cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Menyontek pada Siswa YP Mts. Al-Azhar Medan Nafeesa Nafeesa
Jurnal Diversita Vol 3, No 1 (2017): Diversita Juni
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v3i1.1181

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji dan mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan kontrol diri dengan perilaku menyontek pada siswa. Sejalan dengan landasan teori, maka diajukan hipotesa yang berbunyi ada hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku menyontek. Dimana semakin tinggi kontrol diri siswa, maka semakin rendah perilaku menyontek. Penelitan ini melibatkan 187 siswa YP MTs Al-Azhar Medan sebagai subjek penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen skala likert untuk skala kontrol diri dan skala perilaku menyontek. Skala kontrol diri disusun berdasarkan aspek-aspek menurut Averil, 1973 yaitu: kontrol perilaku, kontrol kognitif, dan kontrol keputusan. Skala perilaku menyontek disusun berdasarkan bentuk-bentuk menurut Klausmeier, 1985 yaitu: menggunakan catatan jawaban sewaktu ujian atau tes, menyontoh jawaban sewaktu ujian, memberikan jawaban yang telah selesai kepada teman, dan menghindar dari aturan-aturan ujian. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku menyontek. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi, dimana rxy = - 0.222; p = 0.002 < 0.05. Nilai koefisien determinasi (R square) penelitian dengan nilai sebesar 0.049. Dapat diartikan bahwa variabel kontrol diri mempengaruhi perilaku menyontek sebesar 4.9%. Dari hasil perhitungan mean hipotetik dan mean empirik diperoleh kontrol diri tinggi dan perilaku menyontek rendah.
PENGARUH KONSELING REALITA DALAM MENGEMBANGKAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA ASING DI FIP UNIMED Tusilawati Tusilawati; Nur’aini Nur’aini
Jurnal Diversita Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v2i1.498

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengembangan penyesuaian diri mahasiswa Malaysia dalam berinteraksi dengan teman sekelas di jurusan Psikologi Pendidikaan dan Bimbingan FIP Unimed sebelum dan sesudah diberi layanan konseling realita. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Asing di FIP Unimed dengan jumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara. Instrumen diberikan pada ertemuan pertama sebelum  tindakan dan setelah tindakan pada pertemuan kedua, ketiga dan keempat. Teknik analisis data pada penelitian ini dalam bentuk teks naratif yang menjelaskan perkembangan yang terjadi pada konseli berdasarkan hasil angket dan wawancara dengan konseli.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian layanan konseling realita terhadap penyesuaian diri mahasiswa Asing di FIP Unimed. Dari ketiga konseli yang awalnya memiliki penyesuaian diri yang rendah setelah mendapatkan tindakan konseling realita menjadi memiliki penyesuaian diri tinggi. Maka hipotesis yang menyatakan bahwa pemberian konseling realita mempengaruhi  pengembangan penyesuaian diri mahasiswa Malaysia di FIP Unimed, khususnya dalam berinteraksi dengan teman sekelas di jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan dapat diterima. Kata Kunci : Konseling Realita, Penyesuaian Diri
HUBUNGAN KOMITMEN ORGANISASI DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PT. JASAMARGA CABANG BELMERA Siti Aisyah
Jurnal Diversita Vol 1, No 1 (2015): DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v1i1.1084

Abstract

The aim of this research is to know relation between organizational commitment with workmotivation of employment of PT Jasa Marga branch Belmera Medan. There are 70 employmentused as sample in this research and different background as like education, and workexperience. The results show that there are no relation between organizational commitment andwork motivation, which coefficient correlation (rxy) = 0,037 and p > 0,05.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGINGAT MELALUI PEMBERIAN LAYANAN PENGUASAAN KONTEN TEKNIK LOCIPADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 MEDAN T.A 2014/2015 Imam Syuhada Akbar; Milfayeti Milfayeti
Jurnal Diversita Vol 1, No 2 (2015): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v1i2.488

