Educational Guidance and Counseling Development Journal
Educational Guidance and Counseling Development Journal (EGCDJ) (E ISSN 2614-8358) (P ISSN 2615-3661) merupakan wadah untuk menampung berbagai artikel penelitian dan konsep pemikiran mutakhir tentang bimbingan konseling. Jurnal ini menjadi wadah bagi semua Tenaga Kependidikan, Ahli, Praktisi, dan Peneliti di bidang bimbingan konseling untuk berkomunikasi secara ilmiah. muatan dalam jurnal ini adalah segala sesuatu yang terkait dengan dunia bimbingan konseling, dibahas melalui berbagai perspektif terutama dalam perspektif islam. Jurnal EGCDJ diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Konsentrasi Bimbingan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau bekerja sama dengan Ikatan Konselor Indonesia (IKI) PD Riau. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Bulan April dan November
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ"
:
9 Documents
clear
Analisis Self Esteem pada Mahasiswa Prodi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Rizki Amalia;
Yolanda Pahrul
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.19475
Penelitian ini membahas tentang self esteem mahasiswa prodi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket adopsi dari Coopersmith Self Esteem Inventory. Berdasarkan hasil analisis angket tentang self esteem mahasiswa prodi PG-PAUD dapat di deskripsikan sebagai berikut: Kekuatan diperoleh hasil 71,50%, Keberartian 64,62%, Kebajikan 69,37% dan Kemampuan 79,12%. Berdasarkan hasil temuan tersebut sebagian besar mahasiswa prodi PG-PAUD memiliki self esteem tinggi. TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack// This page is in Romanian Translate to English AfrikaansAlbanianAmharicArabicArmenianAzerbaijaniBengaliBulgarianCatalanCroatianCzechDanishDutchEnglishEstonianFinnishFrenchGermanGreekGujaratiHaitian CreoleHebrewHindiHungarianIcelandicIndonesianItalianJapaneseKannadaKazakhKhmerKoreanKurdish (Kurmanji)LaoLatvianLithuanianMalagasyMalayMalayalamMalteseMaoriMarathiMyanmar (Burmese)NepaliNorwegianPashtoPersianPolishPortuguesePunjabiRomanianRussianSamoanSimplified ChineseSlovakSlovenianSpanishSwedishTamilTeluguThaiTraditional ChineseTurkishUkrainianUrduVietnameseWelsh Always translate Romanian to EnglishPRO Never translate Romanian Never translate ejournal.uin-suska.ac.id
Motivasi Berprestasi Mahasiswa serta Peran UPBK dalam Mengoptimalkan Motivasi Prestasi
Birrul Walidaini
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.19766
Motivasi berprestasi adalah keinginan menyelesaikan sesuatu, untuk mencapai suatu standar kesuksesan, dan berusaha dengan tujuan mencapai kesuksesan, adanya motivasi, siswa akan belajar lebih keras, ulet, tekun, dan memiliki konsentrasi dalam proses pembelajaran. Mahasiswa memiliki tingkat motivasi yang berbeda-beda. Sehingga penelitian bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan tingkat motivasi berprestasi mahasiswa, 2) Mendeskripsikan peran UPBK dalam mengoptimalkan motivasi berprestasi. Adapun metodologi penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif jenis deskriptif dengan menggunakan skala likert. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa BK UNP berjumlah 624 dan sample berjumlah 244 orang mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa motivasi berprestasi mahasiswa berada pada kategori tinggi. Adapun peran UPBK dalam mengoptimalkan motivasi berprestasi mahasiswa yaitu dengan membuat program pelayanan BK agar mahasiswa yang secara rata-rata berada pada kategori tinggi tidak menurun motivasinya antara lain memberikan layanan informasi, layanan konten, dan layanan bimbingan kelompok.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Economic and Social Resilience of Muslim Families during a Pandemic and Its Implications for Family Counseling
Desri Jumiarti;
Rahmatul Hayati;
Emeliya Hardi;
Eko Sujadi;
Zahara Febrianti
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.19541
Abstract: The purpose of this study was to provide resilience to the economic and social resilience of Muslim families during the pandemic and their interactions with family counseling in Pantai Cermin District, Solok Regency. This study uses a quantitative descriptive approach. The population of the study was the entire community of Pantai Cermin sub-district, Solok Regency. Sampling is by using a cluster random sampling system, by categorizing jorong which is rarely populated with densely populated areas. Some samples are chosen randomly or randomly from some of these clusters. Respondents were given a family resilience questionnaire to fill out in order to collect data for this study. Validating Instruments with an expert judgment system. The results showed that 46.1% of families had low economic resilience and 19.4% of families had low social security. This shows that there are still many families who have low economic resilience and there are still families who have low social resilience. As a result, it can be said that it is very necessary for the family to have economic and social resilience in facing various problems and under any conditions. In this case, it has very implications for family counseling, because through family counseling, assistance can help in solving it. Through family counseling, families are able to overcome their problems and are expected to create family resilience.
