cover
Contact Name
Siti Dahlia
Contact Email
sitidahlia@uhamka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jgel@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan
ISSN : 25798499     EISSN : 25798510     DOI : -
Jurnal Geografi Edukasi dan Lingkungan (JGEL) ISSN 2579-8499 (print), ISSN 2579-8510 (online) is an national journal in Indonesia published by the Departement of Geography Education, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, concerns with physical geography, human geography, geography techniques, and geography education which releases twice in year (July and January).
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
Pengaruh Materi Interaksi Sosial Dengan Metode Problem Solving Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII MTs 25 Jakarta Moh. B. Ali Sya'ban; Esti Mujiati
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/jgel.v4i2.5045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode problem solving pada materi interaksi sosial terhadap hasil belajar siswa kelas VII MTs 25 Jakarta. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan jumlah sampel 36 siswa yang dibagi menjadi 2 kelolmpok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini memberikan keterangan: 1) tidak ada perbedaan yang sangat signifikan antara hasil belajar siswa kelas VII mata pelajaran IPS dengan metode pembelajaran problem solving baik secara eksperimen dan kontrol; 2) terdapat pengaruh yang sangat signifikan metode pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada materi interasi sosial mata pelajaran IPS secara eksperimen; dan 3) tidak terdapat interaksi antara hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran problem solving baik secara eksperiman dan kontrol.
Penggunaan Metode Multiple Ring Buffer Untuk Pemodelan Spasial Area Terdampak Ledakan Jaringan Pipa Minyak Dan Gas Di Kecamatan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu Reza Rahmat Djunaedi Junyar; Lili Somantri; Iwan Setiawan
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/jgel.v4i2.5119

Abstract

Banyaknya instalasi jaringan pipa minyak dan gas bawah tanah di Indonesia memiliki potensi bencana gagal teknologi yaitu potensi ledakan sesuai dengan tingkat risikonya. Untuk itu, tujuan artikel ini mengkaji pemodelan spasial area terdampak ledakan jaringan pipa minyak dan gas di Kecamatan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu. Pada penelitian ini digunakan metode analisis Multiple Ring Buffer sebagai analisis spasial. Teknik yang digunakan untuk memodelkan besaran dan luasan area pemukiman terdampak terhadap potensi ledakan pipa, dengan membuat peta sebaran wilyah terdampak potensi ledakan dengan memperhatikan besaran elemen risiko terkait kerugian. Dari proses analisis dilakukan zonasi pada wilayah terdampak yang diatributkan berdasarkan pewarnaan. Hasil menunjukkan daerah zona berwarna merah terdapat empat desa yang masuk dalam radius 100 meter dari pipa gas, yaitu Desa Jayawinangun, Desa Kedokan Agung, Desa Kedokanbunder, dan Desa Kedokan Wetan. Sedangkan untuk pemukiman yang masuk dalam wilayah zona warna kuning dan warna hijau radius 300 dan 500 meter dari pipa gas terdapat lima desa, yaitu Desa Jayawinangun, Desa Cangkingan, Kedokanagung, Desa Kedokanbunder, dan Desa Kedokanwetan. Selanjutnya tingkatan eskalasi untuk potensi ledakan dijadikan acuan untuk menentukan radius dan zonasi area terdampak yaitu berat, sedang, dan rendah.
Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan: Kasus Tanjung Lesung Provinsi Banten Ahman Sya; Muhammad Zid; Asma Irma S; Anita Eka Putri Anita; Revi Mainaki
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.5311

