cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 7 No 2 (2018)" : 20 Documents clear
Pemanfaatan Website Pemasaran Bagi Pelaku Kerajinan Usaha Anyam Mendong di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Inggriyani, Feby; Ali, Suparman; Fauzy, Depy Muhamad
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2009

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) pada pelatihan pemanfaatan website pamasaran yaitu untuk membantu kelompok usaha kerajinan anyam mendong dalam pengembangan bisnis mereka agar lebih maju dan sejahtera di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.  Permasalahan kedua mitra yaitu UKM Saputra Handycraft dan UKM Risma Handycraft memiliki keterbatasan sistem pemasaran yang masih tradisional sehingga omzet penjualan dan nilai jual produk masih rendah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan penjualan dilakukan dengan melakukan pelatihan dalam memperluas pemasaran dengan media internet yaitu website. Metode pelaksanaan adalah pelatihan. Hasil pelatihan pengelolaan website pemasaran yaitu dibuatnya website untuk aplikasi marketplace bagi pelaku usaha dalam mempromosikan produk kerajinan anyam mendong dan pelaku usaha dapat mengetahui bangaimana langkah-langkah stategis dalam pemasaran melalui website serta mengetahui pemanfaatan website dalam pemasaran. Simpulan kegiatan pelatihan yaitu peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dan adanya peningkatkan pengetahuan serta kemampuannya dalam menggunakan website pemasaran. Kata kunci: pelatihan, PKM, website pemasaran   Abstract The purpose of the Community Partnership Program (PKM) activities in training the use of the website marketing is to help the mendong weaving craft group in developing their business so that they are more advanced and prosperous in Rajapolah District Tasikmalaya Regency. The problems of the two partners namely UKM Saputra Handycraft and UKM Risma Handicraft have limited traditional marketing systems so that sales turnover and product selling value are still low. Therefore, to increase sales is done by training in expanding marketing with internet media, namely the website. The method of implementation is training. The results of the training on marketing website management are the creation of a website for marketplace applications for business people in promoting Mendong woven craft products and business people can know how strategic steps are in marketing through the website and knowing the use of the website in marketing. The conclusions of the training activities participants were enthusiastic in participating in the training and there was an increase in their knowledge and ability to use website marketing. Keywords: training, PKM, website marketing
Pembuatan Sabun Scrub Kopi sebagai Produk Souvenir Komoditas Lokal di Desa Kaliaren Kabupaten Kuningan Nining, Nining; Yeni, Yeni
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1427

Abstract

Peningkatan serapan kopi oleh industri merupakan strategi yang perlu dilakukan dalam memperluas diversifikasi produk kopi. Serapan kopi produksi Indonesia berkisar sekitar 35% dan sisanya masih diekspor. Desa Kaliaren merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan yang wilayahnya banyak ditanami kopi. Selama ini, penjualaan kopi oleh para petani secara langsung hanya dalam kondisi segar. Oleh karena itu, perlu dilakukannya suatu usaha untuk memvariasikan produk olahan kopi setempat. Salah satu usaha tersebut adalah memberdayakan masyarakat agar mampu secara mandiri memanfaatkan potensi daerahnya yaitu dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai wirausaha dan teknologi tepat guna proses pembuatan sabun scrub kopi yang dapat dijadikan produk souvenir komoditas lokal. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk sabun scrub; (2) Peserta pelatihan kelompok ibu-ibu PKK dan KWT telah mengikuti serangkaian kegiatan pembuatan sabun scrub selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun scrub ke depannya.
The Role of Silent Way Method to English Teaching in a Private Islamic Middle School Budiharto, Agus
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1396

Abstract

In the third millennium of quickly globalized world, teaching English as a Foreign Language (EFL) in Indonesia has become a considerable important thing. In this regard, the English teacher plays a key role to attain success in the process of EFL teaching-learning in the classroom. To reach it, the teacher surely needs an appropriate and effective teaching method to be implemented. The present investigation attempts to discuss concerning the roles of Silent Way Method (SWM) as the appropriate method to English teaching. The SWM was implemented in MTS Mifatahul Ulum Pagendingan, as one of private Islamic middle schools in Pamekasan Madura-East Java, for the first grade, by employing the color rods as a visual aid in EFL teaching. The results of this study suggest that SWM was utilized by the tutor in the school could create the students possessed a number of skills in producing EFL.  
Pengolahan Limbah Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik Komersil hunaepi, Hunaepi; Dharawibawa, Iwan Dodi; Asyari, Muhammad; Samsuri, Taufik; Mirawati, Baiq
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1392

