cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : 25496883     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Hubungan Media Informasi, Pengaruh Teman, Tempat Tinggal dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Kota Palembang Tahun 2017 Risa Devita Ariki; Desi Ulandari
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.2.39-46

Abstract

Remaja yang sehat adalah remaja yang produktif dan kreatif sesuai dengan tahap perkembangannya. Oleh karena itu, pemahaman terhadap tumbuh kembang remaja menjadi sangat penting untuk menilai keadaan remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran media informasi, pengaruh teman, tempat tinggal dengan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di kota Palembang tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian remaja usia 10-24 tahun yang berada di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Lanjutan (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi di kota Palembang tahun 2017 dengan jumlah sampel sebanyak 594 sampel. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari – Juli 2017. Hasil uji chi square menunjukkan variabel media informasi (ρ value = 0,064), variabel pengaruh teman (ρ value = 0,043) dan variabel tempat tinggal (ρ value = 0,007) ada hubungan yang bermakna dengan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja.Kata kunci: Media Informasi, Pengaruh Teman, Tempat Tinggal, Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja.
Terapi Relaksasi Benson Termodifikasi Efektif Mengontrol Gula Darah pada Lansia dengan Diabetes Mellitus Diah Ratnawati; Tatiana Siregar; Candra Tri Wahyudi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.2.83-93

Abstract

Meditation in the Benson relaxation is a repetition of words/phrases, passive attitude is an essential things. Glucose reducement mechanism with this Benson relaxation happened by reducing physical stress and psychologic that will reduce epinephrin, reduce cortisol, reduce glucagon and reduce tyroid hormon. Modified Benson relaxation therapy intervention use a combination of meditation, deep breathing relaxation, and progresive muscle relaxation. This research aiming to analizing the effectiveness of Benson relaxation therapy on glucose. This research is a quasi experimental pre nd post tes with control group using elders in Puskesmas Limo area coverage who have diabetes mellitus as a research subject with a control group of 36 people and intervention group of 36 people that generated by purposive samping method. Data analysis by comparing before and after using modified Benson relaxation therapy on glucose using paired t-test and Mann Whitney statistical test. Result of the research show that there are significant changes on glucose on intervention group that given modified Benson relaxation therapy compared with control group that only given health education (p < 0,05). The effectivity of modified Benson relaxation therapy on glucose control on eldery with diabetes mellitus (p < 0,05). It is recommended so nurse can use modified Benson relaxation therapy as a intervention in controlling glucose on elder with diabetes mellitus. Keywords: modified Benson relaxation theraphy, glucose
Peran Teman Sebaya terhadap Perilaku Seksual Siswa SMA X Jakarta Andriyani Andriyani; Abul A&#039;la Al Muadudi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.2.1-9

Abstract

Masa remaja adalah masa dimana terjadinya perubahan yang membuat mereka merasa aman dan mudah untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dianggap berisiko seperti hubungan seksual. Berdasarkan laporan Survey Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) remaja laki–laki usia 15–24 tahun yang mengaku pernah melakukan hubungan seksual pranikah mengalami peningkatan yaitu sebesar 6,4% pada tahun 2007 menjadi 8,3% pada tahun 2012. Tujuan penelitian adalah diketahuinya hubungan teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada siswa di SMAN X Jakarta. Penelitian dilakukan dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April 2013 dengan responden sebanyak 82 responden yang diambil secara simple random sampling. Hasil analisis, didapatkan sebanyak 48 responden (58,5%) berperilaku seksual beresiko berat. Responden perempuan (58,5%), berusia 16 tahun (45,1%) dan sebanyak 49 responden (59,8%) menilai teman sebaya berperan terhadap perilaku seksual pranikah siswa. Variabel yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna adalah usia dan peran teman sebaya, sedangkan jenis kelamin tidak menunjukkan adanya hubungan yang bermakna.
Ekstrak Buah Kersen (Muntingia calabura) dalam Menurunkan Jumlah Sel Goblet pada Tikus yang Dipapar Asap Rokok Ika Dyah Kurniati; Afiana Rohmani
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.13.2.144-152

