cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
ISSN : 14128152     EISSN : 25801007     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the scope of Educational Administration including Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Facilities and Infrastructure, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organization.
Arjuna Subject : -
Articles 457 Documents
SRATEGI PENGELOLAAN AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KINERJA SEKOLAH Djukanda Hardja Seganda
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6265

Abstract

Strategi pengelolaan akademik a dalah usaha yang ¿hlakukan oleh pihak sekolah dalam rangka mencapai tujuan yang diharapakan dalam hidang akademik Misalnya sekolah bertujuan untuk menghasilkan perangkai kurikulum yang lengkap dan berwawasan kedepan, kemudian sekalah membuai strateginya dengan cam melakukan pengembangan perangkai kurikulum ya n g lengkap dan berwawasan kedepan. Tenaga akademik adalah orang-orang yang berkecimpung atau bekerja dalam usaha peningkatan kemajuan bidang akademik. Yang termasuk tenaga akademik disekolah adalah kepala sekolah, guru, pustakawan, laboran, ta ta usaha, dan penjaga sekolah. Kinerja sekolah adalah prestasi sekolah yang dihasilkan dari proses/perUaku sekolah Kinerja sekolah dapat diukur dari kualitasnya, efektifitasnya, produktivitasnya, efesiensmya, movasmya, kualitas kehidupannya dan moral kerjanya
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU TERHADAP EFEKTIVITAS SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR Ade Irwana
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 12, No 2 (2015): OCTOBER 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v22i2.5392

Abstract

AbstrakSekolah penyelenggara proses pendidikan di Indonesia, memiliki tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga mampu berdaya saing dalam era globalisasi. kenyataannya masih ada sekolah belum melaksanakan fungsi sekolah secara optimal. Penelitian ini ingin mengetahui gambaran empirik kepemimpinan visioner, kinerja guru, efektivitas sekolah dan pengaruh kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja guru terhadap efektivitas sekolah di sekolah dasar se-Kecamatan Astana Anyar kota Bandung. Penelitian dilakuan di Sekolah Dasar sekecamatan Astana Anyar Kota Bandung, dengan responden kepala sekolah dan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan instrumen berupa angket. Analisis data dilakukan dengan analisis korelasi, regresi  dan menguji setiap hipotesis yang telah dirumuskan. Kesimpulan penelitian menemukan gambaran kepemimpinan visioner kepala sekolah  berada pada kategori  tinggi, Kinerja guru berada pada kategori tinggi, dan efektivitas sekolah berada pada kategori sangat tinggi. Kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja guru memberikan pengaruh yang signifikan sedang terhadap efektivitas sekolah. Berdasarkan temuan, maka penulis merekomendasikan pihak-pihak terkait penyelenggara satuan pendidikan untuk melakukan berbagai upaya perbaikan secara preventif pada  setiap variabel. Beberapa hal yang perlu tingkatkan diantaranya peningkatan kualifikasi akademik kepala sekolah, kerja sama, peningkatan pelayanan pengajaran terhadap siswa dan penilaian terhadap prestasi belajar siswa yang menyeluruh sehingga berdampak terhadap peningkatkan mutu sekolah. Kata kunci: kepemimpinan visioner kepala sekolah, kinerja guru, efektivitas sekolah.      AbstractSchool organization is the organizer that organizes education process in Indonesia. The purpose is to educate our country so that it is able to compete in globalization era. However in fact there are schools which are not able to implement school function in optimum way. The main problem in this research is how the empiric description of head master visionary leadership, teacher’s job, and school effectiveness is and the effect of headmaster visionary leadership and teacher’s job toward school effectiveness at elementary school of Astana Anyar subdistrict in Bandung city. The research is conducted at elementary school of Astana Anyar subdistrict in Bandung city. The unit of analysis is school with headmaster and teacher as the respondent. This research uses the qualitative approach and the instrument used is questionnaire. Data analysis is done by using correlation and regression analysis and by testing every hypothesis which have been formulated. The conclusion of this research finds out the general description about headmaster visionary leadership which is in high category, teacher’s job is in the same category and school effectiveness is in the highest category. Headmaster visionary leadership and teacher’s job give a very significant effect toward school effectiveness. Based on the findings, the writer recommends every authority that relate to education organization to do every effort in the implementation and the development of each variables must be improved. Some of the things must be improved are the factor of headmaster academic qualification improvement, cooperation, the improvement of teaching service towards student and the evaluation of student’s achievement must be done thoroughly, so that they will effect school quality improvement and support the achievement of school effectiveness to become effective school as expected.                 Keywords: headmaster visionary leadership, teacher’s job, school effectiveness.
KINERJA MANAJERIAL, PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH DAN EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI RENCANA STRATEJIK Windu Wiguna
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v24i1.6501

