cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
ISSN : 14128152     EISSN : 25801007     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the scope of Educational Administration including Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Facilities and Infrastructure, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organization.
Arjuna Subject : -
Articles 457 Documents
KOMPENSASI DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SEKOLAH DASAR Rani Oktapiani
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 15, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v25i1.11580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi deskriptif kepuasan kerja guru, kompensasi dan iklim organisasi, serta seberapa besar pengaruh kompensasi dan iklim organisasi terhadap kepuasan kerja guru Sekolah Dasar di Kota Cimahi. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang didukung dengan studi dokumentasi serta angket sebagai alat pengumpulan data. Lokasi penelitian ini di Sekolah Dasar Kota Cimahi dengan sampel guru dijadikan sebagai responden penelitian. Penelitian ini dilakukan terhadap 146 guru di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Kota Cimahi. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa kompensasi dan iklim organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu terutama dalam aspek penetapan gaji dan honor yang diterima belum memenuhi kebutuhan hidup dengan layak, pimpinan sekolah perlu meninjau kembali kebijakan honor bagi para guru serta guru diharapkan mampu akrab dalam berdiskusi, selalu bekerja sama dengan semangat, dan selalu berteman baik dengan siapa pun agar proses akademik di sekolah berjalan dengan baik.
LAYANAN INFORMASI DAN KEMBANG ANAK KARTU PELATIHAN PEMANFAATAN (KKA) SEBAGAI DETEKSI DINI GANGGUAN PERKEMBANGAN PADA ANAK Riksma Nurahmi R.A
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): OCTOBER 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v14i2.6418

Abstract

Tumbuh kembang anak mencakup dua peristiwa yang sifatnya berbeda tetapi saling berkaitan dan sulit dipisahkan. Pertumbuhan beriritan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran, atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu. Perkembangan lebih menitik beratkan aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ ataupun individu, termasuk perubahan aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan (Markum,1996).Kartu Kembang Anak (KKA) atau lembar pemantauan perkmbangan bayi balita merupakan alat sederhana untuk deteksi dini penyimpangan atau gangguan perkembangan anak yang meliputi aspek-aspek perkembangan motorik kasar, motorik halus, komunikasi pasif, komunikasi aktif, kecerdasan dan kemampuan sosialisasi secara bertahap mulai dari 0 bulan sampai 72 bulan
KINERJA KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA GURU PADA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) SE-KOTA CILEGON Sururi Sururi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v3i2.6118

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui dan mengungkapkan kinerja kepala madrasah dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di MTs se-kota Cilegon. Kinerja kepala madrasah yang diteliti dibatasi pada peran yang harus dilakukan kepala madrasah yaitu sebagai pemimpin, sebagai administrator dan sebagai mediator. Penelitian ini penting dilakukan karena upaya dalam meningkatkan produktivitas kerja guru dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah kinerja kepala madrasah sebagai orang yang bertanggung jawab atas kegiatan belajar mengajar di madrasah. Adapaun tujuan yang ingin dicapai adalah (1) bagaimana gambaran kinerja kepala madrasah sebagai pemimpin, sebagai administrator dan sebagai mediator di MTs se-kota Cilegon, (2) bagaimana gambaran produktivitas kerja guru MTs se-kota Cilegon, (3) bagaimana pengaruh kinerja kepala madrasah sebagai pemimpin, administrator dan mediator terhadap produktivitas kerja guru di MTs se-kota Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah anal itik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup (dengan menggunakan skala Likert) yang disebarkan kepada guru MTs se-kota Cilegon sebagai sampel yang diambil dengan teknik area proportional random.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS ISLAM Mamat Rahmadi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v21i1.6669