Abstract

Asap rokok dapat meningkatkan stres oksidatif yang menyebabkan aktivasi dari Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) sehingga mencegah apoptosis sel bersilia serta mendiferensiasi sel bersilia menjadi sel goblet. Buah kersen (Muntingia calabura) mengandung antioksidan diantaranya flavonoid. Tujuan penelitian ini membuktikan pengaruh pemberian ekstrak buah kersen terhadap jumlah sel goblet pada trakea tikus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan Post Test Only Control Group Desain. Tikus sejumlah 18 ekor dibagi 3 kelompok, kemudian di papar asap rokok 7 batang perhari dan ekstrak buah kersen (EBK) selama 4 minggu. Kelompok pertama sebagai kontrol (K) diberi plasebo, kelompok Perlakuan 1 (P1) diberi EBK 100mg/kgBB/hari dan kelompok Perlakuan 2 (P2) diberi EBK 200mg/kgBB/hari. Perbedaan jumlah sel goblet dianalisis dengan Kruskal-Wallis Test dilanjutkan Post Hoc Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan bahwa rerata sel goblet pada kelompok perlakuan 1 (P1=14,44) paling sedikit dibandingkan kelompok perlakuan 2 (P2=15,32) dan kelompok kontrol (K=23,08). Ada perbedaan bermakna jumlah sel goblet antara kelompok K dengan P1(ρ<0.0001) dan kelompok P1 dengan P2 (ρ=0,002), namun tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok K dengan P (ρ=0,126). Simpulannya ekstrak buah kersen mampu menurunkan jumlah sel goblet trakea tikus yang di papar asap rokok. Kata kunci: asap rokok, Muntingia calabura, sel goblet
Analisis Korelasi Kondisi Fisik, Lingkungan Belajar, Kecerdasan Emosi dan Spiritual terhadap Tingkat Kelulusan Ujian Teori Respirasi slamet sudi santoso
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.2.47-53

Abstract

Mutu atau kualitas lulusan dokter dapat dicapai melalui penguasaan keilmuan, keterampilan, dan perilaku lulusan dokter. Proses tersebut diharapkan menjadi salah satu penentu utama kualitas pelayanan asuhan medis kepada masyarakat. Begitu pentingnya proses penguasaan keilmuan, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kelulusan ujian teori respirasi sebagai salah satu mata kuliah di pendidikan kedokteran. Hasil ujian seharusnya mampu menggambarkan kemampuan peserta didik dalam penguasaan keilmuan dan mengukur kemampuan mereka. Peneliti bertujuan untuk meneliti korelasi antara faktor lingkungan, kondisi fisik, kecerdasan emosi dan spiritual dan hubungannya dengan tingkat kelulusan ujian teori respirasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa semester V Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ) berjumlah 110 orang. Teknik sampel menggunakan Total Sampling. Inklusi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah respirasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kondisi fisik (OR=4.400; 95%CI=1.779 - 10.760), kecerdasan emosi (OR=3.926; 95%CI=1.613 - 9.554) dan kecerdasan spiritual (OR=2.386, 95%CI=1.105 - 5.153) berpengaruh signifikan terhadap tingkat kelulusan ujian teori respirasi mahasiswa FKK UMJ dengan pvalue kurang dari 0.05 (p<0.05) dan risiko terbesar pada variabel kondisi fisik. Variabel kondisi lingkungan belajar tidak berhubungan dengan tingkat kelulusan ujian teori respirasi dengan pvalue lebih dari 0.05.
Pengaruh Kombinasi Diet Tinggi Serat dan Senam Aerobik terhadap Penurunan Berat Badan Taufik Maryusman; A&#039;immatul Fauziyah; Iin Fatmawati; Nur Indah Firdausa; Siti Imtihanah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 1 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.1.56-62

