SUARA GURU
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Articles
255 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN
Siti Darisah
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10175
Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Negeri 020 Seberang Cengar Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantang Singingi dengan jumlah siswa 17 orang yang terdiri dari 8 orang siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran bermain peran. Bentuk penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing komponen pada setiap siklus dalam penelitian ini berisikan tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran bermain peran dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 020 Seberang Cengar Kecamatan Kuantan Mudik, hal ini dibuktikan karna terjadi peningkatan hasil skor dasar siswa yang mencapai KKM hanya 5 orang siswa dan setelah diterapkan model pembelajaran bermain Peran hasil pada ulangan harian I meningkat siswa yang mencapai KKM sebanyak 6 orang siswa dan pada ulangan harian II terjadi peningkatan siswa yang mencapai KKM sebanyak 11 orang siswa
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Nurazimah Nurazimah
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10193
Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mengetahui pelaksanaan model pembelajaran learning cycle dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas VII-2 SMP Negeri 32 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-2 SMP Negeri 32 Pekanbaru pada semester ganjil tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dimulai dari bulan Oktober 2017 sampai dengan bulan November 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas VII-2 SMP Negeri 32 Pekanbaru. Jumlah siswa 45 orang, terdiri dari 24 orang putra dan 21 orang putri. Hasil penelitian tindakan kelas ini adalah pelaksanaan model pembelajaran learning cycle dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas VII-2 SMP Negeri 32 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Ketuntasan klasikal sebelum PTK adalah 55.6% dengan kategori tidak tuntas. Pada siklus I pertemuan 1 sebesar 66.7% dengan kategori tidak tuntas dan pada pertemuan 2 sebesar 86.7% dengan kategori tuntas. Pada siklus II pertemuan 3 sebesar 88.9% dengan kategori tuntas dan pada pertemuan 4 sebesar 91.1% dengan kategori tuntas. Hasil belajar sebelum PTK adalah 71.6 dengan kategori kurang. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 76.7 dengan kategori cukup dan pada pertemuan 2 sebesar 79.1 dengan kategori cukup. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajarnya sebesar 79.8 dengan kategori cukup dan pada pertemuan 4 sebesar 81.3 dengan kategori cukup
PELAKSANAAN PROGRAM BUDAYA BERSIH UNTUK MENINGKATKAN RASA PEDULI SISWA TERHADAP LINGKUNGAN
Elvi Devita
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10198
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program budaya bersih dapat meningkatkan rasa peduli siswa terhadap lingkungan di SMP Negeri 27 Pekanbaru tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 27 Pekanbaru pada tahun 2017. Penelitian ini dimulai dari bulan Juli 2017 sampai dengan bulan Agustus 2017. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah siswa menunjukkan ciri-ciri kurang peduli terhadap lingkungan sebanyak 15 orang siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Hasil penelitian tindakan sekolah ini adalah pelaksanaan program budaya bersih untuk meningkatkan rasa peduli siswa terhadap lingkungan di SMP Negeri 27 Pekanbaru tahun 2017. Hasil observasi rasa peduli siswa terhadap lingkungan sebelum PTS adalah 30.7% dengan kategori sangat kurang. Hasil observasi rasa peduli siswa terhadap lingkungan siklus I adalah 60% dengan kategori cukup. Pada siklus II hasil observasi rasa peduli siswa terhadap lingkungan sebesar 77.3% dengan kategori baik
PENGGUNAAN METODE PEMBERIAN CONTOH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGUASAI MATERI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA
E Emmawita
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5579