Abstract

Kolaborasi penta-helix (akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media) adalah faktor kunci pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Pariwisata merupakan salah satu industri tercepat dan terbesar di Indonesia yang menjadi sektor terkuat pada lima tahun terakhir. Untuk itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan (1) aksesibilitas tujuan, atraksi, dan amenitas (3-A), (2) pentahelix ABGCM (akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media) komitmen dalam pengembangan destinasi, (3) bentuk atau jenis promosi pariwisata, (4) langkah untuk menyiapkan sumber daya manusia pariwisata, dan (5) langkah dan model baru untuk mempercepat promosi destinasi pariwisata Tanjung Lesung berbasis pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitis untuk mempelajari dan menganalisis berbagai indikasi, data, dan fenomena. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia (HRD) belum memenuhi persyaratan minimum sertifikasi kompetensi. Untuk mempercepat pengembangan dan peningkatan destinasi Tanjung Lesung, perlu diterapkan model baru pariwisata berbasis masyarakat berkelanjutan dengan strategi pro-job, pro-poor, pro-growth, dan pro-environment.
Pengaruh Kepadatan Penduduk Terhadap Jumlah Kasus Mingguan Covid-19 Di Kabupaten Badung Provinsi Bali Dwi Novia Wahyuni
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.5424

Abstract

Geografi mengkaji fenomena di Bumi dengan menganalisis ragam dinamika termasuk pada unsur sosial lingkungan, seperti terjadinya sebaran pandemi Covid-19 di Kabupaten Badung Provinsi Bali dengan pendekatan spasial. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui hubungan antara variabel kepadatan penduduk di Kabupaten Badung dengan kasus COVID-19 dan memetakan tingkat kejadian mingguan COVID-19. Dalam melihat analisis pengaruh antar variabel digunakan metode analisis korelasi dan regresi, sedangkan dalam memetakan serta menganalisis tingkat kejadian menggunakan software ArcGIS. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan sangat lemah antar variabel sebesar 1,7%, dikarenakan kejadian COVID-19 di Kabupaten Badung hanya meningkat pada kecamatan yang memiliki kepadatan penduduk sedang sehingga variabel kepadatan penduduk bukanlah penyebab utama dan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyebaran COVID-19. Selain itu, temuan dari hasil interpretasi peta menunjukkan terdapat beberapa kecamatan yang tetap konstan pada tingkat kejadian rendah yang disebabkan oleh kepatuhan masyarakat dalam menerapkan kebijakan pemerintah setempat.
Strategi Pengembangan Wisata Melalui Potensi Wilayah Studi Kasus Jamun Spot Sunset (JSS) Desa Poncokusumo Kabupaten Malang Suhita Arih; Adi Supardi; Gusnia A. Sekardati; Khoirun Nisa Hindiyati; Lucky A. Al-Bukhori; Mafatihah L. Nova; Nabil A. Ahmad; Satti Wagistina
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.5957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan potensi sumber daya alam dan merancang strategi pengembangan wisata secara tepat di Jamun Spot Sunset (JSS) Desa Poncokusumo Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan melalui observasi dan data sekunder yang bersumber dari jurnal, buku, dan data profil daerah yang relevan. Teknik analisis data menggunakan pedoman analisis Objek Daya Tarik Wisata (ODTWA) melalui skoring. Hasil penelitian menunjukkan objek wisata Jamun Spot Sunset memiliki kategori sedang yang berarti wisata tersebut belum dikelola secara optimal dari segi pelayanan, akomodasi, maupun kelengkapan infrastruktur pendukung lainnya.
Karakteristik Suhu Udara di Pulau Jawa Kaitannya Dengan Kelembapan Udara, Curah Hujan, SOI, dan DMI Suwignyo Prasetyo; Ulil Hidayat; Yosafat Donni Haryanto; Nelly Florida Riama
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.5971

