cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,694 Documents
Transformasi Rekomendasi Digital: Pengaruh Word of Mouth terhadap Minat Beli pada Aplikasi Fore Coffee melalui Pendekatan Teori SOR Ratifsa Farah Zhafira; Joko Sutarso
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1870-1876

Abstract

Pertumbuhan industri kedai kopi di Indonesia mendorong meningkatnya persaingan antar merek, sehingga perusahaan perlu menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif untuk menarik minat konsumen. Salah satu strategi yang memiliki pengaruh kuat adalah Word of Mouth (WOM), yaitu komunikasi antar konsumen yang menyampaikan pengalaman, rekomendasi, maupun informasi mengenai suatu produk atau layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Word of Mouth terhadap minat beli konsumen pada aplikasi Fore Coffee dengan menggunakan pendekatan teori Stimulus-Organism-Response (SOR). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 100 responden yang pernah menerima informasi WOM mengenai Fore Coffee. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman serta regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Word of Mouth dan minat beli dengan nilai korelasi sebesar 0,641 (p 0,001). Analisis regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa WOM berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai odds ratio sebesar 4,20. Hal ini menunjukkan bahwa responden yang menerima WOM positif memiliki peluang lebih besar untuk memiliki tingkat minat beli yang lebih tinggi terhadap aplikasi Fore Coffee. Temuan ini memperkuat relevansi teori SOR dalam menjelaskan bagaimana stimulus berupa WOM dapat memengaruhi proses psikologis konsumen hingga menghasilkan respons berupa minat beli.
Peranan Lembaga Kepolisian Dalam Menerapkan Restorative Justice Dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia Depriman Bawamenewi; Jenda Ingan Mahuli; Ismayani Ismayani
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1464-1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan lembaga kepolisian dalam menerapkan restorative justice (keadilan restoratif) dalam sistem hukum pidana Indonesia. Restorative justice adalah pendekatan alternatif yang berfokus pada pemulihan hubungan antara korban, pelaku, dan masyarakat melalui dialog dan mediasi, dibandingkan dengan sistem peradilan konvensional yang berbasis penghukuman. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepolisian berperan sebagai fasilitator dalam proses mediasi, menyelesaikan konflik, serta memulihkan kerugian yang dialami oleh korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan restorative justice yang diterapkan oleh kepolisian dapat mengurangi angka residivisme, mempercepat penyelesaian perkara, dan meningkatkan kepuasan korban. Namun, terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan regulasi dan kapasitas aparat dalam melaksanakan pendekatan ini. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparat, dan sosialisasi yang lebih luas tentang pentingnya restorative justice dalam sistem hukum pidana.
Strategi Pengelolaan Tenaga Kerja Berbasis Pemberdayaan Masyarakat : Studi Kasus Desa Wisata Omah Kecebong Yogyakarta Syifa Adilla Afifah; Ambar Sari Dewi; Elga Pingka; Hilma A’yunina; Habib Ahmad; M. Nurdin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1789-1797

Abstract

Hak-hak tenaga kerja yang bertujuan untuk mensejahterakan tenaga kerja tertera dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pemerintah mengembangkan Undang-Undang ketenagakerjaan dengan menciptakan Undang-Undang Cipta Kerja.  Dalam Undang-Undang Cipta Kerja termuat pasar tenaga kerja yang bertujuan untuk menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih flleksibel di Indonesia. Selain Undang-undang ketenagakerjaan dan pasar tenaga kerja, pada penelitian ini juga terdapat demografi ekonomi. Demografi ekonomi yang disoroti lebih pada usia produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha Omah Kecebong yang ditinjau dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan, Pasar Tenaga Kerja dan Demografi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam metode penelitian kualitatif ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Omah Kecebong telah berjalan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Berbeda dengan peneliti terdahulu yang umumnya berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan atau aspek upah tenaga kerja di Omah Kecebong tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek hukum, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja berbasis komunitas dan pemanfaatan potensi sosial budaya setempat. Omah Kecebong juga memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja serta mempekerjakan tenaga kerja pada usia produktif.
Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam Peningkatan Partisipasi Politik Perempuan di Lembaga Legislatif Kabupaten Garut Heni Rahmawati; Rostiena Pasciana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1701-1712

