cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pendampingan Orang Tua Membimbing Matematika Anak di Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi: - Sigid Edy Purwanto; Meyta Dwi Kurniasih
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.224 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.659

Abstract

Kampung Pedurenan sebagai kampong metropolis dengan wilayah geografis dekat perbatasan dengan Ibukota Jakarta. Kampung Pedurenan dituntut untuk serius menata sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dengan pendidikan sebagai prioritas utama. Pengembangan pendidikan pembelajaran vital terhadap peningkatan SDM adalah pembelajaran Matematika. Pentingnya matematika sebagai alat bantu sebagai pembimbing pola maupun sebagai pembentuk sikap. Oleh karena itu, pendidikan matematika mempunyai peran yang strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi era industrialisasi dan globalisasi. Permasalahan yang dihadapi di Kampung Pedurenan berupa orang tua mempunyai keterabtasan kemampuan dalam membimbing belajar matematika anak, anak mengalami kesulitan dalam memeahami pelajaran matematika, orang tua tidak percaya diri membimbing belajar matematika anak, belum banyak yang paham bahwa pendidikan yang baik berawal dari rumah, dan kesadaran yang kurang bagi masyarakat akan pentingnya memperoleh pendidikan yang berkualitas. Dari permasalahan prioritas mitra maka metode pelaksanaan yang diberikan berupa melatih orang tua dalam merencanakan dan melaksanakan pendampingan belajar matematika anak, membantu keterbatasan siswa secara tidak langsung melalui orang tua masing-masing dalam mempelajari matematika, dengan metode memperkaya wawasa orang tua tentang pembelajaran matematika yang menarik untuk anak, membangun keakraban dan kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan anak terutama matematika, memotivasi orang tua siswa untuk memberikan kesempatan dan memberikan kesempatan dan dukungan bagi putra-putri untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Hasil PKM Pendampingan didapatkan orang tua memperoleh keterampilan dan pengetahuan tentang matematika dan bagaimana mengajarkan matematika, orang tua mendapat kesempatan untuk bertukar pengalaman, wawasan dan informasi dengan dosen dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan anak dan bagaimana meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis anak, tumbuh kesadaran bermatematika di kalangan orang tua sehingga orang tua tidak perlu terlalu banyak bergantung kepada guru bimbel untuk membantu belajar matematika.
Pelatihan Penulisan Jurnalistik dan Naskah Kehumasan bagi Siswa-Siswi SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Selatan: - Novi Andayani Praptiningsih; Syaiful Rohim
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.166 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.660

Abstract

Pengabdian dan Pemberdayaan pada Masyarakat berupa pelatihan ketrampilan jurnalistik dan penulisan naskah kehumasan bagi siswa siswi SMA Muhammadiyah 3, berlokasi di Jalan Limau, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Alasan memilih sekolah ini adalah sebagai bentuk pengabdian pada kader Muhammadiyah, terutama generasi muda, sehingga mampu menjadi manusia unggul yang mampu bersaing baik lingkup regional, nasional, maupunn internasional. Di samping itu, siswa-siswi SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Selatan, yang berada di bawah payung besar lembaga Dakwah Muhammadiyah patut memperoleh ketrampilan jurnalistik dan penulisan naskah kehumasan secara benar dan efektif, sehingga pandai berargumentasi dan mampu mengaplikasikan tulisan naskah-naskah publikasi formal yang informatif dan menarik. Pelatihan yang bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta ini, menekankan pada makna belajar (learning). Belajar adalah proses perubahan perilaku atau pribadi seseorang berdasarkan praktek atau pengalaman tertentu. Artinya setelah memiliki pengalaman mengikuti pelatihan jurnalistik dan penulisan naskah kehumasan diharapkan para peserta mendapat tambahan pengetahuan dan pengalaman yang dapat menunjang kegiatan dan kemampuannya dalam berorganisasi di sebuah lembaga. Dengan adanya pelatihan jurnalistik akan sangat membantu pelajar dalam mengasah kreatifitas dan bakat seseorang, khususnya dalam bidang tulis menulis. Dengan jurnalistik juga mampu membangun daya kritis nalar pelajar dalam membaca realitas kehidupan. Bidang Public Relations atau biasa disingkat dengan PR atau dapat juga dikatakan Hubungan Masyarakat atau Humas sebagai sebuah profesi semakin kuat berkembang. Individu bergantung kepada hubungan baik dengan kelompok-kelompok lainnya dan individu-individu yang memiliki berbagai pendapat, keputusan dan tindakan yang mempengaruhi vitalitas/daya dan kelangsungan hidup mereka. Upaya yang senantiasa diperjuangkan oleh seorang praktisi Public Relations adalah bagaimana dapat menginformasikan berbagai momen penting, khususnya yang berhubungan dengan terobosan dan perkembangan kekinian.
Penanggulangan HIV dan Narkoba dengan Metode Permainan Aika: - Yusnidar Yusuf; Ragil Marini
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.695 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.661

