cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 25982052     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPOWERMENT adalah media penerbitan karya tulis berbasis hasil pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa, menerima tulisan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan/multidisipin. Jenis naskah yang dipublikasikan adalah naskah asli/orisinal hasil pengabdian kepada masyarakat, jurnal ini terbit dalam 6 (enam) bulanan. EMPOWERMENT diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
Peranan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah “Rumah Kreatif BUMN” Purbalingga Saraswati, Esti; Rizqiyah, Riza; Randikaparsa, Irawan
Empowerment Vol. 4 No. 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4044

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembangunan di Indonesia. Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu dilakukan pemberdayaan dan dikembangkan secara terus menerus dengan berusaha mengurangi kendala yang dialami Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga mampu memberi kontribusi lebih maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mayoritas permasalahan yang dialami oleh pelaku UMKM adalah belum dapat memisahkan antara catatan keuangan pribadi dan bisnis dan masih rendahnya pemahaman akan analisis laporan keuangan sehingga dibutuhkan keterampilan akuntansi untuk mengatasi hal tersebut.  Peranan Sistem Informasi Akuntansi untuk usaha kecil menengah (UKM) tidak jauh berbeda dengan yang sudah diaplikasikan pada perusahaan – perusahaan besar. Peranan Sistem Informasi Akuntansi bisa dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan yang bisa diandalkan dalam kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penerapan Sistem Informasi Akuntansi memudahkan pelaku bisnis dalam pengambilan keputusan pengembangan pasar, penetapan harga, penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi, dan lain sebagainya. Dengan tersedianya pencatatan keuangan yang sesuai dan dilandasi penerapan sistem informasi akuntansi dapat memudahkan para pelaku UMKM untuk mengakses pembiayaan baik yang bersumber dari pemerintah maupun pihak kreditur (Bank) untuk perkembangan bisnisnya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai sistem informasi akuntansi agar manajemen keuangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin baik.
Penyuluhan Hukum tentang Kenakalan Remaja dan Penanganannya Aryani, Esti; Triwanto, Triwanto
Empowerment Vol. 4 No. 03 (2021): empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i03.4384

Abstract

Counseling about juvenile delinquency and its handling to students is very important, given the increasing number of juvenile delinquency during the Covid-19 pandemic. As part of the young generation who are the nation’s successors, students need to be equipped with insights about the importance of building a strong mental attitude so that they are not easily influenced and fall in delinquent behaviour that leads to criminal acts. Counseling is carried out online using the Microsoft Team application. Interactive discussions resulted in conclusions about preventive, repressive, and curative efforts in dealing with juvenile delinquency.
Pengenalan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Berbasis Web Bagi Masyarakat Desa Cibinuang, Kuningan Provinsi Jawa Barat Sugiharto, Tito; Jaelani, Asep Jejen; Somantri, Mohammad Irwansyah
Empowerment Vol. 4 No. 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4002

Abstract

Beberapa produk rumahan yang dikelola oleh masyarakat Desa Cibinuang diantaranya Emping, Rangginang, Gadung, Ketempling, Keripik Pisang, Gemblong, dan Keripik Singkong. Masyarakat Desa Cibinuang dalam proses pemasaran produk makanan tradisional masih menggunakan cara konvensional, yaitu dengan cara menjual produk langsung ke konsumen dan bekerjasama dengan toko oleh-oleh makanan tradisional. Proses penjualan konvensional memiliki beberapa kekurangan/kelemahan diantaranya proses pemasaran produk makanan tradisional masih terbatas hanya di Kabupaten Kuningan, keuntungan masyarakat Desa Cibinuang sedikit berkurang dari harga normal penjualan karena adanya pengurangan dari biaya pendistribusian. Sulitnya akses konsumen dari luar Kabupaten Kuningan untuk membeli/mendapatkan produk makanan tradisional dari Desa Cibinuang. Untuk meningkatkan penjualan menggunakan media online dan media teknologi informasi berbasis web, maka perlulah diadakan suatu pelatihan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk pelatihan Pengenalan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan produk olahan makanan tradisional. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan pelatihan, metode pelatihan. Metode pelatihan menggunakan metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode simulasi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah menambahnya wawasan pengetahuan dan kemampuan warga dalam pemanfaatan dan penggunaan teknologi informasi. Sehingga kesimpulan yang didapat yaitu meningkatnya kompetensi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi bagi masyarakat desa Cibinuang dalam bidang teknologi berbasis web. Selain itu Pelatihan dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari Desa.
Digital Tourism Transformation (Virtual Traveling) sebagai Solusi Dampak Covid-19 pada Sektor Pariwisata di Desa Kampial, Bali Anggariani, Putu; Paramartha, I Gusti Ngurah Dharma
Empowerment Vol. 4 No. 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4206

