cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
MEDIAN
ISSN : 19797540     EISSN : 26144298     DOI : -
Core Subject : Education,
Median (Jurnal Ilmu Eksakta) adalah jurnal yang diterbitkan LPPM Univ. Muhammadiyah Sorong dan Fakultas Pertanian dengan frekuensi terbitan tiga kali dalam satu tahun, yakni februari, Juni dan Oktober. Ruang lingkup jurnal ini antara lain Agroteknologi, Perikanan, dan ilmu eksakta lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
Sifat Organoleptik Bakso Pada Berbagai Rasio Perbandingan Daging Sapi Dan Babi Charliany Hetharia; Yerrynaldo Loppies; Herman Handu
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.03 KB) | DOI: 10.33506/md.v13i1.1112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio antara daging sapi dan daging babi yang disukai serta untuk mengetahui pengaruh rasio antara daging sapi dan daging babi terhadap sifat organoleptik bakso yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan rasio presentasi daging sapi dan daging babi yang berbeda yaitu  P1 (75% daging sapi : 25% daging babi),   P2 (50% daging sapi : 50% daging babi), P3 (25% daging sapi : 75% daging babi), K1 (kontrol bakso sapi) dan K2 (kontrol bakso babi)  dan 35 panelis  sebagai ulangan. Peubah yang diamati adalah sifat organoleptik berupa warna, aroma, tekstur, rasa dan kekenyalan. Data yang diperoleh dianalisa dengan metode Kruskal-Wallis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan rasio daging sapi dan daging babi berpengaruh nyata pada taraf (P<0,05) terhadap sifat organoleptik warna dan kekenyalan tetapi tidak berpengaruh terhadap sifat organoleptik aroma, rasa dan tekstur. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa rasio antara daging sapi dan daging babi yang disukai serta memberikan pengaruh terhadap sifat organoleptik adalah P2 (50% daging sapi : 50% daging babi)
Analisis Kemampuan Lahan dan Kesuburan Tanah Pada Lahan Perencanaan Kebun Percobaan Universitas Muhammadiyah Sorong di Kelurahan Sawagumu Kecamatan Malaimsimsa Nurul Fajeriana M; Ranti Wijaya
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.893 KB) | DOI: 10.33506/md.v12i3.1130

Abstract

  Kebun percobaan merupakan salah satu unsur penunjang utama dalam kegiatan akademik pada Universitas Muhammadiyah Sorong. Tidak hanya peruntukannya untuk dosen tetapi juga untuk mahasiswa dalam melakukan praktikum, penelitian, pengkajian maupun pengembangan pertanian yang ada. Kebun percobaan pada fungsinya harus mendukung segala bentuk aktifitas dalam bidang akademik, terkhusus dalam ilmu pertanian. Dalam hal ini karakteristik lahan dan juga status hara sangat penting untuk dikaji sehingga diperoleh kebijakan dalam arah pemanfaatan lahan. Penelitian ini dilakukan selama 7 bulan yang berlangsung dari bulan April hingga Oktober 2020 dengan metode survey dan pengambil sampel tanah secara Simple Random Sampling di lahan perencanaan Kebun Percobaan Universitas Muhamadiyah Sorong di Jl. Arteri Kelurahan Malaingkeidi, Kecamatan Sawagumu Kota Sorong dan olah data kesuburan tanah berdasarkan analisis kimia tanah dari Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah, Departemen Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Dari hasil status hara memiliki unsur hara untuk pertumbuhan tanaman sangat rendah hingga sedang. Dan untuk Kelas Kemampuan Lahan masuk dalam kelas V dengan faktor pembatas genangan, iklim dan darinase tanah. Oleh karena itu diberikan rekomendasi perbaikan yakni dengan pembajakan dan perataan tanah, pembuatan gundukan atau bedengan serta penutupan tanah dengan bahan organik. Hal ini dimaksudkan agar dapat memaksimalkan penggunaan lahan untuk peruntukan pertanian yang lestari.
Keberlanjutan Agroindustri Pala Fakfak : a Sistematic Literature Review (SLR) Josina Waromi
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v13i1.1151

