Articles
359 Documents
Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis Android (Studi Kasus: Bimbingan Belajar Blessing)
James Surya Seputro;
Henny Hartono
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.62 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4262
Peran teknologi merupakan hal lumrah yang menjadi inovasi dalam bidang pendidikan. Perkembangan teknologi menuntut para pengajar dan pelajar untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul untuk meningkatkan mutu pendidikan. Perkembangan mutu pendidikan tidak lepas dari keselarasan antara pemanfaatan teknologi dengan lembaga pendidikan. Blessing merupakan sebuah lembaga pendidikan nonformal yang menerapkan proses administrasi, absensi, penjadwalan kelas, pembelajaran secara manual dan penyimpanan berkas – berkas materi pembelajaran tidak terpusat. Diterapkannya sistem informasi akademik pada lembaga belajar Blessing akan mendukung kegiatan operasional yang masih dilakukan secara manual. Model pengembangan sistem menggunakan Mobile Application Development Life Cycle (MADLC) yang meliputi perancangan, pengembangan, dan pengujian yang sesuai untuk aplikasi mobile. MADLC memiliki tahapan – tahapan tertentu yaitu Identification, Design, Development, Prototyping, Testing, Deployment, Maintenance. Sistem akan dirancang menggunakan android studio dengan bahasa pemrograman Java dan database MySQL sebagai web server dengan PHP untuk mengambil data dari database, sedangkan pemodelan sistem terdiri dari desain ERD, UML, dan antarmuka. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem informasi akademik untuk lembaga pendidikan Blessing yang dapat diakses melalui ponsel untuk menyempurnakan metode pembelajaran yang diterapkan saat ini sehingga penerapan pembelajaran tidak hanya bersifat konvensional, namun dapat dilakukan secara online melalui aplikasi mobile.
PERANCANGAN APLIKASI PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN DI TINGKAT KELURAHAN
Imam Syafei;
Mia Kamayani;
Estu Sinduningrum
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1158.192 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4271
Aplikasi pengaduan masyarakat adalah sebuah sarana aspirasi dalam bentuk pengaduan masyarakat berbasis online yang berprinsip mudah, terpadu dan tuntas untuk pengawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu aplikasi yang bisa dipakai memudahkan masyarakat untuk melaporkan suatu kejadian dan bisa direspon atau ditanggapi dengan cepat, efektif dan efesien oleh pihak instansi terkait. Dengan mengunakan metode pengembangan sistem Extreme Programming (XP) diharapkan aplikasi yang dibuat lebih cepat selesai dan sesuai dengan kebutuhan. Hasil dari penelitian ini adalah membuat sistem pengelolaan aplikasi pengaduan masyarakat untuk admin yang berbentuk web aplikasi untuk menampung hasil dari pengaduan dari masyarakat yang menggunakan aplikasi mobile, dengan harapan pihak kelurahan dapat mendengarkan setiap keluhan yang masuk dari masyarakat melewati aplikasi ini dan dapat direspon dengan baik dan ditindak lanjuti hasil dari pelaporan masyarakat.
SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN SANKSI PELANGGAR LALU LINTAS SEPEDA MOTOR DAN MOBIL MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB
Agus Budiantoro;
Atiqah Meutia Hilda;
E. Rizal
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1217.278 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4272
Nowadays, to determine the ticketed sanctions in court still using experts without systematic assistance. Certainly, it is very unfortunate if the technology is not utilized in this field. A similar problem also exists with the traffic police on duty to do out the crossing and socialize the articles and fines that apply to traffic violators. The police must also memorize the articles of traffic violations, but only those that are often violated by drivers because there are many articles on traffic violations that the police cannot memorize. Therefore, in this research, the writer creates a system to assist judges in determining sanctions or fines for traffic violators, to assist the police in socializing the traffic violator, and to assist the drivers in knowing the rules, and also the traffic articles. The Forward Chaining method would be more suitable to be used for those systems because the research field uses facts to be sure. The objects of this research are car and motorcycle riders. The existence of several case examples are used by the writer that is useful to test the accuracy of the process or the results of this consultation, researchers also provide examples to the drivers, the police, and also legal experts for testing this traffic expert system. With the level of validation of truth that has been achieved, this traffic expert system can be used as a method of judges, violators or police in determining ticketing sanctions
Pengembangan Sistem Basis Data dalam Pembuatan Aplikasi Monitoring Call Center
Nunu Kustian;
Aan Risdiana;
Dudi Parulian
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (754.169 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4273
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi monitoring call center dalam mencegah terjadinya tindakan diskriminatif, memudahkan laporan kepada atasan, dan memonitoring konsistensi terhadap customer service dengan dengan menganalisis dan merancang sistem basis data didalam aplikasi tersebut. Masalah yang dihadapi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta adanya kesulitan dalam memantau efisiensi agen call center, memantau keterlibatan agen customer service dalam melayani panggilan pekerjaan, dan pemeriksaan cepat secara real time. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Fact Finding yang dilakukan dengan studi langsung ke lapangan pihak terkait, wawancara, dan mempelajari dokumentasi perusahaan yang ditindaklanjuti dengan studi kepustakaan.. Hasil dari pembuatan aplikasi monitoring call center ini memudahkan pengawas dalam memonitoring setiap agen call center tanpa mengganggu percakapan dengan pelanggan dan meningkatkan produktivitas pada tingkat yang lebih tinggi dan setiap agen call center dapat menjaga hubungan dengan pelanggan dengan tujuan kualitas pelayanan terhadap pelanggan dengan pihak terkait.
Face Recognition Berbasis Raspberry Pi Pada Keamanan Pintu Otomatis
Mauludi Manfaluthy;
Sinka Wilyanti;
Yunan Lasito
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (776.153 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4274
The 4.0 industrial revolution, industry trends began to combine automation technology with cyber technology. For this reason, a security system is needed as a response to the growing development of this cyber technology. One of the security solutions in doing authentication is to use a part of the human body, the face. The system can detect face objects as input images from the camera. After the object is detected, the system will do a matching face with the face image contained in the system database. This system is using the application of Computer Vision in the security system. The image will be processed using the Haar Cascade method to detect facial objects contained in the image. The Eigenface method to compare detected faces with faces in the database. Both of these methods will be processed using Raspberry Pi. Three users test the system with different conditions. For users already registered in the database, the door lock will open automatically. The open door security system will reject users that are not stored in the database and send notifications via the Telegram and Whatsapp applications. The average accuracy of face recognition ranges from 80% - 90% with the distance of the camera as far as 0.45 m in a room with good light. Accuracy and response capabilities are greatly influenced by distance, camera specifications, angle, and light intensity
PENGGERAK POMPA AIR DENGAN TENAGA SOLAR CELL UNTUK MENINGKATKAN PERTANIAN CABE
Subandi;
M. Suyanto;
Syafriudin;
Evaristu Rato
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1199.734 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4284
Energi listrik merupakan kebutuhan primer masyarakat dengan mulai menipisnya sumber energi tak terbarukan muncul permasalaan krisis energy listrik. Energi terbarukan menjadi solusi pembangkitan listrik dengan potensi alam di Indonesia yang mencukupi. Ketersediaan energy surya menjadi solusi pembangkitan listrik tenaga surya dengan potensi penyinaran di Indonesia yang sangat memungkinkan namun masih kurang pemanfaatannya. Perancangan pembangkitan listrik tenaga surya (PLTS) ini berkapasitas dengan kapasitas panel surya 70 Wp, solar charger controller 12/24 Volt - 10 Amper dan baterai deepcycle berkapasitas 84 Ah. Analisis dari perencanaan akan dilakukan berdasarkan pengujian secara langsung sehingga dapat mengetahui kinerja peralatan. Hasil dari perancangan PLTS bertujuan untuk menggerakan mesin pompa air dengan daya 125 Watt untuk penyiraman lahan cabe. Data potensi penyinaran matahari di Yogyakarta mencapai rata-rata 7 jam/hari. Besarnya nilai pengkuran tegangan tertinggi 32,2 volt dan arus 1,46 amper, intensitas matahari 118500 watt/m2 pada cuca cerah dan nilai terendah dengan menghasilkan daya sebesar 1.54 watt tegangan 15,32 volt dan arus 0,10 amper, intensitas cahaya 13580 lux pada cuaca mendung. Daya maksimal hasil perhitungan sebesar 46.38 watt dan daya rata – rata panel surya yang dihasilkan mencapai 329,196 watt dan besarnya effisiensi konversi sebesar 54%. Daya charger dari peralatan solar charger controller jenis PWM memiliki rata – rata 213,6 watt dan daya total discharger beban sebesar 1066,3 watt memiliki hasil effsiensi 30,94%.
