cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25496379     EISSN : 25496387     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala setiap 6 bulan, yaitu Maret dan September. Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil diterbitkan untuk pertama kalinya pada tahun 2017 dengan membawa misi sebagai salah satu pelopor dalam penerbitan media informasi perkembangan ilmu Teknik Sipil di Indonesia. Sebagai media nasional, Jurnal JCEBT diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan akan sebuah media untuk menyebarluaskan informasi dan perkembangan terbaru bagi para peneliti dan praktisi Teknik Sipil di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Metode Filterisasi Sederhana Pada Pemanfaatan Air Hujan Di SD Negeri 066656 Kecamatan Medan Selayang Padang Bulan Rizky Franchita; Raden Aulia Rahman
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 4, No 1 (2020): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v4i1.3567

Abstract

Kebutuhan air bersih cenderung meningkat. Pemanfaatan air hujan merupakan potensi sebagai alternatif sumber air bersih. Air hujan mengandung zat kimiawi seperti, karbon, asam sulfat, dan garam, zat-zat tersebut apabila dikonsumsi langsung dapat mengganggu kesehatan. Penyediaan air bersih di SD Negeri Padang Bulan, hanya pada jam tertentu airnya disalurkan, sehingga dapat menyulitkan disaat kebutuhan airnya meningkat. Metode filterisasi sederhana pada pemanfaatan air hujan dilakukan agar zat yang terkandung dapat di netralkan untuk memenuhi syarat air bersih. Metode yang digunakan berupa Gravity-Fed Filtering System yakni rangkaian penggabungan saringan pasir lambat dan saringan pasir cepat. Air hujan yang telah melalui penyaringan diuji di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit. Penelitian dan mutu air mengacu pada PERMENKES 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang kualitas air bersih. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan air hujan di SD Negeri Padang Bulan Medan  yang telah terfilterisasi memenuhi syarat kualitas air bersih dari dua belas jenis pengujian yang berdasarkan peraturan menteri kesehatan.
Analisa Perencanaan Jalur Sepeda Motor Pada Kawasan Tertib Lalu Lintas Di Kota Medan Muhammad Ilham Ashari; Kamaluddin Lubis; Nuril Mahda Rangkuti
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2459

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi kinerja ruas jalan tertib lalu lintas terutama jalan Pangeran Diponegoro sebagai subjek penelitian saat ini dikaitkan dengan perencanaan lajur khusus sepeda motor. Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan dengan melakukan pengamatan secara langsung di ruas jalan Pangeran Diponegoro dengan menyebarkan surveyor pada titik-titik tertentu guna memudahkan dalam pencatatan sehingga diperoleh data pengamatan yang valid. Pengamatan langsung dilakukan dengan pencatatan secara manual data jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan Pangeran Diponegoro, jenis kendaraan, serta geometric ruas jalan tersebut. Analisis penelitian menggunakan microsoft exel. Hasil dari identifikasi dan penelitian lapangan yang telah di analisis diketahui tingkat pelayanan dari ruas jalan Pangeran Diponegoro pada segmen 1 adalah nilai V/C rasio tahun 2017 sebesar 0.69 dengan tingkat pelayanan C, pada tahun 2020 menjadi 0.91 dengan tingkat pelayanan E (meningkat 0.22), dan diperhitungkan dan pada tahun 2021 nilai V/C rasio menjadi 0.99 dengan tingkat pelayanan E (meningkat 0.08). Sedangkan segmen 2 adalah Nilai V/C rasio tahun 2017 sebesar 0.51 dengan tingkat pelayanan C, pada tahun 2020 menjadi 0.68 dengan tingkat pelayanan C (meningkat 0.17), dan diperhitungkan dan pada tahun 2021 nilai V/C rasio menjadi 0.74 dengan tingkat pelayanan D (meningkat 0.06).Maka diharapkan pembuatan lajur khusus sepeda motor harus segera direalisasi untuk menekan peningkatan nilai V/C dan dapat membuat kinerja ruas jalan khususnya jalan Pangeran Diponegoro terus menurun atau mengalami kemacetan serius pada tahun-tahun yang akan datang.
Studi Kelayakan Jalan Perkotaan Untuk Operasional Bus Rapid Transit (BRT) Dengan Pola Mixtraffic Di Kota Medan Ida Deliyarti Agustina
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 2, No 2 (2018): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v2i2.1984

