JURNAL DIVERSITA
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Articles
376 Documents
Pengaruh Psychological Capital terhadap Individual Readiness for Change pada Karyawan Sales
Oktaviani Aditia Ningrum;
Alice Salendu
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4644
Faktor penting keberhasilan inisiatif perubahan adalah kesiapan individu menghadapi perubahan. Perubahan organisasi yang dilakukan PT STI melalui inisiatif Optimus menuntut karyawan untuk siap dalam menghadapi perubahan yang terjadi. Kesiapan individu dalam menghadapi perubahan dapat ditingkatkan melalui peningkatan psychological capital yang dimiliki individu. Penelitian ini bertujuan untuk pengetahui pengaruh modal psikologis terhadap kesiapan individu menghadapi perubahan. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif. Partisipan pada penelitian ini adalah 123 orang karyawan sales di divisi area operation PT. STI. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah skala individual readiness for change (α=0,939) yang dikembangkan oleh Holt, Armenakis, Field dan Harris (2007) dan skala psychological capital questionnaire (α= 0,922) yang dikembangkan oleh Luthans dkk (2007). Hasil analisis korelasi menunjukkan secara simultan, keempat dimensi psychological capital berkorelasi positif dengan individual readiness for change dengan nilai r= 0,520. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan simple linear regression menunjukkan nilai r2 = 0,270 maka 27% variasi dari readiness for change dapat dijelaskan oleh psychological capital dan 73% dijelaskan oleh sebab lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini menujukkan Psychological capital secara signifikan dapat memprediksi readiness for change dengan F=10,923, sig=0.000.
Gambaran Dominasi Kecerdasan Jamak dan Pengaruhnya Terhadap Gaya Belajar Mahasiswa
Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.5140
Penelitian ini meneliti tentang dominansi dari masing-masing tipe kecerdasan majemukr dan gaya belajar, dan keterkaitan antara masing masing tipe yang ada di gaya berpikir dan gaya belajar dan kecenderungannya dalam bentuk kategori tinggi-rendah dan sedang. Penelitian ini memakai sebanyak 526 partisipan mahasiswa yang terdiri dari 246 laki-laki dan 278 perempuan. Penelitian ni menggunakan dua inventory kecerdasan majemuk dan gaya belajar masing masing dari Gardner dan Grasha. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis Uji kai kuadrat untuk melihat interaksi antara dimensi kecerdasan majemuk yang dominan dengan gaya belajar yang dominan. Masing masing dimensi yang sudah dikategrorisasikan dalam bentuk dominan dan tidak dominan kemudian dicari relasi antara masing masing dimensi kecerdasan majemuk dan gaya belajar. Hasil yang diperoleh ada dua tipe gaya belajar yang dominan yakni kolaboratif dan kompetitif, secara kategori, kolaboratif lebih besar dengan kategori tinggi dibanding dengan kompetitif. Untuk dimensi kecerdasan majemuk dari 9 tipe yang ada hanya 3 tipe yang tidak dominan yakni, kecerdasan ruang visual, gerak badani dan musikal, Untuk tipe kecerdasan majemuk dimensi spiritual yang memiliki kategori tinggi terbesar dan terkecil adalah naturalis. Hasil analisis dengan menggunakan kai kuadrat menunjukkankan semua dimensi kecerdasan majemuk dominan memiliki pengaruh terhadap dimensi dominan yang ada pada gaya belajar.
Nomophobia di Kalangan Remaja
Labbaika Fadhilah;
Elli Nur Hayati;
Khoiruddin Bashori
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4487
Berkembangnya teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini khususnya pengguna smartphone, tanpa disadari mereka hidup berdampingan dengan nomophobia. Nomophobia memiliki peran yang besar pada pengguna smartphone karena memunculkan rasa ketergantungan dan rasa kekhawatiran berlebih jika tidak mengoperasikan smartphone. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah tinjauan literatur, metode ini digunakan untuk mengumpulkan materi yang relevan tentang topik ini untuk mengkaji lebih jauh mengenai nomophobia dalam upaya untuk memperluas pengetahuan serta mengetahui dampak yang diakibatkan dari nomophobia pada remaja. Ketergantungan smartphone dikalangan remaja disebabkan adanya kekhawatiran berlebih akan ketidakmampuan menggunakan smartphone untuk aktif di media sosial karena saat ini remaja memposisikan media sosial sebagai salah satu fasilitas untuk berinteraksi dan kebutuhan yang sangat penting bagi remaja. Kurangnya pemahaman tentang penggunaan smartphone yang ideal pada remaja, menjadikan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung tidak jarang para siswa mengoperasikan smartphonenya dan tidak fokus terhadap pelajaran yang sedang berlangsung sehingga akan mempengaruhi prestasi belajar pada siswa. Kepribadian remaja juga berkembang menjadi apatis dan memiliki rasa peduli yang rendah.