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di di Desa Kampial , Kuta Selatan , Badung , Bali. Permasalaham yang dihadapi saat ini yaitu mengenai dampak COVID-19 terhadap sektor pariwisata di desa Kampial. Permasalahan ini khususnya di kalangan pegiat pariwisata yang di PHK ataupun dirumahkan akibat pandemi COVID-19. Adanya pelatihan Digital Tourism Tranformation merupakan salah solusi untuk meningkatkan produktifitas, inovasi dalam mengatasi permasalahan yang sedang di hadapi oleh warga di desa Kampial. Untuk mempromosikan kembali wisata Bali kepada masyarakat, Virtual Traveling atau Virtual Reality dapat digunakan untuk memperkenalkan, mengingatkan, dan juga menarik calon-calon wisatawan baik yang sudah pernah berkunjung ke Bali, maupun calon wisatawan baru. Dimana warga akan digiring bergerak menuju era society 5.0 melaui pelatihan Digital Tourism Tranformation khususnya Virtual Traveling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah observasi permasalahan, mewawancarai warga terdampak , sosialisasi pelatihan dan pelatihan kepada warga. . Hasil pengabdian masyarakat ini yaitu didapatkan beberapa warga yang kehilangan pekerjaan dikarenakan adanya pandemi COVID-19. Warga yang terdampak salah satunya akan diwawancari lebih dalam, lalu pertanyaan yang diberikan yaitu seputar dampak yang dirasakan ketika pandemi sehingga kehilangan pekerjaan. Wawancara terlaksana dengan baik , serta sosialisasi dan pelatihan kepada warga sangat disimak dengan antusiasme yang tinggi serta  bertambahnya pengetahuan warga akan peran dan inovasi digitalisasi pada sektor pariwisata melalui sosialisasi dan pelatihan Virtual Traveling. Pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan warga dapat merealisasikan dan menjadikannya peluang untuk membangun pariwisata dan ekonomi kreatif , Menambah produktivitas warga yang terdampak sehingga memberikan inovasi pada bidang pariwisata serta dapat bekerjasama dengan desa wisata lainnya walaupun dikeadaan pandemi seperti ini .Harapan adanya pelatihan Virtual Traveling ini menjadi salah satu kegiatan yang meningkatkan produktifitas dan menjadi solusi permasalahan yang ada
Pelatihan Income Generating terhadap Kelompok Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Desa Karangtawang Kuningan Puspasari, Oktaviani Rita
Empowerment Vol. 4 No. 03 (2021): empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i03.5119

