cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
“DAHSAT” (Dapur Sehat Atasi Stunting) sebagai Model Intervensi dalam Program Percepatan Penurunan Stunting Kurniati Devi Purnamasari; Widya Maya Ningrum; Siti Rohimah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11371

Abstract

Background: Establishing the Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) model as a program to accelerate stunting reduction by empowering cadres, midwives, and local community leaders. DAHSAT is a program designed to reduce stunting through team building, focusing on developing a balanced food menu for toddlers 0-59 months. It is hoped that the existence of DAHSAT can lessen the prevalence of stunting in toddlers based on empowering the local community to process menus and serve food with balanced nutritional content. Method: Implemented in Janggala Village, Cidolog District, by a team from the Faculty of Health Sciences, Galuh University. It will be held in three months, namely January-March 2023, using public education methods. Conduct focus group discussions (FGDs) with the target of relevant stakeholders (heads of Puskesmas, Midwives, nutrition departments, and cadres and training cadres in processing food ingredients that can be consumed by target families and educating stunting target families on how to process food ingredients that can utilize local foodstuffs. Results: The formation of a DAHSAT team and empowerment-based community education with a team of trained cadre mobilizers. Cidolog District's people are enthusiastic to participate in a series of activities initiated by the community service team. Conclusion: Cadre training and education activities for the community can be an alternative to supporting government programs in reducing stunting in the Janggala Village area, Cidolog District, which also involves targets.
Pengenalan Rumah Adat Indonesia Kepada Anak Imigran Indonesia di Malaysia Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Elis Setyowati; Adi Nurcahyo; Arif Setiawan; Harsono
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11394

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan beranekaragam budaya didalamnya. Salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah keberagaman rumah adat yang nyaris tiap provinsi di Indonesia mempunyai rumah adat yang beranekaragam dengan karakteristik khas yang berbeda. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memperkenalkan rumah adat Indonesia kepada anak imigran Indonesia di Malaysia khususnya siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2. Kegiatan pengabdian ini dialaksanakan di Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2 yang beralamat di No 2 Jl PJS 6/1D KG Lindungan SG Way Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Metode utama dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui demonstrasi dalam mengerjakan proyek dengan materi rumah adat yang ada di Indonesia. Medel pembelajaran yang digunakan pada pengabdian ini merupakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, pengenalan rumah adat Indonesia menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat menambah pengetahuan siswa tentang rumah adat Indonesia. Hal tersebut terlihat pada tahap tanya jawab pada yang dilakukan pada akhir kegiatan, para siswa rata-rata menjawab pertanyaan tentang ciri-ciri rumah adat, asal provinsi rumah adat, serta nama rumah adat dengan benar. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat digunakan untuk memperkenalkan dan meningkatkan wawasan tentang rumah adat Indonesia kepada siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2.
Survei Jentik Nyamuk Aedes Aegypti di Wilayah Kerja Puskesmas, Kecamatan Cimahi Utara Nany Djuhriah; Neneng Yetty Hanurawati; Mimin Karmini; Sadono Setioko
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11443

Abstract

Background: Hemorrhagic fever is caused by the dengue virus transmitted through the bite of the Aedes aegypi mosquito. This disease increases every year and can affect all age groups. The purpose of this service is to measure the density of larvae in the RW 03 area of Pasirkaliki Village, North Cimahi District. Method: The partner in this activity is RW 01 which includes RT: 01, RT 02, RT 04 with survey and observation methods. Result: RT 01: House Index: 44.4 %, Container Index 24.6%, RT 02: House Index 22.2 %, Container Index: 18.4 %, RT 04: House Index 14.4 %, Container Index 29.7 %, RT 05: House Index : 22.7 % , Container Index: 2.5 %. Density Figure 6 with a value of 69.4%. Conclusion: Breteau Index (BI) RW 03 with Density Figure (DF) 6, because it has a value of 69.4% is included in the high category.
Pembinaan Tata Kelola dan Motivasi untuk Pemberdayaan Desa Blimbingsari sebagai Desa Wisata Putu Ayu Anggya Agustina; Ni Putu Meri Dewi Pendit; Agus Tatang Sopandi; Kadek Masakazu; Wayan Meter
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11444

Abstract

Background: Blimbingsari Village has a unique spatial layout that is orderly and free from waste, but the community has not been able to take advantage of this uniqueness as a tourist attraction. In addition to the uniqueness possessed by the village, there is potential that has not been fully developed by the community. These potentials include the cultivation of honey, snacks, nuts for the reason that (1) some people do not have entrepreneurial knowledge, and (2) village governments also lack understanding of tourism science. This goal is to optimize village management and increase entrepreneurial motivation through service programs. Method: This service will be carried out in Blimbingsari Village, Jembrana Regency, Bali in April 2023. This service invited 15 village officials and 15 people who owned and did not have businesses. This activity uses data collection methods with interviews, observations, and documentation. Results: (1) Blimbingsari Village Apparatus increased knowledge about tourism villages through tourism resource persons, (2) village communities received entrepreneurial motivation after discussing with entrepreneur resource persons. The novelty is to provide new insights and information about the 3A Concept, namely attractions, amenities, and accessibility as a solution to optimize village management. Conclusion: The realization of an optimal tourism village needs to have an attraction that begins with fostering village apparatus to create identity and create business opportunities by motivating the community.
Pengembangan Digital Marketing, Peran Manajemen SDM, Keunggulan Bersaing Produk Industri Kreatif UMKM Di Pasar Global Asmawati Asharie; M.Fadhiel Alie
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11451

