cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Syahdam Karneng; Ayu Safitri Agustina; Elfira Jumrah; Andi Nur Fitriani Abubakar; Herdie Idriawien Gusti; Jihad Talib; Sri Sumiati; Nur Ismi; Putri Ramadani Hasra
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11304

Abstract

Background: Bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring biasanya menggunakan bahan aktif kimia sintetik yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan yaitu dapat mencemari lingkungan. Berdasarkan hal tersebut maka, pengabdian ini dilakukan untuk memanfaatkan daun sirih dan daun binahong sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci piring yang ramah lingkungan dan dapat menciptakan peluang usaha baru yang memberikan pendapatan kepada warga desa. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan kelompok PKK Desa Balong Kec. Ujung Loe Kab. Bulukumba, yang terdiri dari 20 orang anggota. Kegiatan yang diusulkan pada PKM ini adalah sosialisasi kandungan senyawa aktif daun sirih dan daun binahong, pelatihan teknik pembuatan dan proses produksi pengolahan daun sirih dan daun binahong menjadi sabun cuci piring, pelatihan teknik pengemasan dan pelabelan produk, pelatihan manajemen usaha dan pemasaran produk, evaluasi program, serta pendampingan. Hasil: Pengolahan daun sirih dan daun binahong menjadi sabun cuci piring sangat memberikan dampak positif terhadap ibu PKK di Desa Balong, selain mereka dapat membuat sabun cuci piring sendiri, mereka juga dapat memanfaatkan tanaman yang mereka tanam selama ini yang kurang dimanfaatkan. Daun sirih dan daun binahong termasuk tanaman yang mengandung senyawa-senyawa kimia dengan bioaktivitas sebagai antibakteri. Kesimpulan: Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, melalui sosialisasi dan pelatihan ibu-ibu PKK dapat mengetahui manfaat penggunaan daun sirih dan daun binahong dalam pembuatan sabun cuci piring yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Efektifitas Edukasi Pencegahan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Pembelajaran Daring Mahasiswa Keperawatan : Pemberdayaan Masyarakat Titih Huriah; Falasifah Ani Yuniarti; Agustina Rahmawati
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.9954

Abstract

Background: The impact of the Covid-19 pandemic has occurred in various sectors, one of which is the education sector. The government's policy to reduce the transmission rate of Covid-19 in the education sector is to implement online learning. A complaint that often occurs in online learning activities is Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS is a condition where the wrist and fingers feel pain, numbness, or tingling. The purpose of this service is to prevent the occurrence of CTS in nursing students who do online learning. Method: CTS prevention education activities are focused on nursing students from UNISA Yogyakarta Class of 2020 who are participating in full online learning. Community service activities are carried out in 2 meetings via zoom media. The educational material provided is in the form of knowledge related to CTS and assistance in preventing CTS. The instrument used to measure CTS complaints is the CTS-Q (Carpal Tunnel Syndrome Questionnaire). Results: Students who attended the community service meeting totaled 213 people at the first meeting and 78 students at the second meeting. The average pain scale of UNISA Yogyakarta nursing students class of 2020 during the online learning period was still on a mild scale between 2-3, and the biggest complaint was back pain. Screening results show that most students use gadgets 5-8 hours a day. Conclusion: Reduction of complaints of pain in the wrist among students who do online learning after routine CTS exercises with a p value of 0.027.
Workshop Pengurangan Risiko Bencana untuk Civitas Akademika MIM Terpadu Harapan Kota Magelang Kanthi Pamungkas Sari; Margono; M. Tohirin
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11260

