cover
Contact Name
Prastyadi Wibawa Rahayu
Contact Email
prastyadiwibawa@undhirabali.ac.id
Phone
+6281-246-863-337
Journal Mail Official
jurnaljutik@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padang Luwih, tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
ISSN : 2442241X     EISSN : 25285211     DOI : -
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang teknologi informasi dan komputer. Jurnal ini merupakan sarana bagi peneliti di bidang ilmu teknologi informasi dan komputer untuk mempublikasikan karya-karya penelitiannya. Redaksi penyunting jurnal Teknologi Informasi dan Komputer terdiri dari dosen-dosen yang terkait bidang ilmu teknologi informasi dan komputer dalam konsentrasi antara lain : Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Jaringan dan Keamanan Komputer, Pengolahan Citra, Multimedia dan Kecerdasan Buatan, dan konsentrasi lainnya terkait bidang ilmu teknologi informasi dan komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 458 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA PENGENALAN ORGAN JANTUNG MANUSIA PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH AL-AMIN TABANAN Naufal Faroh; Ketut Gus Oka Ciptahadi; Affan Irfan Fauziawan; Ni Putu Meina Ayuningsih
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHeart Organ is one of the natural science learning materials in class V in the Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Tabanan. This material is only studied in books, and the teacher explains through slidepresentations. The absence of adequate tools such as props and other supporting media that can be usedand displayed to clarify the material. Therefore multimedia-based learning media can help teachers inthe process of delivering material that is needed and as supporting media for the material of the humanheart organ. In making this multimedia-based learning media the author used Coreldraw X7 softwareto create characters that are in the learning media, then the animation process, button creation, andbacksound administration were done using the Adobe Flash CS 6 application. This Learning Media hasbeen tested by distributing questionnaires to fifty students of Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Tabanan,with the aim to find out how feasible the application can be used. From the results of the questionnairethat was distributed, it was obtained that the learning media of Natural Sciences (IPA) introduction ofmultimedia-based human cardiac organs with the highest number of points category was four point ninesix and included in the category of strongly agree while the number of points in the lowest category wasfour point one and included in the agreed category , this shows that this application is in accordancewith the Learning Implementation Plan (RPP) and is very appropriate to be used for fifth grade studentsas a learning media.Keywords: Learning Media, Natural Sciences, Human Heart Organs.ABSTRAKOrgan Jantung merupakan salah satu materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada kelas Vdi Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Tabanan. Materi ini hanya dipelajari di buku, dan guru menjelaskanmelalui slide presentasi. Belum adanya alat memadai seperti alat peraga dan media penunjang lainnyayang bisa digunakan dan ditampilkan untuk memperjelas materi. Oleh karena itu media pembelajaranberbasis multimedia dapat membantu guru dalam proses penyampaian materi yang dirasa sangatdibutuhkan dan sebagai media penunjang untuk materi organ jantung manusia. Dalam pembuatan mediapembelajaran berbasis multimedia ini penulis menggunakan software Coreldraw X7 untuk pembuatankarakter yang ada didalam media pembelajaran, kemudian untuk proses animasi, pembuatan tombol,dan pemberian backsound dilakukan menggunakan aplikasi Adobe Flash CS 6.Media pembelajaran initelah diujikan dengan penyebaran kuisioner ke siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Tabanan sebanyak50 orang siswa, dengan tujuan untuk mengetahui seberapa layak aplikasi dapat digunakan. Dari hasilkuisioner yang telah dibagikan diperoleh bahwa media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)pengenalan organ jantung manusia berbasis multimedia dengan jumlah poin kategori tertinggi 4,96 dantermasuk dalam kategori sangat setuju sedangkan jumlah poin kategori terendah 4,1 dan termasuk dalamkategori setuju, hal ini menunjukkan bahwa aplikasi ini telah sesuai dengan Rencana PelaksanaanPembelajaran (RPP) dan sangat tepat digunakan untuk siswa kelas V sebagai media pembelajaran..Kata Kunci : Media Pembelajaran, Ilmu Pengetahuan Alam, Organ Jantung Manusia.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA SMP SWASTIKA KAPAL BERBASIS WEBSITE Putu Desi Prabawati; Komang Kurniawan Widiartha; Ketut Laksmi Maswari