Perbandingan Stress Akademik Mahasiswa Laki-laki dan Perempuan Ketergantungan E-Learning dalam Penerapan Kurikulum Mardeka
Donal Donal;
Raja Arlizon;
Mhd Subhan;
Munawir Munawir
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.14561
Pembelajaran dalam jaringan adalah sistem perkuliahan yang memanfaatkan akses internet sebagai media pembelajaran yang dirancang dan ditampilkan dalam bentuk modul kuliah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran stress akademik mahasiswa dalam melaksanakan pembelajaran dalam jaringan pada masa wabah virus covid-19. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di FKIP Universitas Riau. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. Hal ini untuk meningkatkan tingkat kerpercayaan pengambilan jumlah sampel dalam penelitian ini dapat diambil 11% dari jumlah populasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dari responden melalui google form. TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack// This page is in Swedish Translate to English AfrikaansAlbanianAmharicArabicArmenianAzerbaijaniBengaliBulgarianCatalanCroatianCzechDanishDutchEnglishEstonianFinnishFrenchGermanGreekGujaratiHaitian CreoleHebrewHindiHungarianIcelandicIndonesianItalianJapaneseKannadaKazakhKhmerKoreanKurdish (Kurmanji)LaoLatvianLithuanianMalagasyMalayMalayalamMalteseMaoriMarathiMyanmar (Burmese)NepaliNorwegianPashtoPersianPolishPortuguesePunjabiRomanianRussianSamoanSimplified ChineseSlovakSlovenianSpanishSwedishTamilTeluguThaiTraditional ChineseTurkishUkrainianUrduVietnameseWelsh Always translate Swedish to EnglishPRO Never translate Swedish Never translate ejournal.uin-suska.ac.id
Streghtening the Quality of Counseling Center in Pesantren through Implementing WOCA (Wisdom Oriented Counseling Approach) Model
Khilman Rofi Azmi;
Rifqi Minchatul Ulya
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.16622
The role of Counseling Center in Pesantren takes the important aspect of Santri’s Mental Hygiene. However, related to gender, the dynamics of students have not been well discussed so that it raises other problems related to systemic matters in the private, social, learning and career fields. This article aims to provide an overview of the breakthrough approach that suits the needs of santri, namely WOCA (Wisdom Oriented Counseling Approach) with stages (1) rapport; (2) problem exploration; (3) formulation of the problem; (4) the development of alternative problems; (5) decision making; (6) termination. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenology through in depth interviews, observation, and documentation at the Mamba’ul Hikam Islamic Boarding School and Nurul Qur’an Islamic Boarding School in Malang, East Java. The results showed similar patterns used in providing Policy-based “Konseling Berbasis Kebijaksanaan” or (WOCA). The WOCA approach has the main objective of facilitating the counselee to be able to anticipate and solve problems related to self-acceptance and the environment and to develop the counselee's potential optimally. The results of the study prove that through counseling with the WOCA approach, counselors can use to overcome and anticipate problems related to personal, social, learning and career fields. This is because through WOCA counselors can optimize intrapersonal and interpersonal skills within the framework of wisdom values. TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack// This page is in Indonesian Translate to English AfrikaansAlbanianAmharicArabicArmenianAzerbaijaniBengaliBulgarianCatalanCroatianCzechDanishDutchEnglishEstonianFinnishFrenchGermanGreekGujaratiHaitian CreoleHebrewHindiHungarianIcelandicIndonesianItalianJapaneseKannadaKazakhKhmerKoreanKurdish (Kurmanji)LaoLatvianLithuanianMalagasyMalayMalayalamMalteseMaoriMarathiMyanmar (Burmese)NepaliNorwegianPashtoPersianPolishPortuguesePunjabiRomanianRussianSamoanSimplified ChineseSlovakSlovenianSpanishSwedishTamilTeluguThaiTraditional ChineseTurkishUkrainianUrduVietnameseWelsh Always translate Indonesian to EnglishPRO Never translate Indonesian Never translate ejournal.uin-suska.ac.id
Tingkat Adiksi Penggunaan Media Sosial Remaja: Studi Deskriptif
Hasgimianti Hasgimianti;
Suci Habibah;
Alfiah Alfiah;
Raden Deceu Berlian Purnama
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.19731
Perkembangan pada masa remaja merupakan masa transisi antara masa anak-anak menuju masa Remaja. Perkembangan media sosial memberikan andil dalam proses interaksi antara inidividu dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) gambaran tingkat adiksi penggunaan media sosial remaja, (2) gambaran konten yang sering dibuka remaja dalam penggunaan media social. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa di SMP Negeri 23 Pekanbaru, sampel dalam penelitian ini adalah 118 orang siswa SMP Negeri 23 Pekanbaru. Teknik pengumplan data dalam penelitian ini menggunakan angket media social yang telah dilakukan uji coba validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan presentase. Hasil dalam penelitian menunjukan bahwa : (1) analisis gambaran tingkat adiksi penggunaan media sosial bagi remaja untuk kategori sangat tinggi 21%, tinggi 37%, sedang 26%, rendah 12%, dan sangat rendah 4%. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa tingkat adiksi penggunaan media social pada terbanyak pada kategori tinggi dan sedang, (2) konten yang paling banyak dibuka melalui social media ditemukan bahwa remaja membuka social media market place, berbelanja online dengan jumlah 45% dengan kategori sering, ibu-ibu membuka social media Tiktok dengan jumlah 86% dengan kategori kadang-kadang, ibu-ibu membuka social media gossip artis atau berita viral dengan jumlah 55% dengan kategori kadang-kadang, ibu-ibu membuka social media untuk melihat status dan foto teman-teman dengan jumlah 78% dengan kategori sering, ibu-ibu membuka social media untuk melihat instastory, status WA, maupun live facebook dengan jumlah 56%.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