Abstract

Background: Madrasah is considered effective in implementing Disaster Risk Reduction (DRR) education, from disseminating disaster knowledge to action. However, some of the academic community of MIM Terpadu Harapan Magelang City understand that DRR is essential; until now, it has never been a priority for the Madrasah program. This community service activity aims to increase the capacity of human resources in preparedness to face multihazard disasters. Method: The activity partners are the Academic Community of MIM Terpadu Harapan Magelang City and 27 participants who participated in the workshop. The procedures carried out in community service include three stages: the preparation stage, the activity stage, and the activity evaluation stage. Results: Participants' responses during the workshop were excellent; participants carried out actively and enthusiastically from start to finish. Participants can compile disaster risk assessments according to the objective conditions of the surrounding environment. Participants quickly assembled the MIM Integrated Disaster Preparedness Task Force Harapan Magelang City along with its work description in the follow-up plan. Conclusion: Community service activities can increase human resources' capacity to prepare for multi-hazard disasters.
Sosialisasi Politik Siber untuk Memperkuat Ketahanan Nasional dalam Menghadapi Tantangan Global M. Prakoso Aji; Subakdi
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11576

Abstract

Background: This community service activity (PKM) was held to provide socialization of the situation experienced by the community regarding cyber politics to strengthen national resilience in facing global challenges. This PKM activity aims to make residents understand the increasing prevalence of political activities in cyberspace today. With the improvement of the pandemic situation, this socialization activity is carried out in the form of face-to-face or offline. Method: PKM partner is RT. 008, RW. 06 TNI AL Complex, Pondok Labu, Cilandak, South Jakarta. The number of participants was about 20 people. This socialization provides socialization in the form of cyber politics that has a role in strengthening national resilience in facing increasingly widespread global challenges. The material explained is about understanding cyber politics and what policies have been carried out by the government to increase citizens' awareness regarding the importance of having attention to politics to how the public can further raise awareness of the political field, which is currently strongly influenced by technological developments to strengthen national resilience. Results: Increase the erstanding the surrounding community about cyber politics and its relation to national resilience in facing global challenges. Conclusion: In general, it can be concluded that this cyber political socialization activity provides understanding for citizens' need to understand the political dynamics in cyberspace.
Edukasi Imunisasi Dasar bagi Anak dalam Rangka Mendukung Program Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022 di Desa Tanjungwangi Cicalengka Asri Widyasanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.10074

Abstract

Background: Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 adalah salah satu program pemerintah dalam upaya untuk melengkapi imunisasi anak di Indonesia. Terlebih sejak pandemi COVID-19 cakupan imunisasi anak terus mengalami penurunan hingga mencapai 11,1%. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat melalui edukasi pentingnya imunisasi dasar dan meningkatkan target pencapaian balita yang mendapatkan imunisasi lengkap melalui program BIAN 2022 di Desa Tanjungwangi. Metode: Dalam kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, mitra kegiatan merupakan 88 orang ibu yang memiliki balita dengan rentang usia 9-59 bulan di Desa Tanjungwangi. Terdapat dua metode yang digunakan dalam kegiatan ini sebagai upaya dalam mengkonstruksi pemahaman masyarakat mengenai pentingnya imunisasi yaitu dengan melakukan penyuluhan dan distribusi konten edukatif. Hasil: Hasil dari program pengabdian ini menunjukan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya imunisasi, jenis imunisasi yang diberikan kepada balita saat BIAN 2022, dampak jika tidak melakukan imunisasi, serta gejala umum pasca imunisasi. Rerata nilai post-test yang diperoleh mengalami peningkatan menjadi 91,5 dari rerata nilai awal pre-test sebesar 77,9. Kesimpulan: Rangkaian sosialisasi ini berhasil karena mencapai tujuan yang diinginkan yaitu meningkatkan pengetahuan warga Desa Tanjungwangi mengenai Bulan Imunisasi Anak Nasional dan pentingnya imunisasi dasar.
Pelatihan Branding dan Marketing Bagi Para Eks Pekerja Migran Ihtiari Prastyaningrum; Ramadhan Prasetya Wibawa
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Bekerja ke luar negeri saat ini telah menjadi salah satu pilihan alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Namun dibalik meningkatnya kesejahteraan mereka, hal ini juga menimbulkan masalah terutama di saat mereka sudah tidak lagi bekerja di luar negeri. Tidak adanya keteraturan pemasukan menjadikan mereka harus berpikir keras untuk memenuhi kebutuhan mereka. Saat ini para eks pekerja migran sudah ada yang mencoba mengembangkan usaha dengan modal yang diperoleh selama bekerja di luar negeri. Namun mereka masih memiliki kesulitan terutama masalah pemasaran di era digital seperti saat ini. Adanya pelatihan terkait branding dan marketing diharapkan mampu meningkatkan hasil usaha mereka. Sasaran kami adalah eks pekerja migran di Kabupaten Ponorogo. Method: Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi pelatihan dan konsultasi. Pelatihan meliputi pelatihan tentang branding dan marketing. Setelah pelatihan dilaksanakan sesi presentasi dan diskusi. Result: Melalui pelatihan yang dilaksanakan para eks pekerja migran ini telah memiliki keterampilan menyusun strategi branding dan marketing. Para peserta yang awalnya hanya mempromosikan produk mereka secara konvensional telah mampu belajar menyusun promosi melalui media sosial. Dengan kemampuan ini diharapkan usaha yang saat ini ditekuni dapat lebih berkembang sehingga miningkatkan kesejahteraan mereka. Conclusion: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi pelaksanaan pelatihan tentang branding dan marketing telah mampu memberikan bekal pada peserta pelatihan untuk dimanfaatkan dalam menunjang keberlangsungan usaha mereka
Pelatihan Pembuatan Handsanitizer Berbahan Herbal Di Desa Baumata Timur Dalam Upaya Menjadikan Desa Baumata Timur Sebagai Desa Siaga Covid-19 Jefrin Sambara; Ni Nyoman Yuliani; Maria Hilaria; Muhamad Satria Mandala Pua Upa
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.9474