Abstract

SMK perlu memiliki sebuah rencana stratejik (renstra) yang mapan, yang didasarkan pada analisis situasi internal dan eksternal, yang dapat mereposisi setiap unsur diluar organisasi yang berpengaruh terhadap implementasinya seperti kinerja manajerial Kepala Sekolah (KS), struktur, budaya, kekuasaan dan kewenangan, komitmen organisasi, komunikasi, fasilitas, teknologi dan sistem informasi manajemen (SIM). Permasalahan yang ingin dijawab meliputi : Bagaimana implementasi renstra di SMK yang didukung  peran kinerja KS dan pemanfaatan SIM, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja manajerial KS dan pemanfaatan SIM berpengaruh positif, kuat dan signifikan terhadap efektifitas implementasi renstra. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah kepada seluruh stakeholder SMK untuk dapat menjalankan role of model, meningkatkan pay attention, berpartisipasi aktif dalam organisasi profesi, dan lainlain.Vocational High School (SMK) should have a good-quality strategic plan. The strategic plan underlined by internal and external environment analysis is able to transform every external variable that affects the implementation. Those variables are such as principal performance, structure, culture, authority, SIM, communication, facility, technology, and information system. Therefore, this study was aimed to answer: How principal performance was performed with system information of management (SIM) supported strategic plan implementation at Vocational schools. The study results showed that principal performance and SIM had a positive and significant affect to the effectivity of strategic plan strongly. It was recommended that stakeholders should develop the role of models, increasing pay attention, actively participate in professional organizations, etc.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN, FASILITAS PEMBELAJARAN, DAN MUTU SEKOLAH Ulpha Lisni Azhari; Dedy Achmad Kurniady
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 2 (2016): OCTOBER 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v23i2.5631

Abstract

AbstrakMutu sekolah berkaitan langsung dengan bagaimana kualitas pendidikan pada sebuah satuan pendidikan. Dalam pencapaian mutu sekolah yang baik perlu diperhatikan mutu guru, mutu siswa, kultur dan disiplin sekolah, serta fasilitas dan pembiayaan pendidikan. Penelitian ini memfokuskan pada kajian bagaimana apakah terdapat pengaruh manajemen pembiayaan pendidikan dan fasilitas pembelajaran terhadap mutu sekolah. Tujuannya untuk mengetahui gambaran dan menganalisis pengaruh manajemen pembiayaan pendidikan dan fasilitas pembelajaran terhadap mutu sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel terhadap 33 kepala sekolah SMP pada sub-rayon 1 di Kabupaten Bandung Barat. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh manajemen pembiayaan pendidikan dan fasilitas pembelajaran terhadap mutu sekolah secara bersama-sama memberikan pengaruh yang kuat dan signifikan. Berdasarkan temuan tersebut maka direkomendasikan untuk sekolah agar memperhatikan tahapan manajemen pembiayaan pendidikan terutama pada saat perencanaan dan pengawasan pembiayaan. Sedangkan pada prinsip pemanfaatan fasilitas perlu diperhatikan efisiensi terhadap penggunaan fasilitas pembelajaran agar dapat mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatkan mutu sekolah. Kata Kunci : Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Fasilitas Pendidikan, Mutu Sekolah Abstract The quality of education is directly related to how the quality of education in an educational unit. In achieving a good quality of education need to be considered in teacher quality, student quality, culture and school discipline, as well as facilities and financing of education. This study focuses on the study of how the influence of financial management of education and learning facilities on quality of education. The goal is to describe and analyze the influence of education financing and facility management of learning on educational quality. This research uses descriptive method with quantitative approach. Sampling was filled to 33 junior high school principal in the sub-rayon 1 in Kabupaten Bandung Barat. Techniques of analysis using descriptive analysis and inferential analysis. These results indicate that the effect of the influence of education financing and facilities management of the quality of education learning together provide a strong and significant influence. Based on these findings, it is recommended to schools to pay attention to the stages of education finance management, especially in the planning and supervision of financing. While in principle the use of the facility to consider the efficiency of the use of learning facilities in order to achieve the objectives of learning and improving the quality of education. Keyword: Financing Management Education, Educational Facilities, Quality Schools
PERAN KEPEMIMPINAN KIAI DALAM PENINGKATAN KUALITAS PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN CIAMIS Zaini Hafidh
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v24i2.8299

