cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Juripol
ISSN : 25991787     EISSN : 25991779     DOI : -
Core Subject : Economy,
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), kajian ilmiah tentang dunia pendidikan dengan scope bunga rampai pada pembahasan pendidikan, Manajemen, Manajemen Bisnis dan Manajemen Informatika dengan pendekatan yang lebih mengacu pada manajemennya
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
PENGARUH GAYA HIDUP DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DI KOTA MEDAN Hesti Sabrina; Eka Dewi Setia Tarigan; Amrin Mulia Utama Nasution; Tohap Parulian
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11311

Abstract

Peningkatan populasi manusia yang terus berkembang pesat membawa dampak terhadap lingkungan yang memicu pemanasan global, hal ini menyebabkan sebagian besar konsumen yang peduli dengan ekosistem lingkungan berupaya untuk melakukan pembelian produk-produk yang ramah lingkungan guna mendukung keberlanjuan bisnis dan lingkungan yang tetap terpelihara. Penelitian ini dilakukan terhadap 100 orang konsumen di kota Medan yang memiliki perilaku gaya hidup ramah lingkungan dan yang memiliki pengetahuan akan pentingnya perilaku ramah lingkungan yang pernah melakukan pembelian produk ramah lingkungan.
PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN MELALUI BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 Rahmadany Rahmadany; Yusriana Yusriana
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11312

Abstract

Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) sebagaimana disebutkan dalam UndangUndang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) yang dibentuk oleh pemerintah, adalah badan yang bertugas menangani dan menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha. Pembentukan BPSK ini ditujukan untuk mengatasi liku-liku proses pengadilan yang cenderung lama, formal dan berbelit-belit dengan jalan alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan berdasarkan asas cepat, sederhana dan biaya murah. Metode pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yang mengungkapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori- teori hukum yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen sangat perlu diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana yg diatur dalam UUPK. BPSK merupakan suatu lembaga khusus yang dibentuk dan diatur dalam UUPK, yang tugas utamanya adalah menyelesaikan sengketa atau perselisaihan antara konsumen dengan pelaku usaha.
TINJAUAN HUKUM CORPORATE SOCIAL RESPOSIBILITY (CSR) MENURUT UNDANG -UNDANG NO. 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS Nufaris Elisa; Rahmadany Rahmadany
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11313

Abstract

Perseroan Terbatas dalam menjalankan tugasnya harus berinteraksi dengan berbagai komponen yang terkait dengannya. Secara umum ada dua komponen yang terlibat dalam kegiatan Perseroan Terbatas, dua komponen itu kita kenal dengan shareholder dan stakeholder. Shareholder adalah komponen yang terkait dengan internal Perseroan Terbatas, yang dalam hal ini dikenal dengan para pemegang saham sedangkan yang dimaksud dengan Stakholder adalah semua pihak diluar para pemegang saham yang terkait dengan kegiatan Perseroan Terbatas. Peranan dari komponen stakholder sangat menentukan kelangsungan hidup perseroan Terbatas. Keberadaan sebuah Perseroan Terbatas di sebuah lingkungan Masyarakat harus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang bersangkutan. Metode pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yang mengungkapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori- teori hukum yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manfaat dari Aktivitas Corproate Social Responcibility (CSR) yaitu memperkuat kerekatan sosial bukan hanya tercipta untuk perusahaan sendiri atau masyarakat sendiri, tetapi juga untuk hubungan antara perusahaan dengan masyarakat. Selain masyarakat mendapat manfaat dan perusahaan juga mendapat manfaat hubungan antara keduanya semakin baik, dan ini berimbas pada munculnya bentuk-bentuk kerjasama baru.
PENGARUH WAKTU PEMBERIAN EM-4 PADA BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculantum Mill) Eliakim Purba Purba
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11314

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian EM-4, media tanam, serta interaksi dari keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitan ini bertempat di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Amir Hamzah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang dengan ketinggian tempat 25 meter diatas permukaan laut (m dpl). Waktu penelitian mulai dari bulan September sampai dengan Desember 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor waktu aplikasi EM-4 dengan notasi (W) terdiri dari 3 (tiga) taraf yaitu : W1 (satu minggu sebelum penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali), W2 (bersamaan dengan penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali) dan W3 (satu minggu setelah penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali). Faktor media tanam dengan notasi (M) terdiri terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu : M1 (Top soil), M2 (Top soil + Pupuk kandang sapi + Pasir = 1:2:2), M3 (Top soil + Pupuk kandang sapi + Cocopeat = 1:2:2) dan M4 (Top soil + Pupuk kandang sapi + Arang sekam = 1:2:2). Untuk menggambarkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat maka dilakukan pengamatan dengan parameter meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman, berat buah per plot dan produksi per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aplikasi EM-4 berpengaruh nyata terhadap jumlah buah per tanaman, berat buah per plot dan produksi per hektar. Perlakuan waktu aplikasi EM-4 terbaik ditemukan pada perlakuan satu minggu sebelum penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali (W1). Berbagai media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman. Tomat umur 15 HST dan jumlah buah per tanaman, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HST, berat buah per plot dan produksi per hektar. Perlakuan terbaik ditemukan pada media tanam top soil + pupuk kandang sapi + pasir dengan perbandingan 1:2:2 (M2).
PENGARUH UMUR DAN JUMLAH BIBIT PER LUBANG TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza sativa L.) Wiwik Yunidawati; Try Koryati
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11315

