cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Juripol
ISSN : 25991787     EISSN : 25991779     DOI : -
Core Subject : Economy,
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), kajian ilmiah tentang dunia pendidikan dengan scope bunga rampai pada pembahasan pendidikan, Manajemen, Manajemen Bisnis dan Manajemen Informatika dengan pendekatan yang lebih mengacu pada manajemennya
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN FUNGSI KEPEMIMPINAN KOMANDAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH BAHASA TNI AL KODIKLATAL SURABAYA Supangat Supangat
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 2 (2021): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v4i2.11181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor kemampuan manajerial guru dan fungsi kepemimpinan Komandan sekolah bahasa TNI AL Kodiklatal di Surabaya yang berorientasi pada hubungan secara bersama-sama (simultan) atau sendiri-sendiri (parsial) mempunyai pengaruh terhadap Kinerja guru di Sekolah bahasa TNI AL Kodiklatal Surabaya. Selain itu diantara Kemampuan manajerial guru dan Fungsi kepemimpinan Komandan sekolah, mana yang mempunyai pengaruh dominan terhadap Kinerja guru. Dengan mengambil sampel 40 guru di lingkungan Sekolah bahasa TNI AL Kodiklatal Surabaya dan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantatif, diketahui bahwa faktor kemampuan manajerial guru dan Fungsi kepemimpinan Komandan sekolah secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sedangkan secara sendiri-sendiri, Kemapuan manajerial guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dan berpengaruh lebih dominan daripada variabel Fungsi kepemimpinan Komandan sekolah. Fungsi kepemimpinan Komandan sekolah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Implikasi hasil penelitian yang penting antara lain perlu mengaplikasikan secara efektif dan optimal terhadap fungsi kepemimpinan Komandan sekolah dan meningkatkan kemampuan manajerial guru melalui training dengan partisipasi aktif setiap guru. Selain itu perlu tindak lanjut penelitian terhadap variabel yang sama.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT. MUTHARI Muhammad Khuzaifi
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 3 No. 1 (2020): Juripol Volume 3 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penting bagi pimpinan untuk mengusahakan terciptanya komunikasi yang efektif dalam organisasi/instansi. Sebab dengan efektifiya komunikasi dalam organisasi tersebut maka akan memacu peningkatan kepuasan kerja pegawai, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja yang artinya bagi organisasi/instansi adalah bahwa dalam organisasi terjadi peningkatan produktivitas kerja dan pengurangan biaya melalui perbaikan sikap dan tingkah laku pegawainya. Selanjutnya, masyarakat tentu akan menikmati hasil kapasitas maksimum dari organisasi serta naiknya nilai manusia di dalam konteks pekerjaan manusia merupakan unsur yang terpenting dalam suatu organisasi, maka pemeliharaan hubungan yang terus-menerus dan serasi antara pimpinan dengan pegawai dalam setiap organisasi menjadi sangat penting. Pemeliharaan hubungan tersebut adalah menyangkut komunikasi yang efektif dalam organisasi agar dapat tercapai kepuasan kerja pegawai. Kepuasan kerja karyawan/pegawai adalah faktor utama dari struktur komunikasi yang menonjol dari organisasi. Pegawai menerima komunikasi yang jujur, langsung dari manajemen dalam tim yang kompak yang berkomunikasi secara terbuka dan sharing.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG LOYALITAS KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN KARTU TELKOMSEL Muhammad Khuzaifi
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 1 (2021): Juripol Volume 4 nomor 1 tahun 2021
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilandaskan pada pemikiran bahwa dalam persaingan perusahaan dibutuhkan suatu strategi yang terjamin dan berkesinambungan, hal tersebut dilakukan agar tujuan dan kelangsungan hidup perusahaan dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Sebagai bagian dari kemajuan tersebut semakin dituntut suatu perusahaan untuk memberikan suatu yang terbaik bagi para konsumen maupun para pelanggan dan memberikan kepuasan bagi mereka. Sehingga dengan kepuasan tersebut, pelanggan menjadi loyal terhadap suatu perusahaan.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen dalam menggunakan kartu telkomsel. Hasil penelitian dari uji koefisien korelasi diperoleh nilai rxy = 2,01 yang menunjukkan pengaruh yang sangat kuat antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen Tellkomsel Medan dan berdasarkan uji t diperoleh thitung > ttabrl yaitu 2,01 > 1,987 maka Ho ditolak, jadi ada pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen Telkomsel Medan khususnya kartu Simpati, nilai koefisien determinasi (R-Square) yang diperoleh adalah sebesar % menunjukkan sekitar 100% variabel Y (loyalitas konsumen) dapat dijelaskan oleh variabel X (kualitas pelayanan) atau secara praktis dapat dikatakan bahwa kontribusi variabel X (kualitas pelayanan) terhadap variabel Y (loyalitas konsumen) adalah 100% .
