cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
yerry.soepriyanto.fip@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jktp.fip@um.ac.id
Editorial Address
Lab. Teknologi Pendidikan, Gd.E2, Lt.1 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Jl. Semarang 5, Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158787     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikanis a journal in the field of educational technology which contains literature review, action reserach, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology theories and practices. The covered topics are involved the foundation and philosophy of educational technology, design and implementation, assessment and evaluation, strategies and models of general and specific learning, research and development methods, research and development methods, emerging technologies, and technology integration in learning. Journal of JKTP is willing to facilitate writers to disseminate conceptual ideas, development, and research findings which are useful in the development of science, study programs, and educational technology profession.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2024)" : 7 Documents clear
Pengembangan Teknik Pembelajaran dengan Prinsip Frugal Education Astuti, Retno Widi; Praherdhiono, Henry; Kuswandi, Dedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32024p129

Abstract

The development of learning techniques using the principles of frugal education is carried out to produce practical, easy, cheap, interesting and valid learning in accordance with the principles of frugal education or frugal education. The development was carried out to overcome problems in learning using games, namely difficulties in providing games to be used in learning, and the use of technology available in schools was not optimal. The development of this learning technique uses the Plomp model. Plomp is a learning development model that is considered simple, flexible and flexible because each development step can be adapted to research. The development of this learning technique produces a syntax that will be implemented in the selected learning model syntax. Evaluations related to product validation are carried out by learning design experts and material experts. Trials on students and implementation trials were carried out to test the feasibility of the product. In learning techniques that are developed and tested on students, show participation in each syntax well so that learning objectives can be achieved. Based on the results of validation and product trials, it was concluded that the learning techniques that had been developed were practical, easy, cheap, interesting and valid for use in learning. Abstrak Pengembangan teknik pembelajaran dengan prinsip pendidikan hemat dilakukan untuk menghasilkan suatu pembelajaran yang praktis, mudah, murah, menarik, dan valid sesuai dengan prinsip frugal education atau pendidikan hemat. Pengembangan dilakukan untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran dengan menggunakan permainan yaitu kesulitan dalam penyediaan permainan yang akan digunakan dalam pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi yang tersedia di sekolah belum maksimal. Pengembangan teknik pembelajaran ini menggunakan model Plomp. Plomp merupakan model pengembangan pembelajaran yang dipandang sederhana, fleksibel dan luwes karena setiap langkah pengembangannya dapat disesuaikan dengan penelitian. Pengembangan teknik pembelajaran ini mengahsilkan sintaks yang akan diimplementasikan pada sintaks model pembelajaran yang dipilih. Evaluasi terkait validasi produk dilakukan oleh ahli desain pembelajaran dan ahli materi. Uji coba kepada peserta didik dan uji coba implementasi dilakukan untuk menguji kelayakan produk. Dalam teknik pembelajaran yang dikembangkan dan diuji kepada peserta didik, menunjukkan partisipasi dalam setiap sintaksnya dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk diperoleh kesimpulan bahwa teknik pembelajaran yang telah dikembangkan praktis, mudah, murah, menarik, dan valid untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh Homophily Based Collaborative Learning dan Academic Engagement terhadap Writing Skill Utomo, Prasetio; Degeng, Made Duanda Kartika; Soepriyanto, Yerry
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32022p139

