cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
ISSN : 20883226     EISSN : 26208210     DOI : -
Core Subject : Education,
MADANIA: Jurnal-Jurnal Keislaman (ISSN Print: 2088-3226|ISSN Online: 2620-8210) adalah jurnal yang memuat tentang hasil penelitian, gagasan konseptual, review buku baru, studi naskah di bidang Keislaman, Keilmuan, dan Kemanusiaan, dengan konsentrasi pada disiplin ilmu Tarbiyah, Syari’ah, Ushuluddin, dan Dakwah. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, Juni dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
DINAMIKA KEBIJAKAN PENDIDIKAN di MESIR; Telaah Atas Perjalanan Pendidikan Pasca Ekspansi Napoleon Bonaparte Imam Hanafi
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 6, No 2 (2016): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.819 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v6i2.4818

Abstract

Tulisan ini menguraikan tentang bagaimana dinamika kebiajakan pendidikan di Mesir terutama pasca Ekspansi Napoleon Bonaparte di Mesir. Kemajuan pendidikan Mesir hingga hari ini, tidak lepas dari peran para tokoh muslim yang berjuang untuk sejajar dengan negara-negara Barat. Awal kebangkitan modernisasi di Mesir, bermula dari kekuatan kaum muslimin Mesir dalam menghadapi kekuatan Napoleon, yaitu dibawah komando Muhammad Ali Pasya. Kurikulum-kurikulum pendidikan pun dirombak dan disesuaikan dengan perkembangan pada saat itu. Sejumlah ilmu pengetahuan karya-karya Voltaire, Rousseau, Montesquieu dan lainnya, menjadi khasanah barudalam pemikiran masyarakat Mesir. Selain itu, beberapa mata pelajaran umum, yang tadinya tidak dimasukkan dalam sekolah-sekolah menjadi kewajiban untuk dipelajari.
PROPHETIC EDUCATION: Recognising the Idea of Kuntowijoyo’s Prophetic Social Science Mohd Masduki
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 1, No 1 (2011): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.711 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v1i1.4664

Abstract

This study is a further examination on prophetic paradigm developed by Kuntowijoyo, then it is implemented as a basis in  Islamic learning. According to Kuntowijoyo, there are three basic pillars in developing this prophetic mission, humanism, liberation, and transcendence.  Furthermore, its implications are, first, making prophetic education values as an effort to create Islamic education which is full of love, tolerance, righteousness, respecting the differences and other humanitarian characteristics. Second, Islamic education should follow the mission of Muhammad PBUH as a model in the learning processes. It should refer to Islamic education which teaches wisdom; each human behavior is based on God ‘s rules. Third, science should not be dichotomist. All sciences must have universal values. Therefore, objectification in viewing a science is crucial.
FENOMENA JILBAB: Kajian Reflektif antara Fikih dan Budaya Islam Nusantara Qusthoniah Qusthoniah
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 7, No 2 (2017): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.125 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v6i2.4823

Abstract

Diantara wacana yang masih berkembang hingga hari ini di dalam studi Islam di Indonesia adalah persoalan jilbab. Pro kontra terkait dengan persoalan itu, selalu ada dalam pemikiran para ulama Indonesai kotemporer. Tulisan ini, menegahkan bagaimana jilbab dipertautkan antara fiqh dengan budaya yang ada di Indonesia. Berbusana tertutup dan menggunakan jilbab adalah salah satu ajaran agama Islam. Ajaran ini terlihat jelas dengan adanya dalil yang mewajibkan untuk menggunakan menjaga diri dan kehormatan wanita dari berbagai fitnah dan maksiat. Selain itu, dalam paradigma generasi muda Indonesia jilbab tidak hanya dipandang sebagai syari’at agama saja, melainkan sebuah identitas agama bagi seorang muslimah dan simbol kepribadian bagi masyarakat Indonesia
The INFLUENCE of GLOBALISATION to LOCAL CULTURE Ahmad Muthalib
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 1, No 2 (2011): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.226 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v1i2.4684

Abstract

Globalization is a phenomenon which happens in modern society. It spreads around the world in line with the progress of the society since it moves through many media such as television, internet, hand phone, newspaper, transportation, and others. Since the existence of globalization could not be stopped, then a solution to keep local culture is every people should keep his faith to God. Furthermore, the government and all social elements have to play an active role to watch the globalization process. However, it depends on every people in the society.
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI INDONESIA DALAM TELAAH ASPEK BUDAYA Mulyadi Mulyadi
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 7, No 1 (2017): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.967 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v7i1.4834