Abstract

Salah satu tanaman perkebunan yang menjadi komoditi unggulan Provinsi Papua Barat adalah adalah tanaman pala yang dominan tumbuh di Kabupaten Fakfak. Potensi pengembangan pala Fakfak menjadi produk agroindustry yang bernilai jual tinggi dan keberlanjutannya menjadi hal yang penting. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengkaji keberlanjutan agroindustry pala Fakfak berdasarkan empat indikator yaitu ketersediaan bahan baku pala Fakfak, perubahan preferensi konsumen terhadap produk turunan pala Fakfak, karakteristik pesaing dalam agroindustry pala Fakfak dan sumberdaya manusia yang mengolah pala Fakfak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan PRISMA (Preferred Reporting items for Sistematic Review and Meta-Analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa dari 213 jurnal yang diunduh terdapat 17 jurnal yang meneliti tentang pala Fakfak, namun dari 17 jurnal tersebut yang memenuhi kriteria Inklusi dan Ekskluis hanya 9 jurnal. Berdasarkan 9 jurnal tersebut, menjelaskan bahwa ketersediaan Pala Fakfak sebagai bahan baku untuk kegiatan agroindustry cukup tersedia, sedangkan preferensi konsumen masih rendah dikarenakan konsistensi dalam rasa dan kemasan. Terkait pesaing dan sumberdaya manusia, diperoleh informasi bahwa pesaing dalam perdagangan buah pala berada dalam pasar Oligopsoni sedangkan pesaing produk olahan dari kegiatan agroindustry terjadi dalam pasar persaingan sempurna. Mengenai sumberdaya manusia masih perlu ditingkatkan dalam penggunaan teknologi dan managemen.  Dengan demikian terkait keberlanjutan agroindustry hanya ketersediaan bahan baku yang dapat mendorong terjadi keberlanjutan agroindustry Pala Fakfak.
Pengaruh Karakteristik Responden dengan Keterampilan Petani dalam Mengolah Limbah Hasil Pertanian di Kampung Majener Kabupaten Sorong Febrianti Rosalina; Niny Jeni Maipauw
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.855 KB) | DOI: 10.33506/md.v13i1.1174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar karakteristik petani dengan keterampilannya dalam mengolah limbah hasil pertanian dalam meningkatkan kesuburan tanah khususnya pada masyarakat petani di Kampung Majener, Kabupaten Sorong. Jenis penelitian adalah penelitian survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, survei dan dokumentasi. Data hasil penelitian kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keterampilan dengan jenjang Pendidikan terakhir memiliki tingkat keterhubungan yang siginifikan sebesar 0,085 dengan korelasi sebesar 0,320 dibandingkan dengan 3 aspek lainnya, hal ini memperlihatkan bahwa penguasaan keterampilan oleh petani menjadi sebuah hal yang sangat menunjang kemampuan petani dalam mengolah limbah hasil pertanian secara mandiri yang dilandasi oleh tingkat/jenjang Pendidikan terakhir dari petani itu. Artinya keberhasilan petani dalam mengolah limbah hasil pertanian ditunjang oleh jenjang Pendidikan yang baik pula dan dapat berdampak pada kesejahteraan para petani dimasa yang akan datang.
Analisis Respon Masyarakat Terhadap Dampak Aktivitas Penambangan Pasir Dan Batu Di Sungai Berni Desa Sumberasri kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar Tamara Pingki
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.736 KB) | DOI: 10.33506/md.v13i1.1197

Abstract

ABSTRACTSand and stone mining activities along the Berni River in Sumberasri Village, Nglegok District, Blitar Regency are still ongoing, so that the impact on the community is increasingly being felt. The real impact felt by the community is landslides and erosion. The purpose of this study was to analyze the community's response to the impact of sand and rock mining activities in the Berni River, Sumberasri Village, Nglegok District, Blitar Regency. The method used is a survey by conducting interviews with 40 residents who live around the Berni River, Sumberasri Village, Nglegok District, Blitar Regency. Based on the data analysis that has been carried out and explained, most of the people living around the mining area are not disturbed by mining activities because sand and rock mining is their main livelihood. There are 80% of people living in mining areas who admit that mining activities do not interfere with their activities, 90% of people who live in mining areas admit that their health is not disturbed, and 80% of people who live in mining areas admit that they have benefited from sand and rock mining activities. the. However, they all realized that the mining of sand and rock was causing losses, namely that more roads were damaged and erosion and landslides were frequent. Keywords: Mine, Sand and Stone. ABSTRAKAktivitas penambangan pasir dan batu di sepanjang Sungai Berni di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar masih berlangsung sampai saat ini, sehingga dampak di masyarakat semakin dirasakan. Dampak nyata yang dirasakan masyarakat adalah longsor dan erosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis respon masyarakat terhadap dampak aktivitas penambangan pasir dan batu di Sungai Berni, Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan adalah survei dengan melakukan wawancara terhadap 40 warga yang tinggal di sekitar Sungai Berni, Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dan dijelaskan, sebagian besar masyarakat yang tinggal di sekitar area pertambangan tidak mendapat gangguan akibat aktivitas penambangan karena penambangan pasir dan batu tersebut merupakan mata pencaharian utama mereka. Terdapat 80% masyarakat yang tinggal di area pertambangan mengakui bahwa aktivitas penambangan tidak mengganggu aktivitas mereka, 90% masyarakat yang tinggal di area pertambangan mengakui bahwa kesehatan tidak terganggu, dan 80% masyarakat yang tinggal di area pertambangan mengaku mendapat manfaat dari kegiatan penambangan pasir dan batu tersebut. Namun, mereka semua menyadari bahwa penambangan pasir dan batu tersebut menyebabkan kerugian, yaitu semakin banyak jalan yang rusak serta sering terjadi erosi dan longsor. Kata kunci: Tambang, Pasir dan Batu.
The Role of the Food Crops, Horticulture and Plantation Office of Sorong Regency in the Farmers Group in Salawati District Ivonne M. Leiwakabessy
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v13i1.1203

