cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
ANALISIS KANDUNGAN p-XILENA PADA PERTAMAX DAN PERTAMAX PLUS DENGAN TEKNIK KROMATOGRAFI GAS (GC-PU 4600) MENGGUNAKAN STANDAR INTERNAL Dian Farkhatus Solikha
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Xilena dapat dijadikan parameter terhadap tinggi atau rendahnya nilai oktan suatu bahan bakar. Senyawa xilena memiliki tiga isomer yaitu o-xilena, m-xilena dan p-xilena. Namun yang digunakan pada penelitian ini adalah p-xilena karena paling stabil. Semakin tinggi kandungan xilena pada bahan bakar maka akan semakin tinggi nilai oktan bahan bakar tersebut. Pada penelitian ini bahan bakar yang akan diteliti adalah pertamax dan pertamax plus. Pengujian xilena pada bahan bakar dapat dilakukan dengan metode analisis instrumen kromatografi gas. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil kromatogram pada sampel pertamax plus (terlampir) sama dengan hasil kromatogram larutan standar dengan peak sebanyak 4 buah, dengan kadar p-xilena dalam pertamax plus tersebut adalah 19,412 %. Hasil kromatogram pada pertamax menghasilkan 22 peak bila dilihat dari ketinggian peaknya, peak 5 ini mirip dengan peak p-xilena pada larutan standar xilena 5%. Hal tersebut terbukti dengan analisis kuantitatif bahwa kadar p-xilena dalam pertamax sebesar 1,667 %. Kandungan p-xilena pada pertamax plus lebih tinggi dibandingkan pertamax, maka nilai oktan pada pertamax plus lebih tinggi.
PENGARUH KEBUTUHAN FISIOLOGIS, KEAMANAN, SOSIAL, PENGHARGAAN DAN AKTUALISASI DIRI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PUSKESMAS PETARUKAN KAB. PEMALANG Nurwisda, Delaga; Rosyadi, Noor
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.951 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini, sampel sebanyak 56 responden diambil dari beberapapegawai Puskesmas Petarukan Kabupaten Pemalang. Teknik pemilihan sampeldilakukan dengan Saturated Samples. Pengujian dalam penelitian ini dilakukandengan analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis t dan uji F. Dengananalisis regresi linier berganda dalam penelitian ini, hasil b1 = 0,422menunjukkan pengaruh positif antara kebutuhan fisiologis (X1) terhadap kinerjakerja karyawan, b2 = 0,551 menunjukkan pengaruh positif antara keamanan (X2)terhadap kinerja karyawan, b3 = -0,333 menunjukkan pengaruh negatif antarasosial (X3) terhadap kinerja kerja karyawan, b4 = 0,338 menunjukkan pengaruhpositif antara penghargaan (X4) terhadap kinerja karyawan, b5 = 0,349menunjukkan pengaruh positif antara aktualisasi diri (X5) terhadap kinerjakaryawan. Sedangkan untuk menguji hipotesis uji t yang sebagian digunakan,diperoleh tcount untuk kebutuhan fisiologis (X1) sebesar 3,930, tcount for security(X2) sebesar 4,372, thitung untuk sosial (X3) sebesar -2,919, thitung untukpenghargaan (X4) sebesar 2,908, thitung. untuk aktualisasi diri (X5) adalah 3,638dengan kriteria t-tabel 2,005 yang digunakan dalam tes ini. Dari hasil ini diketahuibahwa tidak semua variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerjakaryawan, tetapi keamanan memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerjakaryawan. Selanjutnya, untuk menguji signifikansi dari koefisien regresi linearberganda secara keseluruhan, uji F digunakan dan memperoleh Fhitung sebesar14,565 dengan tingkat signifikansi 0,000 jauh lebih kecil dari 0,05 dan lebih besardari Ftabel sebesar 2,40. Serta diketahui koefisien determinan (R2) sebesar 0,552atau 55,2%, yang berarti bahwa kinerja kerja karyawan secara bersama-samadipengaruhi oleh kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan danaktualisasi diriKata Kunci : Prestasi Kerja Pegawai, Kebutuhan Fisiologis, Keamanan, Sosial,Penghargaan, Aktualisasi Diri
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE OBYEK LANGSUNG DALAM PEMBELAJARAN MELUKIS DI KELAS IX SMP NEGERI 4 KUNINGAN Subagja, Subagja
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.666 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan tes tentang kemampuan berkarya seni lukis pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kuningan diperoleh kesimpulan bahwa proses pembelajaran belum menunjukkan hasil yang optimal. Oleh karena itu perlu dicarikan solusinya. Salah satu solusinya adalah dengan pembelajaran melukis dengan metode objek langsung. Metode ini digunakan untuk merangsang daya imajinasi siswa dalam berkarya seni lukis murni. Berdasarkan fenomena di atas, PTK ini mengkaji masalah apakah melalui metode objek langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kuningan dalam pembelajaran melukis? Berkaitan dengan masalah tersebut, PTK ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran melukis dengan menggunakan metode objek langsung di kelas IX SMP Negeri 4 Kuningan . Berdasarkan hasil analisis PTK ini, diperoleh hasil yaitu adanya peningkatan yang cukup signifikan dari nilai karya seni lukis siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kuningan setelah menggunakan metode objek langsung. Setelah menggunakan metode objek langsung ada peningkatan 5,72% pada siklus 1 dan 6% pada siklus 2. Kata Kunci : Hasil Belajar, Melukis
Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu Hamil Dengan Peningkatan Berat Badan Selama Kehamilan Khasanah, Yosi Yusrotul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.32 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i6.1339

