cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25496379     EISSN : 25496387     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala setiap 6 bulan, yaitu Maret dan September. Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil diterbitkan untuk pertama kalinya pada tahun 2017 dengan membawa misi sebagai salah satu pelopor dalam penerbitan media informasi perkembangan ilmu Teknik Sipil di Indonesia. Sebagai media nasional, Jurnal JCEBT diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan akan sebuah media untuk menyebarluaskan informasi dan perkembangan terbaru bagi para peneliti dan praktisi Teknik Sipil di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Pemanfaatan Limbah Serbuk Gergaji Kayu Sebagai Subtitusi Campuran Bata Ringan Kedap Suara R. Exaudi Simon Purba; Irwan Irwan; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 2 (2017): JCEBET SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i2.1679

Abstract

Serbuk kayu adalah limbah yang diperoleh dari hasil penggergajian kayu yang menggunakan mesin maupun manual. Serbuk gergaji kayu dapat juga digunakan sebagai peredam suara. Pada penelitian ini, limbah kayu dimanfaatkan untuk pengganti sebagian agregat halus yang digunakan pada campuran pembuatan bata ringan. Pada penelitian ini bertujuan membahas tentang karakteristik kedap suara dengan pemanfaatan limbah serbuk gergaji kayu, semen PC, dan pasir sebagai bahan pembentuknya. Pada kajian ini serbuk gergaji kayu yang digunakan adalah berasal dari Sumatera  Utara  dengan  variasi  komposisi  0%,  20%,  dan 30% (massa), sedangkan komposisi material lainnya dibuat tetap. dengan ukuran serbuk kayu yang dipakai 0,25 mm - 2,0 mm  . Untuk pengujian beton peredam suara akan dibuat benda uji berbentuk silinder dengan diameter 11 cm dan tebal 6 cm sebanyak 6 benda uji. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada campuran 30% serbuk gergaji kayu yaitu pada variasi ke-III menunjukkan nilai koefisien serap bunyi terbesar yaitu 0.6832 dengan frekuensi 1000 Hz dengan koefisien absorbsi 0,50% dan dengan kecepatan rambat gelombang bunyi menunjukkan 683,2 m/det. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin besarnya persentase campuran serbuk gergaji kayu maka kemampuan untuk meredam suara semakin besar.
Analisa Kenaikan Volume dan Kuat Tekan pada Campuran Beton Non Pasir dengan Penambahan Baking Powder Afriansyah Afriansyah; Nurmaidah Nurmaidah; Amsuardiman Amsuardiman
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 1 (2017): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i1.364

Abstract

Kebutuhan manusia akan bahan bangunan yang efisen, ekonomis dan mudah dalam pengerjaan, memicu penelitian dalam hal tersebut, salah satunya ialah beton, selai sebagai konstruksi bangunan beton juga berguana bagi konstruksi jalan raya yaitu rigid, dinding penahan, dan juga berguna untuk non struktural seperti dinding pemisah atau dinding isolasi dan dinding parit.Pada proses pembuatan bahan konstruksi banyak berbagai macam jenis dari semen, mulai dari portland tipe I, II dan III, semua jenis ini dimaksudkan memiliki fungsinya masing-masing, namun kembali lagi kebutuhan akan beton yang efisien, ekonomis dan workability lebih dicari. Untuk itu, banyak hal yang telah dilakukan dalam rangka mencari alternatif lain namun juga memikirkan efek lingkungan yang tidak berdampak negatif terhadap alam, salah satunya dengan cara mengurangi penggunaan pasir yang menghasilkan produk baru dari beton yang dikenal sebagai Beton Non pasir, dalam hal ini peneliti mencoba mengaplikasikan penggunaan campuran beton non pasir dengan penambahan baking powder dan faktor air semen yang lebih diperbesar yaitu 0,5 dengan maksud tidak mengurangi volume beton pada umumnya.Pada penelitian ini Baking Powder (Natrium Bikarbonat) dicampurkan dengan adonan beton dengan variasi 0%, 0,5 %, 1 % , dan 1,5 %, kemudian beton non pasir campuran baking powder akan diuji kuat tekan dan kenaikan volumenya.
Pengaruh Penambahan Pecahan Kulit Kemiri Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Kasar Pada Beton Terhadap Massa Dan Kuat Tekan Beton Dian Amri; Irwan Irwan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 2 (2019): JCEBT September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i2.2778