The Effect of Family Social Support on Student Engagement in Online Learning
Ari Gusmawan;
Sigit Hariyadi
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.18429
The Covid-19 pandemic has also strengthened the shift in learning activities in the educational environment which was originally carried out directly in schools to online which can be accessed anywhere. In addition to the covid 19 outbreak issue, this shift is also based on the development of communication technology that is very adequate. This shift in the way of learning is also felt by students at the elementary school level. A strong issue that arises in this shift in the way of learning is student engagement in participating in online learning. This engagement includes involvement in behavior, emotions, and thoughts. One of the factors that influence students in participating in online learning is the social support of their families. The purpose of the study was to analyze the effect of family social support on student engagement in participating in online learning at SDN Jejeruk, Blora Regency. The method used is correlational quantitative using a total sampling of all populations of 85 students. Data collection was carried out with a psychological scale of family social support and a psychological scale of student engagement. The results of this study show the influence of family social support in the form of emotional support, appreciation, instrumental and information on student engagement of 10.6% obtained from the results of the coefficient of determination test (R2).
Kaidah-kaidah dalam Pelaksanaan Konseling Kelompok
Eka Saputra
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.19535
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap atau memberikan gambaran tentang bagaimana kaidah-kaidah dalam pelaksanaan konseling kelompok. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Studi kepustakaan adalah diskusi berdasarkan buku referensi yang bertujuan untuk memperkuat bahan diskusi dan sebagai dasar untuk menggunakan rumus-rumus tertentu dalam menganalisis dan merancang suatu struktur. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil bahwa kaidah-kaidah yang harus diperhatikan dalam konseling kelompok meliputi tujuan konseling kelompok, jumlah sesi konseling kelompok, tempat pelaksanaan konseling kelompok, jumlah anggota kelompok, homogenitas anggota kelompok, pendekatan teoritis dan teknik yang akan digunakan dalam konseling kelompok tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan memberikan sumbangsih pengetahuan tentang kaidah-kaidah dalam pelaksanaan konseling kelompok sehingga pelaksanaan konseling kelompok tersebut dapat berjalan dengan lancar sebagai salah satu upaya dalam membantu individu untuk keluar dari permasalahan yang sedang dialaminya.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack// This page is in Indonesian Translate to English AfrikaansAlbanianAmharicArabicArmenianAzerbaijaniBengaliBulgarianCatalanCroatianCzechDanishDutchEnglishEstonianFinnishFrenchGermanGreekGujaratiHaitian CreoleHebrewHindiHungarianIcelandicIndonesianItalianJapaneseKannadaKazakhKhmerKoreanKurdish (Kurmanji)LaoLatvianLithuanianMalagasyMalayMalayalamMalteseMaoriMarathiMyanmar (Burmese)NepaliNorwegianPashtoPersianPolishPortuguesePunjabiRomanianRussianSamoanSimplified ChineseSlovakSlovenianSpanishSwedishTamilTeluguThaiTraditional ChineseTurkishUkrainianUrduVietnameseWelsh Always translate Indonesian to EnglishPRO Never translate Indonesian Never translate ejournal.uin-suska.ac.id
Factors Affecting Premarital Sexual Behavior
Rahmawati Wae
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 5, No 2 (2022): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/egcdj.v5i2.19538
ABSTRACT. Adolescence is a developmental phase between childhood and adulthood. During this period, physical and psychological changes oscur. Physical changes occur during the puberty period, especially the maturity of the sexual organs and hormonal changes, resulting in the emergence of sexual urgens in adolescents. Teenagers tend to want to try something new, including premarital sexual behavior in order to prove themselves. This type of research is quantitative descriptive. The population and sample in this research are 34 teenagers. The data collection technique in this research used an instrument with a Likert scale. The data obtained in this research will be analyzed using the percentage formula. The result showed that the description of adolescent premarital behavior in the high category with a percentages of 47%. Factors that influence the occurrence of adolescent premarital behavior for the biological dimension are categorized as high enough with a percentage of 41.17%, the psychological dimension is classified in fairly high category with a percentage of 32.3%, then the social dimension is also quite high with a percentage of 53%, and lastly from the moral cultural dimension it belongs to the very high category with percentage of 50%.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//