Abstract

Sebagai salah satu unsur utama dalam iklim, kajian mengenai suhu udara menarik untuk dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengolahan dan analisis data suhu udara permukaan kaitannya dengan kelembapan udara, curah hujan, SOI, dan DMI di Pulau Jawa. Data 30 tahun terakhir diambil dari enam stasiun BMKG yang mewakili Jawa bagian barat, tengah, dan timur, yang kemudian dilakukan perhitungan berdasarkan rata-rata tahunan dan bulanan. Analisis korelasi dilakukan terhadap parameter kelembapan udara, intensitas curah hujan, dan indeks fenomena variabilitas iklim (ENSO dan IOD). Hasilnya didapatkan bahwa suhu udara tahunan menunjukkan adanya trend peningkatan selama 30 tahun. Fluktuasi suhu udara bulanan memiliki pola bimodial di semua stasiun dengan puncak berada di bulan Maret-Mei dan Oktober-Desember, sedangkan lembah berada pada bulan Desember-Februari dan Juni-Agustus. Korelasi antara suhu udara dengan kelembapan udara dan suhu udara dengan curah hujan sebagian besar bernilai negatif. Analisis dengan indeks fenomena variabilitas iklim menunjukkan bahwa fluktuasi suhu udara di Pulau Jawa tidak berkorelasi dengan ENSO (El Nino Southeast Oscillation), tetapi berkorelasi cukup kuat dengan IOD (Indian Ocean Dipole).
Field Study Terintegrasi Hybrid Learning: Solusi Pembelajaran Dasar-Dasar Geologi Selama Pandemi Covid-19 Angga Oktavianto
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.6068

Abstract

Pandemi COVID-19 memaksa dunia pendidikan untuk segera berbenah. Hal ini berlaku dalam proses pembelajaran, berubah dari mode tatap muka menuju mode pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan aktivitas pembelajaran field study terintegrasi hybrid learning dalam pembelajaran Dasar-Dasar Geologi, dan apakah pembelajaran tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini. Subjek pada penelitian ialah Kelas X SMK Negeri 1 Binuang pada Program Keahlian Geologi Pertambangan Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 32 siswa. Analisis data PTK menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, yang dilakukan dengan menelaah data hasil belajar sebelum dan setelah siklus, kemudian dilakukan sintesis dengan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan Siklus II menghasilkan angka 77,78% siswa tuntas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) atau turun dari Siklus pertama 84,374%. Saat Pra Siklus menunjukkan jumlah siswa tuntas KKM hanya 18,75%. Hasil yang diperoleh dalam PTK ini menandakan bahwa field study terintegrasi hybrid learning berpotensi untuk menjadi model pembelajaran Dasar-Dasar Geologi di masa Pandemi COVID-19.
Peran Guru Geografi Dan Pembelajaran Jarak Jauh (E-Learning) Google Classroom Terhadap Pendidikan Bencana Pandemi COVID-19 di SMAN 5 Depok Provinsi Jawa Barat Ning Setianti
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 1 (2021): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i1.6126

Abstract

Dampak serius pandemi COVID-19 di sektor pendidikan membuat pemerintah merubah kebijakan dalam sistem pembelajaran di Indonesia. Peran guru geografi dituntut untuk menggunakan pembelajaran jarak jauh, dengan sarana dan prasarana apa adanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parsial dan simultan peran guru geografi dan pembelajaran jarak jauh (e-learning) google classroom terhadap pendidikan bencana pandemi COVID-19. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan format eksplanasi digunakan untuk memperoleh data hasil penelitian dari responden siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh parsial positif dan signifikan antara peran guru geografi terhadap pendidikan bencana pandemi COVID-19; terdapat pengaruh parsial positif dan signifikan pembelajaran jarak jauh (e-learning) google classroom terhadap pendidikan bencana pandemi COVID-19; dan terdapat pengaruh simultan positif dan signifikan peran guru geografi dan pembelajaran jarak jauh (e-learning) google classroom terhadap pendidikan bencana pandemi COVID-19. Pengaruh yang paling besar terhadap pendidikan bencana pandemi COVID-19 adalah peran guru geografi. Peran guru geografi dan pembelajaran jarak jauh (e-learning) google classroom memberikan kontribusi terhadap pendidikan bencana pandemi COVID-19 sebesar 58,8%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah peran guru geografi bukanlah satu-satunya yang mempengaruhi pendidikan bencana pandemi COVID-19, tetapi perlu dipertimbangkan pula variabel pembelajaran jarak jauh (e-learning) google classroom. Rekomendasi penelitian, sebaiknya saat pandemi COVID-19 guru geografi melakukan pembelajaran jarak jauh (e-learning) menggunakan google classroom, agar mudah dimengerti siswa saat proses pembelajaran.
Analisis Persebaran Luapan Air Pasang Dengan Permodelan Hidrotopografi Di Desa Losari Lor Kecamatan Losari Kabupaten Brebes Rendy Prayogi; Suwarno; Sakinah Fathrunnadi Shalihati
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 2 (2021): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i2.6729

