cover
Contact Name
Mustika
Contact Email
mustika@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
agroindustri@upi.edu
Editorial Address
Jl. Dr. Setiabudhi No. 207, Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUFORTECH
ISSN : 27764761     EISSN : 25414593     DOI : https://doi.org/10.17509/edufortech.v6i2
EDUFORTECH memuat artikel baik hasil penelitian ataupun review berbagai artikel yang mencakup topik: Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan Bioteknologi Pangan Teknologi pengolahan pangan fungsional keamanan pangan pendidikan teknologi hasil pertanian dan topik lain yang relevan
Articles 120 Documents
PENAMBAHAN KITOSAN PADA BIOFOAM BERBAHAN DASAR PATI Muharram, Fikri Ilyas
EDUFORTECH Vol 5, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v5i2.28814

Abstract

Biofoam berbahan dasar pati merupakan salah satu produk alternatif yang lebih ramah lingkungan daripada Styrofoam. Tetapi biofoam berbahan dasar pati memiliki beberapa kekurangan seperti memilki daya serap air yang tinggi dan kuat tarik yang rendah. Untuk memperbaiki karakteristik tersebut salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penambahan kitosan. Kitosan merupakan biopolimer yang didapatkan dari kitin dan berpotensi dapat memperbaiki daya serap air dan kuat tarik biofoam berbahan dasar pati. Penambahan kitosan pada biofoam berbahan dasar pati terbukti mampu memperbaiki karakteristik daya serap dan kuat tarik biofoam. Semakin tinggi konsentrasi kitosan pada biofoam maka daya serap air biofoam akan berkurang dan kuat tarik biofoam akan meningkat tetapi penambahan kitosan juga dapat menimbulkan efek samping yaitu penurunan degradabilitas biofoam
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE WIX PADA MATA PELAJARAN PRODUKSI PENGOLAHAN HASIL NABATI DI SMKN 2 CILAKU CIANJUR Rahmawati, Restia; Achdiani, Yanni; Handayani, Mustika N
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39293

Abstract

Kegiatan pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 umunya dilaksanakan secara daring, demikian juga dengan kondisi di SMKN 2 Cilaku Cianjur, hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Media pembelajaran yang digunakan berupa Google Classroom dan grup Whatsapp khususnya pada mata pelajaran Produksi Pengolahan Hasil Nabati. Media pembelajaran berbasis website WIX dapat menjadi salah satu inovasi dan menjadi pilihan untuk digunakan dalam proses belajar mengajar secara daring. Tujuan dari penelitian ini,yaitu: 1) Mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis website WIX pada mata pelajaran Produksi Pengolahan Hasil Nabati, 2) Mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis websiteWIX. Pengembangan media pembelajaran berbasis website WIX ini menggunakan metode Waterfalldengan tahapan Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, Implementasi, Integrasi Pengujian, Penerapan Sistem, dan Pemeliharaan. Website WIX diterapkan kepada siswa untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan desain Pre-eksperimental Design dengan bentuk One Group Pretest- Postest Design. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa website WIX dinyatakan “sangat layak” olehahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan dinyatakan layak oleh siswa. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan website WIX berdasarkan nilai ketuntasan KKM siswa. Pada uji N- Gain didapatkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,68 dengan kriteria “sedang”, dan pada uji Wilcoxondidapatkan nilai Sig. (0,000) 0,5, sehingga penggunaan website WIX berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
EVALUASI PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY DI SMKN 1 CIBADAK Prasloranti, Zahra Pitaloka; Bukit, Masriam; Maharani, Shinta
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39294

Abstract

Model pembelajaran teaching factory(TEFA) adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi atau jasa yang mengacu pada standar, prosedur, dan suasana seperti di industri. Salah satu sekolah yang mengadopsi model pembelajaran TEFA adalah SMK Negeri 1 Cibadak. Dalam keberlangsungan suatu program, perlu ada proses yang digunakan untuk menilai tingkat keterlaksanaan program yang disebut evaluasi. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP yang berorientasi kepada empat komponen yaitu context, input, process, dan product. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi model pembelajaran TEFA ditinjau dengan komponen CIPP. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan model pembelajaran TEFA komponen contexttermasuk kedalam kategori sangat sesuai terhadap relevansi pelaksanaan dengan tujuan program, visi, dan misi sekolah. Komponen inputtermasuk kedalam kategori sesuai dengan manajemen sekolah, sarana-prasarana, dan sumber daya manusia. Komponen processtermasuk kedalam kategori sangat sesuai dengan pola pembelajaran dan marketing. Komponen product termasuk kedalam kategori sangat sesuai dengan produk dan kompetensi siswa. Seluruh komponen CIPP model pembelajaran TEFA telah terlaksana dengan baik tetapi memerlukan peningkatan dalam pengembangan teknologi, penyelarasan kurikulum, pengelolaan sumber daya, dan pemasaran produk.
PRODUKSI BIOETANOL DARI BAGAS SORGUM MANIS MELALUI SAKARIFIKASI DAN FERMENTASI SIMULTAN (SSF) KONVENSIONAL MENGGUNAKAN Trichoderma reesei dan Saccharomyces cerevisiae Syadiah, Essa Annisa; Syamsu, Khaswar
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39289

