cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
PENGARUH AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Rita Sari; Janu Purwono
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i1.397

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sangat berbahaya. Jika tidak diatasi maka dapat menyebabkan komplikasi. Pengendalian tekanan darah ini dapat dilakukan dengan pengobatan farmakologi dan non farmakologi (terapi komplementer). Salah satu bentuk pengobatan non farmakologi hipertensi yaitu menggunakan air kelapa muda. Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumberejo. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasy eksperimen dengan rancangan pre and post test without control. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 24 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, tensimeter dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan ada Pengaruh air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumberejo. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t diperoleh p-value = 0,003 < (0.05). Kesimpulan penelitian adalah ada Pengaruh air kelapa muda Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada pasien Hipertensi. Disarankan kepada penderita hipertensi untuk mencoba alternatif pengobatan lain dalam mengurangi tekanan darah, selain melakukan pencegahan
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN INTENSITAS KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) IBU HAMIL Vitri Dyah Herawati; Sutrisno Sutrisno; Novita SW
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i1.408

Abstract

Kunjungan perawatan antenatal  minimal dilakukan  empat kali, satu kali pada trimester I (usia kehamilan 0-13 minggu), satu kali pada trimester II (14-27 minggu) dan dua kali pada trimester III (28-40 minggu). Banyak  penyebab ibu tidak melakukan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) diantaranya adalah ibu sakit, tidak ada transportasi dan orang yang mampu menjaga anak yang lainya dirumah, kurangnya dukungan suami dan takut atau tidak mau ke pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan intensitas kunjungan antenatal care (ANC) di Puskesmas Penumping Surakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang terdiri dari 30 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Penumping, teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah chi-scuare dan taraf ketelitian sebesar a = 0,05 untuk mengetahui hubungan Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pengetahuan ibu hamil dan dukungan suami tentang kunjungan antenatal care berpengaruh terhadap intensitas kunjungan antenatal care (p-value < 0,05). Kesimpulan. ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan intensitas kunjungan antenatal care (ANC) ibu hamil di Puskesmas Penumping Surakarta.
METODE PENURUNAN NYERI AKIBAT TINDAKAN INVASIVE PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH (3-6 TAHUN) DENGAN VIDEO ANIMASI, STORY TELLING DAN NAFAS DALAM Immawati Immawati; Indhit Tri Utami; Sri Nurhayati; Tri Kesuma Dewi; Berlinda Puspa Sari
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i1.404

Abstract

Hospitalisasi sering kali menjadi krisis pertama yang harus dihadapi anak. Dari 170 anak yang mengalami hospitalisasi di Ruang Anak RSUD Jend. A. Yani Metro mereka dilakukan pemasangan infus. Stressor utama pada anak saat harus menjalani perawatan selama hospitalisasi adalah takut akan hal yang mencederai tubuh mereka sehingga menimbulkan nyeri. Tujuan penelitian ini menganalisis perbandingan efektifitas menonton video animasi dan story telling terhadap pengurangan nyeri tindakan invasif pada Anak Usia Pra Sekolah.  Desain penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi-experimen), dengan menggunakan rancangan posttest design Pengumpulan data dilakukan selama 4 bulan dengan jumlah total sampel adalah 48 yang terbagi menjadi 3 kelompok yaitu nafas dalam, menonton video animasi dan story telling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi skala pengukuran nyeri FLACC dan hasil nyeri akan dinalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji ANOVA. Tingkat nyeri saat diberikan aktivitas menonton video animasi dan story telling menunjukkan skala nyeri anak saat pemasangan infus berada pada rileks dan nyeri ringan. Mean rata-rata tingkat nyeri responden pada kelompok video animasi adalah 1,936 sedangkan pada kelompok story telling 5,813 dan pada kelompok nafas dalam 1,500. Hasil uji analisis variasi didapatkan p value 0,000. Hal ini berarti ada perbedaan ketiga teknik manajemen nyeri: nafas dalam, menonton video animasi dan story telling terhadap pengurangan nyeri tindakan invasive pada anak usia pra sekolah. Tenaga kesehatan hendaknya dapat memilih teknik manajemen nyeri  sebagai alternatif tindakan pengalihan pada anak yang akan dilakukan pemasangan infus, baik nafas dalam, story telling maupun video animasi yang lebih memberi kenyamanan dan disukai anak.
HUBUNGAN STIMULASI MOTORIK DENGAN EMOSI ANAK USIA PRA SEKOLAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yusnita Yusnita; Andri Yulianto
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i1.405