Abstract

Peserta sebanyak 150 siswa SMPM 4 Cawang dan 40 siswa SMPM 30 Cakung. Semua siswa berasal dari kelas 9, sebagai pencerahan dan penyadaran menghadapi UN. Rangkaian materi tentang kebijakan UU narkoba dan akibatnya, narkoba dan efeknya serta jenis-jenisnya, HIV, materi AIKA melalui games. Materi diberikan dalam bentuk persentasi dari fasilitator dilanjutkan dengan permainan AIKA. Siswa sangat antusias dan senang pada kegiatan tersebut, dilihat dari respon siswa yang banyak mengajukan pertanyaan sehingga suasan penyuluhan sangat kondusif. Kegiatan sosialisasi di SMPM 4 dan SMPM 30 Jakarta Timur sangat menarik perhatian siswa (antusias dengan banyak pertanyaan). Kegiatan harus intensif pelaksanaannya agar siswa terhindar dari masalah HIV dan narkoba sebagai cikal bakal penyakit AIDS.
Pelatihan Pembelajaran Matematika yang Efektif melalui Metode Hypnoteaching: - Ayu Faradillah; Windia Hadi; Asih Miatun; Hikmatul Khusna
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.237 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.662

Abstract

Proses pembelajaran matematika di kelas merupakan salah satu penentu keberhasilan peserta didik. Guru dituntut untuk memberikan inovasi baru dalam proses belajar mengajar, misalnya dalam memilih model, metode atau strategi pembelajaran yang tepat digunakan. Salah satu metode pembelajaran yang bisa digunakan adalah hypnoteaching. Hypnoteaching berasal dari dua kata hypno dan teaching. Hypnoteaching merupakan metode pembelajaran yang kreatif , unik dan imajinatif. Sebeum pelaksanaan pembelajaran peserta didik sudah dikondidikan untuk belajar. Dengan demikian, peeserta didik mengikuti proses belajar dalam kondidi segar dan siap untuk menerima materi pelajaran. Untuk mempersiapkan hal-hal tersebut, tentu guru itu sendiri dituntut untuk stabil baik secara psikis maupun psikologis. Pelatihan metode hypnoteaching ini bertujuan agar guru lebih mengenal apa itu hypnoteaching sehingga guru dapat menerapkannya dalam pembelajaran matematika di kelas. Dari hasil pelaksanaan secara umum pelatihan pembelajaran matematika yang efektif melalui metode Hypnoteaching empat tahap: 1) Matematika itu mudah, 2) Matematika dengan Benda Konkrit Sederhana, 3) Matematika Itu Menyenangkan, 4) Operasi Hitung Matematika, 5) Menjadi Guru Inspiratif Berbasis Hipnosis.
Peningkatan Profesionalisme Pedagogik Mengajar Guru TK, SD, SMP/MTS Melalui Pelatihan Mengajar Gaya Motivator (MGM): - Zulfadewina Zulfadewina; Nurmawati Nurmawati; Septi Fitri Meilana
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.493 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.663

