cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,694 Documents
Public Relations Strategy Of Sidomulyo Village Government In Maintaining A Positive Image In Sibiru-Biru District, Deli Serdang Regency Rendi Ramadhan; Muhammad Alfikri Matondang
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1933-1941

Abstract

This study aims to determine the Public Relations strategies employed by the Sidomulyo Village Government to maintain a positive image in Sibiru-Biru District, Deli Serdang Regency. This study employed qualitative methods with a descriptive approach. Eight informants were selected using purposive sampling. These included the Village Head, Village Secretary, BPD Chair, community leaders, village residents, and Karang Taruna (Youth Organization) administrators. Data collection involved observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the Sidomulyo Village Government implements various Public Relations strategies through two-way communication with the community, holding village meetings, information transparency, utilizing social media as a means of public communication, and providing responsive public services. These strategies have been effective in increasing public trust in the village government, thereby maintaining its positive image. Supporting factors for these strategies include communicative leadership, support from community organizations, transparent budget management, and community participation. Inhibiting factors include limited human resources, low digital literacy among some residents, and unequal community participation.
Komunikasi Dalam Ritual Dan Budaya Pada Upacara Rambu Tuka’ Syukuran Tongkonan Oleh Masyarakat Toraja Inveren Three Bethris Yan Allolinggi; Adi Nugroho; Rayhan Ahmad Zaki
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2083-2089

Abstract

Rambu Tuka’ dalam acara syukuran rumah adat Tongkonan merupakan bentuk komunikasi budaya yang sangat penting bagi masyarakat Toraja untuk menegaskan jati diri dan memperkuat kebersamaan sosial. Namun, di tengah perkembangan zaman dan perubahan cara berpikir generasi muda, pemahaman terhadap symbol-simbol dalam ritual ini mulai mengalami penurunan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pola komunikasi dalam upacara Rambu Tuka’ berlangsung serta bagaimana ritual tersebut membentuk dan mempertahankan identitas budaya masyarakat di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi dalam ritual Rambu Tuka’ berfungsi sebagai sistem symbol yang menyampaikan nilai rasa syukur, asal-usul keluarga, dan pengakuan status sosial. Meskipun dikalangan generasi muda terjadi pergeseran makna dari pemahaman yang mendalam ke arah yang lebih melihat sisi penempilan atau estetika, akibat keterbatasan pemahaman bahasa dan pengaruh teknologi digital, ritual ini tetap berperan penting dalam menanamkan identitas budaya. Temuan penelitian ini juga memperlihatkan adanya usaha dari generasi tua untuk menyesuaikan cara penyampaian makna ritual, sementara generasi muda melakukan adaptasi melalui media digital sebagai bentuk upaya mempertahankan budaya. Kesimpulannya, bahwa Rambu Tuka’ bukan hanya sekadar tradisi perayaan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat Toraja untuk merundingkan dan menjaga identitas mereka, dengan menghubungkan nilai-nilai masa lalu dengan kehidupan modern saat ini.
Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Wisata Geopark Ranah Minang Silokek Di Nagari Kumanis Evi Lutfiana Sa’diah; Rudi Febriamansyah; Devi Analia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2130-2139

Abstract

Nagari Kumanis merupakan salah satu nagari dalam kawasan Geopark Ranah Minang Silokek yang memiliki potensi wisata dan produk ekonomi kreatif, namun jumlah kunjungan wisatawannya belum sebanding dengan sumber daya yang tersedia. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi wisata dan merumuskan strategi pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi wisata di Nagari Kumanis. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif terhadap 94 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis potensi wisata dilakukan dengan Importance Performance Analysis (IPA) terhadap komponen wisata 4A, yaitu attraction, amenities, accessibility, dan ancillary, sedangkan perumusan strategi menggunakan Logical Framework Analysis (LFA) melalui Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 indikator yang dianalisis, terdapat 10 indikator pada Kuadran I (prioritas utama) yang didominasi komponen amenitas dan aksesibilitas sehingga menjadi prioritas utama perbaikan. Nagari Kumanis unggul pada komponen atraksi dan ancillary, tetapi masih lemah pada amenitas dan aksesibilitas. Strategi pengembangan yang direkomendasikan adalah meningkatkan alokasi anggaran APBD untuk perbaikan infrastruktur wisata serta membangun kemitraan dengan pemerintah dan pihak swasta untuk mengembangkan paket wisata dan menyelenggarakan event wisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal masyarakat secara berkelanjutan
Komunikasi Duka dalam Ruang Digital: Strategi Ekspresi Duka Pasca Kehilangan Anggota Keluarga Riska Ulfaziah; Adi Nugroho
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2090-2099

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi duka individu yang mengalami kehilangan anggota keluarga dan mengekspresikan kesedihan melalui mediamengeksplorasi  sosial, khususnya Instagram. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis dan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), penelitian ini pengalaman hidup lima informan yang secara aktif menggunakan ruang digital sebagai sarana coping emosional. Temuan menunjukkan bahwa praktik berkabung digital tidak hanya berfungsi sebagai wadah ekspresi, tetapi juga sebagai mekanisme untuk mempertahankan ikatan berkelanjutan dengan almarhum, sesuai dengan Continuing Bonds Theory. Media sosial memfasilitasi pengelolaan memori, penataan ulang relasi simbolik, serta penciptaan ruang reflektif bagi individu yang berduka. Namun, penelitian ini juga mengungkap ambivalensi ruang digital, di mana dukungan empatik sering kali bersifat dangkal dan diatur oleh norma sosial mengenai bagaimana kesedihan seharusnya dikomunikasikan. Dalam konteks budaya kolektivis, duka dipahami sebagai proses relasional yang tidak linear, sarat negosiasi makna, dan dipengaruhi oleh nilai keluarga serta ekspektasi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi duka digital merupakan praktik sosial-budaya yang kompleks, bukan sekadar fenomena teknologi.