Abstract

Dusun Bat Rurung desa Barejulat terdapat budidaya jamur tiram (Pleurotus osteatus) yang dikelola oleh kelompok budidaya jamur tiram Lombok. Kelompok ini disamping memproduksi jamur tiram juga memproduksi limbah berupa limbah baglog jamur tiram dalam jumlah satu kali masa panen kurang lebih 1 s/d 2 ton. Kondisi limbah yang sangat banyak mengakibatkan pencemaran pada lingkungan, ini dikarenakan anggota kelmpok pembudidaya tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan limbah baglog media jamur tersebut. Baglog merupakan media tanam jamur tiram yang terbuat dari serbuk gergaji dan beberapa bahan nutrisi sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhan jamur. Limbah banglog jamur terbagi menjadi dua jenis yakni baglog kotaminan dan baglong tua. Kurangnya keterampilan pembudidaya dalam pengolahan limbah menjadi acuaan dasar untuk melakukan pelatihan pengolahan limbah baglog menjadi pupuk organik. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini dalam proses menyelesaikan perasalah yang ada adalah dengan diskusi dan praktek (learning by doing) gabungan kedua metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan berkaitan dengan pengelolaan Limbah baglog media jamur tiram menjadi pupuk organik. Adapun hasil yang dicapai adalah 1) adanya  pengetahuan dan keterampilan kelompok budidaya jamur tiram dalam mengolah limbah baglog menjadi pupuk organik, 2) meningkatnya partisifasi kelompok selama kegiatan pelatihan pengolahan hingga 85%,  3) dihasilkannya produk berupa pupuk organik padat, dan 4) terbentuknya unit usaha tambahan yakni usaha pupuk organik.
Penerapan Pola Konsumsi Makanan dan Aktivitas Fisik untuk Mencegah Penyakit Tidak Menular Dwita, Lusi Putri; Maifitrianti, Maifitrianti
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1048

Abstract

Pengabdian ini merupakan pendekatan non-farmakologi untuk penanganan dan pencegahan penyakit tidak menular. Mitra yang terdiri dari ibu-ibu Aisyiah pengurus cabang Duren Sawit 1 berserta guru-guru TK Aisyiah 71 termasuk dalam kelompok umur 40-70 tahun. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan hasil 100% peserta pengabdian memiliki peresentase lemak diatas nilai normal. Hasil perhitungan body mass index (BMI) menunjukkan 75% peserta dengan BMI melebihi nilai normal. Selain itu, dilakukan juga periksaan tekanan darah, dimana 58% perserta memiliki tekanan darah diatas 120/70 mmHg. Data-data tersebut menunjukkan ibu-ibu Aisyiah memiliki resiko tinggi terkena penyakit tidak menular dan membutuhkan penangan untuk pencegahan hal tesebut. Meskipun sebagian peserta telah mengkonsumsi obat-obatan, namun tetap dibutuhkan penanganan dari segi non farmakologi untuk mendukung keberhasilan pengobatan.  Hasil diskusi dengan peserta pengabdian menunjukkan masalah kesehatan terkait dengan ketidak seimbangan konsumsi makanan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman ibu-ibu Aisyiah dan guru TK Aisyiah terkait pola gizi yang baik, meskipun hasil pengukuran parameter BMI, %tase lemak dan tekanan darah sebulan setelah pemberian materi gizi seimbang dari narasumber menunjukkan perubahan yang belum signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pengabdian ini perlu dilanjutkan ketahap pelatihan untuk dapat memotivasi lebih lanjut perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Sosialisasi Zat Aditif dan Adiktif pada Makanan melalui Literasi Sains untuk Siswa SMP Swasta di Jakarta Timur Sukmawati, Wati
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1165