Abstract

The purpose of this study is to examine the effectiveness of the technique loci in improving memory in class X SMAN 6 Academic Year 2014/2015. The method used is action research counseling (PTBK). The population of this study were students of class X-3 SMA Negeri 6 Medan which numbered 40 people. Data analysis techniques in this study using descriptive qualitative data analysis techniques. Based on the results obtained before the service is 26% and is still in the category of "less" and is still in the analysis were not good, therefore it is necessary for the application of the use of techniques loci were done through the implementation of content services in order to resolve the problem remembering. After the use of techniques loci in remembering which is done through the implementation of content services using two cycles obtained results of the analysis has reached 87.50% and is in the category of "Good". So the hypothesis which states that "by using the loci technique can improve the ability to remember in class X SMAN 6 Academic Year 2014/2015 is implemented through the provision of content services" accepted.Keyword: Content Service, Memory, Loci technique
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Performa Kerja Dimoderasi Oleh Manajemen Diri Pada Guru Honorer SD Di Banda Aceh Imam Abdillah Lukman; Latipun Latipun; Nida Hasanati
Jurnal Diversita Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v5i2.3030

Abstract

Performa kerja guru akan sangat menentukan baik buruknya kualitas pendidikan, dalam menjalankan tugas stres kerja tidak dapat dihindari, bagaimana guru mengelola stres kerja sehingga mencapai performa kerja yang diinginkan, dan bagaimana manajemen diri memainkan peran mempengaruhi hubungan antara stres kerja dan performa kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh stres kerja terhadap Performa kerja yang dimoderasi oleh manajemen diri, metode penelitian ini adalah kuantitatif penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling, Moderated Regression Analysis (MRA) sebagai analisa data. Subjek dalam penelitian ini adalah guru honorer SD di Banda Aceh sebanyak 222 subjek dari 44 sekolah di kota Banda Aceh. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah The new job stressscale untuk mengukur stress kerja, Individual work performance questionnaire (IWPQ), untuk mengukur performa kerja, dan Self-Control and Self-Management Scale (SCMS), untuk mengukur manajemen diri. Hasil penelitian menunjukkan stres kerja berpengaruh negatif terhadap performa kerja dan manajemen diri memoderasi dengan arah negatif terhadap hubungan stres kerja dan performa kerja.
Pengaruh Budaya Organisasi, Tim Kerja dan Motivasi Intrinsik terhadap Komitmen Normatif Guru Sekolah Dasar Negeri di Batang Kuis Rapika Kesatriani Damanik; Selna Aprilia Sidauruk; Septiana G.A.N; M.Hilmi Irawan Tarigan
Jurnal Diversita Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Diversita Desember
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v4i2.1983

Abstract

This study aimed to determine (1) the effect of organizational culture to intrinsic motivation, (2) the effect of work team to intrinsic motivation, (3) the effect of organizational culture to normative commitment, (4) the effect of work team to normative commitment (5) the effect of intrinsic motivation to normative commitment and (6) the undirect effect who organizational culture and work team to normative commitment weather intrinsic motivation. The result showed that: (1) There is a significant direct possitive of effect between organizational culture and work team, individually to intrinsic motivation with significance level of 0,399 and 0,414. (2) There is a significant direct possitive of effect between organizational culture, work team and intrinsic motivation, individually to normative commitment with significance level of 0,324, 0,181 and 0,169. (3) There is a indirect effect between organizational culture and work team, individually to normative commitment with the significance level of 0,210 and 0,229 weather intrinsic motivation. The study concluded: (1) Organizational culture and work team has a direct effect, individually to intrinsic motivation by 16% and 17%. (2) Organizational culture, work team and intrinsic motivation, individually has a direct effect to normative commitment by 10%, 3,3% and 2,8%. Thus suggested to improve the normative commitment should be increased organizational culture, work team and intrinsic motivation of teacher.
Perbedaan Keterampilan Mengajar Ditinjau dari Gaya Kepemimpinan di Kelas pada Guru SMAN 11 Medan diny Atrizka
Jurnal Diversita Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Diversita Juni 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v4i1.1598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian komparasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru di SMA Negeri 11 Medan. Teknik sampling yang dipakai dalam penelitian adalah incidental sampling dengan jumlah subjek sebanyak 39 orang guru. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah skala keterampilan mengajar, observasi terhadap keterampilan mengajar, dan skala gaya kepemimpinan. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis varians One Way Anova. Hasil penelitian dengan metode pengumpulan data melalui skala keterampilan mengajar menunjukkan  bahwa tidak terdapat perbedaan keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas (F=0,910; p>0,05). Hasil penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi keterampilan mengajar menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas. Gaya kepemimpinan otoritatif dan demokratis lebih baik keterampilan mengajarnya daripada gaya kepemimpinan otokratis dan bebas (F=13,293; p<0,05; F=12,608; p<0,05).
Group Cognitive Therapy For Suicide Prevention Berbasis Internet Untuk Mengurangi Ide Bunuh Diri Pada Mahasiswa Puput Mariyati; Hamidah Hamidah
Jurnal Diversita Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i2.4752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Cognitive Therapy for Suicide Prevention (CT-SP) berbasis internet dengan pendekatan kelompok untuk mengurangi ide bunuh diri pada mahasiswa. Mahasiswa mengalami masa yang menantang saat memasuki jenjang pendidikan tinggi karena transisi perkembangan dari remaja akhir menuju dewasa awal. Dalam masa transisi ini, mahasiswa mungkin mengalami tekanan atau masalah psikologis yang menjadi faktor resiko terkait ide bunuh diri. Wenzel et al., (2009) mendefinisikan ide bunuh diri sebagai pikiran, gambar, keyakinan, suara, atau kognisi lain yang dilaporkan oleh individu untuk mengakhiri hidupnya sendiri. CT-SP menunjukkan efektivitas dalam menurunkan ide bunuh diri, namun untuk pendekatan online belum diketahui. Desain penelitian yang digunakan adalah kelompok kontrol pretest posttest. Subjek adalah mahasiswa yang berstatus aktif di perguruan tinggi negeri dan swasta yang berusia 18-25 tahun. Subyek berjumlah 14 orang yang dibagi dalam kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Scale of Suicidal Ideation (Beck et al., 1979). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan skor ide bunuh diri pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan intervensi, dengan sig. 0.011 (sig.< 0,05) dan nilai effect size 1.595 (kategori efektivitas besar). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa intervensi CT-SP berbasis internet dengan pendekatan kelompok efektif dalam menurunkan ide bunuh diri mahasiswa.
PROFIL KEBUTUHAN PSIKOLOGIS TARUNA/I AKADEMI TEKNIK DAN KESELAMATAN PENERBANGAN MEDAN yano syafruddin; Liber Tommy Hutabarat; Susi Diriyanti Novalina; Yustian Sinaga
Jurnal Diversita Vol 2, No 2 (2016): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v2i2.515