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, sekurang-kurangnya meliputi pemahaman wawasan atau landasan kependidikan, pemahaman terhadap peserta didik, pengembangan kurikulum/silabus, perancangan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis, pemanfaatan teknologi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Peningkatan profesionalisme guru sudah sewajarnya dilakukan untuk bisa lebih profesional sehingga tujuan pendidikan nasional dapat tercapai seperti yang tercantum dalam Undang-ndang Guru. Kenyataannya kemauan dan kemampuan guru TK, SD, dan SMP/MTS masih perlu dibina. Tujuan pada peningkatan yang dipaparkan diantaranya berdasarkan permasalahan: 1) Keterbatasan pengetahuan guru untuk pengembangan pembelajaran di sekolah, 2) Standar pendidikan tidak mencukupi, 3) Mengajar selalu menggunakan metode ceramah, dan 4) Minimnya pengetahuan guru mengenai penggunaan media pembelajaran yang tepat dan benar. Melihat berbagai permasalahan tersebut maka diperlukan peningkatan kualitas pendidikan bagi guru khususnya di wilayah Cabang Aisyiyah Ciracas Jakarta Timur. Program Abdimas ini menekankan pada peningkatan profesionalisme pedagogik bagi guru. Tugas guru tidak hanya menyampaikan materi dalam kelas tetapi harus mempunyai kemampuan penggunaan model pembelajaran dan media pembelajaran. Karena saat ini guru dituntut harus berusaha mengembangkan berbagai kemampuan dalam proses pembelajaran. pelatihan mengajar gaya motivator (mgm) ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi guru-guru terutama dalam menjalankan perannya sebagai pendidik dan pengurus organisasi Aisyiyah. Materi pelatihan disusun didasarkan atas analisis kebutuhan peserta yang dilaksanakan melalui pelatihan dengan melibatkan guru-guru. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian adalah sebagai berikut.1) Pelatiahan, 2) Lokakarya, dan 3) Pembimbingan.
Edukasi Kebersihan Tangan Pada Anak Usia Sekolah Dasar di Komunitas Anak Asuh Remaja Islam Baitul Mughni (A2R) Jakarta Selatan: - Izza Suraya; Rina Khairunisa; Yoli Farradika
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.964 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.664

Abstract

Beragam penyakit seperti diare, kecacingan, dan tipes dapat timbul akibat tangan yang kurang bersih. Salah satu faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut adalah kondisi sosial dan ekonomi rendah yang dimiliki oleh anak asuh Remaja Islam Masjid Baitul Mughni (A2R). Berdasarkan observasi yang dilakukan, anak siswa SD di dalam komunitas A2R tinggal di bantaran kali dengan rumah yang cukup sempit. Selain itu, mereka juga memiliki pengetahuan yang rendah tentang kebersihan khusunya tentang kebersihan tangan. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan edukasi tentang kebersihan tangan. Bentuk edukasi tersebut berupa penyuluhan dan praktek mencuci tangan dan memotong kuku yang baik dan benar. Setelah mengikuti kegiatan tersebut, anak asuh diharapkan dapat termotivasi untuk mencuci tangan sebelum makan dan memotong kuku dengan rutin. Dengan demikian, kebersihan tangan mereka terjaga sehingga angka kesakitan penyakit yang terkait makanan dapat dihindari.
Komunikasi Informasi Edukasi Penyakit Jantung Pada Remaja Obesitas: - Bety Semara Lakhsmi; Fadjar Herianto
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.488 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.665