Abstract

Background: Pemerintah Indonesia bergerak cepat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan mengeluarkan berbagai kebijakan pemerintah diantaranya dengan meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat, menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta mengeluarkan kebijakan kesiapsiagaan desa atau kelurahan menghadapi pandemik Covid-19. Salah satu contoh dengan penggunaan Handsanitizer. Penggunaan Handsanitizer memanfaatkan bahan alam seperti daun sirih, jeruk nipis dan lidah buaya efektif digunakan untuk mencegah pertumbuhan kuman maupun pertumbuham mikroorganisme lainnya dan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan handsanitizer nbanyak terdapat di lingkungan sekitar masyarakat desa Baumata Timur namun belum dimanfaatkan secara optimal. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan sosilialisasi dan pelatihan dengan melibatkan 5 (lima) relawan program kerja (Pokja) dalam upaya mewujudkan desa Baumata timur sebagai desa siaga Covid-19. Hasil: Para relawan Pokja Desa Baumata Timur mendapatkan informasi dalam pemanfaatan bahan herbal yang ada disekitar dalam pembuatan Handsanitizer dan juga mampu secara mandiri membuat handsanitizer berbahan herbal yang terdapat disekitar lingkungannya sehingga harapannya bisa diajarkan Kembali ke masyarakat sekitar terkait pembuatan Handsanitizer berbahan herbal. Kesimpulan: Kegiatan ini menjadi upaya mewujudkan desa Baumata Timur sebagai Desa Siaga Covid-19 dalam program Pengembangan Desa Sehat (PPDS) sehingga masyarakat dapat mencegah penyebaran Covid-19 yang terjadi Di Desa Baumata Timur
Survei Jentik Nyamuk Aedes aegypti Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara Nany Djuhriah; Neneng Yetty Hanurawati; Mimin Karmini; Sadono Setioko
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.10595