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTWeb-based Academic Information Systems can be used as a solution in dealing with academicprocesses in schools. As for the obstacles experienced by the school, namely in processing studentdata, value data, teacher data, and other existing data are still done manually, with current datacollection there are still many shortcomings that occur because the existing system still uses sheetsof paper and archives so that the existing data is very likely to be lost or damaged. The design ofthis system begins with identifying the problem, the data collection methods used in this study arethe interview and observation methods. Furthermore, the analysis and system design phase startsfrom creating an Event List, Data Flow Diagram, Conceptual Data Model, Physical Data Model,Table Structure and User Interface then designing the system and conducting system testing. Theresults of the test using the black box testing method have been successfully designed at SMPSwastika Kapal with the percentage of success when testing that has been carried out is 90%.Keywords: Information Systems, Mail Management, Web BasedABSTRAKSistem Informasi Akademik berbasis Web dapat dijadikan solusi dalam menangani prosesakademik di sekolah. Adapun kendala yang di alami oleh pihak sekolah yaitu dalam pengolahandata siswa, data nilai, data guru, serta data lainnya yang ada masih dilakukan secara manual,dengan pendataan yang sekarang dirasakan masih banyak kekurangan yang terjadi dikarenakansistem yang ada masih menggunakan lembaran kertas dan arsip sehingga menyebabkan data-datayang ada sangat mungkin hilang ataupun rusak. Perancangan sistem ini diawali darimengidentifikasi masalah, metode pegumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitumetode wawancara dan observasi. Selanjutnya tahap analisis dan perancangan sistem dimulai darimembuat Event List, Data Flow Diagram, Conceptual Data Model, Physical Data Model, StrukturTabel dan User Interface kemudian mendesain sistem dan melakukan pengujian sistem. Hasil daripengujian menggunakan metode black box testing sudah berhasil dirancang pada SMP SwastikaKapal dengan persentase keberhasilan saat pengujian yang telah dilakukan sebesar 90%.Kata Kunci: Sistem Informasi, Pengelolaan Surat, Berbasis Web
RANCANG BANGUNMEDIA INFORMASI TENTANG TRADISI ABA-ABAAN DALAM BENTUK FILM DOKUMENTERMENGGUNAKANADOBE PREMIERE CC 2017 Ni Kadek Ariasih; Ida Bagus Guna Bhiksana Manuaba
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study examines three important aspects of the Aba-Abaan tradition, namely economic, social, and cultural. Changes in the traditional system of ignorance will affect all three aspects. From the results of observations that have been made, it shows that there is a shift in the means of an ignorance tradition that was originally in the form of staple food into an envelope and a lack of understanding of the meaning the aba-abaan tradition. Based on the problems that occur, where the community needs alternative media to provide information about the aba-abaan tradition which is more interesting, easy to understand, and provides education on the good and bad effects of the aba-abaan tradition if the tradition starts to be forgotten. From these problems, documentary films were chosen as media to provide information and education that are interesting and easily understood by the public. The results of this study indicate that the power of tradition can sustain the economic, social and cultural systems of society.Keywords: Aba-abaan Traditions, Documentary Films.ABSTRAKPenelitian ini mengkaji tiga aspek penting dalam tradisi Aba-abaan, yaitu ekonomi, sosial dan budaya. Perubahan sistem tradisi aba-abaan akan mempengaruhi ketiga aspek tersebut. Dari hasil observasi yang telah dilakukan, menunjukan bahwa terjadinya pergeseran sarana tradisi aba-abaan yang awalnya berupa bahan makanan pokok menjadi amplop, dan kurangnya pemahaman tentang makna dari tradisi aba- abaan. Berdasarkan masalah yang terjadi, dimana masyarakat membutuhkan media alternatif untuk memberikan informasi tentang tradisi aba-abaan yang mudah dipahami serta memberikan edukasi pada dampak baik dan buruk tradisi aba-abaan jika tradisi tersebut mulai terlupakan. Dari permasalahan tersebut, film dokumenter dipilih sebagai media untuk memberikan informasi dan edukasi yang menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kekuatan tradisi dapat menopang sistem perekonomian, sosial dan budaya masyarakat.Kata Kunci : Tradisi Aba-abaan, Film Dokumenter.