Abstract

Partisipasi politik perempuan di Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan, meskipun kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) telah diterapkan untuk mendorong kesetaraan gender dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PUG dalam peningkatan partisipasi politik perempuan di lembaga legislatif Kabupaten Garut serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif dan terlibat langsung dalam pelaksanaan kebijakan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo dengan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn (1975). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kuota perempuan dalam Daftar Calon Tetap secara konsisten mencapai 34%-35% pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024. Namun, keterwakilan perempuan yang terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada 3 periode terakhir baru mencapai 14%, 18%, dan 24%. Selain itu, faktor lingkungan sosial, ekonomi dan politik menjadi dimensi yang paling dominan berpengaruh dalam implementasi PUG. Adapun faktor pendukung dalam implementasi PUG meliputi regulasi afirmatif, komitmen pemerintah daerah, dukungan kelembagaan, dan meningkatnya kesadaran politik perempuan, sedangkan faktor penghambatnya mencakup budaya patriarki, beban ganda perempuan dalam ranah domestik, rendahnya kepercayaan diri kader perempuan, serta lemahnya koordinasi antar organisasi akibat perbedaan persepsi dalam implementasi PUG.
Efektivitas Fungsi Organizing Dalam Program Kampung Iklim (Proklim) Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo Reza Pramana; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1599-1605

Abstract

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif strategis pemerintah Indonesia dalam mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas fungsi organizing dalam pelaksanaan Program Kampung Iklim di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pejabat dan pegawai Dinas Lingkungan Hidup serta pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi organizing telah diterapkan melalui pembagian tugas, koordinasi, komunikasi, serta pengarahan pimpinan. Namun demikian, efektivitas organizing belum optimal karena masih terdapat pembagian tugas yang belum terintegrasi, koordinasi antarinstansi yang belum berkelanjutan, serta pelaksanaan program yang belum merata pada seluruh aspek ProKlim. Program ini telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dan pengelolaan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah. Penguatan koordinasi organisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program. 
Marketing Communication Strategy of Wardah Products for Multigenerational Consumers in Medan City Putri Maharani; Muhammad Alfikri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1493-1499

Abstract

The purpose of this study is to analyze the marketing communication strategy of Wardah products to multigenerational consumers in Medan. The increasingly competitive cosmetics industry demands companies to be able to adjust their marketing communication strategies to the characteristics of multigenerational consumers, starting from Generation X, Millennials, to Generation Z. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. Research informants were selected purposively based on their experience using Wardah products and their involvement in receiving the product's marketing communication messages. Data are described through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that Wardah implements an integrated marketing communication strategy through a combination of digital and conventional media. Social media such as Instagram, Tiktok, Facebook, and YouTube are the main means of reaching Generation Z and Millennials through interactive, educational, and creative content, while television advertisements, on-the-go promotions, and interpersonal communication are still effective for Generation X. This study also found that halal image, product safety, and religious values are the main generations that are able to build multi-consumer loyalty. Furthermore, the use of influencers and brand ambassadors has proven effective in increasing brand awareness and strengthening Wardah's brand image amidst the competitive cosmetics industry.
Implementasi Kebijakan “Marijo Batanam” Dalam Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi Daerah Yang Volatil Di Kabupaten Minahasa Selatan Christanto Sinsu; Maria Heny Pratiknjo; Mauna Th. B Maramis; Evelin J. R Kawung; Very Y Londa
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2031-2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kebijakan Marijo Batanam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Minahasa Selatan. Kebijakan ini merupakan inovasi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ketahanan pangan, dan memberdayakan masyarakat pascapandemi COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pemerintah daerah, perangkat daerah, penyuluh pertanian, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan analisis implementasi mengacu pada model Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kebijakan Marijo Batanam telah berjalan cukup baik serta berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan pemulihan ekonomi daerah. Keberhasilan implementasi didukung oleh kejelasan regulasi, ketersediaan sumber daya, komunikasi yang efektif, dukungan lingkungan, dan komitmen pelaksana. Namun, masih terdapat kendala berupa koordinasi lintas perangkat daerah yang belum optimal, pengelolaan sumber daya yang belum terintegrasi, fluktuasi harga komoditas, perubahan iklim, keterbatasan fiskal, dan rendahnya minat generasi muda pada sektor pertanian. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan kebijakan ditentukan oleh sinergi antarlembaga, pengelolaan sumber daya yang efektif, dan kolaborasi berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian.
Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Tindak Pidana Terhadap Pembunuhan Berencana Yang Di Lakukan Oleh Anak Dedi Ahmad; Redyanto Sidi; Lidya Rahmadhani Hasibuan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1457-1463