Abstract

Pendidikan memang tidak dapat lepas dari aspek sosial, politik, ekonomi dan budaya, menganggap pendidikan sebagai sesuatu yang berdiri sendiri tanpa ada kaitannya dengan aspek sosial yang melingkupinya akan berakibat pada keterasingan pendidikan dalam realitas dunia nyata. Dalam era Globalisasi, pendidikan menemui tantangannya, dimana harus selalu berbenah dan memegang prinsip-prinsip pendidikan sebagai wahana penyadaran diri dan proses humanisasi tanpa mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan, pendidikan harus menghindarkan dampak negatif yang ditimbulkan laju arus globalisasi. Yakni dengan menawarkan reparadigmatisasi pendidikan sebagai upaya preventif, dan harus menjadi tanggung jawab semua komponen anak bangsa di negeri ini.
PERGULATAN TAK KUNJUNG USAI: Perdebatan Formalisasi Syari’at Islam di Indonesia Nasrullah Nasrullah
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 2, No 1 (2012): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.674 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v2i1.4689

Abstract

The article describes difference approach to understand and toimplement syariat of Islam in context live having state. The conservative orfundamentalist comprehend that syariat have to be practiced totally whether in private law in spite of the public included in state based on Islam or religion. On the other side, moderate group has differ perspective that Islam syariat formalization didn’t need formally, moreover they change state principle becomes Islam. But, it can be channeled toward substance values through mechanism process democratization with legislation approach of Islamic law into positive law of legislation.
MODERNISASI HUKUM KELUARGA DI INDONESIA: Studi Terhadap Diskursus dan Legislasi Perjanjian Perkawinan Islam Indonesia Budiawan, Afiq
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 7, No 2 (2017): Madania
Publisher : Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.674 KB)

Abstract

Bagi masyarakat Indonesia perkawinan merupakan sesuatu yang sakral, tidak hanya menyangkut aspek hukum saja tetapi juga menyangkut aspek religius, untuk itu perjanjian perkawinan (contractus sui generis) dianggap sesuatu yang menodai kesakralan dari perkawinan itu sendiri. Perjanjian perkawinan dalam kajian fiqih klasik lebih dikenal dengan istilah pengajuan persyaratan dalam akad nikah dan taklik talak, sedangkan taklik talak saat ini hukumnya makhruh menurut fatwa MUI dan NU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan ulama Kota Malang terhadap taklik talak serta perjanjian perkawinan. Sehingga diharapkan nantinya dari penelitian ini dapat memperluas khazanah keilmuan kita dan dapat memunculkan pemikiran baru dalam menjawab permasalahan hukum. Dari hasil penelitian ini, Pertama, taklik talak sebagai solusi hukum bagi masyarakat dari dampak terburuk ketika putusnya perkawinan. Kedua, adanya taklik talak saat ini mengindikasikan suami ingin bermain-main dengan talak, dan taklik talak saat ini hukumya makruh maka harus ditinggalkan. Sedangkan perjanjian perkawinan status hukumnya diperbolehkan (mubah), dan bukan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh calon suami istri dalam perkawinan. Mengenai muatan isi yang diperjanjikan tidak hanya masalah Hifzh al-maal, akan tetapi dapat juga mengenai masalah Hifzh ad-din, Hifzh an-nafs, Hifzh an-nas, dan Hifzh al-aql
MODEL PENDIDIKAN AKHLAK DI SEKOLAH Sebuah Model Pengembangan Suasana Religius di Sekolah Wahyudin Wahyudin
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 2, No 1 (2012): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.202 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v2i1.4694

Abstract

The decline of public attention towards school is marked by the declining interest of parents to send their children to conventional schools. Therefore, educational policies should emphasize that religious atmosphere needs to be developed at schools. The development can be done through the implementation of polite way of dressing, neat and genitally covered, reciting al- Qur'an, exemplary of teachers are among other things that religion is highly recommended. This appearance should be implemented both outside and inside the classroom.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMBERIAN TUGAS RUMAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS VIII-B SMP NEGERI 3 TAPUNG MEGA PRIHATINI
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 8, No 1 (2018): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.365 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v8i1.5346

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar PKn siswa kelas VIII-B SMP Negeri 3 Tapung tahun pelajaran 2016/2017 setelah penerapan pembelajaran pemberian tugas rumah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2016. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-B SMP Negeri 3 Tapung yang berjumlah 38 orang siswa yaitu 23 orang siswa putra dan 15 orang siswa putri. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif. Hasil analisis data deskritif tentang hasil belajar siswa diperoleh bahwa pada siklus I hasil daya serap peserta didik sebelum PTK yaitu 74.5. Setelah PTK pada siklus I sebesar 83.2. Pada siklus II sebesar 85.8. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran pemberian tugas rumah dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas VIII-B SMP Negeri 3 Tapung tahun pelajaran 2016/2017.
PUNISHMENT in ISLAMIC EDUCATION Syahrul Hasibuan
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 2, No 2 (2012): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.373 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v2i2.4742

Abstract

The great punishment which is followed by violence is not desired by anyone including in education institution. However, it cannot be avoided that in a education institution there is still a violence. This paper attempts to explore some points related to punishment in Islamic education. The result is that pusnishment should consider some steps and requirements which should be understood by Islamic teachers.

Page 4 of 19 | Total Record : 187