Penerapan metode pemberian contoh dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai materi pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia peserta didik kelas IA di SD Negeri 026 Pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia serta umtuk mengetahui dampak dari penerapan metode pemberian contoh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Alat pengumpul data dilakukan dengan lembar observasi dan soal tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mata pelajaran Matematika pada data awal siswa yang tuntas hanya 12 siswa dari 19 siswa dimana ada 4 siswa yang nilainya berada pada kategori kurang dan 3 siswa yang nilainya berada pada kategori sangat kurang, pada siklus I siswa yang tuntas menjadi 16 siswa dari 19 siswa dimana ada 1 siswa yang nilainya berada pada kategori kurang dan 2 siswa yang nilainya berada pada kategori sangat kurang sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas sama dengan pada siklus I tetapi nilai yang diperoleh siswa ada peningkatan dari nilai pada siklus I dimana sudah tidak ada lagi siswa yang mendapat nilai pada kategori sangat kurang tetapi 3 siswa berada dalm kategori nilai kurang. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada data awal siswa yang tuntas hanya 13 siswa dari 19 siswa dimana ada 5 siswa yang nilainya berada pada kategori kurang dan 1 siswa yang nilainya berada pada kategori sangat kurang, pada siklus I siswa yang tuntas menjadi 16 siswa dari 19 siswa dimana ada 2 siswa yang nilainya berada pada kategori kurang dan 1 siswa yang nilainya berada pada kategori sangat kurang sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas mengalami kenaikan yaitu ada 18 siswa yang tuntas dimana nilai 1 siswa yang tidak tuntas berada pada kategori kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pemberian contoh pada pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia kelas IA di SD Negeri 026 Pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Kusmini Herti
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10203
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas VII.A SMP Negeri 18 Pekanbaru dengan menggunakan metode group investigation. Hal ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dilaksanakan pada bulan Maret 2017 sampai April 2017. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.A, yang berjumlah 41 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan melaksanakan kuis setiap akhir pertemuan dengan teknik analisis data deskriptif. Sebelum PTK hasil belajar siswa adalah 70.7. Hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 adalah 77.8. Hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 2 adalah 78.8. Hasil belajar siswa pada siklus II pertemuan 3 adalah 80.0. Hasil belajar siswa pada siklus II pertemuan 4 adalah 82.2. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode group investigation dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas VII.A SMP Negeri 18 Pekanbaru tahun pelajaran 2016/ 2017
PENGGUNAAN MEDIA DAN METODE BERVARIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DAN IPS
A Afrida
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5584
Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI SD Negeri 013 Pintu Gobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah pada mata plajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan perbaikan atas proses pembelajaran sehingga tercapainya ketuntasan belajar baik secara individual maupun klasikal yaitu dengan dilaksanakannya penerapan pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran melalui metode penelitian tindakan kelas dua siklus maka tujuan dari penelitian ini bisa tercapai. Hasil belajar siswa menjadi meningkat dari sebelum dilakukan perbaikan pembelajaran. Dari data yang diperoleh selama penelitian dapat dilihat bahwa pada siklus I penguasaan siswa pada mata pelajaran matematika masih sangat rendah karena 20 siswa diantara 32 siswa mendapat nilai dibawah standar. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, penguasaan atas materi soal mulai menampakkan hasil yang meningkat, dimana siswa yang mendapatkan nilai rata-rata dibawah standar hanya 9 siswa. Tingkat penguasaan siswa telah mencapai 71,87% dan cukup memuaskan. Pada pelajaran IPS dengan materi globalisasi juga memperliatkan keberhasilan. Pada siklus I siswa yang semula mendapat nilai dibawah standar sebanyak 14 orang dari 32 siswa turun menjadi 6 siswa pada siklus II. Tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran sudah mencapai 84,37%.
