedangkan kepuasan kerja adalah suatu perasaan yang menyokong diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaannya maupun dengan kondisi dirinya. Maksud dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data yang berhubungan dengan masalah yang diteliti kemudian mengelola, menganalisis, menginterprestasikannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 56 karyawan, dan teknik penarikan sampel menggunakan sampel jenuh atau sensus sehingga seluruh populasi sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan korelasi pearson product moment dan koefisien determinasi, serta uji t serta uji F. Kesimpulan yang dapat penulis sampaikan setelah melakukan penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh lingkungan kerja dan insentif terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT BPR Majalengka, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Keeratan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen secara simultan ditunjukkan dengan nilai R = 0.946 Angka ini menunjukkan keeratan hubungan yang sangat kuat seluruh variabel independen X1, X2 terhadap variabel dependen Y melalui hasil pengolahan data maka dapat dibentuk model prediksi variabel lingkungan kerja dan insentif terhadap kepuasan kerja sebagai berikut : Y = 3,849 + 0,474X1+ 0,393X2. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai R2 sebesar 0,848 atau 84,8%, hal tersebut menggambarkan bahwa sumbangan lingkungan kerja dan insentif terhadap naik atau turunnya kepuasan kerja karyawan adalah 84,8% dan sisanya sebesar 15,2% merupakan sumbangan dari variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model yang diajukan dalam penelitian. Berdasarkan uji hipotesis menunjukan bahwa nilai Fhitung = 75,981, dimana nilai Ftabel = 3,55 Sehingga terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan kerja dan insentif terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT BPR Majalengka. Maka H0 ditolak dan H1 diterima karena Fhitung (147,717) > Ftabel (3,17)).
Pengaruh Adversity Quotient, Efikasi Diri dan Need For Achievement terhadap Intensi Berwirausaha Mahasiswa Ani Muttaqiyathun; Raditya Aji Rusdiyana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.198 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8696

Abstract

Pembangunan akan berhasil jika ditunjang oleh wirausahawan yang dapat membuka lapangan kerja. Pemerintah tidak akan mampu menggarap semua aspek pembangunan karena banyak membutuhkan anggaran belanja, personalia dan pengawasan. Wirausahawan merupakan potensi pembangunan, baik dalam jumlah maupun dalam kualitas wirausahawan itu sendiri. Sekarang ini, kita menghadapi kenyataan bahwa jumlah wirausahawan Indonesia masih relatif sedikit dan kualitasnya belum bisa dikatakan hebat, sehingga persoalan pembangunan wirausaha Indonesia merupakan persoalan mendesak bagi suksesnya pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adversity quotient, efikasi diri dan need for achievement terhadap intensi berwirausaha pada mahasiswa. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di program studi Manajemen pada Perguruan Tinggi di Yogyakarta. Sampel yang dipilih adalah mahasiswa aktif dan secara spesifik telah menempuh mata kuliah kewirausahaan. Dengan demikian teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling. Alat analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam pengujian baik secara parsial maupun simultan adversity quotient, efikasi diri dan need for achievement berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Untuk Mengikuti Olimpiade Sains Dengan Metode AHP dan Topsis (Studi Kasus: SD AL-AZHAR 1 Bandar Lampung) Hera Fransiska; Mei Ratnasari; Siti Zakiah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.069 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8137

Abstract

SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung adalah salah satu sekolah yang sering mengirimkan siswanya dalam kompetensi Olimpiade Sains. SD Al-Azhar 1 mempunyai kriteria-kriteria dalam pemilihan siswa untuk mengikuti Olimpiade SAINS, diantaranya yaitu Rangking, Nilai Mata Pelajaran, Nilai SIKAP, Nilai Test Olimpiade. Sistem pemilihan siswa untuk mengikuti olimpiade tersebut yang selama ini berjalan hanya memilih siswa berdasarkan ranking kelas tidak berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh sekolah, sehingga penilaian tidak obyektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibutuhkan suatu sistem pengambilan keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Tehnique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode Ahp merupakan suatu bentuk model pendukung keputusan dimana peralatan utamanya adalah sebuah hierarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia, dalam hal ini adalah orang yang ahli dalam masalah penentuan siswa untuk mengikuti olimpiade sains berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Sedangkan metode TOPSIS merupakan suatu bentuk metode pendukung keputusan yang didasarkan pada konsep bahwa alternatif yang terbaik tidak hanya memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif tetapi juga memiliki jarak terpanjang dari solusi ideal negatif yang dalam hal ini akan memberikan rekomendasi kepada siswa yang mengikuti olimpiade sains sesuai dengan yang diharapkan. Dari 30 alternatif yang ada berhasil dilakukan perankingan dan di urutkan untuk mendapatkan 6 (enam) orang siswa yang memiliki nilai total dan preferensi tertinggi. dimana dari 30 alternatif dengan metode AHP yang memiliki nilai total Tertinggi adalah 0,622131 dan terendah adalah 0,110148 sedangkan untuk metode TOPSIS yang memiliki nilai Preferensi tertinggi adalah 1 dan terendah adalah 0. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah dalam menentukan siswa untuk ikut pelatihan olimpiade sains dengan lebih obyektif.
Pengaruh Elektronik Banking (E-Banking) dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan dan Dampaknya pada Loyalitas Nasabah Anggit Triyogo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.923 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7887