Abstract

Writing skill is often regarded as a complex ability in English language learning, requiring more precision in grammar and vocabulary than listening, speaking, and reading. Teaching writing skills effectively requires special attention, such as implementing homophily-based collaborative learning, which groups students based on shared interests. This study also investigates the impact of academic engagement on writing skills. This quasi-experimental research employed a posttest-only control group design. The experimental class utilized homophily-based collaborative learning, while the control class used standard collaborative learning. Data were collected through questionnaires and posttests. The results indicated that the homophily-based collaborative learning class achieved higher writing skill scores compared to the standard collaborative learning class. Additionally, students with high academic engagement scored higher in writing skills than those with low academic engagement. No interaction was found between the learning model and academic engagement on writing skills. Therefore, teachers are encouraged to form learning groups based on homophily principles to achieve better outcomes and to provide additional support to learners with low academic engagement to optimize their results. Abstrak Writing skill seringkali dianggap sebagai keterampilan yang kompleks dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Writing skill membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian dalam grammar dan vocabulary yang lebih besar daripada listening, speaking, dan reading. Sebagai keterampilan yang kompleks, pembelajaran writing skill membutuhkan perhatian khusus agar pembelajaran dapat berjalan dengan optimal. Sebagai contoh dengan menerapkan collaborative learning dengan pembentukan kelompok berdasarkan prinsip homophily. Model ini menekankan mekanisme belajar secara kolaboratif berdasarkan peminatan topik belajar. Selain itu, penelitian terkait academic engagement juga perlu dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap writing skill. Penelitian ini berjenis quasi experiment dengan posttest only control group design. Kelas eksperimen menggunakan homophily based collaborative learning sedangkan kelas kontrol dengan collaborative learning. Pengambilan data dilakukan dengan angket dan posttest. Penelitian ini menemukan kelas dengan homophily based collaborative learning memperoleh nilai writing skill yang lebih tinggi dibadingkan collaborative learning. Pebelajar dengan tingkat academic engagement yang tinggi juga menghasilkan nilai writing skill yang lebih tinggi dibandingkan academic engagement rendah. Tidak ditemukan adanya interaksi antara model pembelajaran, academic engagement, dan writing skill. Selanjutnya, guru dapat menyusun kelompok belajar berdasarkan prinsip homophily untuk mendapatkan hasil belajar yang lebih baik. Guru juga perlu memberikan perlakuan khusus kepada pebelajar dengan academic engagement rendah agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal.
Peranan Tingkat Penerimaan Learning Management System Terhadap Kemampuan Self Regulated Learning Halimah, Nur; Degeng, Made Duananda Kartika; Soepriyanto, Yerry
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32024p118

Abstract

Technology acceptance can be a key factor influencing Self Regulated Learning capabilities. Learning Management System is present as a technological innovation that has been widely adopted in the world of education and training as an online learning medium. LMS implementation is expected to be able to improve users' SRL capabilities. However, the success of LMS implementation is very dependent on the level of acceptance of the LMS itself. This research aims to determine whether there are differences in the level of Self-Regulated Learning ability between groups of learners who have high and low levels of acceptance of the LMS. This research design uses quantitative methods with one way anova data analysis techniques. The research results found that there were differences in SRL abilities between groups of learners who had high and low levels of LMS acceptance. Abstrak Mengajarkan senyawa kimia secara menarik itu cukup menantang karena kompleksitas materi dan sulitnya mengkontekstualisasi berbagai unsur kimia dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan alat AI dan metode bercerita untuk merancang pembelajaran kimia yang menarik bagi siswa kelas sepuluh. Penelitian ini dilakukan di Bandung Alliance Intercultural School, melibatkan lima belas siswa yang membuat ebook untuk mengajarkan senyawa kimia kepada siswa kelas dua. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian rubrik. Alat AI seperti ChatGPT, Gemini, dan CanvaAI digunakan untuk mencari ide cerita, mengembangkan alur cerita, dan membuat gambar. Intervensi dari siswa diperlukan untuk memastikan kontennya sesuai usia dan menarik. Sifat kolaboratif proyek ini mendorong kepemilikan dan keterlibatan siswa. Temuan menunjukkan bahwa metode bercerita yang diperkaya dengan AI dapat membuat pelajaran kimia lebih interaktif dan relevan. Sayangnya, generalisasi hasil penelitian ini terbatas karena dilakukan di satu sekolah saja. Penelitian selanjutnya harus mereplikasi metode ini di lingkungan pendidikan yang beragam dan menggunakan desain eksperimental untuk mengukur efektivitas AI dan metode bercerita dalam pendidikan kimia.
Pengembangan Animasi Pembelajaran Berdiferensiasi Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Di Taman Kanak-Kanak Prabawati, Anastasia Putri Cahyo; Susilaningsih, Susilaningsih; Utami, Deka Dyah
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32024p161