Abstract

Pendidikan karakter selama ini lebih menekankan pada aspek pengetahuan dari pada aspek  sikap dan aplikasinya. Fenomena pelajar tawuran dan pergaulan bebas menjadi bukti. Sekolah Islam berasrama dengan kurikulum khasnya dianggap berhasil mengelola pendidikan karakter akhlak mulia. Namun  belum semua sekolah mampu mengelolanya secara efektif.  Penelitian ini bertujuan  mengetahui dan menggali data mengenai bagaimana pengelolaan pendidikan karakter akhlak mulia dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif,  merupakan studi kasus pada tiga sekolah berasrama.  Temuan penelitian menunjukkan bahwa sekolah melakukan perencanaan program  diawali dengan penetapan visi dan misi, menyusun kurikulum terpadu   mengintegrasikan antara kurikulum nasional dan kurikulum khas dengan penekanan pada pendidikan akhlak  mulia.  Monitoring dan evaluasi dilakukan terus menerus terhadap seluruh aspek kegiatan siswa. Keberhasilan ditandai adanya perubahan  perilaku siswa seperti disiplin, rajin ibadah, taat,  jujur, berprestasi dan tidak tawuran. Masyarakat makin percaya dan lembaga makin berkembang. Salah satu rekomendasi penelitian agar semua pemangku kepentingan komitmen terhadap rencana, menjadi contoh dan melakukan pembinaan terus menerus serta menjalin kemitraan.Character education tends to emphasize on knowledge but weak on attitude and its application. The phenomenon of students do free sex, drugs and fights happen. Islamic boarding schools with   integrating curriculum of national and local /manhaj tarbiyah  emphasizes on Islamic religion subjects and  akhlakul karimah values to students. However, many schools have not succeded in managing character education yet.   This study is aimed to know and find out data about  management of  akhlakul karimah character education  as a case  study  of qualitative research. The study finds that the planning  program is formulated  in school vision and  mission,  develop integrated curriculum, and actualizes in active learning process,  develop students’ extra activity, religious habit and leadership. Monitoring and evaluation conducted on whole activities continuously.   The success of managerial implementation has been indicated by students’ attitude changes such as disciplinary, obedience, learning achievement, and less violence. For making effective character education program should involve of parents community, togetherness and commitment
PENGARUH SPIRITUAL LEADERSHIP KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU DI MADRASAH TSANAWIYYAH Nur Hasanah Ismatullah
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 11, No 2 (2014): OCTOBER 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v21i2.6686

Abstract

Disiplin kerja merupakan suatu sikap dan perilaku mentaati segala peraturan yang didasarkan atas kesadaran diri untuk menyesuaikan dengan  peraturan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh spiritual leadership kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru di Madrasah Tsanawiyyah (MTs) se-Kota Sukabumi. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan asosiatif. Data dikumpulkan dengan menyebarkan angket. Data dianalisis dengan statistik deskriptif.Hasil penelitian menunjukan gambaran umum disiplin kerja guru di MTs se-Kota Sukabumi berada pada kategori tinggi. Spiritual leadership kepala sekolah berada pada kategori tinggi, dan motivasi kerja berada pada kategori tinggi. Adapun koefisien determinasi variabel spiritual leadership kepala sekolah berpengaruh terhadap disiplin kerja guru berada pada kategori sedang. Pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru berada pada kategori sedang. Besarnya pengaruh spiritual leadership kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap disiplin kerja guru berada pada kategori sedang.Work discipline is an attitude and behavior to obey all regulations based on self-awareness to adapt with the rules of the organization. This research aims to describe and analyze the influence of the principal spiritual leadership and motivation towards teachers work discipline of Madrasah Tsanawiyyah (MTs) in Sukabumi. This study was conducted by using descriptive and associative method. Data collected by distributing the questionnaires and it analyzed by the descriptive statistics. The results show general overview of the teachers work discipline of Madrasah Tsanawiyyah (Mts) in  Sukabumi  is in high category. Principal spiritual leadership in high category.And motivation in high category.The coefficient of  determination principal spiritual leadership has a significant influence with average category to teachers work decipline. The motivation has a significant influence with average category to teachers work discipline. The magnitude of the spiritual influence principal leadership and motivation towards teachers work discipline is in the middle category.
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP KEBERHASILAN BELAJAR SISWA Yayah Pujasari; Nurdin Nurdin
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2008): OCTOBER 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v8i2.6297

Abstract

Dengan telah digulirkannya Undang-undang mengena sertfikasi guru dan dosen, maka sistem pendidikan sudah merubah nasib guru dan dosen secara ñnansial maupun moral. Namun pada kenyataannya tidak semua guru dan dosen dapat merasakan pembahan nasib tersebut, hal ini di sebabkan sistem manajerial pendidkan di indonesa belum berjalan dengan baik. Dalam mencapai sertifíkasi yang sesuai dengan tuntutan pemerintah, diperlukan berbagai persyaratan yang memadai diantaranya guru harus memiliki kompetensi-kompetensi yang telah ditentukan oleh Undang-undang. Kompetensi yang paling mudah diteliti dan diukur salah satunya yaitu kompetensi profesional guru. Dengan kompetensi profesonal yang memadai diharapkan guru dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan belajar siswa. Namun kompetensi profesonal peru diwujudkan pula dalam bentuk standar kompetensi yang memadai dan hal tersebut memerlukan alat ukur dan alat kontrol yang tepat agar semua guru dapat dan mampu mencapai kompetensi profesional yang dharapkan sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh stakeholder dunia pendidikan.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN KEMAMPUAN MANAJERIALTERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KEPALA SEKOLAH (Studi pada Sekolah Dasar Negeri se Kabupaten Cirebon) Nashirudin Nashirudin
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2010): APRIL 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v12i1.6358