Abstract

The Covid19 pandemic caused a downturn in the economic sector, although the pandemic conditions have even been running for three years. The number of layoff cases, and the difficulty of the community maintaining business in an open environment due to the enactment of Restrictions on Community Activities (PPKM) which is still being carried out by the government to prevent an increase in the number of Covid19 cases in Indonesia.  Therefore, a solution is needed to be able to strengthen the economic sector that needs support from various parties.  In this case the people's economic sector starts from the family, the increase in family income will be able to strengthen the economic sector.  Efforts to strengthen the family economic sector can be done if the whole community also has understanding and expertise in efforts to earn income.  UP2K PKK is targeted because the focus of their activities is in accordance with the objectives in order to strengthen the family economic sector. Up2K PKK joint activities are expected to motivate group members to be able to start businesses and develop businesses for those who already have businesses.  Devotional activities carried out using socialization methods in motivating housewives to start trying to do business and develop businesses that have been run by having certain business achievement targets are expected to foster a more spirit in realizing it. Coupled with the training and mentoring in business management is expected, especially for participants who already have a business will be better able to organize efforts for better development, along with solutions sought together with the devotion team to the obstacles they have faced.   Keywords: Income generating, UP2K PKK Abstrak Pandemi Covid19 mengakibatkan keterpurukan dalam sektor perekonomian, meskipun kondisi pandemik ini bahkan sudah berjalan selama tiga tahun. Banyaknya kasus PHK, dan sulitnya masyarakat mempertahankan usaha dilingkungan terbuka dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih terus dilakukan pemerintah untuk mencegah peningkatan jumlah kasus Covid19 di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu solusi untuk dapat menguatkan sektor perekonomian yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.  Dalam hal ini sektor ekonomi rakyat dimulai dari keluarga,  peningkatan pendapatan keluarga akan dapat menguatkan sektor perekonomian.  Upaya penguatan sektor ekonomi keluarga dapat dilakukan apabila seluruh masyarakat juga memiliki pemahaman dan keahlian dalam upaya memperoleh penghasilan.  UP2K PKK dibidik karena fokus dari kegiatan mereka sesuai dengan tujuan dalam rangka penguatan sektor ekonomi keluarga. Kegiatan bersama UP2K PKK diharapkan akan dapat memotivasi anggota kelompok untuk dapat memulai usaha serta mengembangkan usaha untuk yang sudah memiliki usaha.  Kegiatan pengabdian yang dilakukan dengan menggunakan metode sosialisasi dalam memotivasi ibu rumah tangga untuk mulai mencoba melakukan usaha maupun mengembangkan usaha yang sudah dijalankan dengan mempunyai target capaian bisnis tertentu diharapkan dapat menumbuhkan semangat yang lebih dalam mewujudkan nya.  Ditambah dengan adanya pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan bisnis diharapkan khususnya untuk peserta yang sudah memiliki usaha akan lebih dapat menata usaha untuk perkembangan yang lebih baik, disertai solusi yang dicari bersama dengan tim pengabdian atas kendala yang selama ini mereka hadapi. Kata Kunci : Income Generating, UP2K PKK. 
Pendampingan dan Pengembangan Potensi Anak dalam Upaya Mencegah Perkawinan Usia Anak Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Manggihan Kabupaten Semarang Adillah, Siti Ummu; Taufik, Moch; Purnawan, Amin
Empowerment Vol. 5 No. 01 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i01.5676

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dan pengembangan potensi anak dalam upaya mencegah perkawinan usia anak-anak sebagai akibat terjadinya pandemi covid-19 dan untuk pengembangan potensi anak dalam penggunaan gadget dengan baik, positif, terarah dan produktif. Gadget selain sebagai sarana komunikasi, sekolah/belajar, dapat juga digunakan untuk berkreatifitas yang bisa mendapatkan penghasilan dan menambah sumber  ekonomi keluarga. Pendampingan dan pengarahan penggunaan gadget untuk mencegah hal-hal negatif, sebagai upaya mencegah terjadinya perkawinan usia anak bagi generasi muda dan masyarakat Desa Manggihan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan menggunakan metode presentasi informasi atau sosialisasi dan pendampingan dengan pendekatan secara individu dan berdiskusi secara rileks on the spot. Hasil dari pengabdian masyarakay ini, yaitu penyebab perkawinan anak adalah ekonomi dan kemiskinan, nilai budaya dimana anak perempuan dianggap sebagai aset, anak perempuan pantang menolak lamaran, regulasi yang tidak berpihak pada anak perempuan, globalisasi yang berdampak negative pada remaja, ketidaksetaraan gender, kurangnya akses partisipasi dan pengambilan keputusan bagi anak perempuan. Dampak perkawinan anak, menjadikan rendahnya pendidikan anak, menimbulkan masalah ekonomi/kemiskinan, masalah kesehatan reproduksi, risiko KDRT, perceraian dan depresi pada  anak, serta berdampak buruk bagi keturunan yang dilahirkan oleh pasangan anak. Pencegahan perkawinan anak dapat dilakukan melalui anak, keluarga, sekolah, lingkungan dan wilayah. perlunya meningkatkan ekonomi masyarakat, upaya menyadarkan pada orang tua akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak, mengubah budaya bahwa anak perempuan merupakan asset, tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, anggapan kalau anak perempuan pantak menolak lamaran, dan sebagainya,
Peningkatan Kesadaran Hukum dan Pendampingan Pensertifikatan Tanah di Desa Manggihan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Purnawan, Amin; Riyanto, Taufan Fajar; Adillah, Siti Ummu
Empowerment Vol. 5 No. 01 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i01.5677