PENGARUH MARKET ORIENTATION TERHADAP MARKETING COMPERTENCY PADA PT. PERDAGANGAN INDONESIA MEDAN Muhammad Khuzaifi
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 2 (2021): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v4i2.11184

Abstract

Penelitian ini dilandaskan pada pemikiran bahwa setiap perusahaan harus memiliki kompetensi dalam penjualan sehingga dapat meningkatkan kinerja pemasarannya. Kompetensi pemasaran merupakan usaha manajer untuk mengembangkan strategi pemasaran dengan menanamkan kualitas perilaku pemasaran, seperti pada persentasi penjualan. Meningkatkan kompetensi kompetensi pemasaran, diharapkan dapat meningkatkan kinerja penjualan. Untuk meningkatkan kinerja pemasaran dan kompetensinya sehingga dapat melakukan persentasi yang baik terhadap konsumen, perusahaan perlu memberikan pelatihan kepada karyawannya baik melalui sentra pendidikan, training manajemen, peningkatan pengetahuan produk melalui media dan sebagainya. Untuk memperoleh data dalam penyusunan skripsi ini, penulis menggunakan metode pengamatan (observasi) dan wawancara (interview). Hasil penelitian yang diperoleh dan sekaligus menjadi kesimpulan penelitian ini antara lain bahwa faktor daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pasar, daya tanggap merupakan yang paling dominan dalam mempengaruhi kompetensi pemasaran. Secara parsial dari variabel bebas yang diteliti ternyata hanya dimensi variabel daya tanggap dan jaminan yang mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pasar. Melalui identifikasi determinan, didapat bahwa nilai R2 sebesar 0,410 berarti variabel bebas mampu menjelaskan terhadap variabel terikatnya yaitu kompetensi pasar sebesar 41.0% dan sisanya sebesar 59.0% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan seperti gaya hidup, motivasi, infrastuktur, dan lain-lain.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP WANITA DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM Putri Ramadhani
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 1 (2021): Juripol Volume 4 nomor 1 tahun 2021
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan hukum terhadap wanita sebagai korban KDRT perspektif Hukum Islam yaitu dengan adanya pihak ketiga (hakam) untuk membantu menyelesaikan masalah kekerasan terhadap wanita terutama istri, Dan apabila hakam tidak dapat mencegah kekerasan tersebut maka diserahkan keputusannya kepada hakim untuk mengadakan talak untuk melindungi istri. Namun telah di jelaskan dalam Alquran dan Hadis bahwa orang yang melakukan KDRT akan mendapatkan sanksi atau balasan yang setimpal sesuai dengan perbuatannya. Perspektif Hukum Positif telah dijelaskan dalam UU RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang PKDRT menyatakan bahwa segala bentuk kekerasan merupakan pelanggaran HAM dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan, serta bentuk diskriminasi yang harus dihapus. Istri yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga berhak mendapatkan perlindungan dari pihak keluarga, kepolisian, kejaksaan, advokat dan lembaga sosial lainnya baik sementara maupun berdasarkan penetapan perintah perlindungan dari pengadilan. Jadi penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa kekerasan terhadap istri dalam Hukum Islam dan Hukum Positif tidak dibolehkan karena dimata Allah swt laki-laki maupun perempuan semua sama derajatnya dan sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan (Innallaha laa yuhibbul mufsidin).