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh umur dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi sawah serta interaksi yang dimunculkan dari kedua perlakuan tersebut. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu : Faktor umur bibit (U) yang terdiri dari 3 taraf yaitu U1 (Umur pindah 15 hari setelah semai), U2 (Umur pindah 20 hari setelah semai), U3 (Umur pindah 25 hari setelah semai). Faktor jumlah bibit per lubang tanam (J) terdiri dari 3 taraf yaitu : J1 (Jumlah bibit 1 batang/lubang), J2 (Jumlah bibit 2 batang/lubang), J3 (Jumlah bibit 3 batang/lubang). Parameter dalam penelitian ini adalah, tinggi tanaman, jumlah anakan perumpun, jumlah anakan produktif, jumlah malai per rumpun, produksi gabah per plot dan berat 1000 butir biji. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan umur bibit berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 2, 4 MST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 2, 4 6 MST, jumlah malai per rumpun, jumlah anakan produktif, dan berat gabah per plot. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan umur pindah tanam 15 HSS (U1). Perlakuan jumlah bibit per lubang tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 2 dan 4 MST, jumlah anakan produktif, berat gabah per plot dan berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 2 dan 4 MST. Perlakuan jumlah bibit per lubang tanam terbaik ditemukan pada perlakuan jumlah bibit 1/lubang tanam (J1). Interaksi umur pindah tanam dan jumlah bibit per lubang tanam berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil padi yang baik disarankan menggunakan padi umur 15 hari setelah semai dan jumlah bibit 1 /lubang tanam.
UPAYA PENANGGULANGAN TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH PEGAWAI NEGERI SIPIL deliani deliani; Nufaris Elisa
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11318

Abstract

Korupsi dapat dikatakan sebagai perbuatan dengan maksud untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu badan hukum, yang langsung maupun tidak langsung merugikan keuangan negara atau daerah atau keuangan suatu badan yang menerima bantuan keuangan negara, serta perekonomian negara yang mana perbuatan tersebut yang dilakukan dengan menyalahgunakan jabatan/wewenang yang ada padanya. Mengingat peran dan kedudukan pegawai negeri yang terpenting sebagaimana diuraikan di atas, maka tidaklah berlebihan bahwa dalam diri pegawai negeri itu terdapat potensi untuk menyalahgunakan kedudukannya atau kekuasaannya. dalam Pasal 413 KUHPidana, “pegawai negeri” atau “orang lain yang diwajibkan untuk seterusnya atau sementara waktu menjalankan jabatan umum” (de ambtenaar of ander met eenigen open baren dienst voortdurend of tijkdelijk belast persoon) dalam Pasal 415, 416 dan 417 KUHPidana (yang semuanya menjadi delik korupsi menurut Pasal 1 ayat (1) sub c Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam hal pertanggungjawaban pegawai negeri yang melakukan tindak pidana korupsi dapat dikatakan bahwa pegawai negeri merupakan manusia yang merupakan subyek hukum, maka dalam pertanggungjawabannya dapat dilihat dari kemampuan untuk bertanggungjawab.
PENGARU PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANING) TERHADAP NILAI PERUASAHAAN (FIRM VALUE) PADA PERUSAHAAN SEKTOR NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2013-2015 Arief Hidayat Tumanggor
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perencanaan pajak (tax planning) terhadap nilai perusahaan (firm value) pada perusahaan sektor non keuangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan ukuran perusahaan, tangability of assets, leverage, firm age dan dividend sebagai variabel control. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur dengan Tobin’s Q sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2013 sampai dengan 2015. Hasil pengujian menujukkan bahwa perencanaan pajak tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Begitu juga dengan variabel tangability of assets, leverage, firm age dan dividend tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan sedangkan variabel ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
PENGARUH EPS, PER DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP LDR PADA BANK SWASTA YANG TERDAFTAR DI BEI 2016-2020 nursidin nursidin
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11320