Abstract

Bagas sorgum manis (Sorghum bicolor L. Moench) merupakan hasil samping industri gula dari nira sorgum manis yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memproduksi bioetanol dari bagas sorgum manis menggunakan Trichoderma reesei dan Saccharomyces cerevisiae. Teknik Sakarifikasi dan Fermentasi Simultan (SSF) konvensional adalah teknik SSF produksi bioetanol dengan aerasi penuh atau tidak direkayasa. Penggunaan teknik SSF memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan teknik sakarifikasi dan fermentasi terpisah (SHF), yaitu waktu proses produksi yang dibutuhkan lebih pendek, meningkatkan rendemen, dan laju produksi bioetanol. Produk bioetanol akhir yang dihasilkan sebesar 6.60±0.28 g L-1. Dengan μx maks gabungan sebesar 0.02/jam, nilai Yp/s sebesar 0.17±0.01 g bioetanol/g substrat, dan laju produksi bioetanol sebesar 0.09±0.00 g L-1 jam-1.
KARAKTERISTIK MUTU KIMIA DAN BIOLOGI COCOGURT DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI PEKTIN DAN PISANG SEBAGAI PREBIOTIK ALAMI Destiana, Irna Dwi; Aprilia, Devi; Hermalia, Sri
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39295

Abstract

Cocogurt atau coconut yoghurt merupakan minuman probiotik berbahan dasar susu atau santan kelapa yang difermentasi dengan bantuan bakteri asam laktat (BAL). Penambahan pisang berperan sebagai prebiotik fasilitator bakteri asam laktat, sedangkan pektin untuk memperbaiki tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan penambahan konsentrasi pisang dan pektin terhadap karakteristik mutu kimia dan biologi cocogurt. Sampel yang diamati adalah 3 formulasi terbaik yang diperoleh dari 16 formulasi hasil penelitian sebelumnya. Hasil pengukuran dan analisis sidik ragam dengan alfa 5% dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple (DMRT) dengan selang kepercayaan 5%. Penambahan perbedaan konsentrasi prebiotik memberikan pengaruh nyata terhadap kadar lemak dan total bakteri asam laktat, namun penambahan perbedaan konsentrasi pisang dan pektin tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu dan kadar protein. Penambahan pisang berbanding terbalik dengan kadar protein, namun berbanding lurus dengan total bakteri asam laktat.
PERSEPSI KONSUMEN REMAJA DI KOTA BANDUNG TERHADAP PRODUK PANCAKE BAYAM Andriastuti, Primasti Alya; Rahayu, Dwi Lestari
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39290

Abstract

Kesehatan merupakan aspek yang penting dalam menjalani kehidupan. Salah satu usaha untuk menjalankan hidup sehat adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi. Pancake bayam dapat menjadi alternatif makanan ringan yang sehat dan merupakan produk makanan ringan yang inovatif. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap produkpancake bayam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang melibatkan 170 responden berusia 17-21 tahun yang berdomisili di Bandung. Persepsi konsumen merujuk pada atribut-atribut yang meliputi kesehatan, kualitas, harga, ramah lingkungan, dan food safety. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki persepsi yang baik terhadap produk pancake bayam, namun jika dilihat dari 5 atribut yang digunakan, atribut food safety memiliki persepsi yang sangat baik sedangkan yang lainnya baik. Atribut kualitas memiliki skor nilai persepsi yang paling rendah dibandingkan atribut yang lain, oleh karenanya atribut ini perlu diperbaiki untuk mewujudkan persepsi yang lebih baik lagi.
PENGUKURAN TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH MATA PELAJARAN DASAR PENANGANAN BAHAN HASIL PERTANIAN DI SMK PPN LEMBANG BERDASARKAN SIKAP SISWA KETIKA BELAJAR Rahayu, Annisa Nuraeni; Mujdalipah, Siti
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39296