PENCEMARAN NAMA BAIK MEMLALUI MEDIA SOSIAL DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM Putri Ramadhani
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 3 No. 2 (2020): Juripol Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan ini berdasarkan masih banyaknya kasus-kasus serta pengaduan terkait tindak pidana pencemaran terhadap nama baik dan kehormatan yang disertai bukti-bukti yang menunjukkan akan tindak kejahatan ini. Di antara bentuk tindak kejahatan tersebut adalah menuduh seseorang telah melakukan perbuatan tertentu dengan maksud supaya orang yang dituduh itu tercemar nama baiknya. Dari uraian diatas muncul beberapa pokok masalah yang perlu diketahui jawabannya yaitu pertama, bagaimanakah kriteria pencemaran nama baik menurut pandangan Hukum pidana Indonesia dan Hukum pidana Islam. Kedua bagaimanakah sanksi terhadap tindak pencemaran nama baik menurut hukum pidana Indonesia dan menurut hukum pidana Islam. Dalam hidup ini, setiap manusia menghendaki martabat, kehormatannya terjaga. Seperti halnya jiwa, kehormatan dan nama baik setiap manusia juga harus dilindungi, bebas dari tindakan pencemaran terhadapnya. Hukum Islam sebagai rahmatan lil alamin, pada prinsipnya telah menjaga dan menjamin akan kehormatan tiap manusia. Juga mengharuskan untuk menjaga kehormatan saudara-saudaranya. Seperti memberi sanksi bagi seorang yang menuduh orang lain melakukan zina tanpa dapat menunjukkan bukti yang telah ditentukan dalam hukum Islam. Begitu pula hukum positif, khususnya dalam KUHP pasal 310 dan 311 secara terang mengancam dengan pidana penjara dan denda bagi seseorang yang dengan sengaja menuduh orang lain melakukan sesuatu hal. Namun, upaya perlindungan terhadap martabat manusia tersebut ternyata belum dapat terealisasi secara berarti. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa hukum pidana Islam memandang pencemaran nama baik sebagai tindak pidana, dengan macam jenis perbuatannya seperti, menfitnah, menuduh zina, menghina, mencela dan sebagainya. Pembuktiannya dengan menghadirkan saksi baik secara langsung ataupun tidak langsung. Juga dengan pengakuan. Selanjutnya hukuman yang dapat dikenakan berupa hukuman pokok berupa dera sebanyak delapan puluh kali (80) untuk tuduhan zina dan hukuman ta’zir untuk delik lainnya. Sedangkan menurut hukum pidana Indonesia pencemaran nama baik merupakan perbuatan dengan jalan menuduh melakukan suatu perbuatan tertentu baik secara lisan maupun tulisan dan gambar. Jenis deliknya dibedakan antara tindak pidana terhadap perorangan dan penguasa. Namun fokus pada kelengkapan dan kesempurnaan bukti. Mengenai hukumannya tergantung terhadap jenis delik yang dilakukan.
PERKEMBANGAN ASURANSI SYARIAH Roos Nelly
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 1 (2021): Juripol Volume 4 nomor 1 tahun 2021
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam adalah agama yang sempurna, yang mengajarkan berserah diri dan menyerukan untuk bertaqwalah kepada Allah namun Islam juga mengajarkan agar hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuat untuk hari esok karena Sesunguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mahluknya kerjakan”. Asuransi adalah salah satu upaya untuk melindungi hari esok, yang dalam bahasa Arab, Asuransi disebut AttaÂ’min ( التأمین ) yang berasal dari kata ( أمن ) yang memiliki arti memberi perlindungan, ketenangan, rasa aman dan bebas dari rasa takut mlalui kerja sama dan tolong menolong.
TINJAUAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENADAHAN SEPEDA MOTOR syahputra syahputra
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 1 (2021): Juripol Volume 4 nomor 1 tahun 2021
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan semakin sering terjadi dan yang paling dominan adalah jenis kejahatan harta kekayaan, khususnya tindak pidana pencurian. Semakin maraknya pencurian membuat tindak pidana lainnya bermunculan seperti penadahan kendaraan bermotor. Kejahatan adalah perbuatan atau tingkah laku yang selain merugikan pelaku dan korban juga merugikan masyarakat. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yuridis empiris dengan sumber data primer dengan melakukan wawancara dan data sekunder dengan mengolah data dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, dan juga penelitian ini mengelola data yang ada dengan menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pelaku melakukan kejahatan penadahan pencurian kendaraan yaitu : faktor ketidaktahuan pelaku bahwa yang dilakukan merupakan tindak pidana, faktor murahnya harga barang, faktor lingkungan, faktor minimnya resiko untuk tertangkap pihak kepolisian. Kemudian akibat hukum bagi pelaku yang melakukan penadahan pencurian kendaraan adalah pelaku mendapatkan sanksi hukum. Upaya preventif (pencegahan) dan upaya represif (penindakan), seperti memberikan himbauan kepada masyarakat bahwasanya akan pentingnya saling menjaga dan saling melindungi antar warga, dan memberikan penerangan kepada masyarakat apabila terjadi tindak pidana penadahan agar segera melapor kepada pihak yang berwajib dan diharapkan kepada masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli suatu barang.
DASAR HUKUM TINDAK PIDANA KEPEMILIKAN SENJATA API SECARA ILEGAL syahputra syahputra
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 2 (2021): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v4i2.11210

Abstract

Peredaran senjata api yang sangat mudah untuk didapatkan menyebabkan tidak terkontrolnya peredaran senjata api baik legal mapun ilegal sehingga menyebabkan kekhawatiran masyarakat dari segi keamanan. Peredaran senjata api di kalangan masyarakat sipil adalah fenomena global. Kurang tertatanya pengawasan terhadap kepemilikan senjata api baik legal maupun ilegal yang dimiliki oleh masyarakat sipil merupakan salah satu penyebab timbulnya kejahatan-kejahatan dengan penyalahgunaan senjata api di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normative dengan menggunakan pendekatan kasus (case approach). Penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data yaitu studi dokumen atau studi kepustakaan (library research). Pertimbangan yuridis adalah pertimbangan hakim yang didasarkan pada faktorfaktor yang teungkap di dalam persidangan dan oleh Undang-undang telah ditetapkan sebagai hal yang harus dimuat dalam persidangan. Pertimbangan non yuridis adalah keadaan yang berkaitan dengan diri terdakwa seperti latar belakang terdakwa dalam melakukan tindak pidana, dampak dari perbuatan terdakwa, kondisi diri terdakwa, hal-hal yang memberatkan dan meringankan pidana.
Peranan Badan Pengawas Daerah Kota Tebing Tinggi Dalam Kajian Hukum Administrasi Negara yopiza yopiza; Muhammad Akbar; Hendra pratama
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 2 (2021): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v4i2.11213

Abstract

Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa Inspektorat sebagai Badan Pengawas Kota (BAWASKO) internal pemerintah dalam melakukan Pengawasan Pelaksanaan APBD belum terlaksana dengan optimal. Pengawasan pelaksanaan APBD yaitu dengan melakukan pemeriksaan anggaran yang sementara berjalan, hal ini berbeda dengan inspektorat di kabupaten/kota lain. Tujuannya yaitu untuk mencegah dan memperbaiki kesalahan apabila dilakukan pemeriksaan oleh lembaga pemeriksa lainnya, tidak lagi ditemukan penyimpangan Inspektorat sebagai pengawasan juga bersifat sebagai konsultan dan pembinaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. pengawasan adalah penilikan atau penjagaan. Pengawasan pada dasarnya diarahkan sepenuhnya untuk menghindari adanya kemungkinan penyelewengan atau penyimpangan atas tujuan yang akan dicapai. Oleh karena itu dalam penelitian ini tema penelitian yang dibahas secara garis besar adalah Bagaimana Fungsi Pengawasan Dalam Menyelenggarakan Pemerintahan; Bagaimana Pelaksanaan Pengawasan oleh Badan Pengawas Kota (BAWASKO) Kota Tebing Tinggi. Sehingga peneliti mengambil judul penelitian : Peranan Badan Pengawasan Daerah Kota Tebing Tinggi Dalam Kajian Hukum Administrasi.