cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pelatihan Dasar Jurnalistik Sebagai Citizen Journalist Bagi Remaja Asuhan Ar Ridho Meliala, Robbikal Muntaha; Syahril, Romi; Shinta, Marlina Rahmi
Jurnal SOLMA Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Solma
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.405 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3166

Abstract

Abstract This community empowerment had been conducted as one of facilitator to educate society especially the teenager who active in their social media, in order to be wise and good citizen journalist. The citizen journalist who active to contribute in national development by distributing news or articles which inline to journalistic ethic and science and not to be hoax news distributor. The benefit of this training is to empower teenager skill in writing and reporting a good news in right way so that they will be able to be a professional journalist in the future. Target of this training is teenager in age of 11 until 22 years old who active communicate and write through social media then have high curiosity toward social around. This training also had been expected as useful activity to build teenager talent in writing and profitable on social media. Keywords: Journalistic, Citizen Journalist, Teenager
Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Dasar dalam Menghadapi Bahaya Gempa Bumi dan Tsunami Munandar, Aris; Suhardjo, Suhardjo; Lestariningsih, Dwi Sukanti; Hardi, Ode Sofyan
Jurnal SOLMA Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Solma
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.303 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.2892

Abstract

The purpose of this activity is 1). Provide a correct understanding of the types of disasters, places to save themselves when a disaster occurs. 2) Perform a self-rescue simulation when a disaster occurs. The objectives in this activity are students in 3 schools that have high risk namely SD 1,2 and 3 Sawarna Bayah District. Lebak Banten The number of participants was 35 students consisting of 20 female students and 15 male students. The implementation activity is divided into 3 , namely the transfer knowledge, games, and simulations. Submission of material includes: video screening, giving quizzes. Video shows contain an introduction to the types of disasters, namely: earthquakes, tsunamis, landslides, floods, hurricanes / typhoons, fires, volcanic eruptions. The next material is in the form of safe locations when the disaster occurs. Vidoe describes which locations should be addressed and avoided. After the video was aired, an evaluation of the extent of understanding of threatening environmental disasters was carried out. The game is done by classifying types of disasters. The last activity is a simulation when an earthquake occurs using singing. In general, the results of evaluation and simulation results can run according to the objectives. Participants can understand the types of disasters, disasters that may occur in their environment, can understand the destination when an earthquake or tsunami occurs. Participants can take part in the simulation while singing. The hope after getting the right understanding can be transmitted to other friends, as well as family and society in general. There needs to be broader socialization to other students given the threat of tsunami threatening in three schools. Socialization is in the form of posting posters / images about the types of hazards and efforts to save themselves in the event of a disaster.
Pencegahan Tindak Kejahatan Pencurian dengan Alarm Anti Maling Sederhana di Lingkungan Masyarakat Sumarni, Ria Asep; Kumala, Siti Ayu; Astuti, Irnin Agustina Dwi
Jurnal SOLMA Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Solma
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.234 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3037

Abstract

Keamanan dan keyamanan adalah harapan hidup seluruh manusia. Saat ini banyak sekali perumahan-perumahan yang mempunyai sistem keamanan yang sangat bagus. Dilengkapi dengan security, CCTV dan alarm anti maling, dengan harapan untuk meningkatkan keamanan komplek. Akan tetapi, tidak sedikit juga perumahan yang tidak memiliki sistem keamanan yang memadai. Alarm peringatan maling saat ini sangat dbutuhkan untuk sistem keamanan rumah, namuun tidak semua orang dapat membelinyakarena harganya yang relative mahal. Mengangkat permasalahan diatas, maka kami melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan alarm anti maling sederhana yang akan di laksanakan di komplek perumahan Pamulang Park Residence. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah sosialisasi dan pelatihan. Hasil produk pelatihan ini dalam bentuk alat alarm anti maling sederhana yang dapat dipasang di rumah masing-masing warga Pamulang Park residence.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Pengembangan Sistem Informasi Geospasial Hilda, Atiqah Meutia; Elly, Muhammad Jafar
Jurnal SOLMA Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Solma
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.122 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i1.3126