Abstract

Concrete is a material that is widely used and become a major element in the building. The advantages of concrete, among others, have a strong high pressure than the tensile strength, easily formed, does not require special care, the material is easy to obtain from the surrounding, and more durable than other building materials. The more concrete is used as the constituent material of the concrete, hence encouraging research to develop the material as well as the way of making concrete. Hazelnut shell is one type of particle that is very light weight in a dry and quite hard. Where the hazelnut shell is it self known as a lot of waste accumulated and tend to become garbage because its utilization is still small or relatively small, so it needs to be handled seriously. In addition, today hazelnut shell is only used for a small need only. The purpose of this research is to find out the compressive strength of concrete and to utilize the waste of hazelnut shell as 10%, 20% and 30% concrete additives with the planned K225 concrete quality, with 28 days concrete plan, The addition of hazelnut shell to the concrete mixture resulted decrease in compressive strength of normal concrete in each variation of the percentage. This is because the mixture of hazelnut shell is not strong enough to be a substitute for coarse aggregates, resulting in a decrease in the compressive strength of the concrete
Analisa Runway Di Bandara Senubung Gayo Lues Aceh Adam malik; Melloukey Ardan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2461

Abstract

Bandar Udara adalah kawasan di daratan dan atau perairan dengan batas- batas tertentu yang  digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang.tujuannya adalah mengetahui kebutuhan Runway untuk penggunaan hingga 15 tahun yang akan datang, Analisis runway length sesuai dengan ketentuan ICAO Annex 14 dan Keputusan Menteri sebagai pembanding fasilitas alat bantu pendaratan. Dalam hal ini digunakan beberapa asumsi yang bersifat numeris dan argumentatif dalam perencanaan landas pacu Bandar Udara Senubung Gayo Lues Aceh untuk pesawat rencana jenis  Boeing 737-200. Dan dari hasil penelitian dapat di simpulkan hasil perencanaan runway sepanjang 3366,29 m.
Evaluasi Kapasitas Embung Hadudu Daerah Irigasi Hutabagasan Kabupaten Humbang Hasundutan Bernas Simbolon; Edy Hermanto; kamaluddin lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 2, No 2 (2018): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v2i2.1971

Abstract

Embung sebagai salah satu sarana pemanfaatan sumber daya air mempunyai fungsi untuk penyimpanan dan penyedia air, salah satunya untuk kebutuhan irigasi yang merupakan komponen penting guna meningkatkan produksi pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran berapa besar kapasitas volume tampungan air pada Embung Hadudu serta berapa besar kebutuhan ketersediaan air di Irigasi tersebut. Metode penelitian dilakukan melalui survei pada data primer, data sekunder, pengamatan sumber air, sistem irigasi, serta mengukur kedalaman embung dengan menggunakan alat bathrimetri dan di analisa berdasarkan analisa volume tampungan, analisa curah hujan, analisa kebutuhan air irigasi dan debit andalan. Penelitian ini memberikan kesimpulan dari hasil analisa curah hujan maksimum rata-rata terjadi pada bulan November sebesar 200 mm dan terendah pada bulan Juli 50 mm, dari hasil analisa dengan menggunakan 24 alternatif pola tanam didapat nilai NFR yang terbesar 7,29 mm/hari pada alternatif 9 dan nilai NFR yang terkecil yaitu 2,59 mm/hari pada alternatif ke-19. Dari hasil analisa perhitungan Metode F.J Mock maka debit andalan yang terbesar didapatkan 6,85 m³/detik pada bulan Januari dan debit andalan terkecil yaitu 0,96 m³/detik di bulan Juli. Berdasarkan analisa perhitungan maka didapat volume tampungan embung Hadudu sebesar 52.815,76 m³.
Hubungan Volume, Kecepatan dan Kepadatan terhadap Kinerja Ruas Jalan Yudi Sanjaya; Kamaluddin Lubis; Marwan Lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 1 (2017): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i1.373