Abstract

Pendidikan sains memiliki potensi yang besar dan peranan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menghadapi era industrialisasi dan globalisasi. Potensi ini akan dapat terwujud jika pendidikan sains mampu melahirkan siswa yang cakap dalam bidangnya dan berhasil menumbuhkan kemampuan berpikir logis, berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah, bersifat kritis, menguasai teknologi serta adaptif terhadap perubahan dan perkembangan zaman. Proses pendidikan sains diharapkan mampu membentuk manusia yang melek sains (literasi sains) dan teknologi seutuhnya. Namun demikian, karena belum adanya pembinaan guru-guru IPA terkait dengan literasi sains oleh sekolah. Secara lebih lengkap, sekolah dan guru IPA mengharapkan adanya transfer informasi dan pemahaman dari tim PKM terkait dengan hal-hal berikut. (1) Pengenalan zat aditif dan adiktif pada makanan yang ada di sekitar sekolah (2) dengan literasi sains siswa dapat menangkal zat aditif dan adiktif yang berbahaya bagi kesehatan. Metode pelaksanaan yang mengacu kepada analisis situasi yang ada pada siswa di  SMP Muhammadiyah Jakarta Timur adalah diskusi, sosialisasi, pelatihan, workshop dan praktek langsung. Sosialisasi tentang zat aditif dan adiktif pada makanan sangat dibutuhkan untuk siswa SMP di Jakarta Timur. Mendapatkan pengetahuan tentang zat aditif dan adiktif pada makanan membuat anak-anak lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan yang ada di sekolah seiring perkembangan zaman ini. Dengan adanya sosialisasi zat aditif dan adiktif pada makanan ini diharapkan siswa lebih paham mana zat aditif yang berbahaya mana yang baik untuk dikonsumsi. Kata kunci: Literasi Sains , Zat Aditif, Zat Adiktif
Layanan Komplementer di Klinik Universitas Mulawarman pada Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus Ismail, Sjarif; Paramita, Swandari; Aminyoto, Meiliati; Kosala, Khemasili; Bakhtiar, Rahmat
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2119

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) telah dilaksanakan di Universitas Mulawarman dengan dibentuk Layanan Komplementer di Klinik Universitas Mulawarman. Tujuan kegiatan PPUPIK ini adalah diversifikasi usaha di Klinik Universitas Mulawarman untuk meningkatkan perolehan pendapatan secara mandiri dan bermanfaat untuk masyarakat, serta memberikan kesempatan dan pengalaman kerja kepada  mahasiswa dengan memberikan layanan komplementer di Klinik Universitas Mulawarman. Sebelum dibukanya layanan komplementer dilakukan analisis SWOT untuk mendapatkan gambaran keberhasilan, dan hasil analisis disimpulkan layak untuk dibuka. Layanan komplementer meliputi akupunktur (tusuk jarum) dan jamu (herbal), resmi dibuka tanggal 02 Mei 2018. Jumlah kunjungan sampai akhir bulan Agustus adalah 110 dan jumlah pasien yang berobat 47 orang dengan total pendapatan sebesar Rp. 3.777.900,-. Karakterisik pasien yang berobat perempuan (88,2%) dan pria (11,8%), sebagian besar berhubungan dengan kelainan muskuloskeletal diikuti obesitas, dan dispepsia, hampir semua menyukai jamu dan lebih dari 50% mendapat terapi jamu. Pada pasien yang kontrol ulang telah merasakan manfaat dari pengobatan komplementer yang didapatkan baik yang mendapat pengobatan jamu, akupunktur dan gabungan akupunktur dan jamu. Mahasiswa Fakultas Kedokteran juga telah dilibatkan untuk membantu pelayanan dalam hal pemeriksaan fisik tekanan darah. Luaran PPUPIK yang telah dicapai adalah jasa layanan komplementer di Universitas Mulawarman telah diterapkan dan menghasilkan pendapatan, publikasi di jurnal nasional (accepted) dan buku pedoman pengobatan herbal (draf), dua paten sederhana telah didaftarkan dan satu granted paten hasil mediasi.
Workshop Pengembangan RPP dengan Model Cooperative Learning bagi Guru-Guru Bahasa Indonesia Rochmiyati, Siti; Mukhlish, Mukhlish
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1171

