cover
Contact Name
Mustika
Contact Email
mustika@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
agroindustri@upi.edu
Editorial Address
Jl. Dr. Setiabudhi No. 207, Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUFORTECH
ISSN : 27764761     EISSN : 25414593     DOI : https://doi.org/10.17509/edufortech.v6i2
EDUFORTECH memuat artikel baik hasil penelitian ataupun review berbagai artikel yang mencakup topik: Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan Bioteknologi Pangan Teknologi pengolahan pangan fungsional keamanan pangan pendidikan teknologi hasil pertanian dan topik lain yang relevan
Articles 120 Documents
MEMPELAJARI KONSENTRASI PURE BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) TERHADAP KARAKTERISTIK ES KRIM Efriliani Sekartini; Dewi Nur Azizah
EDUFORTECH Vol 5, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i2.28816

Abstract

Es krim merupakan produk olahan susu yang banyak digemari oleh masyarakat terutama anak-anak karena rasanya yang manis, teksturnya lembut, dan mempunyai nilai gizi tinggi. Es krim termasuk golongan pangan fungsional. Sejauh ini buah semangka jarang dimanfaatkan selain hanya dikonsumsi dalam bentuk segar. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pangan fungsional, yaitu es krim pure buah semangka. Semangka memiliki warna daging buah yang merah karena adanya zat likopen dan berfungsi sebagai pewarna alami makanan serta memiliki manfaat bagi kesehatan. Berkaitan dengan hal tersebut telah dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui karakteristik es krim buah semangka dan konsentrasi pure buah semangka yang tepat untuk menghasilkan es krim dengan karakteristik yang baik dan disukai oleh panelis. Penelitian ini menggunakan metode percobaan secara deskriptif dengan satu faktor, yaitu konsentrasi pure buah semangka yang terdiri dari 8 perlakuan (0%, 10%, 20%, 30%. 40%. 50%, 60%, 70%, dan 80%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik es krim pure buah semangka yang dihasilkan memiliki warna merah muda, aroma semangka, tekstur kasar, dan rasa manis khas semangka serta es krim dengan penambahan pure buah semangka 60% adalah yang paling diterima oleh panelis.
MEMPELAJARI KONSENTRASI LARUTAN KAPUR TERHADAP KARAKTERISTIK MANISAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) Sandi, Anggi Mutiara; Azizah, Dewi Nur
EDUFORTECH Vol 5, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i2.28811

Abstract

Pembuatan manisan terung sebagai inovasi pangan dengan memanfaatkan ketersediaan hasil pertanian di Indonesia yang cukup melimpah. Karakteristik terung yang tidak kokoh dan cepat busuk, maka pembuatan manisan ini dapat memperbaiki tekstur dan memperpanjang penyimpanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik produk manisan terung ungu dan mengetahui konsentrasi larutan kapur yang tepat digunakan untuk menghasilkan manisan terung ungu dengan karakteristik yang baik dan disukai panelis. Metode penelitian menggunakan metode percobaan dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Faktor pada penelitian ini, yaitu konsentrasi larutan kapur dan ada empat perlakuan, yaitu 2%, 4%, 6%, dan 8%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manisan terung ungu yang dihasilkan memiliki karakteristik warna coklat transparan, aroma khas manisan, tekstur keras, kenyal, dan basah, serta rasa sangat manis dan sedikit asam. Hasil terbaik yang paling disukai panelis dimiliki oleh manisan terung ungu dengan konsentrasi larutan kapur 6% berdasarkan karakteristik tekstur dengan nilai rata-rata sebesar 4,50.
HIDROLISIS PADA SINTESIS GULA BERBASIS PATI JAGUNG Salsabila, Alifia Lulu; Fahruroji, Irsyad
EDUFORTECH Vol 6, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i1.33289

Abstract

Produksi gula sangat tergantung pada persediaan bahan baku tebu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mencari alternatif sumber bahan baku lain selain tebu. Bahan baku lain yang digunakan adalah jagung. Komposisi utama jagung manis adalah pati, yaitu sekitar 70% dari bobot biji. Jagung mempunyai kandungan karbohidrat (pati) yang tinggi sehingga berpotensi sebagai bahan dasar pembuatan glukosa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Studi ini bertujuan untuk membandingkan metode hidrolisis asam dan enzimatis untuk produksi gula berbasis pati. Penggunaan metode hidrolisis secara enzimatis lebih baik jika dibandingkan menggunakan asam, karena enzim bekerja secara spesifik sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan. Selain itu, biaya pemurnian produk lebih mudah dan produk samping yang dihasilkan kecil. Dalam mendapatkan kadar gula pereduksi secara hidrolisis enzimatis, semakin besar volume enzim yang ditambahkan maka semakin besar kadar gula yang dihasilkan. Sementara jika dilakukan secara hidrolisis asam, semakin besar volume asam yang ditambahkan, kadar glukosa yang diperoleh semakin kecil.
PARAMETER ORGANOLEPTIK NORI DAUN KELOR (Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASI KAPPA KARAGENAN DAN SUHU PENGERINGAN Nazwa, Intannisa; Rahayu, Dwi Lestari
EDUFORTECH Vol 5, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i2.28817