Analisis Pemikiran Psikologi Islam (Studi Terhadap Konsep Psikologi Islam Dalam Pandangan Hasan Langgulung)
Rizky Hasmiansyah;
Aris Fauzan;
Muhammad Samsudin
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4666
Penelitian ini bertujuan mengetahui konsep kepribadian manusia, teori filsafat manusia, serta metode dan pendekatan Hasan Langgulung dalam membangun psikologi Islam. Metode penelitian adalah studi kepustakaan (Library Research), dengan metode analisis adalah analisis isi (Content Analysis). Hasil Penelitian Pertama, bahwa manusia terdiri dari jasmani dan rohani, memiliki faculty-faculty meliputi fitrah yang baik, ruh, kebebasan kemauan dan akal. Kedudukan manusia di alam semesta sangat istimewa sebab mempunyai faculty-faculty tersebut. Maka diperlukanlah pendidikan yang berfokus pada pengembangan pribadi yang seimbang dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan berorientasi pada iman dan amal shalih. Hasan Langgulung memperkenalkan paradigma ummatik dalam psikologi Islam. Hakikat psikologi Islam adalah penerapan-penerapan dan berbagai aspek kosmologi Islam tradisional. Tujuan utama utama psikologi Islam sebagai pembinaan manusia harus memenuhi tiga bidang binaan meliputi jasmani, akal dan rohani. Sedangkan dasar pembinaan manusia untuk menjadi pribadi yang sehat, wajar dan seimbang. Kedua, Kepribadian al-nafs al-muthmainnah bentuk tertinggi yang dicapai dengan proses tazkiyatun al-nafs. Ketiga, Metode psikologi Islam Hasan Langgulung adalah metode idealistik. Keempat, Pendekatan psikologi Islam Hasan Langgulung adalah skriptualistik dan tasawwuf.
Perbedaan Body Image Ditinjau Dari Masa Perawatan Pada Wanita Di Oryza MS Glow
Laili Alfita;
Desti Nuriyah Sianipar
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.5141
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perbedaan body image ditinjau dari masa perawatan pada wanita. Body Image adalah evaluasi yang dimiliki seseorang tentang penampilan fisiknya terutama bagian tubuh mulai dari ujung rambut hinga kaki berdasarkan persepsi dan perasaan. Penelitian ini dilakukan di Oryza MS Glow Medan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif komparatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 82 wanita yang ditentukan dengan teknik purpossive sampling. Pengumpulan data menggunakan model skala likert melalui skala body image. Analisis data menggunakan teknik analisis one way anova. Reliabilitas menggunakan teknik koefisien alpa cronbachsebesar 0,955 dapat dinyatakan reliabel. Uji homogenitas penelitian sebesar 0,226 dapat dikatakan homogen. Mean hipotetik variabel body image sebesar 80. Mean empirik body image dalam masa perawatan 3 bulan sebesar 64,607. Mean empirik body image dalam masa perawatan 6 bulan sebesar 86,423. Mean empirik body image dalam masa perawatan 12 bulan sebesar 105,571. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, maka diperoleh nilai koefisien perbedaan Anova dengan koefisien F= 1453, 060 dengan P= 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti hipotesis yang diajukan yaitu ada perbedaan body image ditinjau dari masa perawatan pada wanita dengan asumsi semakin lama masa perawatan maka semakin positif body image wanita. Oleh karena itu dalam penelitian ini hipotesis diterima.
Hubungan Antara Sikap Pengembangan Diri Kompetitif dan Perilaku Kerja Inovatif
Vina Amelia Yulianti;
Arum Etikariena
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4474
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara sikap pengembangan diri kompetitif yang merupakan sikap kompetitif yang memandang kompetisi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan diri (Ryckman, 1996) dan perilaku kerja inovatif yang didefinisikan sebagai kesatuan proses inovasi kompleks yang terdiri dari berbagai tahapan (Janssen, 2000). Untuk dapat menjadi perusahaan yang kompetitif dan inovatif, keterlibatan individu merupakan faktor yang tidak dapat dipisahkan. Sampel diambil dari 75 karyawan dari berbagai unit kerja dan jabatan di perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman. Skala Sikap Pengembangan Diri Kompetitif ( = 0.89) yang dikembangkan oleh Ersilia (2018) digunakan untuk mengukur sikap pengembangan diri kompetitif, sedangkan Skala Perilaku Inovatif = 0.80) dari Janssen (2000) digunakan untuk mengukur perilaku kerja inovatif. Hasil analisa korelasi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap pengembangan diri kompetitif dan perilaku kerja inovatif (r=0,60; p>0,05). Implikasi teoritis dan praktis dari hasil studi ini akan menjadi bahan diskusi selanjutnya.
