cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
MEDIAN
ISSN : 19797540     EISSN : 26144298     DOI : -
Core Subject : Education,
Median (Jurnal Ilmu Eksakta) adalah jurnal yang diterbitkan LPPM Univ. Muhammadiyah Sorong dan Fakultas Pertanian dengan frekuensi terbitan tiga kali dalam satu tahun, yakni februari, Juni dan Oktober. Ruang lingkup jurnal ini antara lain Agroteknologi, Perikanan, dan ilmu eksakta lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
Persepsi Pengunjung Tentang Objek Wisata Di Taman Wisata Alam Sorong Provinsi Papua Barat Maya Pattiwael; Yetty Siska Serkadifat
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.907 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i1.869

Abstract

AbstrakSuatu kawasan yang dijadikan sebagai tempat wisata tentu harus memiliki daya tarik tersendiri yang unik dan berbeda dengan kawasan wisata lainnya. TWA Sorong merupakan salah satu kawasan wisata yang masih terus dikembangkan untuk menarik minat wisatawan atau pengunjung untuk datang ke tempat tersebut. Peningkatan jumlah pengunjung di suatu lokasi juga tidak terlepas dari kepuasan pengunjung itu sendiri terhadap daerah yang dikunjungi. Pemilihan responden sebagai sampel penelitian dilakukan dengan metode Accidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 67 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara studi kepustakaan, observasi langsung di lapangan, serta pembagian kuesioner kepada pengunjung objek wisata di Taman Wisata Alam Sorong. Persepsi pengunjung tentang objek wisata di Taman Wisata Alam Sorong memberikan hasil yang positif untuk 4 indikator yaitu daya tarik (skor rata-rata 285,2 dengan kategori sangat baik), aksesibilitas (Skor rata-rata 260, kategori baik), fasilitas (Skor rata-rata 264,9 kategori baik) dan layanan tambahan (Skor rata-rata 241,5 dengan kategori baik) . Beberapa harapan yang disampaikan oleh responden terkait pengembangan lokasi tersebut ke depan yaitu berupa perbaikan fasilitas yang ada seperti penambahan tempat sampah dan adanya kebersihan toilet.
Strategi Pengembangan Agroforestri Dusung Di Negeri Hative Besar Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon Niny Jeni Maipauw; M Silaya; R Loppies
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.181 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i1.899

Abstract

Agroforestry adalah pendekatan terintegrasi memanfaatkan interaksi pohon dan belukar dengan tanaman pertanian dan atau peternakan. Agroforestry menggabungkan teknologi pertanian dan kehutanan untuk menciptakan kondisi yang lebih beranekaragam, produktif, sehat, menguntungkan dan system penggunaan lahan yang lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang mempengaruhi pengembangan agroforestry dan strategi pengembangan di Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon. Metode penelitian ini adalah metode survey dan wawancara. Data yang diperoleh melalui pengamatan langsung dan quisioner. Metode analisa adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan agroforestry dusung adalah vegetasi pohon, tanaman pangan, tanaman tahunan, sosial ekonomi petani, pengelolaan lahan tradisional yang disebut dusung. Penerapan dan pengembangan agroforestry dilakukan melalui analisa SWOT
Potensi Ekowisata Hutan Mangrove Klawalu Kota Sorong Papua Barat Lusye Naa; Charly B. Wanggai; Rima Herlina Siburian
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.95 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i2.924