Abstract

Berat badan berlebih saat ini banyak ditakuti oleh orang yang ingin hidup sehat dan tampil menarik. Selain itu, masalah kesehatan sering muncul dikarenakan berat badan berlebih. Penanganan yang efisien salah satunya dengan cara kombinasi diet dan olahraga. Olahraga yang efektif adalah dengan olahraga secara aerobik, diantaranya senam aerobik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi diet tinggi serat dan senam aerobik dalam menurunkan berat badan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan randomized pre-post test control group design. Besar sampel 22 orang yang sebagian besar berusia lanjut. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan diet tinggi serat dan senam aerobik dan kelompok kontrol hanya diberikan senam aerobik. Diet tinggi serat diberikan penambahan buah yang mengandung tinggi serat berupa jambu klutuk dan apel merah per harinya. Untuk senam aerobik diberikan 3 kali/minggu dengan lama senam 30 menit. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan sesudah 2 minggu perlakuan. Rerata penurunan berat badan pada kelompok perlakuan sebesar 1.1 ± 0.005 kg dan kelompok kontrol sebesar 0.41± 0.07. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan berat badan yang bermakna (p<0.05) antara sebelum dan sesudah perlakuan dan juga pada kelompok kontrol (p<0.05). Namun, tidak ada perbedaan penurunan berat badan yang bermakna (p<0.05) antara kelompok perlakuan dan kontrol. Dengan demikian kombinasi diet tinggi serat dan senam aerobik memiliki pengaruh terhadap penurunan berat badan. Diharapkan tenaga kesehatan selain menyelenggarakan senam bersama masyarakat, juga memberikan edukasi tentang pentingnya mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung tinggi serat. Kata Kunci: diet tinggi serat, senam aerobik, berat badan
Persepsi terhadap Peringatan Kesehatan Bergambar pada Bungkus Rokok dan Perilaku Merokok Remaja di Yogyakarta Heni Trisnowati; oktavianus Emildus Nabut; Utari Marlinawati
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.2.10-20

Abstract

Background: The prevalence of teenage smokers increase steadily in Indonesia. The Government issued Government Regulation No. 109 of 2012 on the Security of Ingredient-Containing Addictive Substances in the form of Tobacco Products For health and  the implementation of pictorial health warning on cigarette packaging has been enforced since July 2014 to overcome it. Objective: To know the relationship of perception forwad pictorial health warning (PHW) with smoking behavior of adolescents who are incorporated in the Manggarai Raya Yogyakarta Family Association (IKAMAYA). Method: This research used explanatory research design. Respondents were IKAMAYA teenagers totaling 145 people. Data collection with questionnaire then analyzed by univariat and bivariat. Result: The five PHW are considered very helpful in reminding smokers  to quit smoking or reduce smoking habits. The number of male adolescents who smoked 37.2% while the number of adolescent girls who smoked 6.9%. There is a significant correlation between adolescent perception toward five PHW with adolescent smoking behavior.  P value respectively from p1-p5 (0,039; 0,001; 0,025; 0,022; 0,027). Conclusion: Pictorial Health Warning on cigarette packing  effective in reducing smoking habit of adolescents. Respondents who have positive perceptions forwad PHW tend to reduce cigarette consumption, whereas respondents who have negative perception of PHW tend to remain smoking behavior.Keywords: Perception, Pictorial Health Warning, smoking behavior, adolescent
Efikasi Varenicline, α4β2 Reseptor Asetilkolin Nikotinik Agonis Parsial, VS Plasebo untuk Berhenti Merokok. Sebuah Desain Studi dengan Randomized Controlled Tria Mirsyam Ratri Wiratmoko
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.55 KB) | DOI: 10.24853/jkk.12.1.1-30