Abstract

Background: Konten digital berkualitas tinggi membuka peluang siklus hidup untuk pengembangan bisnis ke pasar global, yang diminati banyak orang di Indonesia. Tak heran, UMKM menjadi kelompok usaha terbesar yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni mencapai 60%. Usaha kecil, menengah, dan mikro industri kreatif lebih kuat menghadapi krisis global, namun lambat laun mampu bertahan di pasar global. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memperkuat peran SDM dalam merancang produk UMKM yang unik agar mampu bertahan dalam persaingan dengan produk sejenis dari negara lain. Kembangkan bisnis dengan menerapkan pemasaran digital untuk pertumbuhan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah). Hasil: Hasil kegiatan pengabdian industri kreatif merupakan langkah paling penting sebelum menjalankan bisnis. Produk yang dijual harus memenuhi kebutuhan semua konsumen. Pada pasar global agar dapat bertahan dalam ketidakpastian lingkungan domestik yang menciptakan strategis organisasi dan keunggulan kompetitif sebagai kekuatan untuk upaya pemasaran global. Kesimpulan: Melalui pemanfaatan digital marketing untuk dapat memasuki pasar global dan memperkuat peran SDM dalam merancang produk UMKM yang unik agar mampu bertahan dalam persaingan dengan produk sejenis dari negara lain. 
Sustainable Development Goals: Optimalisasi Konservasi Penyu Melalui Peningkatan Pengetahuan Siswa Eka Haryati Yuliany; Mohamad Jakaria; Ervina Mukharomah; Sri Parwanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11469

Abstract

Background: Keberadaan penyu telah lama terancam dari alam maupun kegiatan manusia yang membahayakan populasinya. Upaya pelestarian penyu dapat dilakukan melalui pendidikan dan pendekatan partisipatif pada generasi muda. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa/i tentang penyu dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pelestarian penyu. Metode: Peserta pengabdian masyarakat terdiri dari siswa/i kelas VII sebanyak 37 orang. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan metode partisipatif mulai dari ceramah, menonton video, diskusi dan tanya jawab. Teknik pengumpulan data dengan tes dan dokumentasi. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat ini ditemukan peningkatan pengetahuan siswa dengan signifikan setelah dilakukan penyampaian materi dan tanya jawab. Di akhir kegiatan pengabdian masyarakat siswa/i memperoleh pengertian terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup dan keberadaan penyu. Kesimpulan: Optimalisasi konservasi penyu menggunakan video dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Selanjutnya ditemukan antusias siswa/i menampilkan keinginan siswa/i dalam melestarikan penyu dalam proses tanya jawab.
Pengembangan Potensi Lokal Di Dusun Kuripan Dengan Pendekatan Asset-Based Community Development Suprihatiningsih; Fajar Istikhomah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11502

Abstract

Background: Dusun Kuripan Kelurahan Ngadirgo merupakan daerah yang memiliki beberapa potensi dintaranya sumber daya manusia, budaya dan kearifan lokal, sumber daya alam, sosial, fisik dan insfrastruktur, keuangan, spiritual dan kultural. Pengabdian kepada masyarakat di Dusun Ngadirgo ini bertujuan untuk mengangkat perekonomian warga melalui pengelolaan potensi sumberdaya alam, khususnya tanaman bambu. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan aset lokal sebagai faktor pendorong dalam pengembangan kesejahteraan komunitas. Langkah awal dalam pengembangan masyarakat ini adalah mengenali potensi masyarakat melalui sumber daya alam, kemudian mengembangkan sumber daya manusia melalui pelatihan sesuai aset dan potensi yang dimiliki. Hasil: Kegiatan ini membentuk sumber daya alam dengan keterampilan mengelola dan membuat anyaman bambu, juga telah terbentuk komunitas untuk mengembangkan kelompok yang sudah dibentuk agar terorganisis dan tetap eksis. Kesimpulan: Pengabdian ini telah berhasil mewujudkan suatu komunitas anyaman bambu denagn nama Omah Aanyaman Bambu sebagai wadah mereka untuk mengembangkan skill yang sudah dimiliki agar lebih inovatif.
Membina Guru Penggerak Reflektif Melalui Pendampingan Penyusunan Analisis Transkrip Aliran Dialog Pembelajaran Ainur Rofieq; Endrik Nurrohman; Samsun Hadi; Fitroh Nilla Prastika; Hapsari Hapsari; Indrawan Prasetyo
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11607