Abstract

Perilaku pergerakan arus lalu lintas pada suatu ruas jalan dan kemampuan ruas jalan tersebut dalam menampung arus lalu lintas perlu mendapat perhatian khusus bagi perencana jalan, karena akan menyangkut kualitas dan kuantitas pelayanan dari system jaringan jalan yang lebih luas. Karakteristik arus lalu lintas puncak pada pagi hari dan sore hari, secara umum lebih tinggi dan terdapat perubahan komposisi lalu lintas (dengan persentase kenderaan pribadi dan sepeda motor yang lebih tinggi, dan persentase truk berat yang lebih rendah dalam arus lalu lintas). Masalah yang dihadapi daerah kota Medan, juga kota-kota besar dimanapun bukan hanya masalah sosial yang bermacam bentuknya, tetapi juga adalah persoalan lalu lintas yang dihadapi sehari-hari. Persoalan ini bukan masalah tersendiri, karena didalamnya terkandung juga faktor manusia, ekonomi, sarana dan prasarana serta berbagai faktor lainnya yang ada. Untuk mendapatkan volume lalu lintas dalam satuan mobil penumpang (smp), maka data jumlah kendaraan tiap 15 (lima belas) menit yang diperoleh dari hasil survey dikalikan dengan faktor ekivalensi smp untuk tiap jenis kendaraan dan kemudian menjumlahkan nya, maka diperoleh volume lalu lintas total untuk tiap lima belas menit an. Pada analisis ini dilakukan perhitungan volume lalu lintas total tanpa kendaraan tidak bermotor dan volume lalu lintas total termasuk kendaraan tidak bermotor.
Tinjauan Terhadap Sifat Plastisitas Tanah Lempung Yang Distabilisasi Dengan Limbah Cangkang Kerang Hermansyah Hermansyah; Fynnisa Zebua
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 4, No 1 (2020): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v4i1.3206

Abstract

Tanah lempung merupakan jenis tanah yang berbutir halus yang mempunyai nilai daya dukung yang rendah dan sangat sensitif terhadap perubahan kadar air yaitu mudah terjadi perubahan volume dan kembang susut. Tanah dapat diklasifikasi secara umum Hal tersebut tidak menguntungkan bila tanah lempung digunakan sebagai tanah dasar untuk menopang suatu bangunan. Salah satu cara untuk mengatasi masalah diperlukan perbaikan atau stabilisasi tanah lempung tanah dasar. Salah satu cara stabilisasi tanah lempung adalah dengan mencoba menambahkan bahan Cangkang Kerang bulu pada tanah lempung. Selama ini kulit kerang hanya dibuang dan sebagian dari beberapa jenis cangkang kerang yang biasanya digunakan untuk bahan.Penelitian ini dilakukan dengan mengambil tanah di daerah Sidomukti Kelurahan Sidomukti Kisaran Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki sifat-sifat tanah dengan menambahkan suatu bahan aditif yaitu Cangkang Kerang. Dalam melakukan variasi penambahan Cangkang Kerang 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Sifat-sifat fisis tanah Daerah Sidomukti Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kisaran Barat didapat untuk nilai kadar air 25,87 %, berat isi tanah 1,946 gr/cm3, berat jenis (Gs) 2,68 gr/cm3, pengujian atterberg limit kadar air 49,09 % dan plastis indeks 21,53 %.
Evaluasi Perbaikan Tanah Menggunakan Geotekstil Untuk Meningkatkan Stabilitas Tanah Lapisan Subgrade Pekerjaan Jalan Mhd Khuzeir Z Lubis; Kamaluddin lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 2 (2019): JCEBT September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i2.2702

