cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,694 Documents
Pengelolaan Kearsipan Surat Pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Risa Fauzia Waly; L.M. Azhar Sa'ban; Herman Lawelai
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1581-1588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan kearsipan surat pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Buton. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian mencakup lima tahapan siklus hidup arsip, yaitu penciptaan arsip, pemanfaatan dan penataan arsip, penyimpanan dan penemuan kembali arsip, pemindahan arsip, serta penyusutan dan pemusnahan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan kearsipan telah berjalan, namun belum optimal. Pada tahap penciptaan arsip, proses administrasi telah dilaksanakan tetapi belum terstandarisasi dan terintegrasi. Pemanfaatan arsip telah mendukung kegiatan administrasi, namun penataannya belum sistematis. Penyimpanan arsip belum berbasis klasifikasi yang jelas sehingga menyulitkan penemuan kembali. Pemindahan arsip belum dilakukan secara optimal akibat tidak adanya jadwal retensi arsip. Sementara itu, penyusutan dan pemusnahan arsip belum dilaksanakan secara sistematis sehingga terjadi penumpukan arsip. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kelemahan utama terletak pada belum diterapkannya prinsip manajemen arsip secara menyeluruh, terutama dalam aspek standarisasi, pengendalian, dan pengelolaan siklus hidup arsip. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyusunan standar operasional prosedur, penerapan sistem klasifikasi arsip, serta pengembangan sistem kearsipan berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan arsip.
Diplomasi Publik Jepang Melalui Pemanfaatan JKT48 Dalam Penyebaran Budaya Pop Jepang Di Indonesia Aaron Christiansen Hitijahubessy; Marvel Adityo; Helga Yohana Simatupang
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2071-2082

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian dalam menggambarkan seberapa besar peran JKT48 yang menjadi alat diplomasi publik Pemerintah Jepang dalam penyebaran budaya Jepang di Indonesia. Dalam buku berjudul “Strategic Publics in Public Diplomacy: A Typology and a Heuristic Device for Multiple Public” karangan Andreas Pacher menyebutkan bahwa diplomasi publik menjelaskan bahwa praktik diplomasi publik dapat dijabarkan secara terstruktur melalui model teori tiga tingkat yang meliputi 1) Government to government, 2) Immediate strategic publics, dan 3) Mass public. Metode penelitian yang digunakan penulis terhadap kasus Diplomasi Publik tersebut menggunakan metode kualitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner terhadap komunitas terkait dan melalui buku dan jurnal terkait. Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis dapat menunjukan bahwa sebagian besar dampak dan pengaruh JKT48 berasal dari antusias masyarakat terutama kaum remaja terkait budaya Jepang yang dibawakan JKT48 melalui genre musik J-Pop. Sebagai alat diplomasi Pemerintah Jepang, JKT48 melakukan pendekatan dengan menghadiri acara bertajuk budaya Jepang dan membuat konser-konser dari pihak JKT48. Berdasarkan upaya-upaya tersebut JKT48 secara langsung telah menyebarkan budaya-budaya khas Jepang.
Analisis Implementasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Dalam Meningkatkan Ketahanan Masyarakat Desa Definitif Endrina Kartini Mendrofa; Efriza Efriza; Muhammad Irvan Mahmud Asia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1798-1808

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga memerlukan upaya pengurangan risiko bencana yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas dan ketahanan masyarakat. Program Desa Tangguh Bencana (Destana) dikembangkan sebagai salah satu strategi berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat desa dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Desa Tangguh Bencana (Destana) dalam meningkatkan ketahanan masyarakat desa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, artikel ilmiah, laporan resmi, dan dokumen pendukung lainnya, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Destana berperan dalam meningkatkan ketahanan masyarakat desa melalui penguatan kapasitas, kesiapsiagaan, partisipasi masyarakat, dan kelembagaan dalam pengurangan risiko bencana. Keberhasilan implementasi program ditentukan oleh komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Tantangan implementasi masih berkaitan dengan keterbatasan sumber daya dan struktur birokrasi yang berdampak pada belum optimalnya integrasi Program Destana ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa), Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa), dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa). Integrasi Program Destana ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa menjadi prasyarat penting untuk mendukung keberlanjutan program serta memperkuat ketahanan masyarakat desa terhadap bencana
Evaluasi Kebijakan Tata Kelola Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir di Kota Batam Rizca Fiolanda; Darmanto Darmanto; Teni Listiani
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1713-1723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Peraturan Wali Kota Batam Nomor 52 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir di Kota Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode evaluasi kebijakan berdasarkan kriteria William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi literatur yang melibatkan Dinas Perhubungan Kota Batam, juru parkir, masyarakat, dan pengamat kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan parkir di Kota Batam belum berjalan optimal. Permasalahan utama meliputi kebocoran retribusi, penggunaan sistem manual, lemahnya pengawasan, keberadaan parkir liar, serta rendahnya kualitas pelayanan parkir. Selain itu, kebijakan dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Faktor penghambat lebih dominan dibanding faktor pendukung, terutama terkait keterbatasan sumber daya, rendahnya transparansi, dan lemahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan reformasi kebijakan melalui digitalisasi sistem parkir, penguatan pengawasan, revisi regulasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar pengelolaan parkir lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Digital Mediatization and Islamic Political Mobilization: A Bibliometric Study of Global Literature Irman Puansah; Effan Zulfiqar; Soritua Ritonga; Arifana Arifana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1634-1648