Abstract

Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil.Gizi ibu hamil merupakan nutrisi yang diperlukan dalam jumlah yang banyak untuk pemenuhan gizi ibu sendiri dan perkembangan janin yang dikandungnya.Kebutuhan makanan dilihat bukan hanya dalam porsi yang dimakan tetapi harus ditentukan pada mutu zat-zat gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi. Status gizi ibu hamil merupakan salah satu indikator dalam mengukur status gizi masyarakat. Jika asupan gizi untuk ibu hamil dari makanan tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh maka akan terjadi defisiensi zat gizi.(ZAKI, 2019). Penentuan status gizi wanita hamil dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menghitung IMT atau mengukur LILA (Lingkar Lengan Atas). Seorang ibu hamil dikatakan status gizinya normal apabila mempunyai IMT 18,5 s/d 24,9 kg/m2 selama kehamilan atau ditandai dengan hasil pengukuran LILA lebih dari atau sama dengan 23,5 cm yang merupakan indikator seorang ibu tidak mengalami Kekurangan Energi Kalori (KEK). Status gizi ibu hamil yang normal diharapkan akan melahirkan bayi yang sehat dan ibu bisa menjalani kehamilan dan persalinan yang aman (Arisman & Kes, 2009). Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Mayung Kecamatan Gunung Jati dari, 80 orang ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC dari tangal 7 maret sampai 9 april 2019 ditemukan sebanyak 15 orang ibu hamil yang termasuk dalam kategori gizi kurang dengan indikator, LILA<23,5 cm. Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil. Gizi ibu hamil merupakan nutrisi yang diperlukan dalam jumlah yang banyak untuk pemenuhan gizi ibu sendiri dan perkembangan janin yang dikandungnya. Kebutuhan makanan dilihat bukan hanya dalam porsi yang dimakan tetapi harus ditentukan pada mutu zat-zat gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi. Status gizi ibu hamil merupakan salah satu indikator dalam mengukur status gizi masyarakat. Jika asupan gizi untuk ibu hamil dari makanan tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh maka akan terjadi defisiensi zat gizi (Arisman & Kes, 2009). Peningkatan berat badan ibu hamil yang kurang maupun berlebih dapat memberikan dampak bagi ibu maupun janin.Beberapa dampak apabila terjadi kenaikan berat badan berlebih pada ibu hamil adalah bayi yang dilahirkan besar sehingga beresiko untuk mengalami kesulitan selama persalinan, selain itu berat badan berlebih pada kehamilan trimester III merupakan tanda bahaya resiko terjadinya preeklampsia. Sedangkan dampak yang terjadi pada ibu hamil yang kenaikan berat badannya kurang dari yang direkomendasikan selama kehamilan adalah resiko tidak berkembangnya janin, selain itu kurang gizi dan anemia dapat menjadi penyulit saat melahirkan (Hani & KusbandiyahJiarti, 2011). Kata kunci : Pengetahuan Gizi Ibu hamil, peningkatan Berat Badan selama kehamilan.
Keterlibatan Petugas Dalam Peredaran Narkoba Dan Program Pembinaan Narapidana Pengguna Narkoba Di Lapas Yunus, Afifudin Muhammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.627 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i11.944