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI INVENTORY BERBASIS WEB PADA UD. UPAKARA BALI Putu Ari Yuniartini; Eddy Muntina Dharma; I G.A.A Istri Sari Dewi
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTIn the age of developing economy and employments, UMKM are crucial in development of Revenue Shares and role of System Information of Accounting is a necessity in order UMKM to able to compete against bigger corporates. UD Upakara Bali is one of the UMKMs that sells all sorts of equipment or wares for religious needs especially for Hindus. In process registering of stock availabilities, UD. Upakara Bali only done by manual hand-written, which is causing inaccurate record of data comparison and employee’s unclear job desk made invalid report and could lead to stock lost. Refer to the problem stated before, the writer concerned to work on research in order to resolve the problems, corresponding with creating computerized information system in stock record. The system created using SDLC and Waterfall models, whereas, the system will be able to documentation of Internal Management process and produces accurate information of stock record managements.Keywords : Accounting Information Systems, Inventory Information Systems, Internal Control Systems, UMKM, SDLC, WaterfallABSTRAKPada perkembangan ekonomi dan ketengakerjaan, UMKM sangat berperan dalam perkembangan distribusi hasil dan peranan sistem informasi akuntansi sangat diperlukan agar UMKM mampu bersaing dengan perusahan besar lainnya. UD. Upakara Bali adalah salah satu UMKM yang menjual alat dah bahan untuk perlengkapan upacara keagamaan khususnya agama Hindu. Pada proses persediaan barang, UD. Upakara Bali hanya mencatatat persediaan stok secara manual sehingga data yang dihasilkan tidak akurat dan sering terjadi selisih perhitungan dan tanggung jawab pekerjaan antar pegawai masih tidak jelas sehingga sering menimbulkan perselisihan hingga kehilangan barang. Mengacu terhadap permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini guna membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan membuat sistem informasi persediaan barang secara terkomputerisasi. Sistem yang dibangun menggunakan metode SDLC dengan model waterfall dimana sistem ini dapat menghasilkan dokumen yang berhubungan dengan pengelolaan persediaan barang sehingga dapat membantu dalam proses pengendalian internal dan menghasilkan informasi yang akurat dalam mengelola kekayaan persediaan barang.Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi inventory, Sistem Pengendalian Internal, UMKM, SDLC, Waterfall
ANALISIS PENGARUH PENERIMAAN PENGGUNA E-LEARNING (SCHOOLOGY) PADA MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE TAM (STUDI KASUS STMIK PRIMAKARA) I Nyoman Yudi Anggara Wijaya; I Putu Kusuma Negara
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTEducational institutions are one of the public sectors that utilize information technology. STMIK Primakara is an educational institution that has implemented e-learning learning methods with the introduction and implementation of e-learning turned out to get a variety of reactions from the academic community at STMIK Primakara, the author considers Theory Acceptance Model (TAM) is a theory that can and is suitable to determine perceptions and student attitudes towards e-learning. This study uses self-efficacy factors, subjective norms (subjective norm), and system accessibility as external variables that affect perceptions of usefulness, perceived ease of use, attitudes and intentions of use. This research produces findings that self-confidence, and subjective norms affect the intention to use the system. In addition, subjective norms also affect attitudes. The results of this study also support