Abstract

Penelitian ini bertolak dari peran kepemimpinan kiai di pondok pesantren  Ar-Risalah, dimana kiai sebagai pemilik otoritas tertinggi di pondok pesantren memerankan peran sentral kepemimpinannya. Pondok pesantren Ar-Risalah yang baru berdiri 15 tahun dan sudah memiliki lembaga pendidikan formal komprehensif dari SD hingga perguruan tinggi serta  bisnis dan usaha mandiri pondok pesantren dalam berbagai bidang sebagai proses pencapaian kemandirian pondok pesantren tidak akan terlepas dari peran kepemimpinan kiai sebagai figur sentral pesantren yang memiliki kharisma serta visi yang jauh kedepan yang melewati batas ketradisionalan kepemimpinan pondok pesantren. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Peran Kepemimpinan Kiai, 2) Proses Pengambilan Keputusan Kiai dan 3) Kepemimpinan Kiai dalam proses perubahan untuk meningkatan kualitas di pondok pesantren Ar-Risalah, Cijantung IV. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah catatan lapangan, kamera dan alat perekam percakapan. Analisis data berupa unitisasi data, kategorisasi dan penafsiran data serta uji keabasahan data. Adapun lokasi yang menjadi obyek penelitian ini adalah di Pondok Pesantren Ar-Risalah Cijantung IV, Ciamis, Jawa Barat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bagaimana KH. Asep Saefulmillah menjalankan peran kepemimpinannya baik peran interpersonal, informational serta decisional dengan sangat baik, serta optimalisasi aset pesantren untuk peningkatan kualitas pondok pesantren. Dalam proses pengambilan keputusan KH. Asep Saefulmillah menekankan pada proses mufakat/participation decision making sebagai bagian dari kepemimpinan demokratis beliau. Sikap terbuka, dan akomodatif kiai terhadap pentingnya perubahan dan perkembangan zaman, membuat beliau melakukan perubahan untuk meningkatkan kualitas pondok pesantren melaui perubahan bentuk pesantren menjadi yayasan wakaf, metode pembelajaran dan integrasi kurikulum pesantren-sekolah
BELAJAR BAGAIMANA UNTUK BELAJAR (SUATU UPAYA UNTUK MENINGKATKAN BROAD BASED EDUCATION) Yati Siti Mulyati
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 1, No 1 (2003): APRIL 2003
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v1i1.6062

Abstract

Selain general life skill, perlu dikembangkan kemampuan learning how to learn (belajar bagaimana untuk belajar), dengan harapan dapat digunakan untuk belajar sendiri, baik di sekolah maupun di luar sekolah (lapangan keija di mana seseorang berkarya).Prestasi belajar efektif tidak perlu natural untuk setiap individu. Prestasi belajar efektif dapat dipelajari. Belajar Bagaimana Untuk Belajar dan mengembangkan suatu kemajuan dari kemampuan intelektual ini yang menggolongkan berpikir dan belajar cerdas merupakan tujuan yang secara implisit dan eksplisit ditekankan dalam sebagian besar kebijakan pendidikan sekolah.Artikel ini menyelidiki apakah: “Belajar Bagaimana Untuk Belajar” bermakna dalam teori dan praktik. Selain itu, menyajikan beberapa gagasan dalam rangka upaya memperbaiki kualitas belajar dan mengajar di sekolah.
PENGARUH MOTIVASI DAN KINERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS LAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK Siti Mariah; Udin Syaefudin Sa'ud
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v17i1.6440

