cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 904 Documents
Hubungan Perilaku Petani dengan Efektivitas Pelaksanaan Program Kartu Tani di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus Dyah Ayu Permataningrum; Siwi Gayatri; Kadhung Prayoga
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.37

Abstract

Program Kartu Tani merupakan salah satu program nasional di bidang pertanian yang bertujuan sebagai sarana dalam mengoptimalkan kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani. Keberhasilan tujuan dari program kartu tani ini, salah satunya didukung oleh perilaku petani dalam menggunakan kartu tani. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan perilaku petani terhadap kartu tani di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, (2) mendeskripsikan efektivitas pelaksanaan program kartu tani di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, dan (3) menganalisis hubungan perilaku petani dengan efektivitas pelaksanaan program kartu tani di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2021 – Juni 2021 yang berlokasi di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penentuan responden pada penelitian ini menggunakan metode quota sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 petani. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petani terhadap kartu tani termasuk dalam kategori sedang. Efektivitas pelaksanaan program kartu tani termasuk dalam kategori efektif. Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara perilaku petani dengan efektivitas pelaksanaan program kartu tani, dengan koefisien korelasi sebesar 0,613.
Analisis Pengendalian dan Perhitungan Nilai Akhir Persediaan Bahan Baku pada Agroindustri Tahu House of Tofu Bandar Lampung Anindya Ramadhanti; Eka Kasymir; Suriyaty Situmorang
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.5

Abstract

Bahan baku adalah komponen terpenting pada suatu proses produksi.  Proses produksi dapat berjalan apabila bahan bakunyaa terpenuhi, maka diperlukan ketelitian dalam mengelola dan mengendalikan persediaan bahan baku sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kuantitas persediaan yang efisien.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah persediaan bahan baku optimal, persediaan pengaman, titik pemesanan kembali, serta persediaan maksimum pada Agroindustri Tahu House of Tofu. berdasarkan metode EOQ (Economic Order Quantity) dan menghitung nilai persediaan akhir bahan baku pada Agroindustri Tahu House of Tofu berdasarkan metode FIFO (First in First Out).  Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan bahan baku pada Agroindustri Tahu House of Tofu sudah cukup baik dan optimal karena tidak pernah mengalami kekosongan bahan baku.  Total biaya persediaan bahan baku tahu dengan model EOQ menunjukkan bahwa biaya persediaan yang dikeluarkan lebih kecil dibandingkan kebijakan perusahaan dengan penghematan sebesar Rp12.233 per tahun.  Agroindustri tahu House of Tofu sebaiknya meningkatkan sistem pengendalian persediaan bahan bakunya dengan model EOQ agar anggaran persediannya dialokasikan untuk keperluan lainnya yang lebih menguntungkan.
Daya Saing Komoditas Vanili Indonesia di Pasar Internasional Humairo Shidiq Abdat; Siswanto Imam Santoso; Suryani Nurfadillah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.28

Abstract

Vanili merupakan tanaman perkebunan yang biasa dimanfaatkan sebagai pemberi aroma pada makanan, kosmetik, dan parfum sehingga memiliki nilai jual yang tinggi terutama di luar negeri. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis daya saing komparatif, daya saing kompetitif, posisi pasar vanili Indonesia di pasar internasional serta potensi vanili Indonesia dalam merebut pasar ekspor. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2021 hingga April 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan bentuk data panel periode 2010-2019. Metode analisis data menggunakan Indeks Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Acceleration Ratio (AR) digunakan untuk mengetahui keunggulan komparatif dan kemampuan vanili Indonesia dalam merebut pasar ekspor vanili dunia. Metode Export Product Dynamic (EPD) digunakan untuk mengetahui keunggulan kompetitif dan performa suatu komoditas. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya saing ekspor vanili Indonesia untuk negara tujuan ekspor Amerika Serikat, Jerman, Prancis, India, dan Belanda memiliki daya saing yang kuat karena rata-rata nilai RCAnya lebih dari satu. Posisi daya saing kompetitif yang sering muncul selama periode 2010 – 2019 pada kelima negara tujuan ekspor tersebut adalah rising star, kemudian lost opportunity, falling star, dan yang paling sedikit muncul adalah retreat. Komoditas vanili Indonesia dapat merebut pasar internasional karena memiliki nilai hasil perhitungan AR lebih dari satu dan dapat mengalahkan negara-negara pesaingnya yang memiliki nilai AR dibawah Indonesia seperti Belgia, Mauritius, Kanada, dan Turki, namun masih belum mampu mengalahkan pesaing utamanya yaitu Madagaskar yang memiliki nilai AR jauh diatas Indonesia
Partisipasi Pokdarwis dan Isu Komunikasi Stakeholder: Studi Kasus dalam Pembangunan Desa Wisata Berbasis Pertanian Devi Oktadiani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.19