Abstract

Daun kelor dapat menjadi bahan substitusi nori siap makan. Pada proses pembuatannya, penggunaan konsentrasi karagenan dan suhu pengeringan yang tepat merupakan faktor yang penting. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil penilaian karakteristik organoleptik (warna, aroma, rasa dan kelenturan) nori daun kelor siap makan dengan variasi konsentrasi kappa karagenan dan suhu pengeringan. Penelitian ini menggunakan rancangan dua faktor yaitu variasi konsentrasi kappa karagenan (1.5%, 2% dan 2.5%) dan suhu pengeringan (450C, 500C dan 550C). Penilaian karakteristik organoleptik dilakukan melalui uji hedonik dan mutu hedonik pada parameter warna, aroma, rasa dan kelenturan oleh 15 panelis semi terlatih. Pada parameter rasa, nori daun kelor dengan karagenan 1.5% dan suhu pengeringan 500C dan 550C memiliki hasil uji hedonik yang lebih rendah yaitu berada pada kategori antara tidak suka dan biasa sedangkan perlakuan lainnya berada pada kategori antara biasa dan suka. Pada parameter kelenturan, nori dengan karagenan 2% dan 2.5% pada suhu pengeringan 550C berada pada kategori antara tidak suka dan biasa sedangkan pada perlakuan suhu lainnya berada pada kategori antara biasa dan suka. Hasil uji mutu hedonik parameter warna menunjukkan bahwa nori daun kelor yang dikeringkan pada suhu 450C dan 550C dinilai memiliki warna yang lebih hijau dibandingkan dengan pengeringan suhu 500C. Pada parameter aroma, nori daun kelor yang dikeringkan pada suhu 500C lebih tidak beraroma daun dibandingkan dengan penggunaan suhu lain. Pada parameter kelenturan, nori menjadi semakin tidak lentur ketika suhu pengeringan dan konsentrasi kappa karagenan yang digunakan semakin tinggi.
PERANAN WARNA, VISKOSITAS, DAN SINERESIS TERHADAP PRODUK YOGHURT Rohman, Enjang; Maharani, Shinta
EDUFORTECH Vol 5, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i2.28812

Abstract

Yoghurt plain merupakan yoghurt tanpa penambahan pemanis maupun flavor lain. Warna, viskositas, dan sineresis merupakan salah satu parameter karakteristik fisik yoghurt plain yang menjadi salah satu indikator karakteristik yoghurt secara keseluruhan. Warna putih kekuningan, putih terang sampai putih keruh yoghurt plain disebabkan oleh adanya pigmen karoten dan riboflavin pada basis susu. Viskositas yoghurt disebabkan oleh adanya koagulasi protein susu (kasein/misel) akibat penurunan pH karena produksi asam laktat selama proses fermentasi. Sineresis yoghurt merupakan fenomena pemisahan whey dari koagulan yoghurt karena penurunan kelarutan dan pengerutan partikel kasein. Bahan baku, proses pembuatan, dan penyimpanan yoghurt berpengaruh terhadap warna, viskositas, dan sineresis yoghurt plain. Penambahan total padatan terutama protein dan penggunaan stabiliser dapat dilakukan untuk memperbaiki viskositas dan sineresis yoghurt.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE PADA MATERI SORTASI DAN GRADING Annisa, Nurlia
EDUFORTECH Vol 6, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i1.33290

Abstract

Terbatasnya media pembelajaran yang tersedia menyebabkan peserta didik kurang memahami materi yang dipelajarinya. Media pembelajaran berbasis website dapat digunakan agar proses pembelajaran lebih menarik dan meningkatkan pemahaman siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis website pada materi sortasi dan grading, juga mengetahui hasil belajar peserta didik ditinjau dari aspek kognitif setelah menggunakan media pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan model ADDIE, meliputiAnalyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media pembelajaran berbasis website yang dikembangkan dinyatakan sangat layak oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Selanjutnya, media pembelajaran berbasis website diimplementasikan dalam pembelajaran untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dilihat dari aspek kognitif dengan desain Quasi Experiment –nonequivalent control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar pada kelompok eksperimen yang menggunakan media pembelajaran berbasis website.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS GOOGLE CLASSROOM Mulyana, Hilma Putri; Sugiarti, Yatti; Rahayu, Dwi Lestari
EDUFORTECH Vol 6, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i1.33284