Abstract

Klawalu merupakan salah satu daerah di Kota Sorong yang memiliki potensi mangrove yang masih terjaga secara alami. Sejalan dengan pengembangan pembangunan maka ekowisata merupakan alternatif yang perlu dipertimbangkan dalam menjaga ekosistim kawasan dengan tetap meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekowisata hutan mangrove Klawalu Kota Sorong. Metode yang digunakan adalah metode deskritif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara berpedoman pada analisis ADO-ODTWA Dirjen PHKA Tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kriteria obyek dan daya tarik kawasan memiliki nilai tertinggi dengan total skor 960. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan ekowisata mangrove Klawalu memiliki tingkat keunikan yang didukung oleh floran dan fauna penyusunannya dengan aksesisibilitas serta sarana dan prasarana penunjang serta ketersediaan air bersih yang dapat digunakan sebagai daerah pengembangan ekowisata yang sangat baik. Dari unsurur penilaian yang dilakukan baik terhadap aksesibilitas, kondisi lingkungan sekitar kawasan, maupun ketersediaan air bersih menunjukkan bahwa kawasan ini siap untuk menjadi destinasi wisata yang dapat dikembangkan.
Etnobotani Masyarakat Dalam Pemanfaatan Serat Kulit Melinjo Sebagai Bahan Baku Pembuatan Noken Di Kampung Esyo Distrik Aifat Kabupaten Maybrat azis maruapey; Ponisri Ponisri; Syarif Ohorella
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v12i2.963

Abstract

Tas rajutan tangan rakyat Papua, Noken, telah resmi masuk dalam daftar UNESCO warisan budaya. Pengakuan UNESCO akan mendorong upaya melindungi dan mengembangkan warisan budaya Noken. Inskripsi UNESCO ini membuat kami melakukan penelitian etnobotani pembuatan Noken oleh masyarakat di Kampung Esyo Distrik Aifat Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui etnobotani dan pengetahuan lokal (local knouwledge) masyarakat dalam memanfaatkan serat kulit pohon Melinjo, proses dan kriteria pengambilan bahan baku serta proses pembuatan Noken oleh masyarakat di Kampung Esyo Distrik Aifat Kabupaten Maybrat.  Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survey dan wawancara semi struktural (semi structural interview). Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan etnobotani pemanfaatan serat kulit pohon Melinjo dan disajikan dalam bentuk gambar.Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan serat kulit pohon Melinjo untuk pembuatan Noken oleh masyarakat Kampung Esyo ,,,,,’Distrik Aifat Kabupaten Maybrat, dengan memanfaatkan serat kulit pohon Melinjo dengan ukuran diameter antara 10 - 20 cm. Proses pengambilan serat dengan cara ditebang dan menguliti pohon tersebut. Perlakuan bahan baku melalui perendaman, penjemuran, penghalusan dan pewarnaan dengan maksud agar serat kulit kayu tidak cepat rusak dan lebih tahan lama (awet). Proses pembuatan Noken mengikuti pola sulaman dan anyaman, yang disesuaikan dengan pola dan ukuran Noken yang diinginkan. Pemberian warna Noken memakai pewarna alami dengan memanfaatkan beberapa jenis tumbuhan anggrek alam. Proses perajutan Noken dilakukan pada saat santai atau istirahat, tempat perajitan Noken bisa di rumah, pasar atau tempat pertemuan di kampung.
Kajian Karakteristik Morfometri Daerah Aliran Sungai Klawoguk Kota Sorong Berbasis Sistem Informasi Geografis Anif Farida; Irnawati Irnawati
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.256 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i2.1004