Abstract

Gejala awal pada remaja yang menderita penyakit jantung sama dengan orang dewasa, antara lain nyeri pada dada, mengeluarkan keringat terutama telapang tangan, merasa lelah berlebihan, nafas berat, jantung berdebar-debar, sakit kepala, dan perut kembung. Penyakit jantung merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah arteri/nadi. Konsumsi sayur dan buah-buahan yang mengandung antioksidan yang tinggi, dapat mencegah terjadinya stress oksidatif, yang merupakan salah satu penyebab timbulnya plak pada pembuluh darah. Namun kenyataan yang ada 80 % remaja tidak mengkonsumsi sayur dan buah secara rutin setiap hari, dan lebih banyak mengkonsumsi makanan siap saji yang mengandung kadar lemak tinggi. Obesitas terjadi pada remaja dengan jumlah semakin meningkat tiap tahun. Obesitas dapat merubah metabolisme tubuh, dimana terjadi kemunduran pengolahan lemak dalam tubuh, sehingga penimbunan lemak semakin tinggi. Obesitas central, adalah penimbunan lemak di perut, dimana lemak di perut lebih berisiko membentuk plak di pembuluh darah, dan berakibat penyumbatan. Pemberikan Komunikasi Iinformasi Edukasi (KIE) tentang pencegahan penyakit jantung pada remaja menjadi suatu hal yang penting. Hal ini yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan. Pencegahan penyakit jantung harus dilakukan sejak dini saat usia muda. adapun metode yang dilaksanakan 1) mencari dan menemui mahasiswa memiliki obesitas dan overweight (35 mahasiswa), 2) pengisian biodata dan mengukur berat badan, dan 3) pembekalan pengetahuan materi gaya hidup sehat. Kemudian dapat disimpulkan: 1) Penyakit jantung sangat berkaitan dengan gaya hidup dimana perilaku hidup sehat seperti menjaga berat badan, konsumsi sayur dan buah, aktifitas fisik dan rutin berolah raga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, 2) Pencegahan penyakit jantung diupayakan melalui pengelolaan factor risiko yang dapat dimodifikasi termasuk salah satunya adalah obesitas. 3) Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi melalui media leaflet dapat dilakukan untuk remaja. Nilai satuan penukar ditampilkan dalam leaflet dapat dijadikan rujukan setiap membaca label pada kemasan makanan.
Implemtasi Listrik Biogester Type Vertikal dengan Pengaduk Guna Mengatasi Kekurangan Air Bersih: - Galing Kusdiwelirawan; Imas Ratna; Yohanes Soenarto
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.958 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.666

Abstract

Biomassa / biogas merupakan salah satu solusi teknologi Energy untuk mengatasi kesulitan masyarakat akibat kenaikan harga BBM, teknologi ini bisa segera diaplikasikan, terutama untuk kalangan peternak sapi. Dalam rangka pemenuhan keperluan energi rumah tangga, salah satu upaya terobosan yang dilakukan adalah melaksanakan program Bio Energi Perdesaan (BEP), yaitu suatu upaya pemenuhan energi secara swadaya (self production) oleh masyarakat khususnya di perdesaan. Permasalahan yang terjadi di pedesaan adalah belum mampu memanfaatkan limbah kotoran ternak sebagai penghasil energi alternatif pengganti kayu dan BBM, dimana kegiatan sehari-hari mereka sangat tergantung pada BBM / gas dan kayu baik untuk memasak maupun penerangan. Alat yang didisain sebagai digester biogas terbuat dari drum yang berukuran 200 liter, 120 liter dan 35 liter. Pipa berukuran 2 inci dan berukuran 0.5 inci yang mudah didapat dengan biaya yang relatif murah. Pembuatan alat ini sangat mudah dengan proses pembuatan seperti pemotongan, pengelasan, gerinda dan pengecoran. Untuk satu ekor sapi rata-rata dapat menghasilkan 20 kg kotoran per hari, dan setara dengan 1 m3 - 1,2 m3. Pada proses penghitungan gas methan yang dihasilkan dari 20 kg kotoran sapi per hari, maka akan dihasilkan gas methan sebesar campuran 0.10285 kg dan gas methan murni sebesar 0.061714 Kg.
Pendidikan “Maintain Upstream to Downstream” Untuk anak-anak di Pinggiran Sungai Kec. Cibungbulang Kab. Bogor Jawa Barat Awaluddin Hidayat; Ana Utami Zainal
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.121 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.1046