Abstract

Sistem Informasi Geospasial (SIG) saat ini cukup pesat perkembangannya. Hampir semua pembangunan telah menggunakan sistem informasi geospasial sebagai alat untuk mengelola dan menyajikan informasi berbasis keruangan kepada masyarakat baik untuk kepentingan bisnis maupun pemerintahan. Sejalan dengan perkembangannya, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk mengembangkan SIG pun menjadi perhatian dunia pendidikan. Sejauh yang diamati, ketersediaan SDM pengembang SIG masih terbatas di kalangan tertentu, misalnya di lembaga-lembaga pemerintah yang kegiatannya berhubungan dengan proses pemetaan potensi sumber daya alam atau kegunaan lahan. Padahal bidang pembangunan sangat beragam dan membutuhkan banyak SDM terampil dan ahli dalam penggunaan dan pengembangan SIG. Dalam konteks ini, perguruan tinggi diharapkan dapat meningkatkan perannya melalui pengabdian kepada masyarakat untuk mentransfer pengetahuan tentang pentingnya penguasaan teknologi Sistem Informasi Geospasial bagi masyarakat agar dapat berkiprah dalam pembangunan bangsa. Salah satu yang bisa dilakukan adalah kegiatan workshop pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bertajuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk mengembangkan Sistem Informasi Geospasial. Peserta kegiatan workshop ini terdiri dari mahasiswa dan dosen yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta. Metode yang diterapkan adalah presentasi teori dan konsep SIG, praktik dan studi kasus, diskusi dan evaluasi akhir. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, ketrampilan dan penguasaan teknologi SIG pada level dasar. Hasil akhir workshop ini menyimpulkan bahwa Pelatihan Peningkatan Kualitas SDM untuk pengembangan SIG sangat membantu peserta dalam pemahaman dan penerapan teknologi SIG di lapangan.
Pendampingan Guru-Guru MIS Muhammadiyah Darussalam Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Multimedia Darmawan, Darmawan; Nasa, Rikardus; Yani, Ahmad
Jurnal SOLMA Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Solma
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.774 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3563

Abstract

Kemajuan teknologi informasi menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan guru dalam meningkatkan pola pembelajarannya. Banyaknya perangkat lunak yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik minat belajar para murid peserta didiknya. Fasilitas internet yang tersedia juga menjadi peluang besar untuk dapat memperkaya konten materi yang dapat disiapkan untuk disampaikan kepada peserta didiknya yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas peserta didiknya. Oleh karena itu diperlukan strategi guna meningkatkan kualitas dan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah  pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia interaktif menggunakan software Adobe Flash Cs 6 di MIS Muhammadiyah Darussalam kabupaten Sikka Maumere, NTT. Metode yang diterapkan dalam pelatihan ini, yaitu metode presentasi, metode demonstrasi, dan metode praktik. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah para guru mampu mengemas konten pembelajran yang tersaji dalam media pembelajaran multimedia interaktif yang menarik. 
pemberdayaan PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MENGELOLA SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI RT 01 DAN RT 02 KLAPANUNGGAL Ritonga, Rosi Feirina; Sari, Prima Mutia; Erwin, Erwin Erwin
Jurnal SOLMA Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Solma
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.85 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3496

Abstract

Rubbishs were a big problem that were faced by many people. It was also felt by the people in RT 01 and RT 02 Kelurahan Klapanunggal Kecamatan Klapanunggal. Some problems that faced by that people was less of garbage transport. It caused full of rubbishs in its place which was produced a bad smell and healthy problem. Furthermore, 70% of household wife in that place were not working. Based on these problems, the dedication activities conducted was comprehensive training that consist was training in organic waste management by making takakura compost and training in anorganic waste management by making household craft. There were four things that participants got after the training  a) Knowledge, after the training it was seen that 100% of the participants were happy and got a lot knowledge from the waste management training activities, b) Skills, based on the observations, 85%  of the participants had the skills to manage organic waste into takakura compost, c) Attitude (behavior), from the training activities develop environmental caring of participants, d) Product,), participants were able to manage their own household waste, and make it a product , like takakura fompost. The difficulties in this activity related to the allocation of time and equipment used.
Pelatihan Penggunaan Bahasa Kelas (Classroom Language) Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Guru SMK Jakarta Pusat 1 Jakarta: - Martriwati Martriwati; RR Sri Setyani; Heni Novita Sari; Nita Kaniadewi
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.155 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.645