Gambaran Kontrol Diri Pada Siswa SMP Kota Lhokseumawe Dalam Mencegah Perilaku Seksual Pranikah
Widi Astuti;
Zurratul Muna;
Rini Julistia
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4526
Hubungan interpersonal saat ini membuat kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, karena remaja sering terjerumus dalam perbuatan yang dapat melanggar batas-batas nilai yang mengarah kepada perilaku seksual pranikah. Terjadi peningkatan perilaku seksual pranikah pada remaja Aceh. Banyak remaja yang berpacaran di bawah usia 15 tahun atau disebut dengan early starter, sehingga rentan terjadi perilaku seksual pranikah. Remaja yang masa berpacaran terlalu muda dapat mudah melakukan perilaku seksual pranikah. Salah satu cara menghindari perilaku seksual pranikah adalah dengan kontrol diri. Kontrol diri terdiri dari tiga aspek yaitu kontrol kognitif, kontrol perilaku dan mengontrol keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kontrol diri dalam mencegah perilaku seksual pranikah. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui kuisioner “kontrol Diri Terhadap Perilaku Seksual pranikah”. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 290 orang siswa yang diperoleh berdasarkan metode cluster random sampling yang sesuai dengan karakeristik dan dianggap mewakili siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Lhokseumawe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Lhokseumawe memiliki kontrol diri yang rendah (62%), artinya sebagian besar siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Lhokseumawe belum mampu mengatur dirinya untuk tidak melakukan perilakunya dalam mencegah perilaku seksual pranikah.
Analisis Kepuasan Pelanggan Ompu Gende Coffee Medan
Mulia Siregar
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.5190
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Kepuasan Pelanggan Pada Pelanggan Ompu Gende Coffe Medan. Kepuasan pelanggan merupakan suatu tingkatan dimana kebutuhan, keinginan dan harapan dari pelanggan dapat terpenuhi yang akan mengakibatkan terjadinya pembelian ulang atau kesetiaan yang berlanjut. Faktor-faktor yang diambil dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk, Harga, Faktor Situasi, Faktor Pribadi. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Ompu Gende Coffe Medan. Sampel penelitian ini sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan Teknik Accidental Sampling. Skala dalam penelitian ini disusun berdasarkan Skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Analisis IPA (Importance Performance Analysis). Hasil analisis data berdasarkan hasil Crosstab diketahui bahwa Faktor Pribadi 96%, Faktor Situasi 90%, Kualitas Produk 89%, Kualitas Pelayanan 85%, Harga 63%. Dari hasil prosentase masing-masing faktor, maka yang paling tinggi adalah faktor pribadi. Hasil lain yang diperoleh dari penelitian ini indeks kepuasan pelanggan adalah 4,01:5 x 100% = 80%. Nilai indeks kepuasan pelanggan keseluruhan sebesar 80%, ini berada pada rentang 61% – 80% dengan demikian indeks kepuasan pelanggan berdasarkan atribut faktor-faktor kepuasan pelanggan Ompu Gende Coffee Medan termasuk dalam kriteria puas atau tinggi.
Hubungan antara Manajemen Waktu dengan Kecenderungan FoMO selama Pandemi COVID-19 pada Ibu Bekerja
Yara Andita Anastasya;
Nur Afni Safarina;
Safuwan Safuwan
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4530
Masa pandemi COVID-19 memunculkan banyak tantangan, salah satunya dialami oleh ibu bekerja. Ibu bekerja mengalami tantangan dalam hal membagi waktu, antara pekerjaan kantor dan pekerjaan domestik, di mana kedua hal tersebut harus selesai dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan. Satu sisi, ibu harus mengecek serta standby melihat notifikasi dari handphone terkait pekerjaan kantor, sedangkan di saat bersamaan ibu juga harus mampu menyelesaikan pekerjaan domestik seperti mengurus keperluan rumah hingga mengasuh serta merawat anak. Tentunya hal ini akan mengerucut pada satu variabel psikologis yaitu pentingnya manajemen waktu bagi ibu bekerja sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan kantor dan pekerjaan domestik dengan maksimal serta tepat waktu. Indikator seseorang mampu memaksimalkan manajemen waktu ialah ketika mampu mengatur waktu serta memprioritaskan hal penting dan menjalankannya dengan baik sehingga tidak mengalami kendala atau hambatan. Hasil penelitian berdasar hasil uji korelasi Pearson Correlation memperlihatkan nilai signifikansi (sig.) 0.206 yaitu > 0,05 maka tidak terdapat hubungan signifikan antara manajemen waktu dengan kecenderungan FoMO selama pandemi COVID-19 pada ibu bekerja.
Perilaku Konsumtif Ditinjau Dari Harga Diri Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 4 Medan
Jessica Venessa Margareth Sianturi;
Winida Marpaung;
Yulinda Manurung
Jurnal Diversita Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v5i1.2375
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan perilaku konsumtif. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara harga diri dengan perilaku konsumtif, dengan asumsi semakin tinggi harga diri, maka semakin rendah perilaku konsumtif dan sebaliknya semakin rendah harga diri maka semakin tinggi perilaku konsumtif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMA Negeri 4 Medan sebanyak 119 orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data diperoleh dari skala untuk mengukur harga diri dan perilaku konsumtif. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas.Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,844 dengan p sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel harga diri terhadap perilaku konsumtif adalah sebesar 71.2% harga diri mempengaruhi perilaku konsumtif dan selebihnya 28.8% dipengaruhi oleh faktor lain seperti kontrol diri, konsep diri, konformitas, body image, kepercayaan diri dan kepribadian narsistik. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa hipotesis dapat diterima bahwa ada hubungan negatif antara harga diri dengan perilaku konsumtif.