Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengenalan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Berbasis Web Bagi Masyarakat Desa Cibinuang, Kuningan Provinsi Jawa Barat Sugiharto, Tito; Jaelani, Asep Jejen; Somantri, Mohammad Irwansyah
Empowerment Vol. 4 No. 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4002

Abstract

Beberapa produk rumahan yang dikelola oleh masyarakat Desa Cibinuang diantaranya Emping, Rangginang, Gadung, Ketempling, Keripik Pisang, Gemblong, dan Keripik Singkong. Masyarakat Desa Cibinuang dalam proses pemasaran produk makanan tradisional masih menggunakan cara konvensional, yaitu dengan cara menjual produk langsung ke konsumen dan bekerjasama dengan toko oleh-oleh makanan tradisional. Proses penjualan konvensional memiliki beberapa kekurangan/kelemahan diantaranya proses pemasaran produk makanan tradisional masih terbatas hanya di Kabupaten Kuningan, keuntungan masyarakat Desa Cibinuang sedikit berkurang dari harga normal penjualan karena adanya pengurangan dari biaya pendistribusian. Sulitnya akses konsumen dari luar Kabupaten Kuningan untuk membeli/mendapatkan produk makanan tradisional dari Desa Cibinuang. Untuk meningkatkan penjualan menggunakan media online dan media teknologi informasi berbasis web, maka perlulah diadakan suatu pelatihan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk pelatihan Pengenalan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan produk olahan makanan tradisional. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan pelatihan, metode pelatihan. Metode pelatihan menggunakan metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode simulasi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah menambahnya wawasan pengetahuan dan kemampuan warga dalam pemanfaatan dan penggunaan teknologi informasi. Sehingga kesimpulan yang didapat yaitu meningkatnya kompetensi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi bagi masyarakat desa Cibinuang dalam bidang teknologi berbasis web. Selain itu Pelatihan dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari Desa.
Design of code switching and code-mixing game in Sundanese Wewengkon Kuningan language with ethnolinguistic content Jaelani, Asep Jejen; Hikmat, Ade; Safi’i, Imam
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i2.35432

Abstract

Sundanese language in the Kuningan region. The development of sociolinguistic games is essential because it can increase understanding and awareness of linguistic and cultural diversity among players, especially among children and adolescents, including college students. This game serves as an engaging educational tool for learning sociolinguistic aspects, such as dialect variations and language interactions in a fun and interactive context. In addition, sociolinguistic games support the preservation of local languages and cultures in a modern and accessible way. In this game design research, researchers refer to the MDA (Mechanics, Dynamics, Aesthetics) framework to understand and design the gaming experience. Mechanics refers to the rules and systems of the game, Dynamics describes the player’s interaction with the system, and Aesthetics includes the emotional experience of the player. This framework helps designers create rich and satisfying experiences by considering the interaction of these elements. The game is evaluated using the LORI (Learning Object Review Instrument) instrument to assess its pedagogical qualities, involving assessments from experts and users. The findings point to the need for RPG game designs that support language and ethnolinguistic elements, focusing on code switching and code mixing in the context of Sundanese society. The results of the evaluation show that this game not only contributes to the understanding of sociolinguistic concepts but also fosters a positive attitude towards Indonesian and Sundanese culture.
Strategi Penguatan Jurnal untuk Indeksasi Directory of Open Access Journals (DOAJ) Hidayat, Arip; Andriyana, Andriyana; Jaelani, Asep Jejen
JE (Journal of Empowerment) Vol 5, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v5i2.4620

Abstract

AbstrakDirectory of Open Access Journals (DOAJ) menetapkan serangkaian standar untuk memastikan bahwa jurnal yang terdaftar memenuhi kriteria kualitas dan transparansi yang tinggi. Standar ini mencakup menu minimal yang harus disertakan pada situs web jurnal, seperti kebijakan akses terbuka, tujuan dan ruang lingkup, daftar anggota dewan editorial, pedoman untuk penulis, proses editorial, syarat lisensi, syarat hak cipta, biaya penulis, dan detail kontak. Jurnal Anafora memerlukan perbaikan di beberapa aspek, termasuk penerapan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC-BY-SA), penambahan anggota dewan editorial, dan penyempurnaan bagian "Tentang" untuk memenuhi persyaratan DOAJ. Implementasi saran ini akan meningkatkan transparansi, kualitas publikasi, dan kepercayaan dalam komunitas akademik, serta memastikan bahwa Anafora dapat memenuhi standar internasional untuk jurnal ilmiah. Abstract The Directory of Open Access Journals (DOAJ) establishes a set of standards to ensure that registered journals meet high quality and transparency criteria. The standard includes minimal menus that must be included on a journal website, such as open access policies, purpose and scope, a list of editorial board members, guidelines for authors, editorial processes, licensing terms, copyright terms, author fees, and contact details. Anafora Journal needs improvements in several aspects, including the implementation of the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC-BY-SA) license, the addition of editorial board members, and the enhancement of the "About" section to meet DOAJ requirements. The implementation of these suggestions will improve transparency, publication quality, and trust in the academic community, as well as ensure that Anafora can meet international standards for scientific journals
Alih Kode dan Campur Kode Dalam Naskah Drama “Barok” Karya Aan Sugianto Mas Jaelani, Asep Jejen; Sya'diyah, Siti Halima
REFEREN Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v3i2.17405