Abstract

Kualitas layanan (service quality) dari tenaga administrasi sangat mempengaruhi kepuasan dari mahasiswa. Layanan yang baik akan meningkatkan kepuasan dan mempengaruhi tingkat competitive advantage perguruan tinggi untuk dapat memenangkan persaingan. Salah satu upaya yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan administrasi adalah melalui peningkatan motivasi dan kinerja pegawai (prestasi kerja). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kinerja pegawai administrasi terhadap kualitas layanan administrasi akademik di Direktorat Akademik Universitas Pendidikan Indonesia. Sedangkan kesimpulan hasil dari penelitian menunjukan bahwa 1) Kondisi aktual variabel motivasi dapat dilihat dari sub variabel yang tertinggi yaitu sedikit pengawasan dan yang terendah yaitu senang dalam bekerja. 2) Kondisi aktual variabel kinerja pegawai dapat dilihat dari sub variabel yang tertinggi yaitu kemampuan menganalisis data/informasi,kemampuan/kegagalan menggunakan mesin/peralatan dan yang terendah yaitu  kemampuan mengevaluasi 3) Kondisi aktual variabel kualitas layanan dapat dilihat dari sub variable yang tertinggi yaitu reliability dan yang terendah adalah emphaty 4) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan administrasi akademik. 5) Kinerja pegawai admnistrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan administrasi akademik. 6) Secara keseluruhan motivasi dan kinerja pegawai administrasi berpengaruh positif terhadap kualitas layanan administrasi akademik di Direktorat Akademik Universitas Pendidikan Indonesia. Rekomendasi hasil penelitian ini yaitu staf administrasi harus selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanannya 1) Memelihara motivasi pegawai untuk menciptakan kualitas pelayanan. 2) Harus meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara meningkatkan kinerja pegawai. 3) Staf administrasi harus selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Quality of service (service quality ) of administrative personnel greatly influence the satisfaction of the students. Good service will increase customer satisfaction and competitive advantage affects the college level to be able to win the competition. One effort that is expected to improve the quality of administrative services is through increased employee motivation and performance (performance). The purpose of this study was to determine the effect of administration of employee motivation and performance on the quality of academic administrative services in the Academic Directorate of Education University of Indonesia. While the conclusion of the study showed that 1 ) the actual condition of the motivation variable can be seen from the sub variables highest and lowest bit of supervision that is happy in the work. 2) The actual condition variable employee performance can be seen from the highest sub-variables : the ability to analyze the data/information, ability/failure to use machinery/equipment and a low of evaluating the ability of 3) the actual condition of service quality variables can be seen from the highest sub variable reliability empathy and the lowest is 4) Motivation positive and significant impact on the quality of academic administrative services. 5) Performance of Administrative employee positive and significant effect on the quality of academic administrative services. 6) Overall administrative employee motivation and performance has a positive effect on the quality of academic administrative services in the Academic Directorate of Education University of Indonesia . Recommendations resulting from this research that the administrative staff should always strive to improve the quality of services 1) Maintaining the motivation to create quality of service. 2) Need to improve quality of care by improving employee performance. 3) Administrative staff should always strive to improve the quality of service .
KUALITAS KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Ade Rukmana
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v7i1.6249

Abstract

Kinerja merupakan wujud dari perilaku seseorang atau organisasi yang berorientasi p ada prestasi. Sedangkan presta si dapat dicapai salah satunya dengan melihat pada output siswa yang optimal yang menyangkut kualitas maupun kuantitas* Ukuran kinerja guru dapat di lihat dari Quality of Works, promûmess, initiative; and communication* Disampimg itu t Kinerja ju g a dapat menunjukan bahwa kemampuan seseorang termasuk pengetahuan dan skills (keterampilan) adalah faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas disamping faktor-faktor lainnya seperti ketersediaan sumber-sumber lain dan faktor teknologi. Dengan gambaran ya n g telah dikemukakan di atas dapatlah dikatakan bahwa. Kinerja Guru-pun akan memiliki pengaruh terhadap Produktivitas Pendidikan. Dengan tercapainya produktivitas kerja dari guru, maka secara langsung dapat peningkatkan kualitas hasil pettdidikan*
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA MENGAJAR GURU SEKOLAH DASAR Sobirin Sobirin
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): APRIL 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v14i1.6715

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan bahwa para guru sekolah dasar yang mengajar di Priangan Timur masih dalam kondisi rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mempelajari pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, iklim sekolah, kepuasan kerja, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru sekolah dasar di Wilayah Priangan Timur Provinsi Jawa Barat. Populasi penelitian adalah guru SD Schooh di wilayah Priangan Timur. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Metode penelitian adalah survei dengan pendekatan kuantitatif dan analisis jalur. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) kepemimpinan utama, motivasi berprestasi, dan kinerja guru dalam kondisi tengah; Sedangkan iklim sekolah dan kepuasan kerja dalam kondisi baik; (2) Ada pengaruh positif dan signifikan dari kepemimpinan kepala sekolah, iklim sekolah, kepuasan kerja dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Wilayah Priangan Timur, walaupun secara subyektif atau simultan. Rekomendasi yang diusulkan dari penelitian ini adalah: (1) diperlukan pengembangan kepemimpinan utama melalui kompetensi berbasis proses rekrutmen, peningkatan proses pelatihan dan pendidikan, dan penilaian kinerja; (2) diperlukan pengembangan motivasi berprestasi melalui pengelolaan kinerja penggerak jalan, penghargaan, dan insentif, pengelolaan fasilitasi sekolah, dan pengelolaan keselamatan lingkungan sekolah; (3) demi pengembangan ilmiah, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.The background of the research is the fact that The Elementary School teachers teaching performance in East Priangan still in low conditions. The goal of the research is to analyze and study of the influence of principal leadership, school climate, job satisfaction, and achievement motivation to the elementary school teacher performance in East Priangan Area Jawa Barat Province. The population of the research is the Elementary Schooh teachers of East Priangan Area. Sampling tchnique used is Cluster Random Sampling. The method of the research is survey with quantitative approach and path analysis. The result of the research are as follow: (1) principal leadership, achievement motivation, and teacher performance are in middle condition; whereas school climate and job satisfaction are in good condition; (2) there is a positive and significant influence of the principal leadership, school climate, job satisfaction and achievement motivation to Elementary School teachers teaching performance in East Priangan Area, even though pactially or simultanously. Recommendation proposed from the research are: (1) there is needed to develop the principal leadership through recruitment process based competences, improving training and education process, and performance appraisal; (2) it is needed to develop achievement motivation through managing path carier, reward, and incentive system based performance, managing school facilitation, and managing school environment safety; (3) for the sake of scientific development, further research needs to be done.
Kebijakan Pengangkatan Kepala Sekolah Yasaratodo Wau
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v10i2.6312