Abstract

Peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia menyebabkan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dari rumah melalui kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mempermudah proses pembelajaran dan komunikasi antar guru dengan siswa. Ditemukan masalah pada kegiatan PJJ di SMK PPN Lembang dalam mata pelajaran DPBHP, yaitu perolehan hasil belajar siswa yang kurang optimal. Masalah tersebut memiliki keterkaitan dengan kemandirian belajar siswa, sebab ketika siswa ingin memperoleh hasil belajar yang baik maka siswa harus memiliki kemandirian belajar yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian belajar siswa berdasarkan masing-masing indikator kemandirian belajar yang dilihat dari sudut pandang sikap siswa ketika belajar, yaitu aktif dalam belajar, tidak ketergantungan kepada orang lain, mampu mengontrol diri, percaya diri dalam belajar, disiplin dalam belajar, dan bertanggung jawab dalam belajar. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian deskriptif dan teknik survei dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa memiliki tingkat kemandirian belajar dalam kategori tinggi hingga sangat tinggi pada indikator bertanggung jawab dalam belajar dan pada kelima indikator lainnya sebagian besar siswa memiliki tingkat kemandirian belajar dalam kategori tinggi hingga sangat tinggi. Diketahui juga dari hasil penelitian ini bahwa kemandirian belajar tidak menjadi penyebab utama perolehan hasil belajar siswa kurang optimal dalam kegiatan PJJ mata pelajaran DPBHP, sebab hasil belajar dipengaruhi juga oleh faktor eksternal siswa.
PENGUASAAN SOFT SKILLS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI SEBAGAI CALON GURU VOKASIONAL DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Kariyanti, Khansa Retno Dewi; Handayani, Sri
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39291

Abstract

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri sebagai calon guru di Sekolah Menengah Kejuruan Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian dituntut mampu beradaptasi dan siap menghadapi tantangan global di era revolusi industri 4.0. Salah satu keterampilan penting yang perlu dikuasai yaitusoft skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan soft skills antara mahasiswa yang belum dan sudah menempuh kegiatan magang di sekolah, program pengenalan lapangan satuan pendidikan (PPLSP) diantaranya keterampilan komunikasi tertulis dan lisan, kepemimpinan dan organisasi, bekerjasama, kreativitas, memecahkan masalah, belajar, literasi teknologi informasi komunikasi, kejujuran, dan percaya diri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang melibatkan 60 orang mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri atas 88 pernyataan self-report (pelaporan diri). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan soft skillsmahasiswa sebagai calon guru vokasional berada pada kategori sedang, sehingga perlu ditingkatkan pada beberapa indikator soft skills.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Putri, Tiara Cahaya; Sugiarti, Yatti; Suryadi, Gilang Garnadi
EDUFORTECH Vol 6, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v6i2.39292

Abstract

Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian (DPPHP) merupakan salah satu mata pelajaran produktif di SMK pada program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) yang memiliki berbagai kompetensi dasar, salah satunya melakukan pengawetan. Berdasarkan studi lapangan yang peneliti laksanakan di SMK PPN Tanjungsari, selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kegiatan praktikum menjadi terhambat, maka dari itu diperlukan media pembelajaran yang dapat membuat peserta didik lebih mudah memahami materi praktikum yang disampaikan, yaitu media pembelajaran berbasis video praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan dan kelayakan, serta pengaruh media pembelajaran video praktikum pada materi melakukan pengawetan terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi ekperimen dengan desain 4-D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Penilaian kelayakan terhadap media video praktikum dilakukan oleh ahli materi dan ahli media yang masing-masing mendapatkan persentase 93.18% dengan kategori“Sangat Layak” dan 70.19” dengan kategori “Layak”. Sampel penelitian terdiri dari 31 orang pesertadidik kelompok kontrol dengan media pembelajaran berbasis PowerPoint dan 31 orang peserta didik kelompok eksperimen dengan media pembelajaran berbasis video praktikum. Hasil belajar kognitif peserta didik kelompok eksperimen memiliki nilai rata-rata dan nilai N-Gain yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, serta hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik kelompok eksperimen dan kelas kontrol.
PENGARUH KONSENTRASI RAGI INSTAN TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI TAWAR AMPAS KELAPA Zainab, Sayyidah Arifah; Azizah, Dewi Nur
EDUFORTECH Vol 7, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v7i1.44979

Abstract

Roti tawar ampas kelapa merupakan roti yang berbahan dasar tepung gandum dan tepung ampas kelapa. Umumnya dalam pembuatan roti dilakukan penambahan ragi instan 1-2% dari berat tepung. Penambahan ragi lebih dari 2% dapat menyebabkan aroma dan rasa yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ragi instan terhadap karakteristik roti tawar ampas kelapa dan konsentrasi ragi instan yang tepat dalam pembuatan roti tawar ampas kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yakni konsentrasi ragi instan (1,2%, 1,4%, 1,6%, 1,8%). Berdasarkan hasil pengujian dan pengamatan yang telah dilakukan, konsentrasi ragi berpengaruh nyata (p0,05) terhadap volume pengembangan, tekstur, kenampakan, warna luar, warna dalam, dan keseragaman pori pada roti tawar ampas kelapa. Roti dengan konsentrasi ragi 1,4% merupakan roti dengan karakteristik terbaik secara keseluruhan.

Page 9 of 12 | Total Record : 120