Abstract

Life that comes from food must inevitably be fulfilled, the involvement of the local economy will inevitably bring serious challenges. So it is reasonable to say that globalization will bring benefits if the response of national and local governments can properly mobilize local resources. The resources that are owned in relation to farming groups cannot be separated from the role of local governments in efforts to improve a decent life for farmers and the farming groups themselves. The research was carried out at the Food Crops, Horticulture and Plantation Service of Sorong Regency against the Farmers Group in Salawati District from June to September 2020. This research used descriptive methods by survey and cross sectional methods which used samples from the Department of Agriculture and farming groups in the District. Salawati. The analysis used is a Likert scale and a frequency table. Based on the results of the analysis, the role of the Agricultural Instructor as Motivator, Facilitator, Communicator and Innovator is in the very good category, while the participation of farmers in the role of the Dinas is in the Good category. Thus the suggestion that is conveyed is the active role of every institution involved both as extension workers and farmers who are pro-active in carrying out their duties and responsibilities. This score or number will be at 100 percent if all parties can carry out the function properly.
Climate Village Adaptation in Sindang Jaya Village and South Manokwari Waroser Rony Gerits; Rudi A Maturbongs; Rima Herlina Siburian
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.777 KB) | DOI: 10.33506/md.v13i2.1245

Abstract

The purpose of writing is to compare the implementation of climate village program adaptation activities in Sindang Jaya and Waroser villages, South Manokwari Regency. This study uses a descriptive method with multiple regression analysis to determine the factors that most influence the implementation of adaptation activities in these two adjacent villages. This study indicates that in Kampung Sindang Jaya and Kampung Waroser, there are several adaptation activities, including drought, flood, and landslide control, actions to increase food security, and disease control activities. The age variable is a value that partially negatively affects climate change adaptation activities in Sindang Village. In contrast, for Waroser Village, age, education, and information media variables significantly affect people's attitudes towards climate change adaptation activities.
Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Oleh Masyarakat di Kampung Malagufuk Distrik Makbon Kabupaten Sorong Maya Pattiwael; Yetty Serkadifat; Ema Hindom
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.629 KB) | DOI: 10.33506/md.v13i2.1321

Abstract

AbstrakTingkat pemanfaatan Hasil Hutan bukan Kayu (HHBK) oleh masyarakat yang cukup tinggi, perlu diimbangi dengan pengelolaan hutan yang lestari untuk pemanfaatan yang berkelanjutan. Hal tersebut tentu akan terwujud dengan adanya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya hutan yang ada. Mayarakat kampung Malagufuk memanfaatkan HHBK untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Data mengenai pemanfaatan HHBK yang dilakukan perlu diketahui secara pasti agar upaya pembudidayaan dan pemanfaatannya dapat dilakukan lebih terencana dan terfokus sehingga pengembangan HHBK di kampung tersebut dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis hasil hutan bukan kayu yang dimanfaatkan dan cara pemanfaatannya oleh masyarakat Kampung Malagufuk Distrik Makbon Kabupaten Sorong. Responden dalam penelitian ini sebanyak 15 Kepala Keluarga dengan pengumpulan data menggunakan metode wawancara, studi pustaka dan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis HHBK yang dimanfaatkan masyarakat Kampung Malagufuk berupa sagu (Metroxylon sagu), rotan (Calamus sp.), bambu (Bambusa sp.), daun tikar (Pandanus sp.), daun gatal (Laportea decumana), Aren (Arenga pinnata), kulit lawang (Cinnamomum culilaban) ; sayur-sayuran seperti melinjo (Gnetum gnemon) dan buah-buahan seperti cempedak (Artocarpus integer), jambu (Syzygium malacensis), langsat (Lansium domesticum), matoa (Pometia pinnata), kemiri (Aleurites moluccana), buah merah (Pandanus conoideus), sirih (Piper betie), dan pinang (Arreca catechu). Masyarakat memanfaatkan HHBK untuk memenuhi kebutuhan hidupnya karena selain dikonsumsi, mereka juga terkadang menjual hasil olahan dari HHBK tersebut. Selain itu, pengambilan HHBK oleh masyarakat dilakukan dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan. Jenis-jenis HHBK yang diambil sering diimbangi dengan penanaman kembali agar keberadaannya tidak habis.
Bioakumulasi Logam Tembaga (Cu) Dan Kadmium (Cd) Pada Kerang Karawauw (Batissa violacea) Di Sungai Wosimi Teluk Wondama Bertha Mangallo; Fiandani Mufidah
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 3 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.986 KB) | DOI: 10.33506/md.v13i3.1345