Abstract

Bus Rapid Transit (BRT) adalah salah satu solusi mengurai kemacetan yang direncanakan diKota Medan. Sebagaimana diketahui Bus Rapid Transit (BRT) adalah salah satu angkutan kota berbadan besar dengan konsep kecepatan standard, rute panjang dan menengah, sistem ticketing yang teratur dan relatife murah. Pengoperasian BRT pada ruas jalan arteri primer menjadi perpaduan yang strategis yang dapat menjadi solusi pemecahan masalah karena   angkutan massal (mass transportation)  ini dapat menggantikan angkutan pribadi dan angkutan kota berbadan kecil, sehingga mengurangi jumlah angkutan yang hanya meningkatkan kapasitas ruas jalan. Tujuan penelitian ini menganalisis metode aplikasi pola mix traffic pada kondisi jalan di Kota Medan, sehingga dapat menjadi alternatif  jalur BRT di Kota Medan yang mana kondisi jalan  (lebar jalan)  belum layak untuk operasional BRT. Hasil penelitian ini adalah penataan jalur (rute) baru Bus Rapid Transit di Kota Medan,  dengan konsep mix traffic di jalur jalan Arteri Primer yang lebar jalannya tidak kurang dari 15 meter. Jika tidak dikelola dengan baik, maka pola ini berpotensi rawan konflik arus, karena penggabungan jalur dengan angkutan jenis angkutan lain pada jalur arteri yang lebih kecil, dan pemisahan jalur pada jalur arteri yang lebih lebar.
Analisa Pemilihan Moda Transportasi Umum Rute Medan-Rantau Prapat dengan Metode Analytic Hierarchy Process Zelvia Zahara; Marwan Lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 2 (2017): JCEBET SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i2.1662

Abstract

Dalam penelitian ini diteliti faktor atau karakteristik apa saja yang paling berpengaruh dalam pemilihan moda transportasi umum rute Medan-Rantau Prapat, dalam hal ini diperbandingkan antara kereta api dan Bus Chandra. Survey berupa kuesioner yang akan disebar di stasiun kereta api dan Bus Chandra. Hasil survey kemudian diolah dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Dari analisa data diperoleh faktor yang paling berpengaruh ialah faktor keamanan dengan bobot prioritas sebesar 27%, diikuti oleh kenyamanan 19%, kemudahan 16%, headway 13%, biaya 13%, dan terakhir waktu perjalanan dengan bobot 12%. Hasil bobot prioritas antar kriteria untuk kereta api ialah: Urutan Pertama Faktor Kenyamanan dengan bobot 23%, diikuti oleh waktu perjalanan 21%, keamanan 20%, headway 14%, kemudahan 14%,  terakhir biaya dengan bobot 8%. Hasil bobot prioritas antar kriteria untuk Bus Chandra ialah: Urutan Pertama Faktor Biaya dengan bobot 27%, diikuti oleh, kemudahan dan headway 20%, keamanan 12%, waktu perjalanan 12%,  terakhir faktor kenyamanan dengan bobot 9%. Dan moda terbaik pilihan pelaku perjalanan berdasarkan kriteria yang ada adalah kereta api dengan bobot 62%, sedangkan Bus Chandra kurang diminati dengan bobot 38%. 
Pengaruh Waktu Pemeraman Dengan Penambahan Kapur Sebagai Bahan Additve Pada Tanah Lempung Ekspansif Terhadap Nilai CBR Tanah Bahtiar Efendi Situmorang; Melloukey Ardan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 2 (2019): JCEBT September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i2.2779

Abstract

The soil is an essential element of a structure under construction so that the soil should have a good carrying capacity. But the fact the field is found soil that has the low bearing capacity, so it is necessary to conduct soil stabilisation with lime. The study aims to determine the percentage that is effective in adding lime and the effect of adding lime to the soil physical properties change in terms of the value of CBR (California Bearing Ratio) to the long curing time. This research was conducted in the laboratory, by testing the physical properties of soil and the strong support of land (CBR) with the addition of lime variation of 1%, 3%, and 5% by long curing 0, 4, 7 and 14 days. Tests were conducted with two treatments, soil samples were cured first and then compacted and samples were pressed first and brooded. The result is the value of CBR. %. From the results of the value of the California Bearing Ratio can be seen that the addition of sand quarsa on soil clays showed an increase in the value of the California Bearing Ratio in soil clays.
Optimasi Biaya Dan Waktu Akibat Penjadwalan Ulang Pada Proyek Perumahan Menggunakan Microsoft Project Sopian Tamba; Deni Maisandi Hutauruk
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 2, No 1 (2018): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v2i1.1742