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatan wawasan dan keterampilan bahasa Inggris guru-guru SMK Jakarta Pusat 1 khususnya dalam penggunaan bahasa kelas atau Classroom Language. Target luaran yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah supaya kemampuan guru dalam menggunakan classroom language bisa meningkat baik secara kuantitas maupun kualitas dalam rangka menghadapi rencana jangka panjang sekolah untuk mendirikan kelas dwi bahasa dapat terlaksana sesegera mungkin. Pelatihan ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Jakarta Pusat 1 yang berlokasi di Jl. Abdul Muis Jakarta Pusat dan dilakukan selama 4 hari dimulai dari tanggal 26 Desember hingga 29 Desember 2016. Materi pelatihan berisikan konsep Classroom Language, jenis-jenis Classroom Language dan bagaimana mengucapkan Classroom Language tersebut dengan benar. Semua materi pelatihan disampaikan secara interaktif dimana peserta pelatihan terlibat aktif dalam setiap kegiatan hingga praktek role play penggunaan Classroom Language di depan peserta lain dalam kelompok. Hasil dari kegiatan pelatihan melalui post test yang diberikan baik secara tulisan maupun praktek menunjukkan ada peningkatan yang signifikan di beberapa kompenen Classroom Language yaitu di kegiatan opening(Greeting) dan Penutup. Pada kegiatan inti, peningkatan yang terjadi tidak begitu signifikan terjadi karena peserta pelatihan fokus pada penyampaian materi dalam bahasa Indonesia sehingga seringkali lupa mengucapkan Classroom Language seperti memberikan perintah (command), permintaan (request) atau menegur siswa ketika situasi itu memungkinkan.
Pelatihan Ketrampilan Membatik Bagi para Guru Sekolah Dasar di Gugus Sisingamangaraja Kramat Jati Jakarta Timur: - Novanita Whindi Arini; Kusmajid Abdullah
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.255 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.655

Abstract

Perlombaan membatik untuk tingkat SD dilaksanakan setiap tahun di wilayah DKI Jakarta. Namun pemahaman tentang batik pada guru SD masih kurang. Hal ini terjadi karena keterbatasan anggaran untuk mengikuti pelatihan membatik dan waktu yang terbatas untuk belajar membatik di galeri menjadi permasalahan. Kegiatan meliputi pengetahuan dan pengenalan tentang batik, pelatihan membuat pola, mencanting, dan mewarnai dengan teknik pencelupan. Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan selama dua hari tersebut. Mereka mengharapkan adanya pelatihan serupa bagi mereka yang dapat menunjang kinerja mereka sebagai guru yang harus memberikan ketrampilan tambahan kepada para siswanya. tidak memiliki ketrampilan yang memadai untuk melakukan bimbingan pada siswa yang akan mengikuti lomba membatik,
Pelatihan Pengelolaan Obat yang Tepat dan Benar di UKS Sekolah-Sekolah Muhammadiyah Wilayah DKI Jakarta: - Kori Yati; Hariyanti Hariyanti; Dwitiyanti Dwitiyanti; Pramulani Mulya Lestari
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.451 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.656

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan agar para guru mampu mengelola obat yang tepat dan benar di UKS sekolah-sekolah Muhammadiyah Wilayah DKI Jakarta. Adapun manfaat dari pengabdian ini agar dapat meningkatkan derajat kualitas kesehatan di lingkungan sekolah. Target yang dicapai adalah peningkatan pemahamam para guru penanggung jawab UKS SD, SMP, SMA wilayah PWM DKI Jakarta dengan cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang Obat (DAGUSIBU) sehingga dapat meningkatkan derajat kualitas kesehatan di lingkungan sekolah tersebut Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan cara yang sederhana yakni dengan metode ceramah (pemberian materi) dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi. Dengan mengucapkan bismillahirrahmaanirrahiim, kami tim pengabdian masyarakat mengharapkan doa restu agar niat kami dalam pengabdian masyarakat mendapat persetujuan, kelancaran dan kemudahan dalam upaya peningakatan pengetahuan dan pemahamam para guru penganggung jawab UKS SD, SMP, SMA wilayah PWM DKI Jakarta.
Pelatihan Perhitungan Arah Qiblat dan Awal Waktu Shalat Sesuai Standar Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Batang Jawa Tengah: - Ma'rifat Iman; Tricahyono Tricahyono; Fira Mariza
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.196 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.658

Abstract

Terbentuknya kader-kader Muhammadiyah yang memahami dan mahir perhitungan falakiyah, khususnya perhitungan waktu-waktu ibadah (arah qiblat dan waktu-waktu shalat). Sedangkan manfaat yang diperoleh dari pelatihan ini Terjalinnya kerjasama dengan para mitra kerja, yang dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan lainnya di masa mendatang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan motivasi, memberikan wawasan umum dan dasar-dasar ilmu falak tentang letak geografis suatu tempat di permukaan bumi, dan memberikan ilmu perhitungan arah qiblat dan waktu-waktu shalat, serta praktik pengukuran arah qiblat. Hasil atau luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini Antara lain terdapat 70% (35 orang dari 50 orang) peserta pelatihan mampu melakukan perhitungan arah qiblat dan mempraktikkan pengukurannya; sekurang-kurangnya 60% (30 orang dari 50 orang) peserta pelatihan mampu menghitung awal waktu shalat dengan mempraktikkan software winhisab yang menjadi standar Kementerian Agama Republik Indonesia.

Page 8 of 163 | Total Record : 1627