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis apakah Earning Per Share, Price Earning Ratio, Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio Pada Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka atau bilangan. Sumber data berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari www.idx.co.id untuk memperoleh laporan keuangan Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020 sebanyak 23 perusahaan. Sampel penelitian ini berjumlah 75 laporan keuangan yang berasal dari 15 Bank Swasta yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2016-2020. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil analisis memberikan persamaan Loan to Deposit Ratio = 0,984 + 0,000 Earning Per Share – 0,001 Price Earning Ratio – 0,116 Biaya Operasional Pendapatan Operasional + e.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel tidak terdapat pengaruh tetapi signifikan Earning Per Share terhadap Loan to Deposit Ratio dengan nilai nilai thitung < ttabel yaitu -3,211 < 1,993 dengan nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,002 < 0,05, maka hipotesis 1 (pertama) pada penelitian ini dapat diterima. Hasil analisis menunjukkan secara parsial variabel tidak terdapat pengaruh dan tidak signifikan Price Earning Ratio terhadap Loan to Deposit Ratio dengan nilai thitung > ttabel yaitu -1,515 > 1,993 dengan nilai signifikan > 0,05 yaitu 0,134 > 0,05, maka hipotesis 2 (kedua) pada penelitian ini ditolak.
PENGUKURAN EFEKTIVITAS OPERASIONALISASI MANAJEMEN PADA PT. KARYA LESTARI MEDAN Siti Asyraini Siti Asyraini
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11321

Abstract

Pada dasarnya manajemen yang baik merupakan perantara antara pimpinan organisasi dengan setiap manajernya. Sebagai manajer yang baik harus dituntut mengetahui rencana kebijaksanaan, aktivitas, program kerja dan rencana-rencana usaha suatu organisasi atau perusahaan berdasarkan keadaan, harapan-harapan, keinginan-keinginan sebagai sasarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan operasionalisasi sudah berjalan efektif pada PT. Karya Lestari Medan. Untuk jenis data yang digunakan adalah jenis data kuantitatif yaitu berupa daftar kehadiran pegawai, dan data lainnya yang berkaitan dengan kebijakan operasionalisasi manajemen. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu untuk melihat pengaruh dengan menggunakan rumus analisis regresi sederhana . Hasil analisis skripsi menunjukan bahwa PT. Karya Lestari Medan menempatkan manajemen sebagai bagian integral dari perusahaan dengan kedudukan langsung dibawah pimpinan perusahaan yaitu pada setiap masing-masing bagian / devisi. Kedudukan pada posisi ini memberikan keleluasaan dan wewenang penuh bagi manajer untuk mengambil kebijakan-kebijakan penting yang dianggap mampu mengatasi dan menyelesaikan masalah-masalah di dalam preusan. Manajemen PT. Karya Lestari Medan memiliki peranan penting di dalam melaksanakan aktivitas pokok yang ada diperusahaan mulai dari mengevaluasi , mengidentifikasi dan merencanakan serta melaksanakan kegiatan manajemen untuk meningkatkan efektivitas operasionalisasi di dalam perusahaan. Kegiatan operasionalisasi manajemen harus dilaksanakan perusahaan terdiri dari sebagai tenpat konsultan bagi pegawai yang sedang menghadapi masalah, wakil dari perusahaan untuk mengkomunikasikan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan dan peraturan yang diambil perusahaan dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat yang ada disekitar perusahaan melalui komunikasi dan interaksi serta dukungan yang diberikan perusahaan dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat.
TINJAUAN HUKUM TERHADAP PEMBATALAN PERKAWINAN AKIBAT PEMALSUAN IDENTITAS Janner Damanik
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 5 No. 1 (2022): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v5i1.11322

Abstract

Hasil penelitian mengenai pemalsuan identitas dilakukan oleh calon mempelai yaitu memalsukan identitas, memalsukan surat kematian dan menikah tanpa adanya ijin dari Pengadilan Agama dan persetujuan dari istri. Adapun mengenai bagaimana pertimbangan-pertimbangan hakim dalam mengabulkan Permohonan Pembatalan Perkawinan yaitu pelaksanaan perkawinan antara Salijo dengan Termohon menggunakan informasi atau keterangan palsu yaitu mengenai keadaan Pemohon yang telah meninggal dunia dan perkawinan tersebut tidak disertai persetujuan dari istri pertama serta ijin dari Pengadilan Agama. Penulis menyadari keterbatasan kemampuan penulis dalam menyelesaikan penulisan hukum ini. Namun, penulis berharap dengan apa yang penulis berikan dalam penulisan hukum ini dapat bermanfaat bagi diri pribadi penulis dan seluruh pembaca. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis empiris, spesifikasi penelitian yaitu deskripsi analitis, pengumpulsn data diperoleh melalui data primer dengan menggunakan teknik wawancara bebas terpimpin, dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, metode analisis data menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terjadinya pemalsuan identitas dalam perkawinan terjadi karena adanya kartu identitas ganda yang dimiliki oleh Tergugat, selain itu adanya kelalaian dari pejabat berwenang yang membuat dokumen seperti kartu identitas, surat keterangan pindah dan kartu keluarga. Sedangkan Akibat hukum terhadap anak yang dilahirkan dalam perkawinan itu adalah tetap sah sebagai anak kandung dari suami isteri tersebut. Akibat hukum terhadap harta kekayaan perkawinan yaitu harta bersama adalah dianggap tidak pernah ada. Akibat hukum terhadap pihak ketiga adalah suami isteri tetap memiliki kewajiban untuk melakukan perbuatan hukum yang dilakukan terhadap pihak ketiga pada saat perkawinan meskipun perkawinan tersebut dibatalkan.