Abstract

Penjadwalan ulang ini dilakukan menggunakan program komputer microsoft project  untuk mendapat kan hasil yang lebih efisien dan efektif, Dengan durasi yang optimal. Dalam penjadwalan proyek ini menggunakan metode jaringan kerja PDM (precedence diagram method)  metode  dengan satu garis dari pekerjaan terdahulu ke pekerjaan berikutnya satu  konstrain hanya dapat menghubungkan dua pekerjaan. karena setiap node memiliki dua ujung awal (S) dan akhir (F) maka ada empat macam konstrain. SS, SF, FS, FF. Dengan penjadwalan kembali proyek ini menggunakan metode PDM pada microsoft project dan penambahan sumber daya, maka di dapat hasil durasi lebih optimal, biaya langsung bertambah dan biaya tidak langsung berkurang. Dengan hasil sebagai beikut optimasi biaya sebesar Rp. 40.987.500 optimasi waktu sebanyak 15 hari dengan total biaya awal proyek sebesar Rp 1.757.551.500,- setelah penjadwalan ulang berkurang menjadi sebesar Rp 1.716.569.000,-
Analisa Pengaruh Tipikal Sudut Parkir Di Badan Jalan Terhadap Tingkat Pelayanan Rifai Sitompul; marwan lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 2, No 2 (2018): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v2i2.1969

Abstract

Penelitian di Jalan Jamin Ginting di daerah Pajak USU, kota Medan pada hakikatnya dilatar belakangi oleh kinerja ruas jalan tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui kinerja ruas jalan terhadap kapasitas, derajat kejenuhan, pada jalan Jamin Ginting di daerah Pajak USU, kota Medan. Adapun hasil analisa menunjukkan bahwa dari survey volume arus lalu lintas terbesar di ruas jalan A-A pada hari Rabu Tanggal 19-04-2017 yaitu 2126 kend/jam = 1191 smp/jam. Bila di masukkan parkir sudut 00 ,Tingkat Pelayanan nya B . Sudut 300, Tingkat Pelayanannya D. Sudut 450, Tingkat Pelayanannya D. Sudut 600, Tingkat Pelayanannya D. Sudut 900, Tingkat Pelayanannya B. Pada ruas jalan B-B pada hari Selasa Tanggal 18-04-2017 yaitu 3768 kend/jam = 2288 smp/jam. . Bila di masukkan parkir sudut 00 ,Tingkat Pelayanan nya C . Sudut 300, Tingkat Pelayanannya F. Sudut 450, Tingkat Pelayanannya F. Sudut 600, Tingkat Pelayanannya F. Sudut 900, Tingkat Pelayanannya D
Pengaruh Penambahan Serat Sabut Kelapa (Cocofiber) terhadap Campuran Beton sebagai Peredam Suara Pinter Susanto Zalukhu; Irwan Irwan; Denny Meisandy Hutauruk
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 1 (2017): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i1.367