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui keterlibatan petugas pemasyarakatan dalam peredaran narkoba di dalam Lapas serta program pembinaan yang diterapkan kepada narapidana pengguna narkoba. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah study pustaka. Study pustaka dilakukan dengan cara mengutip dari buku, jurnal, majalah, literatur hukum, serta karangan ilmiah dan catatan kuliah yang sejenis dan ada kaitannya dengan penulisan ini. Hasil dari penulisan ini adalah bagaimana meminimalisir dan mencegah peredaran narkoba didalam yang khsusnya ada campur tangan dari petugas pemasyarakatan. Program bagi pengguna narkoba yang diajalani narapidana di lembaga pemasyarakatan antara lain : Rehabilitasi medis, rehabilitasi non medis, dan rehabilitasi afer care. Pemakai, pengedar, dan bandar semuanya ditempatkan di Lapas. Dalam hal ini pemakai adalah korban dan seharusnya direhabilitasi di panti rehabilitasi dan bukan dipidana di Lapas. Hal ini dapat menimbulkan efek yang negatif, yang sebelumnya narapidana sebagai pemakai tetapi bergaul dengan pengedar sehingga kemungkinan akan mendapat intervensi dari narapidana lain.
Kepemimpinan Profetik Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Yogyakarta Susanto, Heri; Suyono, Hadi; Bashori, Khoiruddin; Situmorang, Nina Zulida
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.443 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.2176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kepemimpinan profetik dalam menangani krisis Covid-19 yang berdampak pada semua bidang kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah dengan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (in-depth interview) dengan bantuan alat perekam suara Adapun bentuk pedoman wawancara yang akan dilakukan peneliti adalah semi terstruktur. Jumlah subyek yang ikut berpartisipasi dalam penelitian ini adalah tiga subjek dengan satu significant others. Hasil penelitian ini diperoleh melalui interprestasi analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik efektif dalam menangani krisis pandemi dengan aspek Fathonah sebagai puncak dari ketiga aspek lain yaitu sidiq, amana dan tabliq. Dari penelitian ini kepemimpinan profetik Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Yogyakarta efektif dalam menekan angka sebaran Covid-19 sampai dengan bulan Agustus. Pada bulan September, beberapa keputusan pemerintah pusat membuat Satgas Penanganan Covid-19 tidak bisa menerapkan kepemimpinan profetik.
Analisis Hasil Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Pelatihan pada Kelompok Binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat Ahmad Fachri; Rahmat Syahni; Henmaidi Henmaidi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.832 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i4.2523

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan SDM melalui pelatihan pada kelompok binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2020 sampai Agustus 2020 pada 4 kelompok yang dibina oleh Human Initiative. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis hasil pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan pada kelompok binaan Human Initiative; (2) Menganlisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pelatihan pada kelompok binaan Human Initiative. Penelitian ini menggunakan metode multi studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuisioner kepada 37 anggota kelompok binaan Human Initiative yang tersebar di 4 kelompok berbasis agribisnis dan industri kreatif. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif berupa pemberian skor dengan skala likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan masuk dalam kategori sedang. Artinya pelatihan yang diberikan belum berhasil sepenuhnya mencapai keberhasilan dalam pelatihan karena dampak yang diberikan kepada kelompok binaan belum sesuai seperti yang diharapkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pelatihan pada kelompok binaan Human Initiative adalah kesesuian kurikulum pelatihan dan program CSR. Untuk menunjang hasil pelatihan pada kelompok binaan Human Initiative kedepannya diperlukan perancangan kurikulum lebih mantap secara tertulis yang sesuai dengan kondisi peserta, dan manajemen program CSR yang lebih baik.
Determinan Profitabilitas Perbankan Bank Buku IV Era Implementasi Penuh Regulasi Basel III Perbankan Indonesia Gunawan, Arif
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.925 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i6.2325

Abstract

Sektor perbankan merupakan salah satu usaha industri keuangan yang diawasi dengan ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) yang merupakan Bank Sentral di Indonesia dalam menjaga kestabilan moneter. Perbankan memiliki posisi yang strategis dalam perekonomian sebuah negara, memiliki peran sebagai lembaga yang menghimpun dana masyarakat, menyalurkan dan tempat lalu lintas transaksi perdagangan dan pembayaran. Sebagai lembaga intermediasi keuangan bank selain menjadi lembaga profit oriented, disiplin tingkat kesehatan bank juga memiliki kewajiban menjalankan fungsi global standard compliance regulatory sebagai acuan operasional bank regional suatu negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji determinan NSFR, LCR CAR, NPL, BOPO, LDR, Firm Size terhadap Profitabilitas selama implementasi penuh Basel III. Populasi penelitian ini adalah 6 bank buku IV di Indonesia dimana seluruh populasi merupakan data sampling sehingga berdasar kondisi tersebut terpenuhi jenis metode sensus sampling dengan rentan waktu penelitian selama 2 tahun dari tahun 2018 – tahun 2019. Pengujian analisa hipotesis dengan menggunakan regresi liner berganda SPSS-25. Hasil uji T dalam penelitian menunjukan bahwa Firm Size dan CAR berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas dan BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas sedangkan NSFR, LCR, NPL dan LDR tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perbankan buku IV Indonesia.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI TERHADAP STATUS GIZI WANITA SUBUR DI KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN Saepudin, Aep
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.282 KB)