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah 'Seberapa besar pengaruh komunikasi dan kemampuan manajerial terhadap efektivitas kerja kepala sekolah?* Tujuannya untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan kemampuan manajerial terhadap efektivitas kerja kepala sekolah. Hipotesis penelitian yang diajukan (1) komunikasi berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas kerja kepala sekolah (2) kemampuan manajerial berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas kerja kepala sekolah dan (3) komunikasi dan kemampuan manajerial secara simultan berpengaruh yang signifikan terhadap efektivitas kerja kepala sekolah. Hasil penelitian pengaruh komunikasi dan kemampuan manajerial secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja kepala sekolah adalah 0,694 (pengaruhnya tergolong kuat), sedangkan kontribusinya sebesar 48,2% sedangkan sisanya 51,8% ditentukan oleh variabel lain seperti seperti: sarana dan prasarana; pembiayaan; disiplin guru; partisipasi orangtua; kompen¬sasi; ekonomi; administrasi; guru, murid, staf serta orangtua dan lain-lain. Rekomendasi: (1) Tingkatkan pendidikan guru ke jenjnagn S-1, (2) guru terlibat dalam usaha koperasi sekolah, dan (3) kepala sekolah agar memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para guru untuk lebih aktif mengikuti kursus- kursus, dan seminar
KINERJA MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH, IKLIM SEKOLAH DAN MUTU SEKOLAH DASAR Resti Sarifah Ningsih; Endang Herawan; Cicih Sutarsih
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 2 (2016): OCTOBER 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v23i2.5642

Abstract

Abstrak Sekolah yang baik tentu bermutu di bidang pendidikan meliputi input, proses, output dan outcome. Karena itu, penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi mutu sekolah. Kinerja manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah diduga lebih banyak berpengaruh terhadap keberhasilan pencapaian mutu sekolah. Rumusan masalah penelitian ini yaitu seberapa besar pengaruh kinerja manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap mutu Sekolah Dasar Negeri terakreditasi A di Sub Rayon 11 Kota Bandung. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh kinerja manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap mutu sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 210 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja manajerial kepala sekolah, iklim sekolah, dan mutu sekolah berada pada kategori sangat tinggi. Kinerja manajerial kepala sekolah berpengaruh terhadap mutu sekolah pada kategori rendah. Iklim sekolah berpengaruh terhadap mutu sekolah pada kategori sedang. Kinerja manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah secara bersama-sama berpengaruh terhadap mutu sekolah pada kategori sedang. Dari hasil penelitian ini, peneliti merekomendasikan: (1) kepala sekolah perlu meningkatkan kemampuan hubungan manusiawi; (2) membangun komunikasi yang lebih terbuka dan intensif dengan personel sekolah; (3) menciptakan iklim kebersamaan dan saling memiliki; (4) memberikan dorongan untuk meningkatkan sikap positif di sekolah; (3) mengadakan kegiatan upgrading, outbond, family gathering untuk menciptakan suasana akrab dan ramah, (5) membentuk jaringan kualitas pendidikan dengan orang tua; dan (2) bersikap lebih terbuka terhadap orang tua. Kata kunci: Mutu sekolah, kinerja manajerial kepala sekolah, iklim sekolah. Abstract A good school course quality school education includes input, process, output and outcome. Therefore, this study examines the factors that affect the quality of the school. Managerial performance of school principals and school climate allegedly more influence on the successful achievement of the quality of schools. The problem of this study is how much influence the managerial performance of school principals and school climate to quality public elementary school accredited in Sub Rayon 11 Bandung. The purpose of this study describes and analyzes the effect of managerial performance of school principals and school climate on the quality of the school. The method used is descriptive with quantitative approach. Data obtained by distributing questionnaires to 210 respondents. The results showed that managerial performance principals, school climate, and quality of school is located at the very high category. Managerial performance principals impact on the quality of schools in low category. School climate impact on the quality of schools in the middle category. Managerial performance of school principals and school climate together impact on the quality of schools in the category. From these results, the researchers recommend: (1) the principal need to improve human relationships; (2) build back a more open communication and intensive with school personnel; (3) creating a climate of togetherness and belonging; (4) to give boost to the positive attitude in school; (3) held upgrading, outbound, family gathering to create an intimate and friendly atmosphere, (5) form a network of quality of education by parents; and (2) a more open attitude towards parents. Keywords: Quality schools, principals managerial performance, school climate
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELIN DI SMA NEGERI Kemas Abdur Rahman
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 15, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v25i1.11570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen bimbingan dan konseling pada SMA Negeri di Kota Jambi. Metode dalam penelitianini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian pada empat SMA Negeri di Kota Jambi. Partisipan penelitian adalah kepala sekolah, koordinator BK dan Siswa. Objek Penelitian adalah aspek-aspek manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukan SMA Negeri di Kota Jambi masih menghadapi berbagai permasalahan dan kendala dalam manajemen bimbingan dan konseling. Pada aspek perencanaan terkait dengan kondisi dan situasi sekolah yaitu mengenai kebijakan tatap muka untuk kegiatan BK, dan fasilitas serta anggaran. Sedangkan pada aspek pengorganisasian terkait dengan sosialisasi cara kerja BK, kemudian pada aspek pelaksanaan terkait layanan dan kegiatan pendukung. Selanjutnya aspek evaluasi terkait dengan kegiatan pencatatan, penetapan standar kinerja, dan realisasi perbaikan oleh petugas BK.
KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI Dody Hermawan; Ujang Cepi Barlian
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2004): OCTOBER 2004
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v2i2.6071