Abstract

This study aimed to determine the profile of the psychological needs Taruna ATKP Terrain Data cadets some 177 people gathered with the use of psychological tests EPPS are then processed using descriptive statistics. The results showed that the needs of the dominant owned by the cadets is the need of Intraception (placement up to others/empathy), need of dominance (lead/influence), need of abasement (willingness to accept mistakes), Need of Nurturance (attention and feeling warm towards others). Psychological needs were classified as moderate is the need of achievement (accomplishment), need of deference (the ability to adapt), need of order (task with regular/tidy), need of exhibition (present themselves), then psychological needs are likely to be low is need of autonomy (self-behavior), need of succorance (for help/assistance), need of heterosexual and need of aggression (aggressiveness).
Peningkatan Psychological Capital Melalui Program "I’m Superhero In The Workplace" dalam Rangka Optimalisasi Perilaku Kerja Inovatif Nina Amelia Sasmita; Martina Dwi Mustika
Jurnal Diversita Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v5i2.2666

Abstract

Era industri 4.0 telah mengubah cara orang hidup dan bekerja, sehingga organisasi perlu melakukan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara perilaku kerja inovatif karyawan (IWB) dan modal psikologis (PsyCap), juga mengetahui dampak dari program intervensi PsyCap dalam meningkatkan perilaku kerja inovatif karyawan. Penelitian ini dilakukan di salah satu lembaga pemerintah. Studi ini mengambil sebanyak 424 sampel data untuk melihat hubungan yang terkait antara PsyCap dan IWB, serta menggunakan sebanyak 18 sampel acak karyawan untuk program intervensinya. Ditemukan bahwa PsyCap memiliki hubungan yang positif dengan IWB. Program intervensi “I’m Superhero in the workplace”, menunjukkan perubahan rata-rata variabel PsyCap dan IWB sebelum dan sesudah program. Hasil ini menyiratkan bahwa organisasi dapat memiliki intervensi PsyCap untuk meningkatkan IWB pada karyawan mereka. Studi ini mengidentifikasi efek luas dan unik dari intervensi PsyCap di lembaga pemerintah. Temuan menunjukkan bahwa organisasi dapat mengembangkan karyawan PsyCap, mengingat efek uniknya pada variabel hasil karyawan seperti IWB.