Abstract

Anak usia pra sekolah harus tetap mendapatkan stimulasi motoric. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara stimulasi motorik dengan emosi pada anak di masa pandemi covid-19. Pada saat aktivitas di sekolah dihentikan selama masa pandemic covid-19, anak-anak pra sekolah harus tetap mendapatkan stimulasi motorik. Stimulasi motoric saat anak di rumah dilakukan oleh orang tua sehingga orang tua harus memahami pentingnya stimulasi pada anak pra sekolah karena  stimulasi motorik yang kurang baik dapat memicu emosi anak tidak stabil, anak akan merasa kurang percaya diri dan bisa marah dengan dirinya sendiri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, responden penelitian ini adalah orangtua walimurid  di TK IT Al Lathif, penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai April tahun 2022. Pengambilan data dilakukan pada 70 responden dengan menggunakan total sampling. Tehnik  pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan media google form. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 70 responden yang memiliki stimulasi motorik baik sebanyak 22 responden dengan rincian 19 orang (27,1%) memiliki emosi positif dan 3 orang (4,3%) memiliki emosi negatif, sedangkan yang memilki stimulasi kurang sebanyak 48 orang dengan rincian  2 orang (2,9%) memiliki emosi positif dan 46 orang (65,7%) memiliki emosi negative. Setelah dilakukan uji statistik Chi-Square didapatkan hasil p value < 0,05 yaitu p = 0,043 berarti terdapat Hubungan stimulasi motorik terhadap emosi  anak pada masa pandemi covid-19 di TK IT Al Lathif. Peneliti selanjutnya bisa meneliti tentang penanganan dini terkait kurangnya stimulasi motorik  lainnya untuk mengatasi keterlambatan motorik anak
Pengaruh Home Care Terhadap Dukungan Suami Selama Periode Pascasalin: Scoping Review Erma Mariam; Endang Koni
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i2.402

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah masa yang dimulai setelah kelahiran plasenta hingga pulihnya kembali alat-alat reproduksi. Masa ini berlangsung kurang lebih selama 6 minggu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbedaan home care terhadap dukungan suami  selama masa pasca salin. Desain yang digunakan yaitu Scoping review menggunakan ceklist PRISMA-ScR  metode  menggunakan kerangka Arksey dan O’Malley. Alat pencarian di database , Pubmed danEbco s dilakukan untuk mencari artikel mulai dari Desember 2012-Desember 2021. Alat penilaian. Kuesioner buatan peneliti digunakan untuk mengumpulkan data. Validitas dan keandalan kuesioner sudah dievaluasi Hasil yang didapatkan yaitu setelah menerima perawatan di rumah, dukungan suami pada kelompok intervensi (96,74±9,11) berbeda nyata (P=0,001) dari kelompok kontrol (81,17±14,43). Setelah menerima perawatan di rumah, dukungan suami pada kelompok intervensi berbeda nyata dari kelompok control. Program perawatan di rumah diharapkan dapat meningkatkan dukungan suami yang mengarah kemasa nifas yang aman. Menyediakan layanan rumah membutuhkan perencanaan yang matang dan tepat manajemen oleh bidan.
Hubungan Faktor Psikologis (Stres dan Depresi) Dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Ludiana Ludiana; Uswatun Hasanah; Senja Atika Sari; Nury Luthfiyatil Fitri; Sri Nurhayati
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i2.413

Abstract

Beberapa faktor resiko yang diduga berperan terhadap timbulnya penyakit diabetes mellitus diantaranya riwayat keluarga, lingkungan, usia, etnis, hipertensi, gaya hidup tidak sehat, dan faktor psikologis stress dan depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui hubungan faktor psikologis stres dan depresi dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian studi korelasi dengan populasi penderita diabetes mellitus tipe 2 yang berkunjung ke UPTD Puskesmas Ganjar Agung Metro Barat dari bulan Februari sampai Maret 2022, dengan jumlah sampel 45 orang. Sampel diambil secara eksidental sampling yaitu semua penderita diabetes mellitus tipe 2 yang datang pada saat dilakukan penelitian akan dijadikan sampel. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale (DASS). Analisis menggunakan uji person product moment. Rata-rata skor gejala stres penderita diabetes mellitus  yaitu sebesar 14,56±4,808 (CI95% 13,11-16,00). Pada pengukuran gejala depresi didapatkan rata-rata skor drepesi sebesar 10,78±3,081 (CI95% 9,85-11,70), dan pada pengukuran gula darah sewaktu didapatkan rata-rata skor gula darah sebesar 251,93±37,373 mg/dl (CI95% 240,71-263,16). Hasil menunjukkan bahwa tingkat stres dan depresi memiliki hubungan signifikan dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus. Hubungan stres dengan gula darah termasuk dalam kategori kuat dan pada depresi termasuk dalam kategori cukup. Arah korelasi menunjukkan arah positif artinya semakin tinggi tingkat stres dan depresi maka kadar gula darah penderita diabetes mellitus akan semakin meningkat. Bagi penderita diabetes mellitus disarankan untuk dapat melakukan aktivitas fisik dan melakukan kegiatan yang positif untuk menghindari stres dan depresi.
Pengetahuan Remaja Tentang Social Distancing Sebagai Upaya Memutuskan Mata Rantai Penularan Covid 19 Asri Tri Pakarti; Tri Kesuma Dewi; Anik Inayati; Sapti Ayubbana; Indhit Tri Utami
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i2.419