Abstract

Merokok telah meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa pada tahun 2020, penyakit yang disebabkan oleh merokok akan mengakibatkan kematian sekitar 8,4 juta orang di dunia dan setengah dari kematian ini dari Asia. Varenicline, agonis parsial pada α4β2 reseptor nicotinic acetylcholine, memiliki potensi untuk membantu berhenti merokok dengan menghilangkan gejala putus nikotin dan mengurangi sifat bermakna dari nikotin. Studi dengan desian rendomized, single-blind, placebo controlled trial yang dilakukan antara Juli 2012 dan Desember 2012 dengan masa pengobatan 12 minggu dan 12 minggu tindak lanjut dari status merokok. 80 perokok laki-laki dewasa yang mengajukan diri untuk studi dibagi menjadi varenicline dan plasebo kelompok. Varenicline dititrasi untuk 1 mg dua kali sehari (n = 40) atau plasebo (n = 40) selama 12 minggu, ditambah konseling berhenti merokok mingguan. Selama 4 minggu (minggu 1-4) setelah 12 minggu pengobatan, 55% dari peserta dalam kelompok varenicline yang terus berpuasa dari merokok dibandingkan dengan 27,5% pada kelompok plasebo (Prevalensi Ratio [PR] 2,0). Selama berminggu-minggu 5 sampai 8, 52,5% dari peserta dalam kelompok varenicline yang terus berpuasa dibandingkan dengan 20% pada kelompok plasebo (PR, 2,6). Selama berminggu-minggu 9-12, 47,5% dari peserta dalam kelompok varenicline yang terus berpuasa dibandingkan dengan 17,5% pada kelompok plasebo (PR, 2,7). Berarti dari hari pertama bebas dari rokok yang digunakan Varenicline untuk berhenti merokok adalah 40,63 hari dan berarti dari hari pertama bebas dari rokok yang digunakan plasebo adalah 56,43 hari. Dampak yang paling buruk dengan varenicline adalah mual, yang terjadi pada 9 Peserta (22,5%). Berarti tingkat CO adalah 18,46 ppm, berarti dari Fagerstrom mencetak gol untuk nikotin ketergantungan adalah 6,4, dan berarti indeks Brinkman adalah 317,9. Varenicline adalah berkhasiat, aman, dan ditoleransi dengan berhenti merokok farmakoterapi. Kata kunci: Varenicline, konseling, Berhenti Merokok.
Intervensi Pendidikan Gizi Seimbang terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Anak-Anak Sekolah Nur Intania Sofianita; Eflita Meiyetriani; Firlia Ayu Arini
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.2.54-64

Abstract

Tujuan penelitian : untuk melihat pengaruh intervensi pendidikan gizi seimbang terhadap pengetahuan, sikap dan praktik anak sekolah dasar negri di Depok. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan non randomized pre test and post test non control design. Subjek penelitian  adalah anak-anak SDN 1 Krukut dan SDN 1 Limo Depok kelas 4 dan 5. Analisis data dengan menggunakan uji t pre dan post test. Intervensi pendidikan gizi dilaksanakan dengan menggunakan poster, leaflet dan booklet gizi seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi sebesar 23% dengan p (0,000), perubahan sikap ada peningkatan sebesar 10,3% dengan p (0,000) dan perubahan praktik sedikit meningkat sebesar 1,6% dengan p (0,000). 
Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Ibu Hamil di Kota Makassar Hasan Basri; Rismayanti Akbar; Indra Dwinata
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2018): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.14.2.21-30

Abstract

Hipertensi mer upakan salah satu masalah kesehatan yang sering muncul selama kehamilan dan dapat menimbulkan komplikasi pada 2-3% kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar yang tercatat pada buku register dengan jumlah sampelvsebanyak 138 orang. Metode penarikan sampel yaitu systemtic random sampling serta data di analisis dengan uji chi-square. Pada penelitian ini didapatkan jumlah ibu hamil yang mengalami hipertensi sebanyak 21 orang (15,2%) Selain itu didapatkan ibu hamil yang berada di usia reproduksi tidak aman sebanyak 18 orang (13%), jenjang pendidkan rendah sebanyak 92 orang  (66,7%), dukungan keluarga kategori kurang 27 orang (19,6%), kategori stres sebanyak 22 orang (15,9%), penembahan berat badan tidak normal sebanyak 30 orang (21,7%), konsumsi makanan cepat saji sebanyak 28 orang (20,3%). Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur ibu hamil, dukunga keluarga, kondisi stres ibu hamil, penambahan berat badan, serta konsumsi makanan pada ibu hamil (p=0,000) dan tidak ada hubungan antara ibu hamil dengan tingkat pendidikan (p=0,615).

Page 6 of 23 | Total Record : 222