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris memiliki kekayaan sumberdaya alam yang beragam. Keberagaman tersebut menjadi peluang yang dapat dikembangakan dan dimanfaatkan, sehingga mempunyai peran sebagai sumber pangan dan devisa negara, serta membuka peluang bagi sektor pariwisata dengan memanfaatkan keindahan alam yang dimiliki oleh negara Indonesia disetiap daerah. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi partisipasi Pokdarwis dan mendeskripsikan isu-isu komunikasi yang melibatkan Pokdarwis dan stakeholder lainnya. Penelitian dilakukan di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada penelitian yang dilakukan ini menggunakan instrument penelitian dengan menggunakan Uji Creadibility dilakukan uji ini untu menunjukkan derajat kepercayaan dari hasil-hasil penelitian. Analis data yang digunakan Pencocokan pola, membangun penjelasan, dan menemukan logika model. Partisipasi Pokdarwis dan isu-isu komunikasi. Dilihat berdasarkan 3 aspek komunikasi partisipati, yaitu aspek akses, partisipasi, dan manajemen diri. Menjukkan bahwa partisipasi Pokdarwis masih rendah, hal ini dilihat dari tidak semua anggota hadir dan ikutserta membangun desa wisata. Isu komunikasi antar stakeholder menunjukkan bahwa masih kurangnya komunikasi, sehingga dapat dikatakan bahwa masih kurang komunikatifnya hubungan antar stakeholder.Kata kunci: Pariwisata, Partisipasi, Isu komunikasi
Strategi Pengembangan Usahatani Padi Organik di Kabupaten Serdang Bedagai Nabila Annajmi; Boedi Tjahjono; Syaiful Anwar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.29

Abstract

Sumatera Utara menjadi salah satu sentra penghasil beras organik di Indonesia. Alokasi lahan untuk usahatani padi organik di Provinsi Sumatera Utara saat ini mencapai 200 hektar yang tersebar di beberapa kabupaten dengan luas lahan masing-masing 20 hektar, salah satunya adalah Kabupaten Serdang Bedagai. Di Kabupaten Serdang Bedagai, padi organik telah dikembangkan di tiga desa diantaranya berada di Desa Tanah Merah, Desa Lubuk Bayas, dan Desa Pematang Setrak yang telah memegang sertifikat organik dari LeSOS. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pengembangan padi organik di Kabupaten Serdang Bedagai dari segi ekonomi serta merumuskan strategi yang cocok untuk mengembangkan padi organik di Kabupaten Serdang Bedagai. Analisis R/C rasio digunakan untuk mengetahui pendapatan petani dan kelayakan usahatani dan analisis AWOT untuk menyusun strategi pengembangan padi organik yang lebih tepat. Hasil  R/C rasio menunjukkan nilai sebesar >1, yaitu 2,51 (atas biaya tunai) dan 2,33 (atas biaya total), yang berarti bahwa padi organik di Kabupaten Serdang Bedagai berpotensi untuk dikembangkan. Sementara itu analisis AWOT menunjukkan bahwa prioritas utama yang harus dilakukan dalam pengembangan padi organik adalah mempertahankan kualitas dan sertifikasi beras organik serta memperbaharui kemasan untuk meningkatkan daya tarik konsumen untuk membeli.
Analisis Daya Saing Usahatani Jagung Pipil Di Desa Rasau Jaya I Reynaldo Alka Pratama; Novira Kusrini; Maswadi Maswadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.20

Abstract

Peningkatan daya saing usahatani merupakan aspek yang penting dalam menghadapi perdagangan global, khususnya komoditas jagung pipil yang merupakan komoditas dengan berbagai macam manfaat yang dapat diolah menjadi pakan, bahan baku industri, dan bahan bakar etanol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing usahatani jagung dan menganalisis dampak kebijakan pemerintah terhadap usahatani. Penelitian dilakukan di Desa Rasau Jaya I Kabupaten Kubu Raya, yang melibatkan 56 orang responden petani jagung pipil. Data yang didapat diolah menggunakan metode Policy Analysis Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung pipil di Desa Rasau Jaya I memiliki daya saing namun kebijakan yang diterapkan pemerintah masih belum mampu untuk memproteksi usahatani jagung pipil sehingga perlunya pengkajian kebijakan agar kebijakan yang diterapkan pemerintah mampu memproteksi usahatani.
Komparasi Pendapatan Petani Tembakau Mitra Dengan Non Mitra Pt. Djarum Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung Carolus Valesaka Wangsa Deputra; Siswanto Imam Santoso; Wiludjeng Roessali
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.11

Abstract

Perbedaan input faktor produksi serta adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan perbedaan pada pendapatan petani tembakau mitra dan non mitra. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis komparasi pendapatan dan R/C Ratio petani tembakau mitra dan non mitra sebelum maupun saat pandemi Covid-19 Penelitian dengan metode survai dilakukan pada Juni 2021. Lokasi penelitian ditentukan dengan cara purposive. Metode pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan responden berjumlah 40 petani yang terdiri dari 20 petani mitra PT. Djarum dan 20 petani non mitra. Analisis komparasi pendapatan petani tembakau dilakukan dengan Independent Sample t-test. Penelitian menunjukkan hasil bahwa usahatani tembakau mitra maupun non mitra sebelum maupun pada masa pandemi Covid-19 sudah menguntungkan. Nilai R/C Ratio untuk petani mitra dan non mitra sebelum pandemi adalah 3,50 dan 2,73 serta 1,77 dan 1,52 pada masa pandemi. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan petani mitra dan petani non mitra. Pendapatan petani tembakau mitra lebih tinggi dibanding dengan petani tembakau non mitra saat sebelum pandemi maupun pada masa pandemi Covid-19.
Perilaku Wirausaha Pensiunan Perkebunan Kelapa Sawit Lisa Ariska Puriwara; Anak Agung Ngurah Wisnawa; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.34

