cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : 25811800     EISSN : 25974122     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
ELSE adalah jurnal ilmiah tentang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 613 Documents
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN IPA MATERI ZAT TUNGGAL DAN ZAT CAMPURAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN SRAGEN Suwanto, Nova Dwi; Desstya, Anatri
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.18676

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan video pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal Kabupaten Sragen tentang materi zat tunggal dan zat campuran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development) jenis 4-D yang terdiri dari empat tahapan: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran. (dissemination). Teknik pengumpulan dan analisis data dilakukan secara kualitatif, yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi: dan kuantitatif, yaitu: validasi media oleh para ahli, uji kepraktisan oleh guru dan siswa, serta uji efektivitas melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan sudah dinyatakan layak setelah melalui semua tahapan. Uji validitas memperoleh skor 80% (sangat valid) dari ahli materi dan 96% (sangat valid) dari ahli media. Rata-rata perolehan skor dari uji coba produk adalah 41,3 (pre-test) dan 67,5 (post-test). Uji efektivitas dihitung menggunakan N-gain dengan perolehan skor sebesar 0,44 (sedang). Uji kepraktisan memperoleh skor 100% (sangat praktis) dari guru dan 100% (sangat praktis) dari siswa kelas V SD Negeri Pilangsari 1. Berdasarkan hasil tersebut, video pembelajaran IPA materi zat tunggal dan zat campuran berbasis kearifan lokal di Kabupaten Sragen telah memenuhi kriteria sebagai media untuk membantu siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran IPA dan dapat dimanfaatkan dalam praktisi pendidikan yang lebih luas. Kata Kunci: IPA, kearifan lokal, media, pembelajaran,video
IMPLEMENTASI QUALITY OF WORK LIFE DI SDIT MUHAMMADIYAH AL-KAUTSAR KARTASURA Purwanto; Suharto, Toto; Prahastiwi, Eka Danik
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.18692

Abstract

Keberhasilan pengelola dalam mewujudkan keinginan-keinginan individu SDM akan menjadi sarana setiap individu bekerja maksimal untuk mewujudkan tujuan lembaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa itu manajemen Quality of Work Life dan bagaimana implementasinya di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Kartasura.. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Analisis deskriptif kualitatif adalah cara analisis yang cenderung menggunakan kata-kata untuk menggambarkan dan mejelaskan fenomena atau data yang diperoleh. Lokasi penelitian ini adalah di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar. Metode dan teknik pengumpulan data menggunakan field research (studi lapangan). Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi, wawancara dan observasi lapangan. Data yang diperoleh dari sumber tersebut selanjutnya dianalisis secara kualitatif deskriptif. Quality of work life adalah usaha yang dilakukan pengelola lembaga dalam memenuhi segala keingingan dan kebutuhan karyawan supaya terus berkembang, loyal kepada lembaga dan mau dengan senang hati bekerja keras mencapai tujuan lembaga. Implemntasi kualitas kehidupan kerja di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Kartasura adalah dengan memberikan berbagai fasilitas sebagai berikut: 1) Pengembangan kompetensi. 2) Penyelesaian konflik.  3) Komunikasi dengan baik. 4) Memberikan jaminan kesehatan kerja. 5) Mengatur keamanan kerja. 6) Kompensasi yang layak dan apresiasi.
UPAYA GURU MENGEMBANGKAN IMAJINASI SISWA DALAM MEMBUAT PUISI DI KELAS IV MIN 1 KENDAL Kholifah, Anies Nur; Muthia, Ratna
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.18881

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui upaya guru mengembangkan imajinasi siswa dalam membuat puisi di kelas IV B MIN 1 Kendal, serta  faktor pendukung dan penghambat dalam melakukan pengembangan imajinasi siswa dalam membuat puisi di kelas IV B MIN 1 Kendal. Kajian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dijalankan dengan observasi, wawancara,  serta dokumentasi. Teknik analisa data dijalankan secara interaktif melalui aspek yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta mengambil kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan data memakai triangulasi sumber. Hasil penelitian memperlihatkan upaya yang dijalankan guru dalam melakukan pengembangan imajinasi siswa dalam membuat puisi di kelas IV B MIN 1 Kendal yakni guru memakai metode pembelajaran yang menarik serta media yang relevan dengan tujuan belajar serta materi yang diajar. Guru memakai metode sugesti imajinasi serta penggunaan lagu Bunda-Melly Goeslaw sebagai media terbukti mengembangkan imajinasi siswa dalam membuat puisi serta membuat pembelajaran menulis puisi menyenangkan. Selain itu, guru juga mengajukan berbagai pertanyaan yang membimbing. Pertanyaan-pertanyaan yang membimbing terbukti efektif dalam melakukan pengembangan imajinasi siswa dalam membuat puisi. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat siswa berpikir kritis serta membayangkan dengan lebih baik. Faktor pendukung dalam melakukan pengembangan imajinasi siswa dalam membuat puisi di kelas IV B MIN 1 Kendal yakni siswa fokus dalam pembelajaran, sarana serta prasarana yang memadai, serta ketertarikan dengan lagu. Sedangkan faktor penghambat dalam melakukan pengembangan imajinasi siswa dalam membuat puisi di Kelas IV B MIN 1 Kendal yakni keterbatasan waktu. Kata Kunci: Imajinasi; Siswa; Membuat puisi
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KARTU HURUF DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS 1 Hayati, Safira Noor; Muthia, Ratna
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.18898