Abstract

Penelitian ini membahas pertanggungjawaban pidana terhadap anak yang melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Permasalahan muncul karena anak memiliki kedudukan khusus dalam hukum yang memerlukan perlindungan serta perlakuan berbeda dibandingkan pelaku dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum pertanggungjawaban pidana anak serta mengkaji penerapannya dalam Putusan Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2022/PN Bnt. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer berupa KUHP, Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, Undang-Undang Perlindungan Anak, serta putusan pengadilan, dan bahan hukum sekunder berupa literatur dan pendapat ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila memenuhi unsur tindak pidana dan memiliki kemampuan bertanggung jawab. Namun, pemidanaan terhadap anak harus memperhatikan prinsip perlindungan anak, kepentingan terbaik bagi anak, serta tujuan rehabilitasi. Putusan pengadilan telah mencerminkan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hak anak.   
Kapabilitas Digital Organisasi dan Inovasi Pelayanan Publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan Tri Eva Juniasih; Indra Syahputra Marpaung; Nurbaya Harianja
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1732-1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas digital organisasi dalam mendukung inovasi pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berbasis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas digital organisasi berperan dalam mendukung inovasi pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi digital pegawai, dukungan kepemimpinan, pemanfaatan infrastruktur teknologi, penerapan tata kelola digital, dan budaya organisasi yang adaptif. Inovasi pelayanan berbasis digital, seperti Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD), memberikan kemudahan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Namun, masih terdapat kendala berupa kemampuan digital pegawai yang belum merata, keterbatasan infrastruktur, gangguan jaringan internet, dan rendahnya literasi digital masyarakat sehingga diperlukan peningkatan kapasitas pegawai, penguatan infrastruktur, dan sosialisasi layanan digital
Di Balik Subsidi Pupuk: Analisis Efisiensi Dan Relasi Kekuasaan Antar Aktor Kebijakan Di Indonesia Hanifah Putri; Nora Eka Putri; Lince Magriasti; Yul Hendri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1681-1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan subsidi pupuk serta mengidentifikasi permasalahan aktor kebijakan dalam penyaluran dan pengawasannya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dan analisis data sekunder yang relevan dengan kebijakan subsidi pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan subsidi pupuk memberikan dampak positif dalam mendukung produksi pertanian dan ketahanan pangan nasional, khususnya bagi petani kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau. Namun, dalam pelaksanaannya, sejumlah permasalahan serius masih menghambat efektivitas kebijakan, antara lain ketidaktepatan sasaran penerima, distribusi yang tidak merata antar wilayah, kelemahan dalam sistem pendataan petani, serta lemahnya pengawasan di tingkat daerah. Selain itu, terdapat indikasi dominasi aktor tertentu dalam proses distribusi yang menyebabkan kebocoran subsidi dan mengurangi manfaat yang seharusnya diterima oleh petani. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam koordinasi antar aktor kebijakan, peningkatantransparansi, serta penguatan sistem pengawasan agar kebijakan subsidi pupuk dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan benar-benar berpihak kepada petani sebagai kelompok utama yang dituju.