Abstract

Metode konvensional yang dilakukan guru selama proses pembelajaran, menyebabkan aktivitas belajar siswa terbatas hanya mencatat, mendengarkan dan kurang fokus selama proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil dan aktivitas belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes objektif. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran, lembar observasi aktivitas belajar siswa dan soal tes objektif yang divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan, penerapan model pembelajaran blended learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan nilai N-Gain disetiap siklusnya. Secara umum aktivitas belajar siswa terkategori aktif dengan penerapan model pembelajaran blended learning. Jenis aktivitas belajar yang perlu ditingkatkan adalah aktivitas lisan dan membiasakan siswa untuk melakukan aktivitas menulis karena berada dalam kategori kurang aktif.
MEMPELAJARI KONSENTRASI SARI DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus Tricolor L.) TERHADAP KARAKTERISTIK BAKSO AYAM Purnama, Fakhriyah Dipa
EDUFORTECH Vol 5, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i2.28813

Abstract

Bakso merupakan jenis makanan yang populer di Indonesia. Bakso dikembangkan menjadi beraneka ragam bentuk dan warna. Sementara ini pewarna buatan dikhawatirkan mengandung bahan kimia berbahaya bagi tubuh. Bayam merah memiliki pigmen antosianin yang berwarna merah keunguan. Penambahan sari bayam merah pada bakso diharapkan dapat menambahkan variasi bakso dan meningkatkan nilai ekonomis bayam merah, sehingga bayam merah tidak hanya dimanfaatkan sebagai sayuran saja, tetapi juga dapat diolah menjadi bahan lain. Faktor yang diteliti adalah konsentrasi sari daun bayam merah 0%, 15%, 20%, dan 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakso ayam dengan konsentrasi sari daun bayam merah memiliki warna merah tua, aroma khas daging ayam dan bawang putih, tekstur kenyal, dan agak asin. Konsentrasi sari daun bayam merah yang tepat digunakan untuk menghasilkan bakso ayam dengan karakteristik baik dan disukai oleh panelis adalah 20% yang memiliki rata-rata peniliaian tingkat kesukaan tertinggi terhadap aroma, kekenyalan, dan rasa.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN BERBASIS WEBSITE PRODUK TEACHING FACTORY DI SMKN 1 CIBADAK Larasati, Dewi Indah
EDUFORTECH Vol 6, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i1.33291

Abstract

SMKN 1 Cibadak merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang menerapkan pembelajaran teaching factory dengan membangun empat miniatur industri. Hasil produk teaching factory yang dihasilkan siswa memiliki jangkauan pasar dengan media komunikasi yang terbatas, sehingga diperlukan media komunikasi pemasaran berbasis website. Website merupakan salah satu media pemasaran yang dapat digunakan untuk memasarkan produk dan memberikan informasi menarik dengan berupa teks foto dan video mengenai produk teaching factory. Media komunikasi pemasaran berbasis website dikembangkan menggunakan aplikasi system pendukung seperti PHP (Personal Home Halaman) dan MySQL. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui tahapan pengembangan media pemasaran berbasis website jual beli produk teaching factory menggunakan PHP Apache MySQL, (2) Mengetahui kelayakan pengembangan media pemasaran teaching factory berbasis website,(3) Mengetahui respon pengguna terhadap media pemasaran teaching factory berbasis website jual beli produk teaching factory di SMKN 1 Cibadak. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode waterfall, tahapannya meliputi Requirement Analysist, System Design, Implementation, Integration and Testing, Deployment of System. Hasil penelitian ini menunjukan media komunikasi pemasaran berbasis website dinyatakan ‘Sangat Layak” oleh ahli media, dinyatakan “Layak” oleh ahli pemasaran, serta dinyatakan “Sangat Layak” berdasarkan respon pengguna media komunikasi pemasran. Secara keseluruhan dapat disimpulkanbahwa media komunikasi pemsaran berbasis website untuk produk teaching factory layak untuk digunakan pada kegiatan marketing promotion.
POTENSI PATI DARI LIMBAH BIJI BUAH SEBAGAI BAHAN BIOPLASTIK Ramadhan, Muhammad Oka; Nugraha, Jaenal Ferdiansyah
EDUFORTECH Vol 6, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i1.33286

Abstract

Sampah plastik menjadi tantangan global karena penggunaannya yang berlebihan. Sampah tersebut sulit diuraikan dengan total massa yang sangat besar akan berdampak buruk bagi lingkungan. Inisiatif untuk mensubstitusi plastik dengan bahan yang dapat terurai (biodegradable) seperti bioplastik semakin berkembang. Bioplastik umumnya berbahan dasar pati yang merupakan makanan pokok, sehingga perlu adanya alternatif sumber pati lain agar tidak mengganggu ketersediaan pangan di masa mendatang. Salah satu sumber pati non- makanan pokok adalah limbah biji dari buah-buahan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pati dari beberapa limbah biji buah-buahan sebagai bahan bioplastic. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur. Hasil kajian menunjukkan adanya potensi limbah biji buah-buahan yaitu biji dari buah alpukat, nangka, durian, mangga, salak, campedak, asam, dan gayam. Pengembangan bioplastik dari limbah tersebut diharapkan dapat mengurangi sampah plastik dan limbah pangan.

Page 8 of 12 | Total Record : 120