Abstract

At the stage of a construction work one of the main problems in soft soil is the large land decline. The large decrease is due to the decrease in soil. The condition of poor base soil in the form of clay soil needs to be done to improve the basic soil to be able to support the construction load. One method used as land improvement is by geotextiles. The type of geotextile used in the construction of the Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi toll road project, Parbarakan-Lubuk Pakam Sta.42 + 750-Sta.47 + 600 is a geotextile PP woven polypropylene. The geotextile type uses non woven geotextile while the study is geotextile polypropylene woven, Non woven tensile strength 20 kN / m required 1 layer of geotextile while tensile strength Polypropylene woven 30 kN / m required 2 layers of geotextile. From these calculations can be concluded that the use of geotextiles can be used as one of the repair and retrofitting.
Analisa Pengaruh Penambahan Belerang Pada Aspal AC-WC Terhadap Nilai Stabilitas dan Kelelehan Marshall M. Imam Fadhli siregar; Marwan Lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 2, No 1 (2018): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v2i1.1965

Abstract

Jalan selalu dibutuhkan sebagai suatu media transportasi, oleh kareana itu dibutuhkan keawetan pada perkerasan jalan. Dalam meningkatkan struktur perkerasan jalan dibutuhkan alternatif bahan untuk dicampur dengan aspal ataupun agregat. Penelitian ini dilakukan di laboratorium PPS3 Balai Besar dengan dasar menggunakan sistem pencampuran aspal panas Asphalt Concrete - Wearing Course (AC-WC). Di dalam penelitian ini pengujian dilakukan secara bertahap, yaitu terdiri atas pengujian agregat (kasar, halus dan filler), aspal dan pengujian terhadap campuran, dimana dari pengujian Marshall tersebut didapatkan hasil-hasil yang berupa komponen-komponen Marshall, yaitu stabilitas, flow, dan kemudian dapat dihitung Marshall Quotient-nya. Pengujian dilakukan dengan variasi persentase kadar belerang 5% dan 10%. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan semakin besar penambahan belerang maka nilai stabilitas akan menurun, dan sebaliknya nilai flow akan meningkat
Stabilisasi Tanah Lempung dengan Campuran Pasir Pantai terhadap Nilai CBR Muhammad Rokky A. Simanjuntak; Kamaluddin Lubis; Nuril Mahda Rangkuti
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 2 (2017): JCEBET SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i2.1680

Abstract

Perkembangan peradaban manusia telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan sejak seribu tahun terakhir, termasuk juga sektor transportasi. Kegiatan manusia didalam memenuhi kebutuhan hidupnya terkadang harus menyebabkan melakukan mobilisasi tanah yang merupakan suatu material pendukung konstruksi jalan yang tersusun dari tiga bahan, yaitu butiran, air dan udara sehingga diperlukan suatu perhitungan matematis didalam mencari nilai daya dukungnya. Susunan ketiga bahan tersebut sangatlah mempengaruhi daya dukung tanah, sehingga perlu melakukan penentuan parameter demi kepentingan analisa. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisa nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah lempung dengan penambahan pasir pantai (quarsa) sebagai bahan campuran, mampu untuk menguatkan daya dukung tanah pada lapisan perkerasan tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan pasir pada tanah lempung terhadap nilai California Bearing Ratio (CBR). Adapun penelitian yang dilakukan ini dilakukan dalam 3 variasi, yaitu: 0%, 15%, 30%. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 6,803; 10,339; 14,409%. Dari hasil nilai California Bearing Ratio dapat terlihat bahwa penambahan pasir kuarsa pada tanah lempung menunjukan peningkatan nilai California Bearing Ratio pada tanah lempung.

Page 7 of 22 | Total Record : 218