Abstract

DAS Klawoguk yang masuk dalam wilayah Kota Sorong mempunyai permasalahan yang selalu berulang yaitu banjir. Hampir setiap ada hujan yang jatuh dengan intensitas yang cukup tinggi akan mengakibatkan banjir di beberapa lokasi yang dekat dengan sungai. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi karakteristik morfometri DAS Klawoguk dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter morfometri yang dihitung adalah luas DAS, panjang sungai utama, kemiringan sungai utama, bifurcation ratio, form factor, circularity ratio, drainage density, texture ratio dan length of overland flow. Analisis spasial dilakukan dengan bantuan software MapInfo Professional 11.5 sedangkan analisis dekripstif kualitatif  dilakukan dengan cara mengkaji hasil perhitungan morfometri DAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas DAS Klawoguk 31,26 km2 dengan panjang sungai utama 20,61 km dan kemiringan sungai utama 0,01 (1 %). Nilai Rb (bifurcation ratio) sebesar 13,68, form factor sebesar 0,020 yang berarti bentuk DAS tidak bulat dan circularity ratio (Rc) 0,25 termasuk dalam kategori bentuk DAS memanjang. Kerapatan drainase 3,52 km/km2 masuk dalam kelas sedang, nilai texture ratio 3,87 dan nilai length of overland flow sebesar 1,76. Berdasarkan parameter morfometri tersebut DAS Klawoguk mempunyai kenaikan debit banjir yang cepat dengan air tidak tergenang terlalu lama, volume runoff yang dihasilkan juga cukup besar, kemampuan infiltrasi yang rendah dan durasi waktu yang diperlukan oleh aliran untuk mencapai outlet tidak terlalu cepat.
Pengaruh Pemberian Pupuk Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiate L.) Zulkarnain Sangadji; Mira Herawati Soekamto; Seljun Kayaru
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.584 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i2.1015

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh  dan dosis pemberian pupuk limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau.  Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan memggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan yang terdiri   dari s0  (Tanpa Perlakuan), s1 (15 ml  Limbah Tahu/tanaman), s2 (30 ml Limbah Tahu /tanaman), s3  (45ml limbah Tahu /tanaman) dengan 3 ulangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis keragaman ( ANOVA ) yang di lanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada tingkat kepercayaannya 0,05%. Hasil dari penelitian ini adalah Pemberian pupuk limbah cair memberikan pengaruh yang nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, jumlah biji per polong dan jumlah polong pertanaman, tetapi pada bobot 100 biji tidak menunjukkan pengaruh yang nyata. Perlakuan Dosis 45 ml limbah cair tahu/tanaman menghasilkan rata-rata tertinggi  pada umur 1,2,3 dan 4 MST pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, jumlah biji per polong, jumlah polong per tanaman dan bobot 100 biji.
Pertumbuhan Stek Batang Tumbuhan Obat Tali Kuning (Tinospora dissitiflora Diels) Pada Media Tanah Dan Pasir Yohanes Taam; Ana Tampang; Wahyudi Wahyudi
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.856 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i3.1033

Abstract

Tali kuning (Tinospora dissitiflora Diels) is medicinal plant endemic to New Guinea, widely used to prevent and cure malaria symptoms in Papua. In utilizing this plant, they harvest directly from the forest without planting. If this continue, it will become extinct. This research, therefore, is to investigate responds of cutting stem of Tali kuning planted on four media, soil, sand, and forest litter and their combinations. Variables consist of growing cuttings, callus cuttings, shoots cuttings, rooted cuttings and express in percent. The cuttings produce callus, shoots, and leaf are expressed in days. Numbers of leaf, roots, and tendrils (shoots enlengthen) are counted in sheets. Length of tendrils and roots are measured in cm. The results indicate that Tali kuning can be planted using cutting stem in the media tested. Soil media resulted the highest percentage of growing cuttings, callus, shoots, and rooted. Callus is produced at 16 days at average, shoots at 21 days, and leaf at 26 days. Each media produces a single tendril at average 27.44 cm in length, 15 roots with 5.84 cm long, and leaf of 8 sheets. Tukey test indicates that four planting media did not result significantly different for growth variable, except for the length of roots.Key words: Growth, cutting stem, Tali kuning, planting media
Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Lingkungan Di Kelurahan Amban Kabupaten Manokwari Agustina A Tanati; Rima Herlina Siburian; Agustinus A Murdjoko
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.398 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i3.1099