Abstract

Background: Dosen Pendidikan Biologi UMM dan Guru SMPN 1 Sumberpucung telah berkolaborasi mengimplementasikan LS-LC. Namun, masih ditemukan beberapa kendala. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Guru Penggerak dalam analisis penyusunan transkrip dan aliran dialog pembelajaran. Metode: Kegiatan ini dilakukan melalui Workshop dan pendampingan yang diikuti oleh 11 guru (Biologi, Bahasa Indonesia, Sosiologi) yang dilaksana pada Juni 2021-Februari 2022. Tahapan kegiatan meliputi 1). Workshop: pemberian materi tentang aplikasi adobe premier pro, penyusunan analisis transkrip pembelajaran, 2). Pendampingan: pengembangan dan pemanfaatan video pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil: 1) Guru memiliki keterampilan menggunakan aplikasi adobe premiere pro, 2) terwujudnya 3 aliran dialog pembelajaran berbasis LS-LC student center berbasis praktik, 3) terwujudnya 3 video pembelajaran yaitu: (1) Biologi, materi keanekaragaman hayati kelas X, (2) Bahasa Indonesia, materi teks prosedur kelas X, dan (3) Sosiologi, materi kelompok sosial kelas XI. Video berisi pendahuluan, isi materi, dan penutup. Kesimpulan: Guru dapat menyusun analisis transkrip dan aliran dialog pembelajaran berbasis LS-LC serta mengembangkan video pembelajaran menggunakan adobe premiere pro. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pemanfaatan video pembelajaran dengan melibatkan peserta didik pada saat pembelajaran sesuai dengan materi yang telah dikembangkan oleh guru.
Pengenalan Mendeley untuk Pengelolaan Referensi Penulisan Karya Ilmiah bagi Mahasiswa UTD Ida Afriliana; Aries Setyani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11712

Abstract

Background: Setiap mahasiswa diwajibkan untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah, baik itu untuk laporan praktik kerja lapangan atau untuk menuliskan hasil laporan tugas akhir. Dalam penulisan karya ilmiah, penulisan sitasi dan pengelolaan referensi jurnal merupakan hal yang penting. Studi ini bertujuan untuk memberikan peningkatan keterampilan kepada mahasiswa Universitas Teknologi Digital (UTD) Kota Tegal dalam hal penulisan sitasi dan pengelolaan artikel jurnal sebagai referensi penulisan karya ilmiah menggunakan Mendeley. Metode: Metode yang digunakan, yaitu ceramah, pelatihan, dan pendampingan, mulai dari instalasi Mendeley - penulisan daftar pustaka secara otomatis. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa semester 6 dan mahasiswa semester 4, UTD Kota Tegal yang berjumlah 50 mahasiswa. Hasil: Hasilnya, 72% telah mengimplementasikan Mendeley dalam penulisan laporan karya ilmiah dan hanya beberapa mahasiswa yang belum mahir dalam penggunaan sitasi dengan memanfaatkan Mendeley desktop ini. Kesimpulan: Pelatihan pengenalan dan implementasi Mendeley ini memberikan peningkatan kemampuan keterampilan mahasiswa dalam hal  penulisan  jurnal ilmiah, khususnya untuk melakukan sitasi, pengelolaan artikel jurnal ilmiah sebagai referensi penelitian, dan cara menuliskan daftar pustaka secara otomatis.
Deteksi Risiko Stroke Dan Edukasi Sebagai Upaya Pencegahan Primer Terjadinya Stroke Erfin Firmawati; Erna Rochmawati; Ismail Setyopranoto
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11834

Abstract

Latar belakang. Stroke adalah penyakit neurovaskular yang merupakan penyakit ketiga terbanyak dan penyebab kematian kedua di dunia. Prevalensi stroke di Indonesia mengalami peningkatan. Meningkatnya prevalensi stroke dapat disebabkan oleh pencegahan stroke yang rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan stroke adalah pengetahuan dan kesadaran. Upaya untuk mengurangi kejadian stroke adalah pencegahan primer. Metode. Pengabdian  masyarakat yang dilakukan di Kendangan, Caturharjo Sleman yang meliputi dua kegiatan. Kegiatan pertama adalah deteksi risiko stroke menggunakan Stroke Risk Scorecard, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, pengukuran glukosa darah dan kadar kolesterol. Deteksi risiko stroke diikuti oleh 67 orang.  Kegiatan kedua adalah pemberikan edukasi kesehatan tentang pencegahan stroke. Hasil. Hasil deteksi faktor risiko menemukan bahwa orang yang berisiko tinggi terkena stroke berjumlah 4 orang (6%), dan 63 orang berisiko rendah terkena stroke (94%). Orang dengan hipertensi 31 (46%), hiperkolesterolemia 26 (38%), merokok 7 (10%), tidak pernah berolahraga 50 (74%), dan overwigth7 (10%). Pendidikan stroke diikuti oleh 36 orang. Pengetahuan meningkat setelah diberikan pendidikan (skor 15) dengan skor pre-test rata-rata 59,41 (min-max 20-100) dan post-test 74,41 (min-max 30-100).  Kesimpulan. Sebagian besar masyarakat memiliki resiko rendah terkena stroke. Edukasi deteksi risiko stroke dan pencegahan primer merupakan  upaya penting  untuk mencegah stroke, sehingga dianjurkan untuk dilakukan  secara terus menerus.  

Page 47 of 163 | Total Record : 1627