Abstract

Sungai merupakan sumber kehidupan bagi beberapa masyarakat di Indonesia. Keberadaan masyarakat atau pemukiman dibantaran sungai tersebut seringkali menimbulkan masalah tak terkecuali di kota-kota besar seperti Jabodetabek, dimana sungai masih mendapat tempat di hati masyarakat. Masyarakat dipinggiran sungai seringkali memanfaatkan sungai untuk keperluan mandi, mencuci, bahkan untuk kebutuhan minum. Namun kegiatan tersebut tentu akan menimbulkan masalah terutama bagi kesehatan. Efek jangka pendek maupun jangka panjang terkait perilaku tersebut belum diprioritaskan oleh masyarakat luas sehingga perlu dilakukan edukasi tentang penggunaan air yang begitu praktis dan penyediaan air bersih masyarakat yang masih kurang. Minat masyarakat yang lebih cenderung menggunakan air sungai sebagai kebutuhan sehari-hari sangat perlu untuk diberikan brainstorming tentang pentingnya lingkungan dan kesehatan. Mitra dalam kegiatan IbM kali ini adalah masyarakat di pinggiran sungai Desa Ciaruteunilir, Kec. Cibungbulang, Kab. Bogor Jawa Barat dengan metode branstorming permasalahan perilaku penyuluhan ke masyarakat baik dewasa maupun anak-anak Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2017. Metode penyuluhan yang dilakukan adalah dengan metode ceramah untuk masyarakat dewasa dan metode dongeng untuk anak-anak, memberikan pamflet dan sticker. Permasalah mitra terkait sungai adalah bahwa masyarakat di pinggiran sungai masih memiliki sikap tidak baik terhadap sungai, yakni membuang sampah di sungai, buang air besar (BAB) di sungai, melakukan aktivitas cuci mencuci di sungai yang kesemua permasalahan ini berkontribusi besar dalam kerusakan sungai. Setelah team pengabdian masyarakat melakukan kegiatan penyuluhan masyarakat berpendapat bahwa hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena team pengabdian masyarakat menjelaskan penyebab bahkan dampak serta solusi yang diberikan untuk menjaga sungai dari pengotoran manusia.
Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) bagi Masyarakat Serpong Tangerang Selatan Rizki Arcinthya; Fitri Yuniarti; Fitriani Fitriani1
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.581 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.1047

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan berjudul “Pelatihan Pembuatan VCO Bagi masyarakat Aisyiah Cabang Serpong”. Mitra yang dipilih menjadi lokasi pengabdian masyarakat didasarkan pada pertimbangan dan skala prioritas untuk dijadikan sasaran kegiatan. Hal ini berdasarkan kepatutan sumber data dan informasi yang dikumpulkan melalui kunjungan atau observasi, diskusi dan tanya jawab kepada Pengurus PCA Cabang Serpong Tangsel. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat yaitu agar adanya aktifitas yang produktif dari PCA Cabang Serpong Tangsel serta dapat juga bermanfaat untuk pengembangan cabang Aisyiah Serpong. Selain itu pelatihan ini juga bertujuan menumbuhkan jiwa wirausaha untuk peserta yang nantinya akan bermanfaat juga sebagai tambahan dana untuk pembangunan PCA Cabang Serpong. Program Kegiatan yang ditawarkan berupa Sosialisasi atau pengenalan VCO yang dihasilkan, baik dari khasiat maupun Kelebihan yang dimiliki VCO itu sendiri. Dan juga ada demonstrasi dalam pembuatan VCO yang baik dan benar dengan metoda enzimatis. Target yang ingin dicapai dari pelatihan ini berupa jasa yang ditawarkan kepada masyarakat Aisyiah Cabang Serpong Tangsel berupa keterampilan untuk membuat VCO secara enzimatis, cara pemasaran VCO yang tepat dan benar, selain itu peserta juga dapat mengetahui tentang VCO serta manfaat dan kelebihan yang dimilikinya untuk kesehatan.Dengan adanya pelatihan ini diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk pembuatan VCO dalam kegiatan sehari-hari dan membantu perekonomian untuk meningkatkan pendapatan PCA dan keluarga, serta dapat meningkatkan derajat penghidupan warga agar lebih sehat.

Page 9 of 163 | Total Record : 1627