Abstract

This study examines the global scholarly landscape on the mediatization of religion and the political mobilization of Islam in the digital era through a bibliometric approach to Scopus-indexed publications from 2015 to 2025. The primary aim of this research is to systematically map publication trends, thematic cluster structures, geographic distribution of authors, as well as the most influential journals and academic actors in the field. Using VOSviewer for data visualization, the analysis reveals a steady increase in publication volume over the past decade, predominantly driven by academic institutions in the Global North, such as the United States, Australia, and Germany. Nevertheless, international collaboration between countries remains limited. Thematic mapping identifies key terms such as Islam, politics, social media, and Islamophobia as interconnected within issues of identity, power, and digital activism. Journals such as The Muslim World and Contemporary Islam emerge as central nodes in the dissemination of knowledge. These findings suggest that while the field continues to grow, there remains a geographic and conceptual imbalance in representation. Therefore, broader participation from scholars in the Global South, integration of interdisciplinary approaches, and the strengthening of inclusive and contextual knowledge production frameworks are essential for a more comprehensive understanding of digital Islam and symbolic politics in the new media era.
Mitigasi Bencana Kebakaran Padat Perkotaan (Studi Kelurahan Bataraguru Kota Baubau) Mustari Mustari; Herman Lawelai; L.M. Azhar Sa'ban
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1544-1551

Abstract

Kebakaran perkotaan menimbulkan risiko serius bagi kehidupan, properti, dan lingkungan, terutama di daerah padat penduduk. Penelitian ini mengkaji upaya mitigasi bencana di kawasan Bataraguru, Kota Baubau, yang merupakan salah satu pemukiman padat penduduk yang rentan terhadap bahaya kebakaran. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi kesiapsiagaan masyarakat, strategi mitigasi, dan peran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan telah menerapkan berbagai inisiatif mitigasi berbasis masyarakat, termasuk program penjangkauan, pelatihan pencegahan kebakaran, dan simulasi tanggap bencana. Upaya ini berfokus pada peningkatan kesadaran publik, penguatan pengetahuan tentang pencegahan kebakaran dan tanggap darurat, serta mengembangkan kemampuan masyarakat untuk bertindak efektif selama insiden kebakaran. Kegiatan pelatihan menekankan penggunaan alat pemadam api ringan, prosedur evakuasi yang aman, dan praktik pencegahan rumah tangga untuk mengurangi risiko di daerah padat penduduk. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa mitigasi bencana kolaboratif, menggabungkan pendidikan publik, koordinasi kelembagaan, dan partisipasi lokal, sangat penting untuk mengurangi kerentanan permukiman perkotaan terhadap bencana kebakaran. Peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan publik melalui keterlibatan berkelanjutan dapat secara signifikan meningkatkan ketahanan dan keselamatan perkotaan di Kota Baubau.
Persepsi Tenaga Kesehatan Pada Sistem Aplikasi Digital Dalam Penerbitan Izin Praktek Di Mal Pelayanan Publik Kota Manado Weln Fernandes Sielvia Weol; Femmy M. G Tulusan; Very Y Londa; Johny R. E Tampi; Grace Jane Waleleng
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2056-2070

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan pemerintah. Salah satu implementasinya adalah penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Terpadu (SIP2T) pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Manado dalam proses penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi tenaga kesehatan terhadap penggunaan aplikasi SIP2T berdasarkan dua konstruk utama Technology Acceptance Model (TAM), yaitu Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Perceived Usefulness merupakan faktor yang paling dominan dalam membentuk penerimaan aplikasi SIP2T. Tenaga kesehatan menilai aplikasi ini mampu menyederhanakan prosedur birokrasi, mempercepat penerbitan Surat Izin Praktik, meningkatkan efisiensi waktu, mengurangi biaya administrasi dan kunjungan langsung ke kantor pelayanan, serta meningkatkan transparansi melalui fitur real-time tracking. Sebaliknya, dimensi Perceived Ease of Use masih menghadapi berbagai kendala, antara lain navigasi aplikasi yang kurang intuitif, mekanisme pengunggahan dokumen yang kompleks, fitur error handling yang belum informatif, serta gangguan stabilitas sistem. Hambatan tersebut lebih banyak dirasakan oleh tenaga kesehatan senior yang memiliki literasi digital relatif lebih rendah sehingga masih memerlukan pendampingan melalui layanan helpdesk dan PC Corner. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kesiapan organisasi dan kualitas teknologi, tetapi juga oleh manfaat nyata yang dirasakan pengguna serta kemudahan dalam mengoperasikan sistem. Oleh karena itu, penyempurnaan antarmuka aplikasi, peningkatan reliabilitas sistem, penguatan interoperabilitas data, dan pengembangan program literasi digital menjadi strategi penting untuk meningkatkan penerimaan teknologi serta mewujudkan pelayanan publik digital yang efektif, efisien, inklusif, dan berkelanjutan.
Konstruksi Makna Public Relations: Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film Thank You For Smoking Muhammad Rizki Ramadhandi; Muhammad Jailani
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1482-1492