Pemanfaatan Kelereng sebagai Media Tumbuk Pada Piezoelektrik Pemanen Energi
Adhes Gamayel;
Hamdan Hariyanto;
Asep Supriadi;
Kokom Komalasari
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (793.109 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4285
Piezoelektrik merupakan pemanen energi dengan prinsip kerja mendapatkan tekanan pada materialnya sehingga menimbulkan konsentrasi muatan listrik. Tekanan yang berulang dalam periode tertentu akan menimbulkan getaran dan dapat menghasilkan tegangan listrik. Harga material yang mahal menjadi kendala dalam pemanfaatan sebagai pemanen energi. Peneliti berfokus pada bagaimana cara menimbulkan getaran yang berulang sehingga pemanenan energi dapat berlangsung secara simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah menjatuhkan kelereng pada matras yang beberapa sisinya dikaitkan dengan pegas. Kelereng dengan berat 5.7 dan 22 gram dijatuhkan pada ketinggian 15, 20, dan 30 cm kemudian dilakukan pengukuran besaran tegangan listrik yang dihasilkan. Kedua kelereng dijatuhkan secara bebas dan menggunakan pipa berdiameter 27 mm. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai tegangan tertinggi sebesar 1.76 volt dihasilkan pada kelereng 22 gram yang dijatuhkan pada ketinggian 30 cm. Semakin tinggi letak kelereng dijatuhkan dan semakin berat massanya, maka semakin tinggi voltase yang dihasilkan. Hal ini terjadi karena massa dan ketinggian memiliki korelasi positif terhadap energi mekanik yang dihasilkan. Energi mekanik besar berpengaruh terhadap momentum tumbukan yang terjadi pada matras sehingga menghasilkan lendutan besar pada piezoelektrik. Lendutan pada piezoelektrik menyebabkan tegangan listrik yang dihasilkan menjadi besar.
Rancang Bangun Alat Penghancur Sampah Botol Plastik Kapasitas ±33 Kg/Jam
Firmansyah Burlian;
Irsyadi Yani;
Ivfransyah;
Jhosua Arie S
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (678.975 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4286
Semakin bertambah jumlah sampah botol plastik setiap tahunnya meningkatkan kerusakan lingkungan, sehingga harus dilakukan pengolahan sampah botol plastik dengan cara didaur ulang. Salah satu proses pendaur ulangan adalah dengan cara dihancurkan sebelum dicairkan. Mesin penghancur sampah botol plastik yang dirancang berukuran (620 mm x 420 mm x 800 mm). Daya utama penggerak mesin menggunakan motor listrik 1 hp (746 watt) dengan putaran poros motor 1400 rpm. Kapasitas mesin yang dirancang sebesar ± 33 kg/jam sehingga membutuhkan putaran poros sebesar 126 rpm. Tipe pisau yang digunakan berdiameter 120 mm dengan bentuk cakram yang memiliki 4 pisau potong setiap ujungnya. Mesin menggunakan dua poros yang berputar dengan 7 buah pisau penghancur yang diletakkan setiap porosnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui waktu dan ukuran hasil potongan sampah botol plastik dengan tiga bentuk susunan yang akan dicoba menggunakan botol plastik seberat 1 kg. Bentuk pertama menghasilkan potongan berukuran 4,5-10 cm dengan waktu 108,22 detik. Bentuk kedua menghasilkan potongan berukuran 4-8,5 cm dengan waktu 112,19 detik. Bentuk ketiga memerlukan waktu 110,15 detik dengan ukuran 4,3-9 cm.