Abstract

Corona virus atau sering disebut dengan istilah COVID-19 adalah salah satu wabah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona jenis baru. Upaya untuk memutus mata rantai penularan covid-19 salah satunya adalah dengan melakukan social distancing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja terhadap promosi kesehatan melalui media youtube tentang social distancing sebagai upaya memutuskan mata rantai penularan covid 19 di seluruh wilayah UPTD Puskesmas Kota Metro. Jenis penelitian deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja di seluruh wilayah kerja UPTD Puskesmas Metro Kota sebanyak 29.775 jiwa, sampel 50 orang Analisis menggunakan analisis univariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan (84%) Usia 15 dan 17 tahun (26%), pendidikan sekolah menengah pertama (76%). Tingkat pengetahuan responden dengan kategori baik sebanyak 47 orang (94%) dan cukup sebanyak 3 orang (6%). Pengetahuan remaja tentang social distancing termasuk dalam kategori baik. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi informasi dalam program pencegahan penyebaran covid-19
Hubungan Discharge Planning Dengan Kepatuhan Pasien Untuk Kontrol Kembali Pasca Rawat Inap Di RS Yukum Medical Center Kabupaten Lampung Tengah Nur Hasanah; Manzahri Manzahri; Hasan Alfikri
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i2.415

Abstract

Menurut Kementerian Kesehatan RI (2020),  dari 119.665 pasien di Indonesia yang berhasil dipulangkan dengan kondisi sehat, hanya 35% saja pasien yang patuh pemeriksaan kesehatan ulang (control). Dampaknya masih terdapat  65% pasien yang melakukan rehospitalisasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan untuk kontrol  yaitu pemberian dischare planning. Di Rumah Sakit Yukum Medical Centre terdapat ±60% saja pasien yang melakukan kunjungan ulang atau patuh untuk melakukan kontrol. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan discharge planning dengan kepatuhan pasien untuk kontrol Di RS Yukum Medical Center Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, rancangan dalam penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap di RS Yukum Medical Center Lampung Tengah yang berjumlah 80 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,002 atau p-value < nilai α (0,05) yang artinya terdapat hubungan secara statistik discharge planning dengan kepatuhan pasien untuk kontrol Di RS Yukum Medical Center Kabupaten Lampung Tengah. Diharapkan pihak RS membuat SOP control kembali saat discharge planning, memberikan pelatihan kepada seluruh tenaga keperawatan tentang system pemberian discharge planning dan memberikan sosialisasi kepada pasien bahwa kunjungan kontrol wajib dilakukan.
Frekuensi Menyusui Dengan Kelancaran Produksi Air Susu Ibu Andri Yulianto; Nia Sagita Safitri; Yeti Septiasari; Senja Atika Sari
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i2.416

Abstract

Sebagian besar ibu menyusui mengeluh tidak lancarnya ASI di karenakan jumlah ASI yang sangat sedikit dan tidak memadai sehingga ibu memilih untuk memberikan susu formula, Produksi ASI yang tidak lancar menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan dalam pemberian ASI. Penelitiana ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  antara frekuensi  menyusui dengan kelancaran produksi ASI di wilayah kerja UPT Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan rancangan crosssectional.  Populasi tempat penelitian ini 620 ibu menyusui dan besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 ibu menyusui yang memiliki anak 0-1 tahun. Pengambilan sampel  menggunakan  tehnik cluster sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berupa 7 pertanyaan Frekunsi menyusui nilai 0,772-0,797 (> 0,468)  dan 10 Pertanyaan kelancaran asi 0.595-0,968 (< 0,468), teknik yang digunakan dengan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu uji chisquare. Hasil analisis bivariat hubungan frekuensi menyusui dengan kelancaran produksi ASI di dapatkan hasil P-value ≤ 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan  antara frekuensi menyusui dengan kelancaran produksi ASI Analisis data yang digunakan yaitu uji chisquare. Hasil P- Value = .000 (<0,05) yang artinya ada hubungan antara frekuensi menyusui dengan kelancaran produksi ASI. Hasilnya terdapat hubungan antara frekuensi menyusui dengan kelancaran produksi ASI.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan dengan Flipchart Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien Dalam Melaksanakan Program Diet pada Pasien Diabetes Melitus Siti Rochani; Garbito Pamboaji
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v7i2.411

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah kumpulan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) dikarenakan resistensi sekresi insulin. Pendidikan kesehatan adalah upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menolong diri sendiri dan mengembangkan kegiatan yang berwawasan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah ada perbedaan tingkat pengetahuan dan kepatuhan diet penderita diabetes melitus sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan desain kuasi eksperimen dimana menggunakan pendekatan pre test dan post test pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok 15 responden intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Pengolahan data dilakukan dengan uji statistik paired sample t-test dengan taraf kepercayaan 95% untuk melihat apakah ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan pre- test dan post-test. Hasil penelitian karakteristik responden 73,33% berusia <60 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Hasil uji Pairet-t test menunjukan ada perbedaan signifikan pengetahuan pada kelompok intervensi dengan p-value 0,001 (p=<0,05), dan ada perbedaan signifikan kepatuhan pada kelompok intervensi dengan p-value 0,000 (p =<0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan dan kepatuhan post-test kelompok intervensi dan kontrol dengan p-value 0,000 ( p=<0,05) dan p-value 0,021 ( p= 0,05). Kesimpulan pendidikan kesehatan dengan menggunakan flipchart efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus

Page 10 of 15 | Total Record : 142