Abstract

Desa Manggihan  Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Povinsi Jawa Tengah  yang sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani sayuran, sebagian besar memiliki lahan pertanian namun belum bersertifikat sebagai bukti kepemilikan tanah yang sempurna. Sertifikat tanah memberikan kepastian hukum bagi pemiliknya sekaligus memiliki nilai ekonomis karena dapat dijadikan jaminan kredit perbankan. Kenyataan ini mendorong pentingnya penyuluhan hukum dan pendampingan masyarakat untuk mengurus pendaftaran tanahnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan akan mendukung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sedang dilaksanakan pemerintah. Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan sertifikat tanah perlu dilakukan dengan memberikan edukasi dan pendampingan untuk mengetahui kendala yang dihadapi masyarakat sehingga belum melakukan pendaftaran tanah. Pensertifikatan tanah sebagai strategi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif selama ini belum ada manajemen yang baik dan terstruktur dengan peningkatan pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat sebagai pemilik lahan. Metode pelaksanaan kegiatan dengan metode berbasis kelompok yang dilakukan secara komprehensif yang mampu menginventarisasi seluruh aspek yang menghambat pensertifikatan tanah dan memberikan solusinya. Bekerjasama dengan Kepala Desa Manggihan selaku mitra serta Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang sebagai instansi yang menerbitkan sertifikat. Kegiatan dilakukan secara terukur sehingga berjalannya proses sertifikasi tanah. Luaran kegatan ini adalah sertifikat tanah dan publikasi dalam media pengabdian masyarakat.
Peningkatan Nilai Tambah melalui Pembuatan Pupuk Organik Padat dan Cair dari Limbah Kulit Buah Aren (Arenga Pinata) Ismail, Agus Yadi; Kosasih, Dede; Nurlaila, Ai
Empowerment Vol. 5 No. 01 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i01.5679

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan limbah kulit buah aren mempunyai tujuan untuk meningkatan ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap masyarakat dalam peningkatan nilai tambah. Kegiatan ini diikuti 25 orang peserta terdiri atas petani aren, perangkat desa, warga sekitar di Desa Girimulya Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka pada tanggal 15 Nopember 2021. Metode yang digunakan yaitu pelatihan partisipatif yang meliputi teori juga parktek pengolahan limbah kulit buah aren menjadi pupuk organik cair dan padat. Materi yang diberikan antara lain penggalian nilai tambah, teknis pengolahan pupuk cair dengan bahan limbah kulit buah aren serta pemanfaatan hasil pengolahan limbah. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa peserta pelatihan berperan aktif dalam mengikuti kegiatan sehingga pengetahuan, keterampilan dan sikap tentang pengolahan pupuk organik cair dan padat dari limbah kulit buah aren dapat meningkat.
Gerakan Adopsi 100 Pohon dalam Rangka Reboisasi Kawasan TNGC Bersama Kompepar Ciremai Green Lambosir Kuningan Sulistyono, Sulistyono; Arip, Asep Ginanjar; Nur, Sofyan H
Empowerment Vol. 5 No. 01 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i01.5183