Abstract

Pelaksanaan Kurikulum 2013 atau K-13 ternyata tidak begitu mulus. Selain pelaksanaan yang silih berganti dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) juga berbagai perubahan pada rumusan Kompetensi Dasar K-13. Bahkan, pada tahun 2017 di satuan pendidikan DIY berlaku berbagai kurikulum. Ada yang masih memberlakukan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), ada yang sudah menggunakan K-13, dan ada pula yang campuran. Pembelajaran Bahasa Indonesia pada K-13 berbasis genre/teks. Selain itu, guru-guru harus menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan mengembangkan karakter. Tuntutan tersebut harus tercermin dalam pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hal ini menuntut guru untuk selalu mengikuti perkembangan K-13. Kegiatan pengabdian ini berupa Workshop Pengembangan RPP dengan Model Cooperative Learning Berdasarkan Kurikulum 2013” bgi guru-guru Bahasa Indonesia SMP se-Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri I Ngemplak yang diikuti oleh 42 guru-guru dari berbagai SMP/MTs dan dihadiri pula Pengawas Dikpora  Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu workshop dan pendampingan secara online yang diakhiri dengan pengumpulan hasil kegiatan. Metode yang digunakan adalah metode diskusi, tanya jawab, dan simulasi tentang komponen-komponen RPP dan penerapan model. Hasilnya para guru dapat mengembangkan komponen-komponen RPP Bahasa Indonesia berbasis genre  sesuai dengan K-13 serta  model Cooperative Learning yang inovatif. Namun, pengembangan karakter dalam fokus sikap belum semuanya mencantumkannya secara eksplisit dalam RPP. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah agar kegiatan berlanjut secara kontinyu sehingga dinamika perkembangan kurikulum bisa selalu diikuti dan ada kesesuaian antara ilmu yang dikembangkan Perguruan Tinggi dengan kebutuhan masyarakat dan sebaliknya.
Pelatihan Memantau Penggunaan Gadget pada Anak Roza, Emilia; Kamayani, Mia; Gunawan, PH
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1062

Abstract

Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya peran orang tua dalam menjaga anak-anak dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh gadget dengan cara memberikan pengetahuan bagaimana mengoptimalkan fitur keamanan yang ada di dalam aplikasi pada gadget. Manfaat dari pengaddian ini adalah mengurangi dampak negative penggunaan gadget pada anak dengan memaksimalkan peran orang tua dalam memantau penggunaan gadget pada anak-anak. Target yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah orang tua menjadi lebih peduli dalam menjaga  anak-anak dari bahaya yang ditimbulkan gadget pada anak.
Pemeriksaan Golongan Darah bagi Guru Biologi SMAN dalam Rangka Peningkatan Kualitas Guru harahap, Israwati; Gesriantuti, Novia; Herlina, Nofripa; Elsie, Elsie; Badrun, Yeeri
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1176

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilakukan ini bermula dari adanya keinginan untuk memberikan keterampilan yang dapat meningkatkan kompetensi guru-guru biologi. Hasil wawancara tim pelaksana pengabdian kepada Masyarakat Biologi UMRI dengan guru biologi SMAN 14 Pekanbaru, menunjukkan bahwa guru-guru Biologi SMAN 14 Pekanbaru memiliki keterbatasan ilmu dalam materi golongan darah dan tidak memiliki keterampilan dalam melakukan pemeriksaan golongan darah. Untuk itu, dengan adanya pelatihan pemeriksaan golongan darah ini, guru-guru biologi SMAN 14 Pekanbaru dapat memberikan pelajaran tentang materi golongan darah serta praktik pemeriksaan golongan darah kepada siswa. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2018. Pada saat praktik pemeriksaan golongan darah, guru-guru biologi sangat antusias mengikuti pelatihan dan mereka berharap adanya pelatihan lain yang dapat meningkatkan kompetensi para guru.

Page 2 of 2 | Total Record : 20