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) dengan menggunakan kartu huruf terhadap peningkatan pemahaman materi setelah terampil membaca pada siswa MI Tarbiyatul Khairat Semarang terhadap materi peristiwa siang dan malam. Latar belakang penelitian berfokus pada rendahnya keterampilan membaca siswa kelas satu sekolah dasar, serta kurangnya minat, dan metode pembelajaran yang monoton menjadi penyebab siswa kesulitan memahami materi bacaan. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan kartu huruf sebagai media untuk meningkatkan keterampilan sebagai upaya peningkatan pemahaman terhadap materi bacaan siswa. Rancangan penelitian menggunakan true experimental design berbentuk pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Pengambilan sampel dilaksanakan di MI Tarbiyatul Khairat Semarang dengan sampel 28 siswa dari dua kelas. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa model pembelajaran Make a Match dengan kartu huruf dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bacaan yang diberikan secara signifikan. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan skor pemahaman sebesar 50% dan tingkat peningkatan yang sedang, sedangkan kelompok kontrol hanya menunjukkan peningkatan sebesar 12%. Hasil ini menunjukkan keefektifan model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Penelitian ini juga menekankan pentingnya penerapan metode pengajaran yang inovatif, seperti model pembelajaran make-a match dengan menggunakan kartu huruf, agar siswa terlibat secara aktif dan meningkatkan pemahaman bacaan mereka. Kata Kunci : Model Pembelajaran;  Metode pengajaran;  Pemahaman Membaca; RTE
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI (STUDI KASUS PENINGKATAN MINAT SISWA LAKI-LAKI DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI DI SEKOLAH DASAR): STUDI KASUS PENINGKATAN MINAT SISWA LAKI-LAKI DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI DI SEKOLAH DASAR Khadijah, Ananda Arjuni; Shanie, Arsan
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to describe how the implementation of the direct instruction learning model in learning the art of dance to increase the interest of male students in elementary schools. This research is a qualitative research with a descriptive approach. Informants in this study were school principals, grade 4 teachers, and male students of grade 4 SD N Bangunharjo Semarang. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The validity of the data is done by triangulation of techniques and sources. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study used 3 phases of direct instruction learning, namely direct learning planning, direct learning implementation and evaluation based on direct learning. The direct instruction learning model succeeded in attracting the interest of grade 4 male students at SD N Bangunharjo in learning the art of dance after a learning evaluation was carried out. At first, male students felt shy, unenthusiastic, unfocused, and talked to their friends, which made studying less efficient. Male students participate more in class with the direct instruction learning paradigm.   Keywords: Direct Instruction, Interest, Learning the art of dance
HUBUNGAN KEGIATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DENGAN KARAKTER BERGOTONG ROYONG SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Simanungkalit, Priska Nurlia
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v7i2.19154

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) fokus pada penanaman perilaku serta tindakan sesuai jati diri bangsa yang salah satu dimensinya adalah bergotong royong. Oleh karena itu, siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan profil pelajar Pancasila sejak Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan profil pelajar Pancasila yang telah dilaksanakan di Sekolah dengan karakter bergotong royong yang dimiliki oleh siswa. Metode penelitian ini merupakan kuantitatif dengan teknik analisis data yaitu statistic non-parametrik karena data penelitian merupakan data ordinal yang diperoleh dari 20 siswa kelas VB SDN 104208 Cinta Rakyat sebagai subjek penelitian. Instrumen pengumpulan data berupa angket. Data dianalisis dengan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai phitung 0,257 <  ptabel 0,447 dan nilai sig. 0,0274 > 0,05 artinya tidak terdapat hubungan antara kegiatan profil pelajar Pancasila dengan karakter bergotong royong yang dimiliki siswa. Hal tersebut menimbulkan dua asumsi yakni 1) kegiatan profil pelajar Pancasila yang didesain guru belum mampu menimbulkan karakter gotong royong; atau 2) karakter gotong royong yang dimiliki siswa timbul karena faktor-faktor lain selain kegiatan profil pelajar Pancasila. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mendapat jawaban atas asumsi-asumsi peneliti. Kata Kunci: Kerjasama; pendidikan dasar
IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU INDONESIA PINTAR DALAM UPAYA PEMERATAAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR NEGERI Zamaludin, M. Ega; Meigawati, Dine; Sampurna, Rizki Hegia
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i2.19168