Abstract

This research is motivated by efforts to improve the quality of the inclusive learning process. From the results of interviews with teachers, it was found that the majority of students in the class were students with special needs. Apart from that, it was found that the learning process of typical students with students with special needs was still combined into one class by implementing a conventional learning system. The aim of this research is to produce differentiated learning animation that have high validity. This type of research is development research or Research and Development with the development model used, namely the ADDIE development model. After going through validation and testing procedures, it was concluded that the differentiated learning animation media developed had high validity, meaning the media was feasible and interesting to be implemented in the inclusive learning process. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya upaya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran inklusi. Dari hasil wawancara dengan guru ditemukan bahwa mayoritas siswa yang berada di dalam kelas adalah siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, ditemukan bahwa proses pembelajaran siswa tipikal dengan siswa berkebutuhan khusus masih digabungkan menjadi satu kelas dengan menerapkan sistem pembelajaran konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan animasi pembelajaran berdiferensiasi yang memiliki validitas tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development dengan model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan ADDIE. Setelah melalui prosedur validasi dan uji coba disimpulkan bahwa media animasi pembelajaran berdiferensiasi yang dikembangkan memiliki validitas tinggi yang bermakna media tersebut layak dan menarik untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran inklusi.
Chemistry Storytelling with AI: A Descriptive Research of Ebook Creation for Grade 10 Students Nugraha, Christophorus Ardi; Harsono, Rita Jhon
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32024p149

Abstract

Teaching chemical compounds in an interesting way is quite challenging because of the complexity of the material and the difficulty of contextualizing various chemical elements in everyday life. This study explores the use of AI tools and storytelling to design engaging chemistry lessons for tenth grade students. Conducted at Bandung Alliance Intercultural School, the project involved fifteen students who created ebooks to teach chemical compounds to second graders. AI tools like ChatGPT, Gemini, and CanvaAI facilitated brainstorming, storyline development, and image generation, while human input ensured the content was age-appropriate and engaging. The collaborative nature of the project fostered student ownership and engagement. Data were collected through observations and rubric scoring. Findings indicate that AI-enhanced storytelling can make chemistry lessons more interactive and relatable. However, the study's generalizability is limited due to its single-school setting. Future research should replicate this method in diverse educational environments and use experimental designs to measure the effectiveness of AI and storytelling in chemistry education. Abstrak Mengajarkan senyawa kimia secara menarik itu cukup menantang karena kompleksitas materi dan sulitnya mengkontekstualisasi berbagai unsur kimia dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan alat AI dan metode bercerita untuk merancang pembelajaran kimia yang menarik bagi siswa kelas sepuluh. Penelitian ini dilakukan di Bandung Alliance Intercultural School, melibatkan lima belas siswa yang membuat ebook untuk mengajarkan senyawa kimia kepada siswa kelas dua. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian rubrik. Alat AI seperti ChatGPT, Gemini, dan CanvaAI digunakan untuk mencari ide cerita, mengembangkan alur cerita, dan membuat gambar. Intervensi dari siswa diperlukan untuk memastikan kontennya sesuai usia dan menarik. Sifat kolaboratif proyek ini mendorong kepemilikan dan keterlibatan siswa. Temuan menunjukkan bahwa metode bercerita yang diperkaya dengan AI dapat membuat pelajaran kimia lebih interaktif dan relevan. Sayangnya, generalisasi hasil penelitian ini terbatas karena dilakukan di satu sekolah saja. Penelitian selanjutnya harus mereplikasi metode ini di lingkungan pendidikan yang beragam dan menggunakan desain eksperimental untuk mengukur efektivitas AI dan metode bercerita dalam pendidikan kimia.
Analisis Keterlibatan Mahasiswa Dalam Pembelajaran Berbasis Proyek Farida, Mustika Khurotul; Setyosari, Punaji; Aulia, Fikri
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32024p172