Pengaruh Jumlah Udara Segar dan Pertukaran Udara Terhadap Kapasitas Beban Pendingin pada Ruang Operasi
Maryadi
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (997.357 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4287
Ruang operasi merupakan suatu ruangan yang ada di sebuah rumah sakit, ruangan tersebut mempunyai kekhususan dibandingkan dengan ruangan yang lain pada suatu rumah sakit. Ruang operasi adalah ruang yang sangat penting karena aktifitas di dalamnya secara langsung menyangkut nyawa manusia. Kekhususan tersebut diantaranya pada sistem tata udaranya harus sesuai dengan Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Ruang Operasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2012. Beberapa poin penting yang terkandung dalam peraturan tersebut adalah tekanan di dalam ruang operasi harus positif dibanding dengan tekanan di luar ruang operasi dengan memasok udara lebih dari 15%. Temperatur ruang operasi dijaga antara 19 °C sampai dengan 24 °C dan kelembaban relatif udara harus dijaga antara 50% sampai dengan 60%. Dengan tujuan mencari nilai optimal kapasitas beban pendingin pada ruang operasi dengan jumlah udara segar sesuai yang dibutuhkan, akan menggunakan bantuan software HAP 4.90. Data jumlah udara segar dan jumlah pertukaran udara akan dimasukkan kedalam software, setelah itu software akan simulasi dan keluar hasilnya. Kapasitas beban pendingin tertinggi 151,3 kW terjadi pada jumlah udara segar 100% dan jumlah pertukaran udara 50 ACH (jumlah pertukaran udara per jam), sedangkan kapasitas beban pendingin terendah 43,4 kW terjadi pada jumlah udara segar 40% dan jumlah pertukaran udara 30 ACH. Sehingga semakin kecil jumlah udara segar dan jumlah pertukaran udara yang semakin kecil, akan didapatkan kapasitas beban pendingin yang rendah. Begitu juga sebaliknya semakin besar jumlah udara segar dan jumlah pertukaran udara yang semakin besar, akan didapatkan kapasitas beban pendingin yang tinggi.
PENERAPAN KIPAS BERTEKANAN DENGAN PENGATUR KECEPATAN PADA MESIN BENSIN EMPAT LANGKAH
Sinka Wilyanti, S.T., M.T;
Syukur Siregar, M.M., M.T;
Muhammad Akbar Hadibrata
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (898.543 KB)
|
DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4288
Seiring dengan bertambahnya kebutuhan konsumsi bahan bakar fosil dan sumber daya alam bagi kehidupan manusia memungkinkan adanya penambahan alat yang dapat menambah efisiensi penggunaan bahan bakar. Pada penelitian ini penulis bertujuan melakukan peningkatan efisiensi dnegan menerapkan metode forced induction pada mesin berbahan bakar bensin, salah satunya adalah penerapan kipas bertekanan. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui perbedaan output tenaga dan efisiensi yang dihasilkan mesin dengan penambahan metode forced induction pada mesin standar (Naturaly Aspirated) berkarburator konvensional menggunakan kipas bertekanan dengan pengatur kecepatan. Penerapan alat ini meningkatkan daya mesin sebesar 4% dan torsi mesin sebesar 0.5% serta meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 23%.