the theory of social motivation that high self-confidence will result in a more active learning process. In this study the constructs used are organizational factors (Organizational Factor), the ability of a person to use a computer (Computer Efficacy), perceptions of usability (Perceived Usefulness), perceptions of ease of use (Perceived of use), user attitudes (Attitude Toward Using), intention to use (Behavioral intention to Use) and the actual conditions of system use (Actual System Use). Additional variables that might have a small effect on acceptance are the organizational factor construct (Organizational Factor) and one's ability to use computers (Computer Efficacy)..Keywords: Technology Acceptance Model, AMOS, E-learning.ABSTRAKLembaga pendidikan merupakan salah satu sektor publik yang memanfaatkan teknologi informasi. STMIK Primakara merupakan sebuah institusi pendidikan yang telah menerapkan metode pembelajaran e-learning dengan diperkenalkan dan diterapkannya e-learning ternyata mendapatkan berbagai reaksi dari civitas akademis di STMIK Primakara, Penulis menganggap Theory Acceptance Model (TAM) merupakan teori yang bisa dan cocok dipakai untuk mengetahui persepsi dan sikap mahasiswa terhadap e-learning. Penelitian ini menggunakan faktor keyakinan diri (self-efficacy), norma subyektif (subjective norm), dan aksesibilitas sistem sebagai variabel eksternal yang mempengaruhi persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, sikap dan niat penggunaan. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa keyakinan diri, dan norma subyektif mempengaruhi niat untuk menggunakan sistem. Selain itu, norma subyektif juga mempengaruhi sikap. Hasil penelitian ini juga mendukung teori motivasi sosial bahwa tingginya keyakinan diri akan menghasilkan proses pembelajaran yang lebih aktif. Dalam penelitian ini konstruk yang dipakai yaitu fakor organisasi (Organizational Factor), kemampuan seseorang dalam menggunakan komputer (Computer Efficacy), persepsi tentang kegunaan (Perceived Usefulness), persepsi tentang kemudahan penggunaan (Perceived of use), sikap pengguna (Attitude Toward Using), niat untuk menggunakan (Behavioral intention to Use) dan kondisi nyata penggunaan sistem (Actual System Use). Variabel tambahan yang mungkin memeliki pengaruh kecil terhadap penerimaan yaitu konstruk fakor organisasi (Organizational Factor) dan kemampuan seseorang dalam menggunakan komputer (Computer Efficacy).Kata Kunci : Technology Acceptance Model, AMOS, E-learning
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN IKLAN TAHAP KEDUA PADA DRIVE MENGGUNAKAN PROFILE MATCHING (STUDI KASUS PT.PARAGON PRATAMA TEKNOLOGI) Andreas Martinus Sinaga; I Putu Agus Swastika; I Gede Juliana Eka Putra
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTPT Paragon Pratama Technology is a star up company specializing in outdoor or vehicle advertising. Due to high demand of orders from online transportations to join in the advertising PT. Paragon Pratama Technology, decision support system, Profile Matching method, was taken in order to obtain gap among applicants.To design decision support system, observation was conducted to recognize case in the field.Keywords: Decision Support System, Profile MatchingABSTRAKPT.Paragon Pratama merupakan suatu perusahaan startup yang bergerak dibidang periklanan luar rumah.dimana iklan atau brand tersebut akan dibawa oleh transportasi daring yang bisa ditemukan dijalanan.Dimana meningkatnya antusias transportasi daring yang ingin ikut program iklan dari PT.Paragon Pratama Teknologi maka perlu ada penyeleksian beberapa driver transportasi daring dengan menggunakan sistem pendukung keputusan menggunakan metode profile matching.Dalam pembangunan sistem pendukung keputusan penulis melakukan observasi secara langsung untuk melihat permasalahan yang terjadi di lapangan, penulis langsung menentukan aspek aspek yang akan menjadi acuan penyeleksian driver tersebut.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Profile Matching
IDENTIFIKASI KARAKTER PELANGGAN RETAIL BERPOTENSI CHURN DENGAN METODA RECENCY, FREQUENCY DAN MONETARY Ni Wayan Wardani; Eddy Hartono