Abstract

Kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan dengan penggunaan material yang berasal dari serat alam sebagai bentuk konservasi energi dan perlindungan lingkungan.Contohnya serat sabut kelapa (cocofiber), Serat Sabut Kelapa adalah salah satu limbah yang belum begitu dimanfaatkan secara maksimal di Indonesia.Padahal jumlah kapasitas serat sabut kelapa yang dihasilkan dari panen kelapa setiap tahunnya di Indonesia cukup besar.Dengan alasan di atas maka perlu dikembangkan penggunaan serat alam yang banyak tersedia di Indonesia ini, agar tidak menjadi limbah yang dibuang begitu saja.Salah satu teknologi dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa ini adalah dengan menjadikan serat sabut kelapa menjadi bahan komposit yaitu dengan membuat beton berserat sabut kelapa Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian mengenai parameter-parameter yang berpengaruh terhadap karakteristik dari beton serat ini. kajian terhadap karakteristik akustik beton serat ini memang sudah pernah dilakukan, tetapi merujuk dari pada penelitian-penelitian sebelumnya, menyarankan untuk meneliti serat sabut kelapa untuk campuran beton dengan persentase serat yang digunakan tidak sama dengan persentase yang pernah digunakan sebelumnya, maka perlu dilakukan penelitian ulang/lanjutan.Karateristik akustik diperoleh dengan cara pengujian akustik dengan menggunakan alat impedance tube. Pada pengujian ini dapat diperoleh nilai koefisien absorbsi dengan menggunakan software pendukung impedance tube yaitu DAQ vactory dan HQ control.
Spasi Baut Optimal Untuk Kuat Geser Baut Pada Sambungan Pelat Baja Ahmad Sumantri
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 4, No 1 (2020): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v4i1.3264

Abstract

Sistim sambungan merupakan bagian penting dalam kostruksi baja. Kesalahan merencanakan spasi baut mengakibatkan daya dukung sambungan menjadi berkurang sehingga menimbulkan resiko keruntuhan pada kostruksi. Perencanaan sambungan menggunakan alat sambung baut harus memenuhi ketentuan SNI 1729:2015. Menurut SNI 1729:2015, spasi antar baut tidak boleh kurang dari 2⅔ kali diameter baut dan tidak boleh melebihi 14 kali tebal elemen tertipis atau 180 mm. Penelitian dengan topik pengaruh jarak antar baut terhadap kuat geser sambungan bertujuan mengetahui pengaruh jarak antara baut terhadap kuat geser sambungan baut ganda pada sambungan pelat baja. Penelitian dilakukan di laboratorium Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan menggunakan mesin uji tarik dengan metode uji langsung kuat geser sistem sambungan baut ganda pada pelat. Nilai beban puncak hasil uji yang merupakan nilai kuat geser sambungan nilainya berfluktuasi. Kuat geser rata-rata sampel kelompok I (spasi baut 20 mm) 21962,5 N, kelompok II (spasi baut 40 mm) 23512,5 N, kelompok III (spasi baut 60 mm) 22925,0 N, kelompok IV (spasi baut 80 mm) 23725,0 N dan kelompok V (spasi baut 100 mm) 22975,0 N. Berdasarkan persamaan trendline diperoleh spasi optimal 69,746 mm dan nilai kuat geser rata-rata 23533,8 N
Analisa Perhitungan Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Overpass Sei Semayang Sta. 0+350 Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai Santa Vera Novita Br Ginting; Irwan Irwan; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2460

Abstract

Konstruksi bangunan sipil seperti gedung, jembatan, jalan raya, terowongan, menara dan tanggul harus mempunyai pondasi yang dapat memikul bebannya. Bangunan yang lantai kerja atau tanah dasarnya tidak mempunyai daya dukung yang cukup untuk memikul beban atau tanah nya memiliki kedalaman yang cukup dalam untuk mencapai tanah yang dizinkan untuk mendukung konstruksi diatasnya, maka biasanya digunakan tiang pancang. Untuk mengetahui daya dukung tiang tersebut memenuhi atau tidak, dapat memakai perhitungan metode Meyerhoff dengan data SPT dan PDA test, lalu perhitungan tersebut dapat di teruskan untuk menghitung efesiensi tiang pancang. Perhitungan efesiensi tiang ini digunakan rumus Converse-Labarre karena jenis tanah pendukung pada objek adalah tanah kepasiran. Dari hasil analisa dan perhitungan daya dukung tiang hasil SPT berdasarkan  metode Meyerhoff,  Abutment 1 memiliki daya dukung tiang tunggal sebesar 767,88 ton, daya dukung tiang kelompok sebesar 12649,45  ton dan Abutment 2 memiliki daya dukung tiang  tunggal sebesar 732,5  ton, daya dukung tiang kelompok sebesar 12056,75 ton. Masing-masing daya dukung pada kedua percobaan telah mencapai tanah keras sedalam 21 meter, sedangkan analisa daya dukung tiang pancang berdasarkan PDA Test  adalah  sebesar 394,9 ton pada OP 1 dan 325,9 ton pada OP 2.

Page 9 of 22 | Total Record : 218