Abstract

profesi Public Relations dalam film Thank You for Smoking menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Melalui pendekatan kualitatif, dengan empat adegan terpilih yang menggambarkan praktik komunikasi tokoh utama Nick Naylor dianalisis melalui tiga tahap pemaknaan barthes, yaitu: denotasi, konotasi, dan mitos. Temuan menunjukkan pada level denotatif, Nick Naylor digambarkan sebagai komunikator yang terampil dan terkontrol yang beroperasi di berbagai arena publik, mulai dari acara talk show televisi hingga sidang senat. Pada level konotatif, keterampilan komunikasi tersebut secara konsisten digunakan untuk mengendalikan wacana publik, membingkai ulang isu yang merugikan kepentingan industri, dan mengelola persepsi alih-alih menyampaikan kebenaran faktual. Pada level mitos, film menaturalisasi gagasan bahwa profesionalisme PR identik dengan kemampuan memenangkan argumen, bukan menjunjung standar etika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film sebagai teks budaya secara aktif membentuk cara publik memahami profesi PR.
Analisis Sentimen Masyarakat terhadap Kebijakan Publik Menggunakan Data Media Sosial Wawan Patriansyah; Rina Tiur Lona; Elfi Syahri Romadona
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1742-1751

Abstract

Perkembangan media sosial telah menghasilkan data digital yang dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi respons masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan analisis sentimen sebagai instrumen evaluasi respons publik terhadap kebijakan pemerintah di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif. Data dikumpulkan melalui angket terhadap 42 responden, wawancara semi-terstruktur dengan 9 informan, dan observasi terhadap lima kebijakan pemerintah yang dipublikasikan melalui empat akun media sosial resmi pemerintah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis interaktif, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memberikan persepsi positif terhadap pemanfaatan analisis sentimen dalam mendukung evaluasi kebijakan. Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa media sosial menyediakan informasi real-time mengenai opini masyarakat sehingga memudahkan pemerintah mengidentifikasi kecenderungan sentimen positif, negatif, dan netral terhadap kebijakan yang diterapkan. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi analisis sentimen dengan sistem informasi manajemen dan digital government dapat meningkatkan efektivitas evaluasi kebijakan, memperkuat komunikasi publik, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih responsif, transparan, dan berbasis bukti (evidence-based policy)
Pembentukan Persepsi Prospek Karier Profesi Petani sebagai Dasar Orientasi Karier Mahasiswa Pertanian: Studi Kualitatif dalam Perspektif Social Cognitive Career Theory Syukron Firdaus Siregar; Aulia Akbar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2585-2598

Abstract

Regenerasi SDM sektor petani menjadi salah satu tantangan utama pembangunan pertanian karena semakin rendahnya ketertarikan generasi muda untuk menjadikan profesi petani sebagai pilihan karier. Sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, sementara proses pembentukan persepsi terhadap prospek karier profesi petani masih relatif belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembentukan persepsi mahasiswa terhadap prospek karier profesi petani dalam perspektif Social Cognitive Career Theory (SCCT). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan melibatkan 15 mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan Reflexive Thematic Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap prospek karier profesi petani terbentuk melalui empat tahapan yang saling berkaitan, yaitu learning experiences, social interpretation, career outcome expectations, dan career orientation. Pengalaman belajar meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sektor pertanian, namun tidak secara otomatis membentuk orientasi karier sebagai petani. Pengaruh keluarga, lingkungan sosial, media, dan pengalaman kontekstual membentuk interpretasi mahasiswa terhadap profesi petani yang selanjutnya berkembang menjadi ekspektasi mengenai pendapatan, peluang pengembangan karier, keamanan pekerjaan, prestise sosial, dan kualitas hidup. Ekspektasi tersebut menjadi dasar pembentukan orientasi karier, sehingga sebagian besar mahasiswa lebih memilih profesi di luar sektor pertanian. Penelitian ini mengusulkan Conceptual Process Model (CPM) sebagai representasi konseptual proses pembentukan persepsi terhadap prospek karier profesi petani.