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTAnalyzing the character of the customer is very important for every company, especially retail companies, because of the increasingly fierce competition of retail companies where retail companies have mushroomed right up to the middle of residents' and remote villages. The character of customers varies greatly, from customers who have high loyalty to the character of potential customers who churn. Churn is a term used for customers who have stopped purchasing. By implementing the concept of CRM (Customer Relationship Management), companies can identify the character of potential churn customers. Knowing the character of customers can determine the company's policy to treat each of its customers and determine appropriate and effective marketing strategies. One reliable method that can be used to identify customer characters is the RFM method (recency, frequency, and monetary). From the segmentation process it can be seen that the customer class owned by UD. Mawar Sari namely the Dormant, Everyday, Golden and Superstar classes. Trial grouping of customer classes with K-Means Clustering on several clusters, namely 2 clusters up to 5 clusters, after being tested with the Davies-Boundin Index, there are 5 clusters as the best customer grouping. UD Mawar Sari customer class with potential churn is the that is in the second cluster and the third cluster, namely the customer class Dormant B, Dormant E, Dormant F and Everyday E.Keywords : Churn, Retail, Recency, Frequency, MonetaryABSTRAKMenganalisa karakter pelanggan sangat penting bagi setiap perusahaan khususnya perusahaan retail, karena semakin ketatnya persaingan perusahaan retail dimana saat ini perusahaan retail telah menjamur sampai ke tengah – tengah perumahan penduduk dan pelosok desa . Karakter pelanggan sangat bervariasi, dari pelanggan yang memiliki loyalitas tinggi sampai karakter pelanggan yang berpotensi churn. Churn adalah istilah yang digunakan untuk pelanggan yang telah menghentikan pembelian. Dengan menerapkan konsep CRM (Customer Relationship Management), perusahaan dapat melakukan identifikasi karakter pelanggan berpotensi churn.Mengetahui karakter pelanggan dapat menentukan kebijakan perusahaan untuk memperlakukan setiap pelanggannya dan menentukan strategi pemasaran yang tepat dan efektif. Salah satu metoda handal yang dapat digunakan untuk identifikasi karakter pelanggan adalah metoda RFM (recency, frequency, dan monetary). Dari proses segmentasi tersebut dapat diketahui kelas pelanggan yang dimiliki oleh UD. Mawar Sari yaitu kelas Dormant, Everyday, Golden dan Superstar. Uji coba pengelompokkan kelas pelanggan dengan K-Means Clustering pada beberapa jumlah cluster yaitu 2 cluster sampai dengan 5 cluster, setelah diuji dengan Davies-Boundin Index mendapatkan jumlah 5 cluster sebagai pengelompokkan kelas pelanggan yang terbaik. Pelanggan UD. Mawar Sari yang berpotensial churn adalah kelas pelanggan yang berada di cluster ke-2 dan cluster ke-3 yaitu kelas pelanggan Dormant B, Dormant E, Dormant F dan Everyday E.Kata kunci : Churn, Retail, Recency, Frequency, Monetary
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KENAIKAN GAJI BAGI PEGAWAI YAYASAN TRIATMA SURYA JAYA DENGAN METODE SAW Nastiti Rahayu; Komang Sudarsana
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHuman Resources (HR) has a very strategic role in the progress of an organization or business entity. One very important process carried out by an organization or business entity is the promotion of employee salary increases. The Triatma Surya Jaya Foundation as an organization has hundreds of employees who at all times need a salary increase process. In ensuring the process of taking employees' salary increases, the Foundation needs a system that can help in making decisions for employee salary increases. With these problems, we need a decision support system for employee salary increases within the Triatma Surya Jaya Foundation. With this system it is expected to be able to present information more quickly and accurately. The method used in determining this salary increase promotion is Simple Additive Weight (SAW). The design of this decision support system consists of several main processes, namely: input data in the form of criteria and criteria weights, the calculation process uses the SAW method, and displays the final criteria valueKeywords: decision Support Systems, Simple Additive Weighting, Employee Salaries.ABSTRAKSumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran yang sangat strategis dalam kemajuan