Abstract

Student involvement in the learning process is an important thing that can have a big impact on the success and effectiveness of learning. The learning model that can be used is project-based learning which can be carried out collaboratively by creating projects that are in accordance with the learning objectives that have been set. This research aims to describe the level of student involvement in project-based learning based on three aspects with each indicator. This research uses descriptive quantitative methods. Research data was obtained from a questionnaire distributed to educational technology students at the State University of Malang in the third and fifth semesters. The results of the research show that the level of student involvement of most students is in the medium category in the three aspects of involvement, including cognitive aspects, behavioral aspects and emotional aspects. In the cognitive aspect students make efforts to understand the material and mastery of skills, in the behavioral aspect students show positive behavior such as paying attention and discussing, in the emotional aspect students show feelings of interest, happiness, sadness and anxiety during learning and the process of working on projects. Abstrak Keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran merupakan suatu hal penting yang dapat berdampak besar untuk keberhasilan dan keefektifan pembelajaran. Model yang pembelajaran yang dapat digunakan adalah pembelajaran berbasis proyek yang dapat dilakukan secara kolaboratif dengan membuat proyek yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran berbasis proyek berdasarkan 3 aspek dengan masing-masing indikator. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh dari kuesioner angket yang disebar kepada mahasiswa S1 Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang angkatan 2022 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan mahasiswa sebagian besar mahasiswa berada dalam kategori sedang pada ketiga aspek keterlibatan (aspek kognitif, aspek perilaku, dan aspek emosional). Pada aspek kognitif mahasiswa memberikan usahanya untuk memahami materi dan penguasaan keterampilan, pada aspek perilaku mahasiswa menunjukkan perilaku positif seperti memperhatikan dan berdiskusi, pada aspek emosional mahasiswa menunjukkan perasaan minat, senang, sedih, dan cemas saat pembelajaran maupun proses pengerjaan proyek.
Implementation Project-Based Learning Model On Electrical Motor Installation Mustaqim, Bima; Sibuea, Abdul Muin; Siagian, Sahat; Junaidi, Agus; Amin, Muhammad; Baharuddin, Baharuddin; Ampera, Dina
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32024p108

Abstract

The learning process in vocational high schools is a determining factor in producing graduates of vocational high schools who are in accordance with their competencies. The learning process will determine whether the learning objectives will be achieved. This study aims to develop a project-based learning device on the installation of electric motors. The method used is User Centered Design with data processed from teachers and students. The results of the implementation of project-based teaching materials for teachers are Good and students are Fairly Good. The project-based learning device is practical enough to make it easier for students to understand the learning of installing electric motors with guidance from teachers. These findings confirm the great usefulness of this model in facilitating a comprehensive understanding of the Installation of Electric Motors. Through its significant role in this subject, this model has developed into a versatile reference model. This model is not only easy to apply in various academic domains, but also effectively enriches students' learning experiences in various subjects. As a result, this model becomes a very valuable tool in supporting a deeper and more holistic learning and teaching process. Abstrak Proses pembelajaran di sekolah menengah kejuruan merupakan faktor penentu untuk dapat melahirkan lulusan pendidikan menengah kejuruan yang sesuai dengan kompetensinya. Proses pembelajaran akan menentukan apakah tujuan pembelajaran akan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek tentang pemasangan motor listrik. Metode yang digunakan adalah User Centered Design dengan data yang diolah bersumber dari guru dan siswa. Hasil implementasi bahan ajar berbasis proyek untuk guru adalah Baik dan siswa adalah Cukup Baik. Perangkat pembelajaran berbasis proyek cukup praktis untuk memudahkan siswa memahami pembelajaran pemasangan motor listrik dengan bimbingan dari guru. Temuan ini menegaskan kegunaan besar model ini dalam memfasilitasi pemahaman yang komprehensif tentang Pemasangan Motor Listrik. Melalui perannya yang signifikan dalam subjek ini, model ini telah berkembang menjadi model referensi yang serba guna. Model ini tidak hanya mudah diterapkan di berbagai domain akademik, tetapi juga secara efektif memperkaya pengalaman belajar siswa di berbagai mata pelajaran. Sebagai hasilnya, model ini menjadi alat yang sangat berharga dalam mendukung proses pembelajaran dan pengajaran yang lebih mendalam dan holistik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7