Abstract

ABSTRAK Banjir akibat air laut pasang terjadi pada lahan pertanian dan merusak saluran-saluran pembawa air di Desa Losari Lor Kabupaten Brebes. Tujuan artikel ini untuk menganalisis tipe dan waku pasang surut, menganalisis kedudukan elevasi muka air laut, dan menganalisis persebaran luapan air pasang pada lokasi tersebut dengan permodelan hidrotopografi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data meliputi observasi, interpetasi citra dan analisis dokumen kejadian pasang surut. Data diolah dengan software Matlab 2008a compailer 8.0 dan ArcGIS 10.4. Analisis hidrotopografi dilakukan melalui perbandingan nilai muka air saat terjadi pasang dengan DEM ketinggian tempat, kemudian di overlay dengan peta penggunaan lahan untuk mengidentifikasi lokasi persebaran luapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tipe pasang surut di Desa Losari Lor termasuk kedalam tipe Mixed tide prevailing semidiurnal. Pasang tertinggi HHWL terjadi di bulan Februari dengan nilai 0,470 m dan pasang terrendah LLWL terjadi pada bulan April dengan nilai -0,440 m. Kondisi topografi di lokasi penelitian berada pada ketinggian 0-2,5 m pada titik terendah dan tertinggi >2,5 m atau mencapai 10,8 mdpl. Analisis permodelan hidrotopografi juga menunjukkan area luapan air pasang tersebar di 124,18 Ha, meliputi penggunaan lahan berupa tambak, sawah irigasi, area terbuka atau tanah kosong, kebun campuran, pemukiman, sarana pendidikan dan olahraga serta bangunaan perdagangan dan jasa.
Model Pembelajaran Penginderaan Jauh Di Sekolah Menengah Atas Lili Somantri; Riki Ridwana
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 5 No. 2 (2021): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v5i2.6890

Abstract

Pembelajaran penginderaan jauh di sekolah menengah atas belum mampu dilakukan secara maksimal. Dikarenakan berbagai keterbatasan diantaranya guru kurang memahami materi yang behubungan dengan penerapan atau aplikasi dari konsep penginderaan jauh, guru kurang menguasai penggunaan perangkat lunak penginderaan jauh, guru masih menggunakan metode ceramah dan tugas, dan guru menggunakan media pembelajaran yang kurang lengkap. Untuk memberikan solusi pada permasalahan pembelajaran penginderaan jauh di sekolah, maka artikel ini akan mencoba memaparkan hasil penelitian tentang model pembelajaran penginderaan jauh yang paling tepat agar dapat diterapkan oleh guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Artikel ini memaparkan model pembelajaran penginderaan jauh di sekolah dengan metode mengulas beberapa hasil penelitian. Analisis pembahasan dilakukan dengan cara mendeskripsikan model pembelajaran penginderaan jauh, pendekatan pembelajaran, dan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi kurikulum 2013. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran untuk materi penginderaan jauh kelas X paling tepat menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning), kelas XI menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), dan kelas XII paling tepat menggunakan model pembelajaran berbasis penelitian (research based learning). Hasil temuan model pembelajaran ini dapat diterapkan pada materi penginderaan jauh berdasarkan jenjang Pendidikan.

Page 11 of 22 | Total Record : 215


Filter by Year

2017 2025