sebuah organisasi atau badan usaha. Salah satu proses yang sangat penting dilakukan oleh sebuah organisasi atau badan usaha adalah proses promosi kenaikan gaji pegawai. Yayasan Triatma Surya Jaya sebagai sebuah organisasi memiliki ratusan pegawai yang setiap saat membutuhkan proses kenaikan gaji. Dalam menjamin proses pengambilan kenaikan gaji pegawainya, Yayasan ini membutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu dalam hal pengambilan keputusan untuk kenaikan gaji pegawai. Dengan permasalahan tersebut, maka diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan kenaikan gaji pegawai di lingkungan Yayasan Triatma Surya Jaya. Dengan sistem ini diharapkan mampu menyajikan informasi yang lebih cepat dan akurat. Metode yang digunakan dalam menentukan promosi kenaikan gaji ini adalah Simple Additive Weight (SAW). Rancang bangun sistem pendukung keputusan ini terdiri dari beberapa proses utama yaitu: input data berupa kriteria dan bobot kriteria, proses perhitungan menggunakan metode SAW, dan menampilkan nilai akhir kriteria.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting, Gaji Pegawai.
IMPLEMENTASI ALGORITMA DATA MINING FP-GROWTH DENGAN BAHASA PROGRAM FUNGSIONAL F# I Gusti Agung Indrawan; Ni Kadek Ariasih
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTRetail businesses that use a point-of-sales (POS) system store large quantities of sales transaction data. Transaction data stored in this large amount has the potential to have unknown knowledge. An example is knowledge about items that are often purchased simultaneously in one transaction, which in data mining terms is called frequent itemset.The frequent itemset can be found using the association rule discovery algorithm. The algorithms for finding association rules include the a priori algorithm and the frequent-pattern growth (FP-growth) algorithm. The FP-growth algorithm compresses sales transaction data that meet the criteria for frequent items into a data tree structure called the frequent-pattern tree (FP-tree), where the FP-tree data structure stores itemset association information (Han et al., 2011). The FP-growth algorithm performs frequent itemset discovery by performing tree traversal on the FP-tree data structure. Most of the execution time of the FP-growth algorithm is spent at this stage. Large shopping cart data has an impact on frequent itemset discovery times.This study implements the FP-growth algorithm using the functional programming language F #. The implementation of the FP-growth algorithm using F # is expected to accelerate the discovery time of frequent itemset compared to the implementation of the FP-growth algorithm using the imperative programming language.Keywords: association rules, data mining, FP-growth, F #, frequent itemset, functional programming, shopping cart.ABSTRAKUsaha retail yang menggunakan sistem point-of-sales (POS) menyimpan data transaksi penjualan barang dalam jumlah besar. Data transaksi yang tersimpan dalam jumlah besar ini berpotensi memiliki knowledge yang belum diketahui. Sebagai contoh adalah knowledge tentang barang yang sering dibeli secara bersamaan dalam satu transaksi, yang dalam istilah data mining disebut frequent itemset.Frequent itemset dapat ditemukan menggunakan algoritma penemuan aturan asosiasi. Algoritma penemuan aturan asosiasi antara lain adalah algoritma apriori dan algoritma frequent-pattern growth (FP-growth). Algoritma FP-growth mengkompresi data transaksi penjualan yang memenuhi kriteria frequent item ke dalam struktur data tree yang disebut frequent-pattern tree (FP-tree), dimana struktur data FP-tree menyimpan informasi asosiasi itemset (Han dkk., 2011). Algoritma FP-growth melakukan penemuan frequent itemset dengan melakukan tree traversal pada struktur data FP-tree. Sebagian besar waktu eksekusi algoritma FP-growth dihabiskan pada tahap ini. Data keranjang belanja yang berukuran besar berdampak pada waktu penemuan frequent itemset.Penelitian ini mengimplementasikan algoritma FP-growth menggunakan bahasa pemrograman fungsional F#. Implementasi algoritma FP-growth menggunakan F# diharapkan mempercepat waktu penemuan frequent itemset dibandingkan dengan implementasi algoritma FP-growth menggunakan bahasa program imperatif.Kata kunci: aturan asosiasi, data mining, FP-growth, F#, frequent itemset, functional programming, keranjang belanja.