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu analisis deskriptif kualitatif tentang alih kode dan campur kode dalam naskah drama “Barok” karya Aan Sugianto Mas. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana alih kode dan campur kode dalam naskah drama “Barok” karya Aan Sugianto Mas. Tujuan yang dicapai yakni ingin mendeskripsikan alih kode dan campur kode dalam naskah drama “Barok” karya Aan Sugianto Mas. Data penelitian ini berupa tuturan tokoh dalam naskah drama “Barok” karya Aan Sugianto Mas. Teknik penelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik pemerolehan data (studi pustaka dan dokumentasi), dan teknik pengolahan data (analisis). Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, alih kode; jenis alih kode yang terdapat dalam penelitian ini adalah alih kode intern. Alih kode intern berupa bahasa Sunda. Penyebab terjadinya alih kode dalam penelitian ini adalah pembicara atau penutur, pendengar atau lawan tutur, perubahan situasi dengan hadirnya orang ketiga, dan perubahan topik pembicaraan. Kedua, campur kode; jenis campur kode yang terdapat dalam penelitian ini adalah campur kode intern dan ekstern. Campur kode intern berupa bahasa Sunda dan campur kode ektern berupa bahasa Inggris. Penyebab terjadinya campur kode dalam penelitian ini adalah faktor ekstralinguistik dan intralinguistik.  
Penyuluhan Tentang Bahan Ajar Literasi Berbasis Kearifan Lokal di SDN 2 Tugu Mulya Hanifah, Ifah; Jaelani, Asep Jejen; Suntini, Sun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2100

Abstract

Pengabdian masyarakat ini merupakan penyuluhan dan pelatihan bagi para guru SD di SDN 2 Tugumulya Kecamtan Darma Kabupaten Kuningan tentang penyusunan bahan ajar literasi berbasis kearifan lokal. Hal ini didasari oleh fakta bahwa kemampuan literasi siswa yang masih rendah, dan salah satu faktornya adalah minimnya bahan ajar. Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan dengan tahapan sebagai berikut; 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi, 4) pendampingan dan konsultasi. Setelah diberikan materi  tentang konsep literasi dan bahan ajar, pemahaman guru semakin baik. Hal itu terlihat dari kegiatan tanya jawab yang dilakukan. Selain itu, kemampuan guru dalam menyusun bahan ajar sederhana sudah baik. Mereka dapat memilih materi yang pas, dan evaluasi yang sesuai dengan kriteria literasi yang ditentukan.
FUN AND MEANINGFUL LEARNING: PERCEPTION OF HIGH SCHOOL INDONESIAN LANGUAGE TEACHERS IN BANTEN REGION Safi'i, Imam; Sobri, Sobri; Jaelani, Asep Jejen
Pedagogi Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/pedagogi.v11i2.10386

Abstract

ABSTRACTThe results of research regarding the realization of the principles of fun and meaningful learning in the Banten Region have not yet been obtained. Therefore, the aim of this research is to explore data regarding the implementation of fun and meaningful learning principles in the Banten Region. The method used in this research is a survey method. The instrument used was a self-evaluation questionnaire which was prepared using Google Form. The development of research instruments refers to the principles of enjoyable and meaningful learning from the Directorate of Senior High Schools, namely being active, healthy relationships, inclusive, cultural diversity, socially oriented, future oriented, appropriate to students' abilities and needs, and fun. The respondents of this research were all high school Indonesian language teachers in the Banten Region. Data analysis was carried out descriptively, namely by presenting a percentage of the results of the self-assessment of each aspect of enjoyable and meaningful learning that had been carried out by the teachers. The research results show that on average the teachers have implemented the principles of enjoyable and meaningful learning well, namely 87.31. The results of this research can be used as an assessment of the performance of high school Indonesian teachers in the Banten Region.Keywords: Fun; meaningful learning; Indonesian Language Teacher; SMA
Steam-Based Learning Bibliometric Analysis: Opportunities in Indonesian Language Teaching Research Safi'i, Imam; Hikmat, Ade; Wahdini, Lili; Jaelani, Asep Jejen
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 11 No 1 (2024): January 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v11i1.3215

Abstract

STEAM is a holistic learning approach and is one of the learning models that emphasizes the learning system in Indonesia in the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum. This study aims to explore various research issues related to the implementation of STEAM in learning. Data collection was carried out using the Publish or Perish application which was sourced from Google Scholar and Scopus metadata with the keywords STEAM Based Learning and STEAM-based Learning from 2020 to 2023. Data analysis was carried out using the VOSviewer bibliometric. The results showed that the highest number of publications with Google Scholar metadata sources occurred in 2021 and 2022, namely 20 article titles. The highest number of publications from Scopus metadata sources is in 2021. Research opportunities related to the use of STEAM in learning Indonesian are still very high because there are no research topics related to the use of STEAM in learning Indonesian.