Abstract

Kita menyadari, betapa persoalan-persoalan organisasi makin hari cenderung makin ruwet dan terutama persoalan manusianya itu sendiri yang senantiasa berlanjut menjadi tantangan pokok yang harus dihadapi oleh setiap perangkat management. Seyogyanya individu-individu yang berperilaku dalam organisasi dengan segala motif dan keinginan-keinginan yang hendak dicapainya harus dipahami secara luas dan mendalam. Tugas manager kini harus akrab dengan sifat tabiat dari orang-orang yang dipimpinnya. Apa latar belakang kehadirannya di dalam organisasi, apa yang diinginkan dan yang dicita-citakannya. Dalam menggerakkan potensi dan kemampuan mereka senantiasa didasarkan pada aspek-aspek kemanusiannya demikian pula dalammemotivasikannya senantiasa melihat motif-motif kejiwaannya di samping kebutuhan-kebutuhan lahiriahnnya-sehingga dapat mewujudkan perilaku yang dikehendaki organisasi itu sendiri.

Filter by Year

2003 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2024): OCTOBER 2024 Vol 21, No 1 (2024): APRIL 2024 Vol 20, No 2 (2023): OCTOBER 2023 Vol 20, No 1 (2023): APRIL 2023 Vol 19, No 2 (2022): OCTOBER 2022 Vol 19, No 1 (2022): APRIL 2022 Vol 18, No 2 (2021): OCTOBER 2021 Vol 18, No 1 (2021): APRIL 2021 Vol 28, No 3 (2021): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN: Volume 28 Special Issue: Forum ASN Internasiona Vol 27, No 2 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.2 OKTOBER 2020 Vol 27, No 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.1 APRIL 2020 Vol 17, No 2 (2020): OCTOBER 2020 Vol 17, No 1 (2020): APRIL 2020 Vol 26, No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.2 OKTOBER 2019 Vol 26, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.1 APRIL 2019 Vol 16, No 2 (2019): OCTOBER 2019 Vol 16, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 15, No 2 (2018): OCTOBER 2018 Vol 15, No 1 (2018): APRIL 2018 Vol 24, No 2 (2017): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXIV NO.2 OKTOBER 2017 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.1 April 2010 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017 Vol 14, No 1 (2017): APRIL 2017 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 1 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.1 April 2016 Vol 13, No 2 (2016): OCTOBER 2016 Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 22, No 2 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.2 Oktober 2015 Vol 22, No 1 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.1 April 2015 Vol 12, No 2 (2015): OCTOBER 2015 Vol 12, No 1 (2015): APRIL 2015 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 11, No 2 (2014): OCTOBER 2014 Vol 11, No 1 (2014): APRIL 2014 Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XVII No.1 April 2013 Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013 Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.I April 2012 Vol 9, No 1 (2012): APRIL 2012 Vol 14, No 2 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.2 Oktober 2011 Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIII No.1 April 2011 Vol 8, No 2 (2011): OCTOBER 2011 Vol 8, No 1 (2011): APRIL 2011 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 7, No 2 (2010): OCTOBER 2010 Vol 7, No 1 (2010): APRIL 2010 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.IX No.1 April 2009 Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009 Vol 6, No 1 (2009): APRIL 2009 Vol 8, No 2 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol VIII No 2 Oktober 2008 Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.VII No.1 April 2008 Vol 5, No 2 (2008): OCTOBER 2008 Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008 Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.V No.1 April 2007 Vol 4, No 1 (2007): APRIL 2007 Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.III No.1 April 2005 Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005 Vol 3, No 1 (2005): APRIL 2005 Vol 2, No 1 (2004): OCTOBER 2004 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.I No.1 April 2003 Vol 1, No 1 (2003): APRIL 2003 More Issue