TINGKAT KEMATANGAN E-GOVERNMENT RSUD WANGAYA MENGGUNAKAN SPBE 2018 I Gede Indra Suwardika; Gede Rasben Dantes; Gede Indrawan
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTE-government is one of the government's efforts to manage information in the bureaucracy using information technology. Information technology has been implemented in almost all government agencies aimed at reducing costs and time, minimizing corruption in providing services, work effectiveness, transparency, and accountability. E-Gov implementation must be evaluated periodically to find out the level of success and development of e-gov that has been implemented whether it has been running optimally. This research aims to determine the level of e-gov maturity that has been carried out in Wangaya District Hospital. This study uses a mix method that combines qualitative and quantitative methods with 5 respondents selected based on their capabilities. Data collection is done by Participant Observation, interviews, documentation, and questionnaires. Data collection by questionnaire addressed to the management in the general directorate in charge of information technology issues in RSUD Wangaya. Management maturity level analysis uses the 2018 SPBE standard seen in terms of indicators, aspects, and domains. Based on the analysis of the process capability maturity level and the analysis of the capability capability maturity level, a gap level value will be obtained which will be analyzed using Importance Performance Analysis (IPA). The results of the IPA will be a reference for making recommendations that will be proposed to management to make improvements on implementation of e-government in RSUD Wangaya.Keywords: Maturity, E-government, SPBE 2018ABSTRAKE-government merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengelola informasi dalam birokrasi dengan menggunakan teknologi informasi. Teknologi informasi telah dilaksanakn hampir diseluruh in- stansi pemerintah bertujuan untuk mengurangi biaya dan waktu, meminimalkan korupsi dalam mem- berikan pelayanan, efektivitas kerja, transparansi, dan akuntabilitas. Implementasi e-gov harus dieval- uasi secara berkala agar mengetahui tingkat keberhasilan dan perkembangan e-gov yang telah dil- aksanakan apakah sudah berjalan maksimal. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematan- gan e-gov yang telah dilakukan di RSUD Wangaya. Penelitian ini menggunakan mix method yang meng- gabungkan metode kualitatif dan kuantitatif dengan 5 responden yang dipilih berdasarkan kapabilitas yang dimiliki. Pengumpulan data dilakukan dengan cara Participant Observation, wawancara, doku- mentasi, dan kuisioner. Pengumpulan data dengan kuisioner ditujukan kepada pihak manajemen di direktorat umum yang mengurusi masalah teknologi informasi di RSUD Wangaya. Analisis tingkat ke- matangan manajemen menggunakan standarisasi SPBE 2018 yang dilihat dari segi indicator, aspek, dan domain. Berdasarkan analisis tingkat kematangan kapabilitas proses dan analisis tingkat kematangan kapabilitas fungsi akan didapatkan nilai tingkat kesenjangan yang akan dianalisis menggunakan Im- portance Performance Analysis (IPA). Hasil IPA akan menjadi acuan dibuatnya rekomendasi yang akan diusulkan kepada pihak manajemen untuk melakukan perbaikan terhadap implementasi e-government di RSUD Wangaya.Kata Kunci : Tingkat kematangan, E-government, SPBE 2018

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi April 2026 Vol. 11 No. 2 (2025): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi Oktober 2025 Vol. 11 No. 1 (2025): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi April 2025 Vol. 10 No. 4 (2024): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi Desember 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 6 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 5 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 4 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Informasi Dan Komputer Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer More Issue