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain : Menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh e-banking terhadap kepuasan nasabah, Untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah, Untuk mengetahui pengaruh e-banking terhadap loyalitas nasabah, Bagaimana pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas nasabah, Untuk mengetahui pengaruh kepuasan nasabah terhadap loyaliatas nasabah, Untuk mengetahui pengaruh e-banking terhadap kepuasan nasabah dan dampaknya pada loyalitas nasabah, Untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah dan dampaknya pada loyalitas nasabah. Metode yang digunakan adalah Explanatory Reseach. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah PT BNI 46 Cabang Pati yang dianggap homogeny. Data penelitian adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden dengan kuesioner. Pengolahan analisis penelitian menggunakan pendekatan computer software dengan program SPSS for Windows versi 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Elektronik Banking (e-banking) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Nasabah PT BNI 46 Cabang Pati, Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Nasabah PT BNI 46 Cabang Pati, Elektronik Banking (e-banking) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan PT BNI 46 Cabang Pati, Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan PT BNI 46 Cabang Pati, Kepuasan tidak berpengaruh terhadap Loyalitas Nasabah PT BNI 46 Cabang Pati, Kepuasan memidiasi Elektronik Banking (e-banking) terhadap Loyalitas Nasabah, Kepuasan tidak memidiasi Kualitas Layanan kerja terhadap Loyalitas Nasabah
Analisis Komunikasi Kesehatan Terkait Keberhasilan Pencegahan Stunting Anak di Kabupaten Tanah Bumbu Sugi Mukti; Ayu Purnama; Abdul Rasyid Ridha; Richie Petroza
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.719 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8604

Abstract

Penurunan angka stunting anak merupakan salah satu dari 6 goal yang disyaratkan untuk mencapai Global Nutritions Target 2025. Di Indonesia sendiri angka stunting anak masih tinggi dalam satu dekade terakhir. Penyebab terjadinya stunting pada anak adalah kekurangan nutrisi akut pada 1,000 hari pertama hidup. Salah satu penyebab umumny adalah faktor kurangya edukasi dan pengetahuan tentang stunting. Studi ini adalah untuk mengetahui komunikasi masa seperti apa yang bisa diterima dengan efektif oleh masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu yang terkenal dengan keragamannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi deskriptif. Data yang digunakan diperoleh dari wawancara dengan Tim Penanggulangan dan Pencegahan Stunting Kabupaten Tanah Bumbu dan literatur terkait. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa ketidakpahaman tentang stunting bukan hanya terjadi pada orang tua bahkan sebagian petugas kesehatan lapangan juga mendapatkan kesulitan dalam menentukan kasus stunting yang terjadi pada anak. Dengan melakukan pendekatan komunikasi yang lebih intensif antara Tim Penanggulangan dan Pencegahan Stunting dengan kader kesehatan lebih efektif dalam usaha menurunkan jumlah anak terduga stunting.
Pemanfaatan Modal Sosial dalam Peningkatkan Sarana dan Prasarana di SMAN 9 Padang Melfitri Yanti; Damsar Damsar; Maihasni Maihasni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.967 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7633