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of the Smart Indonesia Card program in Efforts to Equalize Public Elementary School Education in Cikole District, Sukabumi City for the 2021/2022 Period. And to find out the supporting and inhibiting factors in the Implementation of the Smart Indonesia Card Program in the Education Equality Activities of Public Elementary Schools in Cikole District, Sukabumi City 2021/2022 Period. To achieve the research objectives, the researcher used a descriptive qualitative approach method. In this study, the unit of analysis that is the object or research location is an institution or agency, namely 3 elementary schools in Cikole District. The results showed that the implementation of the Smart Indonesia Card Program (KIP) in the three elementary schools was in accordance with the implementation instructions set by the Ministry of Education and Culture. The KIP program is intended for children aged 6-12 years from poor, vulnerable poor families, and families receiving other social programs. The amount of KIP program funds received by students ranged from 225,000 to 450,000 rupiah per year. The implementation of this program is considered successful in the effort to equalize education, especially in reducing the possibility of students dropping out due to financial constraints.
Pengembangan Media Audio Visual Ice Breaking (Nyanyian) Wayang Sukuraga Berbasis Nilai Integritas Oktaviani, Penti; Lyesmaya, Dyah; Sutisnawati, Astri
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i2.19214

Abstract

Conditions and atmosphere in the classroom that often seem bored and saturated are a challenge for teachers to break the atmosphere so that learning can take place effectively. Ice breaking is a transition of the situation from boring to excited which can be done by means of games in any form, one of which is singing through audio visuals. This ice breaker model is a method used to break the atmosphere that is not conducive. Ice breaking is also not solely to break the learning atmosphere, but can be done as a delivery of useful meaning or material. One of them is wayang sukuraga which has a variety of good meanings that students need to know to grow their character.  The purpose of this study is to determine and develop audio visual media ice breaking (singing) based on integrity values using the ADDIE Research and Development (R&D) method using data collection in the form of interviews, documentation, and questionnaires. The results of the development of audio-visual media ice breaking (singing) sukuraga puppets based on integrity values are feasible to use in learning with a percentage value from media expert validators of 75.5% with the category "Feasible" and puppet validators of 70% with the category "Feasible".   Keywords: Development; Audio Visual Media; Ice breaking; Wayang Sukuraga; Integrity Values
PENERAPAN MEDIA ULAR TANGGA WAYANG SUKURAGA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SEKOLAH DASAR Anjali, Salma Isni; Maula, Luthfi Hamdani; Nurmeta, Irna Khaleda; Lyesmaya, Dyah
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i2.19236

Abstract

The problem in this study is the lack of use of learning media to support learning, especially social studies subjects with the stigma of social studies subjects simply memorizing it so that what happens is only getting bored learn. This research is a PTK with 4 meetings, where the purpose of this research is to find out the activities of educators, students' critical thinking skills, and learning outcomes through the medium of wayang sukuraga snakes and ladders. The results of this study indicate that before the action was taken, only 60% of students completed their learning outcomes with an average score of 60. After the action was taken in cycle I there was an increase in student learning outcomes to 69% with an average score of 69 and in cycle II there was again increasing the proportion of student learning outcomes to 79& with an average value of 80. So it can be concluded that the application of the Wayang Sukuraga snake and ladder media can help students achieve optimal learning outcomes in social studies subjects and interesting wayang Sukuraga illustrations. Keywords: Learning Outcomes IPS, Snakes and Ladders, Wayang Sukuraga
Pengembangan E-Modul Menggunakan Aplikasi Book Creator Berbasis Pendekatan Saintifik dan Keterampilan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SD Larasati, Sekar Reviyana; Rukmana, Diki
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 3 (2024): Additional Issue
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i3.19393

Abstract

The purpose of this study was to develop an interactive e-module that combines a scientific approach and creative thinking skills in learning science for grade IV SD.  The development method used is the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation).  Science education experts and teachers are involved in the validation process to ensure the validity of the content and design of the e-module.  The results of the study show that the developed e-module has content that is in accordance with the science curriculum for grade IV SD and has been integrated with a scientific approach and creative thinking skills. This e-modul uses the Book Creator application which allows students to interact with learning materials through images, text, videos, and other interactive elements.  In addition, the e-module also contains tasks that encourage students to use creative thinking skills in solving scientific problems.  The use of this e-module is expected to increase students interest in learning, as well as strengthen understanding of scientific concepts and creative thinking skills in science learning.  The development of e-modules using the Book Creator application based on a scientific approach and creative thinking skills in science learning for class IV SD has great potential to improve the quality of learning and develop students' creativity in science. Keywords: E-Modul; Book Creator; Creative Thinking, Science