Abstract

Kerang Batissa violacea dikenal sebagai Kerang Karawauw merupakan salah satu sumber daya perairan Teluk Wondama yang dikonsumsi dan mempunyai nilai ekonomi. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas pelayaran serta perikanan berdampak pada kualitas perairan disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam Cu dan Cd dalam air, sedimen, dan Kerang Karawauw (Batissa violacea) di Sungai Wosimi dan mengetahui tingkat bioakumulasi Kerang Karawauw (Batissa violacea) terhadap logam Cu dan Cd di sungai Wosimi. Metode pengambilan sampel Kerang Karawauw menggunakan metode random sampling, sampel air dan sedimen diambil pada lokasi yang sama dengan lokasi pengambilan sampel kerang. Kandungan logam Cu dan Cd dalam sampel air, kerang dan sedimen dianalisis menggunakan Atomic Absorbance Spectrofotometer (AAS). Konsentrasi logam Cu dalam air berkisar antara <0,0001 - 0.0094 mg/L, konsentrasi logam Cu dalam sedimen berkisar antara 2,60 - 29,74 mg/kg, konsentrasi logam Cu dalam kerang berkisar antara 9,0335 - 34,9200 mg/kg. Konsentrasi logam Cd dalam air berkisar antara <0,0001 - 0.0113 mg/L, konsentrasi logam Cd dalam sedimen berkisar antara <0,0001 -  6,54 mg/kg, sedangkan konsentrasi logam Cd dalam kerang adalah < 0,0001 mg/kg pada semua lokasi kajian. Nilai BAFo-w tertinggi untuk logam Cu terdapat pada lokasi IV (K2) sebesar 6020,48 tergolong tingkat akumulasi tinggi, sedangkan nilai BAFo-s tertinggi untuk logam Cu terdapat pada lokasi III (K2) sebesar 8,81 atau tergolong tingkat akumulasi rendah.
Pengetahuan Lokal Suku Mpur Memanfaatkan Enau (Arenga pinnata) Sebagai Pemantik Api Yohanes Yoseph Rahawarin
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 3 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.354 KB) | DOI: 10.33506/md.v13i3.1353

Abstract

Pengetahuan lokal suku Mpur merupakan sebuah kearifan dalam pengalaman hidup masyarakat suku Mpur berinteraksi dengan lingkungan alam sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengetahuan suku Mpur dalam memanfaatkan pohon Enau (Arenga pinnata), khususnya kearifan dalam membuat pemantik api. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku Mpur memanfaatkan pohon Enau dalam 4 bentuk yaitu sebagai bahan makanan, bahan minuman, bahan perobat rumah tangga dan pemantik api (Manem). Tujuan pemanfaatan pohon Enau adalah untuk dikonsumsi sendiri dan dijual kepada warga lainnya. Pengetahuan lokal mengenai pembuatan Manem dilakukan melalui 6 tahapan proses pengolahan miang pelepah menjadi manem, yaitu a) pemilihan pohon; b) pelepasan pelepah dan pengikisan; c) pembersihan miang dan penjemuran; d) pembakaran kulit pisang sebagai bahan pencampur; e) pencampuran dan pemadatan kulit pisang dan miang lalu dijemur; f) pengisian hasil olahan ke dalam bambu dan siap digunakan sebagai manem

Page 7 of 13 | Total Record : 129