Abstract

Background: Hemorrhagic fever disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypi. Penyakit ini meningkat setiap tahunnya dan dapat menyerang semua kelompok umur. Tujuan pengabdian ini adalah mengukur kepadatan jentik di wilayah RW 03 Desa Pasirkaliki Kecamatan Cimahi Utara. Metode: Mitra dalam kegiatan ini adalah RW 01 yang meliputi RT:01, RT 02, RT 04 dengan metode survei dan observasi. Hasil: RT 01: House Index: 44,4 %, Container Index 24,6%, RT 02: House Index 22,2 %, Container Index: 18,4 %, RT 04: House Index 14,4 %, Container Index 29,7 %, RT 05: House Index: 22,7 %, Container Index: 2,5 %. Density Figure 6 dengan nilai 69,4%. Kesimpulan: Breteau Index (BI) RW 03 dengan Density Figure (DF) 6, karena memiliki nilai 69,4% termasuk dalam kategori tinggi.
Pelatihan Pengolahan Mawar sebagai Produk Makanan di Desa Kalangan Kabupaten Bojonegoro Denny Nurdiansyah; Ririn Fauziyah; M. Ridlwan Hambali; Fadhilatun Ni’mah; Muhammad Jauharul Fawaiq
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.10780

Abstract

Background: Salah satu potensi Desa Kalangan di Kabupaten Bojonegoro adalah bunga mawar yang mana harga bunga ini kurang memberikan keuntungan bagi masyarakat karena kebutuhannya tergantung dengan adanya acara adat saja. Dengan adanya potensi tersebut, tim KKN Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) melakukan pelatihan pengolahan mawar menjadi sebuah produk makanan sehat yang bernilai ekonomi tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuanpengolahan dan manfaat makanan dari bahan baku bunga mawar untuk meningkatkan produktivitas masyarakat Desa Kalangan dengan menaikan potensi yang ada di Desa Kalangan sebagai produsen Bunga Mawar. Metode: Target yang diberikan oleh tim KKN UNUGIRI adalah Ibu-Ibu PKK dari Desa Kalangan sebanyak 35 orang. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan melalui 4 tahapan selama 2 hari yaitu penggalian pengetahuan, sosialisasi, praktik pembuatan Selai Mawar, dan evaluasi akhir. Pengambilan data dilakukan pada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan pembuatan olahan dari bunga mawar dan pemasaran produk secara e-commerce.Hasil: Hasil kegiatan yang diberikan telah menambah pengetahuan dan wawasan bagiwarga Desa terkait produk olahan bunga mawar, serta menambah pendapatan masyarakat ketika produk tersebut dijual di pameran produk desa yang diadakan di alun-alun Bojonegoro. Evaluasi pelatihan diperoleh 80% peserta mengalamipeningkatan pengetahuan dan wawasan terkait produk olahan bunga mawar. Kesimpulan: Diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan potensi bunga mawar menjadi produk olahan dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi pendapatan warga Desa yang mana disarankan adanya inovasi lain seperti bibit parfum bunga mawar.
Upaya Pencegahan Stunting dengan Edukasi Gizi di Kampung Pangan Inovatif Posyandu Melati Deswita Plaju Anita Rahmiwati; Windi Indah Fajar Ningsih; Sari Bema Ramdika; Yuliarti; Desri Maulina Sari; Fatria Harwanto; Fatmalina Febry; Indah Purnama Sari; Indah Yuliana; Ditia Fitri Arinda; Ira Dewi Ramadhani; Siti Rachmi Indahsari; Ahmad Adi Suhendra; Rully Mufarika
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.10978

Abstract

Background: Stunting is a nutritional problem caused by insufficient food intake for a long time. Routine exclusive breastfeeding for 6 months and followed by the provision of nutritious weaning foods is one of the efforts to prevent stunting. Purpose: community service activities are to provide knowledge about the risk factors and causes of stunting, provide knowledge about the potential of tempeh as a potential food to prevent stunting, provide knowledge and skills on how to make weaning food. Method: this activity is a collaboration between TJSL PT KILANG PERTAMINA INTERNATIONAL RU III and the Faculty of Public Health, Sriwijaya University. Participants consisted of cadres and mothers of toddlers at Melati Deswita Plaju integrated health care. The activities carried out were counseling on preventing stunting, counseling on potential food tempeh preventing stunting, story telling, let's eat tempeh. Result: as many as 85% of respondents have good knowledge after being given counseling related to stunting. Conclusion: there is an increase in knowledge where the percentage of respondents who have a good category increases after the extension activities are carried out.   Keywords: stunting, tempeh, toddlers, weaning foods, integrated health care

Page 45 of 163 | Total Record : 1627