Abstract

Pengelolaan lingkungan pada kelurahan Amban merupakan suatu hal yang menarik karena kawasan ini merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Kabupaten Manokwari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap pengelolan lingkungan pada kawasan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan metode deskriptif dengan pembagian kasus atas enam kategori penilaian, dan didukung oleh data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat yang berada pada kelurahan Amban sangat setuju terhadap pola perencanaan pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan serta penegakan hukum yang dilakukan pada wilayah ini. Data ini diperoleh dari tiga wilayah yang tersebar pada wilayah Kelurahan Amban Manokwari.   
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Publik pada Kawasan Perkotaan Bintuni di Wilayah Distrik Manimeri Jendro Edy Wibowo; Wahyudi Wahyudi; Rima Herlina Siburian
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.207 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i3.1100

Abstract

Meskipun merupakan daerah otonomi baru, ketersediaan ruang terbuka hijau di pusat pemerintahan Teuk BintunimemenuhikriteriaPeraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05 tahun 2008. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersedian ruang terbuka hijau saat ini dan menperkirakan kebutuhan untuk sepuluh tahun kedepan dengan  pendekatan jumlah penduduk. Metode survey lapangan, pemetaan menggunakan Citra Satelit Resolusi Sangat Tinggi dan Citra lansat serta  softawar GIS digunakan untuk menganalisis data digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau publik pada kawasan perkotaan diwilayah distrik Manimeri terdiri dari hutan kota (22,12 ha) sudah terpenuhi, jalur hijau jalan (17,94 ha), lapangan olahraga (4,56 ha), median jalan (0,914 ha), sempadan sungai (155,15 ha), taman kelurahan (0,21 ha) dan taman pemakaman umum (1,77 ha).  Kebutuhan ruang terbuka hijau publik berdasarkan pendekatan jumlah penduduk sepuluh tanun kedepan bagi Taman rukun tetangga 0,95 ha, Taman rukun warga 0,48 ha, Taman kelurahan/kampung 0,29 Ha. Taman kecamatan/distrik 0,1902 ha dan Taman kota 0,2853 ha.  Pemenuhan kriteria RTH publik berdasarlan Permen PU No 05 Tahun 2008, untuk jenis RTH hutan kota secara umum terpenuhi, jenis RTH jalur hijau jalan seluruhnya terpenuhi, jenis RTH median jalan secara umum tidak terpenuhi, jenis RTH sempadan sungai seluruhnya terpenuhi, jenis RTH taman kelurahan secara umum tidak terpenuhi dan jenis RTH taman pemakaman umum secara umum tidak terpenuhi.
Partisipasi Masyarakat Terhadap Tanaman Pala (Myristica fragrans) Di Kampung Kamandur Tetar Distrik Wartutin Kabupaten Fakfak Lanny Wattimena; Yetti Serkadifat; Terry Kabes
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.219 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i3.1103

Abstract

Hutan merupakan sumber kekayaan alam dan sumber penyangga bagi kehidupan. Hutan dapat menghasilkan hasil hutan kayu dan hasil hutan non kayu. Pala merupakan salah satu hasil hutan hasil hutan non kayu yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Oleh sebab itu dibutuhkan partisipasi dari berbagai kalangan baik masyarakat kampung maupun pemerintah melalui dinas terkait.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi masyarakat terhadap tanaman pala (Myristica fragrans) di Kampung Kamandur Tetar Distrik Wartutin Kabupaten Fak-fak, serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat terhadap tanaman pala.Kampung Kamandur Tetar Distrik Wartutin Kabupaten Fak-fak merupakan lokasi penelitian, yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2020. Objek yang diteliti tentang partisipasi masyarakat terhadap tanaman pala (Myristica fragrans). Metode wawancara dan observasi digunakan untuk pengumpulan data. Data yang diperoleh, dianalisis secara deskriptif, dan ditampilkan melalui tabel dan gambar. Hasil penelitian menunjukan bahwa Masyarakat Kampung Kamandur Tetar berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian dan pengolahan tanaman pala. Partisipasi dilaksanakan dalam bentuk perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian kegiatan, serta pemanfaatan hasil. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat terhadap tanaman pala adalah jenis kelamin, tingkat umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan lama tinggal.

Page 6 of 13 | Total Record : 129