Abstract

Kondisi kawasan di Blok Lambosir TNGC berupa lahan kritis dan semak belukar. Hal ini telah menurunkan fungsi kawasan ini sebagai sistem penyangga kehidupan dan rawan bencana alam seperti longsor dan kebakaran. Upaya pemulihan kembali fungsi kawasan (restorasi ekosistem) perlu dilakukan secara bertahap dengan kegiatan RHL. Kegiatan ini merupakan kegiatan pendampingan dan gerakan aksi menanam tanaman endemik Gunung Ciremai sebagai kawasan hutan konservasi yang berkelanjutan. Lokasi kegiatan di Blok Lambosir Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Pada lokasi tersebut telah dipersiapkan lahan seluas 1 Ha. Kegiatan terdiri dari 1. Pelatihan RHL dan Pemantapan Kelembagaan Kompepar, 2. Gerakan Adopsi Pohon berupa kegiatan a. Pendampingan Gerakan Menanam Pohon dan b. Pendampingan Pemeliharaan Pohon.  Pelaksanaan dilakukan selama 3 hari yaitu Minggu, Sabtu dan Minggu (7, 20 dan 21 November 2021), yang diikuti oleh Kompepar Ciremai Green Lambosir dan sivitas akademika UNIKU. Hasil kegiatan pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Kompepar, melalui pelatihan dan diskusi mendalam tentang RHL, interpretasi obyek dan Kelembagaan. Pemahaman anggota Kompepar meningkat terhadap kegiatan RHL, mampu melakukan interpretasi objek dalam menyampaikan objek dan daya tarik wisata terhadap pengunjung serta memiliki kesepahaman yang sama terhadap kelembagaan Kompepar. Hasil kegiatan Gerakan Adopsi pohon, berupa kegiatan menanam 100 pohon jenis endemik seluas 0,1 Ha untuk rehabilitasi lahan yang didominasi lahan kritis dan semak belukar untuk mengantisipasi bencana ekologi termasuk kekayaan biodeversiti dan kebakaran hutan. Jenis-jenis endemik yang ditemukan di blok Lambosir ada 2 jenis pohon yaitu malanding (Leucaena leucocephala) dengan nilai kerapatan 1.250 ind./Ha dan Kipare (Glochidion macrocarpus Bl) dengan nilai kerapatan 40 ind./Ha, selebihnya didominasi semak belukar berupa Alang-alang (Imperata cylindrica) dengan nilai kerapatan 58.500/Ha. Jenis pohon yang ditanam pada kegiatan RHL adalah Kipare (Glochidion macrocarpus), peutag (Syzygium densiflorum), Calodas (Ficus macrocarpa), Beunying (Ficus fistulosa), salam (Syzygium polyanthum).
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pembuatan Eco-Enzym sebagai Alternatif Pemutus Rantai Sampah Organik Rumah Tangga Nasihin, Iing; Nurdin, Nurdin; Kosasih, Dede; Mulyanto, Age; Maryam, Siti
Empowerment Vol. 5 No. 01 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i01.5037

Abstract

Manajemen pengelolaan sampah dengan pola 3R (reuse, reduce dan recycle) belum berjalan optimal, karena sistem pemilahan sampah belum terlaksana secara terpadu. Sampah yang sudah dipilah sejak level rumah tangga belum tentu akan ditangani secara terpisah ketika telah sampai di tempat pembuangan akhir (TPA). Pemutusan rantai distribusi sampah rumah tanggal menuju TPA melalui pembuatan eco-enzym pada level rumah tangga adalah salah satu solusi alternatif. Eco-enzym kaya akan manfaat, serta mudah dan murah untuk diaplikasikan pada level rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan dengan 3 model pendekatan, yaitu Partisipatory Rural Appraisal (PRA), Entrepreneurship Capacity Building (ECB), dan Teknologi transfer (TT). Ketiga model tersebut diaplikasikan melaui penggalian permasalahan smapah rumah tangga, peningkatan wawasan manfaat ekonomi sampah, dan peningkatan kapasitas pembuatan eco-enzym.

Page 10 of 26 | Total Record : 251