Abstract

Peningkatan populasi yang menua dapat menciptakan tantangan sosial dan ekonomi.  Oleh sebab itu, diperlukan cara untuk meminimalisir permasalahan ini. Salah satu solusinya yaitu dengan meningkatkan kewirausahaan di kalangan pensiunan. Sayangnya tidak ada kebijakan jelas yang spesifik dan fokus untuk mendukung kewirausahaan pada penduduk di golongan usia pensiunan. Terlebih lagi di Indonesia, kewirausahaan pensiunan masih sangat jarang dibahas khususnya pada pensiunan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Maka, penelitian ini pada dasarnya merupakan bagian kajian yang ingin mengidentifikasi motivasi, intensi, dan hambatan berwirausaha bagi pensiunan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan bulan November-Desember 2021 di PT. Indotruba Tengah, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Responden dari penelitian ini adalah karyawan yang akan pensiun sebanyak 31 karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif. Motivasi dan Intensi responden akan dibagi ke dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah selanjutnya untuk melihat hubungan keduanya akan digunakan uji chi square dengan SPSS. Sedangkan hambatan akan dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi untuk bewirausaha tergolong tinggi yakni sebanyak 87% responden masuk kategori tinggi. Intensi berwirausaha juga tergolong tinggi yakni sebanyak 81% responden masuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui bahwa terdapat hubungan antara motivasi dengan intensi kewirausahaan. Sedangkan hambatan dengan frekuensi terbanyak yang dipilih oleh calon pensiunan untuk berwirausaha yaitu kurangnya modal untuk menciptakan usaha baru, kurangnya pelatihan atau penyuluhan akan kewirausahaan, dan kondisi kesehatan yang menurun.
Analisis Komparasi Pendapatan Usahatani Bawang Merah pada Lahan Irigasi dan Tadah Hujan di Kabupaten Pati Jawa Tengah Winda Im Muslifah; Agus Setiadi; Edy Prasetyo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.1

Abstract

Perbedaan sistem pengairan dan letak geografis pada lahan irigasi sederhana dan tadah hujan menyebabkan terdapat perbedaan pada nilai pendapatan petani bawang merah.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan produksi, biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usahatani bawang merah pada lahan irigasi sederhana dan tadah hujan di Kabupaten Pati. Metode penelitian menggunakan metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive). Metode penentuan sampel dilakukan dengan metode probability sampling dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Jumlah populasi sebanyak 876 petani. Responden kemudian dipilih secara random dari masing-masing sampel. Diperoleh responden penelitian ini sebanyak 15% dari populasi. Keseluruhan responden berjumlah 131  yang terdiri dari 47 responden dari lahan irigasi sederhana dan sebanyak 84 responden dari lahan tadah hujan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis pendapatan usahatani uji beda independen sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan pada lahan irigasi adalah Rp. 64.546.628,66 dan lahan tadah hujan adalah Rp. 46.666.583,33. Hasil analisis uji beda menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada biaya produksi, produksi, penerimaa, dan pendapatan antara lahan irigasi dan lahan tadah hujan dimana pendapatan pada lahan irigasi lebih besar dibandingkan dengan lahan tadah hujan. 
Strategi Pengembangan Usaha Mie Instan Probiotik dengan Metode Balanced Scorecard dan Blue Ocean Strategy (Studi Kasus pada UMKM Noodleku, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang) Firsta Koesdyah Mekasari; Dina Novia Priminingtyas
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.25

Abstract

Meningkatnya jumlah pesaing menyebabkan UMKM Noodleku seakan terjebak dalam kondisi persaingan yang sangat kompetitif karena kompetisi pasar. Minimnya inovasi dalam hal manajerial produksi dan operasi membuat strategi yang diterapkan perusahaan menjadi tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada. Oleh karena itu, diperlukan penelitian ini untuk melihat kondisi kinerja perusahaan. Tujuan dilakukan peneliian ini adalah untuk 1) Mengetahui kinerja produksi mie instan probiotik “Noodleku” pada UMKM Noodleku dengan metode Balanced Scorecard ; 2) Merumuskan rancangan strategi pengembangan untuk produk mie instan probiotik “Noodleku” pada UMKM Noodleku dengan metode Blue Ocean Strategy. Kinerja UMKM Noodleku dilihat dari empat perspektif yaitu perspektif keuangan, pelanggan, bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Sedangkan rekomendasi strategi berdasarkan hasil penelitian yaitu produsen perlu fokus terhadap faktor rasa, desain kemasan dan merek sehingga dapat diproduksi mie instan probiotik yang berkualitas dan berbeda dengan mie instan lainnya.