PENERAPAN METODE CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Ermanelli Ermanelli
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10208
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yaitu suatu penelitian yang dilakukan di dalam kelas, guna memperbaiki proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini telah dilakukan di kelas VIII-6SMP Negeri 12 Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018 bulan Agustus sampai dengan September 2017. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 12 Pekanbaru tahun Ajaran 2017/2018, yang berjumlah 36 orang yang terdiri dari 17 orang siswa perempuan dan 19 orang siswa laki-laki yang mempunyai kemampuan heterogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode card sort dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 12 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Hasil belajar siswa sebelum PTK adalah 74.2. Pada siklus I mengalami peningkatan yaitu pada pertemuan 1 hasil belajar siswa adalah 79.2 dan pada pertemuan 2 adalah 82.2. Hasil belajar siswa pada siklus II juga mengalami peningkatan yaitu pada pertemuan 3 hasil belajar siswa adalah 83.9 dan pada pertemuan 4 adalah 85.8. Ketuntasan klasikal siswa sebelum PTK adalah 58.3%. Pada siklus I pertemuan 1 ketuntasan klasikal siswa adalah 86.1% dan pada pertemuan 2 adalah 88.9%. Pada siklus II pertemuan 3 ketuntasan klasikal siswa adalah 91.7% dan pada pertemuan 4 adalah 97.2%
PENERAPAN METODE RESITASI DAN SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN IPS SISWA SEKOLAH DASAR
S Suparti
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5589
Judul Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Penerapan Metode Resitasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Dan Penerapan Metode Sosiodrama Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas III SDN 015 Giri Sako Kecamatan Logas Tanah Darat Tahun Pelajaran 2009/2010. Jumlah siswa dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Matematika melalui metode resitasi dan meningkatkan hasil belajar IPS melalui metode sosiodrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah menerapkan metode tersebut, hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mencapai ketuntasan. Sebelum penerapan metode resitasi pada pelajaran Matematika hanya 8 siswa dari 30 siswa yang tuntas atau sekitar 26,67%, setelah diterapkan metode resitasi pada siklus I terjadi peningkatan yaitu siswa yang tuntas menjadi 20 siswa dari 30 siswa atau sekitar 66,67% sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan lagi yaitu siswa yang tuntas menjadi 27 orang dari 30 siswa atau sekitar 90%. Hal yang serupa juga terjadi pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Sebelum diterapkan metode sosiodrama siswa yang tuntas hanya 9 orang siswa dari 30 siswa atau sekitar 30%, setelah diterapkan metode sosiodrama pada siklus I terjadi peningkatan yaitu siswa yang tuntas menjadi 22 siswa dari 30 siswa atau sekitar 73,34% sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan lagi yaitu siswa yang tuntas menjadi 28 orang dari 30 siswa atau sekitar 93%.
PENERAPAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA
Raja Hasniwati
SUARA GURU Vol 4, No 2 (2018): SG Vol. 4 No. 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i2.10213
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu suatu penelitian yang dilakukan di dalam kelas, guna memperbaiki proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII-6 SMP Negeri 12 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini berjumlah 35 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2017. Penerapan metode Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas VII-6 SMP Negeri 12 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Rata-rata kelas sebelum PTK adalah 66.6 dengan kategori kurang. Pada siklus I memperoleh 74.0 dengan kategori cukup dan pada siklus II memperoleh 80.3 dengan kategori baik
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD BAGI PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA
Sri Rahayu Puji Astuti
SUARA GURU Vol 4, No 1 (2018): SG Vol.4 No. 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v4i1.5594
Peserta didik tunagrahita memiliki hambatan pada aspek inteligensi, yakni mereka memiliki tingkat IQ dibawah anak normal seusianya. Hal ini berdampak pada rendahnya prestasi belajar yang mereka peroleh di sekolah, terutama pada mata pelajaran IPA materianggota tubuhdan cara merawatnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik tunagrahita pada pelajaran IPA materi anggota tubuh dan cara merawatnya dengan menggunakan media pembelajaran flashcard sebagai alat bantu pelajaran. Penelitian dilakukan di SLB Negeri Bengkalis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus pembelajaran. Subyek penelitian adalah peserta didik tunagrahita kelas I tingkat dasar sebanyak 5 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan dianalisis menggunakan analisis statistic deskriptif sederhana. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada saat prasiklus rerata peroleha nilai peserta didik adalah sebesar 30. Setelah mendapatkan perlakuan melalui media pembelajaran flashcard perolehan rerata nilai peserta didik menigkat menjadi 56 dan masih dibawah nilai KKM sehingga dilanjutkan dengan siklus II dan mendapat rerata nilai 74 dan sudah mencapai target KKM IPA yakni sebesar 68 dengan ketuntasan pada semua peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran flashcard dapat meningkat prestasi belajar IPA materi anggota tubuh manusia untuk peserta didik tunagrahita kelas I SLB Negeri bengkalis.