Abstract

asumsi bahwa tidak seimbangnya antara konsumsi dan kebutuhan gizi pada dasarnya berawal dari masalah kekeliruan remaja dalam memahami masalah gizi sehingga berdampak pada masalah gizi. Studi tersebut peneliti lakukan di SMA Negeri I Cigugur Kuningan. Penelitian ini akan mengajukan beberapa pertanyaan yang terkait dengan fokus penelitian, yakni mengenai keterkaitan asupan energi dengan tingkat gizi pada wanita usia subur. Dengan demikian penelitian ini akan dilakukan pada siswa kelas XII IPA di SMA Negeri I Cigugur Kuningan. Adapun metode dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan Cross Sectional. Maka, populasi yang akan diambil adalah pada siswa kelas XII AP 1, AP 2 dan AP 3 usia 18 tahun di SMK Model Patriot IV Ciawigebang Kecamatan Cipicung Kabupaten Kuningan, yaitu sebanyak 84 Wanita usia subur. Penelitian ini akan menggunakan teknis analisis univariat untuk memberikan gambaran mengenai asupan energi dan status gizi, sedangkan analisis bivariat akan digunakan untuk mengetahui hubungan antara keduanya. Berdasarkan table pembahasan penelitian, bahwa sebanyak 55 siswa atau 65,5% siswa memiliki asupan energi yang kurang. Kemudian pada table selanjutnya diketahui bahwa sebanyak 50 siswa atau 59,5% siswa memiliki status gizi KEK, sedangkan sebanyak 34 orang atau 40,5% siswa memiliki status gizi tidak KEK. Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa dari 84 Ssiswa responden, 32 siswa (38%) yang memiliki asupan energi kurang mempunyai status gizi KEK, sedangkan sebanyak 14 siswa (16,7%) yang memiliki asupan energi kurang mempunyai status gizi KEK. Sebanyak 4 siswa (4,8%) yang memiliki asupan energi baik mempunyai status gizi KEK. Analisis statistic dengan uji chi square menunjukan P value = 0,007 sehingga dapat dibuktikan bahwa ada asupan energi dengan status gizi wanita usia subur kelas XII. IPA di SMA Negeri I Cigugur Kabupaten Kuningan. Kesimpulan dalam penelitian adalah ada asupan energi dengan status gizi wanita usia subur kelas XII. IPA di SMA Negeri I Cigugur Kabupaten Kuningan, ditunjukkan dari hasil uji chi square menunjukan P value = 0,007 sehingga Hi diterima. Kata Kunci : Asupan Energy, Status Gizi
DITERMINAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKAHAJI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2015 Suyanti, Suyanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.736 KB)

Abstract

Program keluarga berencana merupakan usaha langsung yang bertujuan mengurangi tingkat kelahiran melalui penggunaan alat kontrasepsi yang lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan diterminan yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka tahun 2015. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitiannya sebanyak 108 akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukahaji tahun 2015 menggunakan metode kontrasepsi bukan implan sebanyak 90 akseptor (83,3%). Variabel yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi implant yaitu sikap (r = 0,003), biaya pelayanan (r = 0,000), informasi (r = 0,001), dukungan suami (r = 0,002), sementara yang tidak berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi implant yaitu pengetahuan (r = 1,000), jarak ke fasilitas pelayanan (r = 0,497). Variabel yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi implant adalah variabel dukungan suami dengan OR = 14,2 artinya ibu-ibu yang mendapat dukungan dari suami berpeluang 14,2 kali lebih besar menggunakan metode kontrasepsi implant dibandingkan dengan ibu-ibu yang tidak mendapatkan dukungan dari suami setelah dikontrol oleh variabel biaya pelayanan dan informasi. Petugas kesehatan perlu memberikan konseling tentang KB pada ibu yang berkunjung ke tempat pelayanan untuk mendapatkan informasi tentang KB dan mendorong keinginan pada penggunaan KB implan sebagai alternatif bagi akseptor yang menghendaki KB dengan metode jangka panjang. Kata Kunci :, Alat Kontrasepsi, Diterminan, Implant

Page 64 of 622 | Total Record : 6215


Filter by Year

2016 2026