Abstract

Pengelolaan sistem pendidikan di lembaga pendidikan formal, sekolah, merupakan salah satu aspek yang turut menentukan efektivitas pencapain iujuan pendidikan. Oleh karena itu maka pengelola sistem pendidikan di iekolah, yakni kepala sekolah, disebut sebagai manajer atau pengelola. Manajer pendidikan di sekolah, selama ini, direkrut berdasarkan Peraturan Pemerintah R.l. No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Dalam peraturan ini ditegaskan bahwa jabatan kepala sekolah adalah tugas tambahan bagi guru. Jika hal ini dipertahankan, maka jabatan kepala »nkolah belum dapat dikategorikan sebagai jabatan profesional, karena hiteria-kriteria yang ditetapkan dalam peraturan tersebut belum mengakomodirnya. Jabatan kepala sekolah sudah saatnya dijadikan jabatan profesional bukan jabatan politis sehingga tidak sembarang orang dapat menjabatnya.

Filter by Year

2003 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2024): OCTOBER 2024 Vol 21, No 1 (2024): APRIL 2024 Vol 20, No 2 (2023): OCTOBER 2023 Vol 20, No 1 (2023): APRIL 2023 Vol 19, No 2 (2022): OCTOBER 2022 Vol 19, No 1 (2022): APRIL 2022 Vol 18, No 2 (2021): OCTOBER 2021 Vol 18, No 1 (2021): APRIL 2021 Vol 28, No 3 (2021): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN: Volume 28 Special Issue: Forum ASN Internasiona Vol 27, No 2 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.2 OKTOBER 2020 Vol 27, No 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.1 APRIL 2020 Vol 17, No 2 (2020): OCTOBER 2020 Vol 17, No 1 (2020): APRIL 2020 Vol 26, No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.2 OKTOBER 2019 Vol 26, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.1 APRIL 2019 Vol 16, No 2 (2019): OCTOBER 2019 Vol 16, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 15, No 2 (2018): OCTOBER 2018 Vol 15, No 1 (2018): APRIL 2018 Vol 24, No 2 (2017): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXIV NO.2 OKTOBER 2017 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.1 April 2010 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017 Vol 14, No 1 (2017): APRIL 2017 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 1 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.1 April 2016 Vol 13, No 2 (2016): OCTOBER 2016 Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 22, No 2 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.2 Oktober 2015 Vol 22, No 1 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.1 April 2015 Vol 12, No 2 (2015): OCTOBER 2015 Vol 12, No 1 (2015): APRIL 2015 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 11, No 2 (2014): OCTOBER 2014 Vol 11, No 1 (2014): APRIL 2014 Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XVII No.1 April 2013 Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013 Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.I April 2012 Vol 9, No 1 (2012): APRIL 2012 Vol 14, No 2 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.2 Oktober 2011 Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIII No.1 April 2011 Vol 8, No 2 (2011): OCTOBER 2011 Vol 8, No 1 (2011): APRIL 2011 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 7, No 2 (2010): OCTOBER 2010 Vol 7, No 1 (2010): APRIL 2010 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.IX No.1 April 2009 Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009 Vol 6, No 1 (2009): APRIL 2009 Vol 8, No 2 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol VIII No 2 Oktober 2008 Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.VII No.1 April 2008 Vol 5, No 2 (2008): OCTOBER 2008 Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008 Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.V No.1 April 2007 Vol 4, No 1 (2007): APRIL 2007 Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.III No.1 April 2005 Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005 Vol 3, No 1 (2005): APRIL 2005 Vol 2, No 1 (2004): OCTOBER 2004 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.I No.1 April 2003 Vol 1, No 1 (2003): APRIL 2003 More Issue