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh masih belum meratanya ketersediaan sarana dan prasarana sekolah khususnya pada tingkat SMA di Provinsi Sumatera Barat. Sarana dan prasarana sekolah merupakan komponen yang paling penting dalam menunjang peningkatan mutu pendidikan. Bantuan pengingkatan sarana dan prasarana yang terbatas membuat sekolah harus berlomba-lomba untuk mendapatkan informasi dan bantuan tersebut sehingga sangat diperlukan sekali keaktifan dan peran kepala sekolah khususnya bagi sekolah penggerak yang merupakan Program Pemerintah untuk penyempurnaan program transformasi sekolah. Program sekolah penggerak berfokus terhadap hasil belajar siswa yang secara holistik mencakup keseluruhan kompetensi yang dapat dikembangkan sepeti literasi dan numerasi serta karakter yang diawali oleh adanya SDM yang unggul pada sekolah tersebut yakni Kepala sekolah dan siswa serta sarana dan prasarana yang mendukung berjalannya pelaksanaan program sekolah tersebut. Menurut Nadiem Makarim bahwa sekolah penggerak adalah sekolah yang diharapkan mampu menggerakkan sekolah-sekolah lain disekitarnya untuk dapat maju dan berkembang terutama dalam proses pembelajaran. Salah satu sekolah penggerak yang ada di Sumatera Barat khususnya di Kota Padang adalah SMAN 9 Padang yang merupakan sekolah penggerak anggkatan pertama yang ditunjuk oleh Kemendikbudristek pada Tahun 2021. Sebagai sekolah penggerak, SMAN 9 Padang harus mampu menjadi contoh untuk menggerakkan sekolah lainnya terutama dalam hal kualitas dan mutu pembelajaran. Salah satu kendala yang dihadapi SMAN 9 Padang dalam menjalankan tugas sebagai sekolah penggerak adalah masih kurang optimalnya keberadaan sarana dan prasarana sekolah karena semakin banyaknya kebutuhan akan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung berjalannya program tersebut. Dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana tersebut dibutuhkan tindakan proaktif terutama dari sekolah untuk peningkatan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Salah satu upaya dan strategi yang dilakukan oleh sekolah adalah dengan memanfaatkan modal sosial. Berangkat dari. padangan Bourdieu mengenai modal sosial, maka analisis teori yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah bagaimana sekolah mencoba menggunakan sumber daya aktual atau potensial yang berhubungan dengan kepemilikan suatu jaringan atau relasi sosial dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan atau kepentingan mereka dalam memperoleh bantuan peningkatan sarana dan prasarana disekolahnya. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Penelitian ini menghasilkan bahwa modal sosial dapat menjadi solusi dalam meningkatkan sarana dan prasarana di SMAN 9 Padang. Ketersediaan sarana dan prasarana sekolah yang masih belum terpenuhi secara optimal sementara tuntutan tugas sebagai sekolah penggerak juga harus dapat dilaksanakan dengan maksimal membuat sekolah harus mampu memecahkan permasalahan tersebut secara lebih aktif dan mandiri. Pemanfaatan modal sosial dalam hal ini ternyata efektif mampu mengatasi berbagai permsalahan terkait ketersediaan sarana dan prasarana sekolah. Dengan pemanfaatan modal sosial, SMAN 9 Padang dengan bertahap mampu mengingkatkan sarana dan prasarana sekolah guna menunjang perbaikan kualiatas dan mutu pendidikan sekolahnya.
Influenced Factors of Brand Advocacy: The Case of Gen Y Consumers’ Online Travel Agent In Indonesia Dina Fatimah; Dwina Maretta; Siti Nadhilah; Ricardo Indra; Z. Hidayat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.079 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8433

Abstract

Brand advocacy is a fundamental component of a marketing strategy that is created from a genuine relationship with consumers. This research aimed to discover the brand advocacy perceived by Gen Y consumers online travel agents in Indonesia. This study collected 100 samples by purposive sampling technique with the statistical analysis used is Structural Equation Model (SEM). The results of this study prove that customer satisfaction positively affects brand advocacy, customer satisfaction positively affects customer trust, and customer trust positively affects brand advocacy.
Suplementasi Vitamin C di Dalam Pakan Untuk Meningkatkan Performa Reproduksi Ikan Papuyu (Anabas Testudineus BLOCH) Pahmi Ansyari; Fatmawati Fatmawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.678 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7796

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengkaji dan mengevaluasi pengaruh pemberian variasi Vitamin C terhadap performa reproduksi ikan papuyu (Anabas testudineus BLOCH). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru pada bulan Maret s/d Mei 2020. Hasil penelitian menunjukkan penambahan Vitamin C 150 mg/kg pakan memberikan hasil terbaik dan berbeda sangat nyata dengan penambahan 100 mg/kg pakan, 50 mg/kg pakan dan 0 mg/kg pakan untuk parameter daya tetas telur dan tingkat kelangsungan hidup larva, sedangkan parameter lainnya diameter telur dan fekunditas tidak berbeda nyata. Suplementasi vitamin C 150 mg/kg pakan menghasilkan daya tetas telur tertinggi, yaitu 86,0% dan tingkat kelangsungan hidup larva tertinggi yaitu 77,0%. Pemberian Vitamin C dengan kadar di bawah 150 mg/kg pakan menghasilkan daya tetas telur di bawah 80% dan tingkat kelangsungan hidup larva di bawah 65%.

Filter by Year

2016 2026