cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
Strategi Pengembangan Unit Usaha BUMDes Dalam Usaha Memenuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Desa Sidodadi Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau (Studi Kasus: Unit Pengelolaan Air Bersih) Ikaliskanawaty, Maria; Dwi Arta Qairi, Rakhinda
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.449-453

Abstract

Village-Owned Enterprises (BUMDes) are a form of business entity that protects the ongoing activities of village-owned businesses, whether they are based on legal entities or not based on law. The early history of the pioneering of Village-Owned Enterprises (BUMDes) is a manifestation of the mandate of Village Law no. 6 of 2014 with the hope of developing and preserving assets so that economic independence in rural areas is achieved. The establishment of Village-Owned Enterprises (BUMDes) can be carried out by each Village Government. However, in its stance, BUMDes was founded on the initiative of village communities which is based on potentials that can be developed, improved or optimized by means of the use of original and local resources and the presence of market demand. BUMDes is a place to meet the needs of village communities by trying to accommodate all community economic activities based on the potential of a village.
Analisis Upaya Perlawanan Masyarakat Rempang Batam Melawan Hegemoni Negara Dalam Proyek Strategis Eco-City Nugraha, Mauludy
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.46-56

Abstract

Tulisan ini bertujuan memberikan analisis terhadap gerakan masyarakat sipil di Pulau Rempang khususnya selama penolakan Eco-City. Upaya perlawanan masyarakat Rempang Batam dalam menghentikan hegemoni pemerintah menjadi pembahasan menarik sebab proyek yang dinilai strategis dan menguntungkan,tetapi menyisakan permasalahan baru khususnya terhadap kemanusiaan dan hak asasi masyarakat Rempang. Metode yang penulis gunakan adalah kualitatif atau library research dimana dalam hal ini penulis memanfaatkan sumber relevan dan kajian teoritis mengenai gerakan sosial. Adapun upaya memobilisasi sumber daya menjadi senjata utama masyarakat Rempang untuk menolak relokasi. Begitu pun upaya melakukan framing media dengan tujuan memberikan kabar dan informasi kepada masyarakat khususnya terkait bentrokan dan rencana pembangunan Eco-City. Dalam penelitian ini pula penulis menganalisis strategi dan dinamika yang terjadi seputar gerakan masyarakat di Rempang dalam menolak relokasi dari pemerintah.Maka perlawanan masih terus berlanjut mengingat rencana pembangunan Eco-City menjadi kebijakan dan mendatangkan aparat ke Rempang berujung pada represifitas dan traumatik pada anak kecil dan perempuan. Begitu pun dengan konflik yang terjadi menyisakan masalah dan pekerjaan rumah bagi pemerintah terhadap konlik agraria yang terus berlanjut di Indonesia. Kata kunci: Gerakan Sosial, Konflik Agraria, Framing Media dan MobilisasiAbstractThis article purpose to provide an analysis of the civil society movement on Rempang Island especially during the Eco-City agreement. Resistance efforts of the Rempang Batam civil society to stop government hegemony have a become a discussion of interesting projects which are considered strategic and profitable, but still leave new problems, such as regarding the humanity and human rights of the Rempang society. The method author uses is qualitative or library research where in this case the author utilizes relevant sources and theoretical studies regarding social movement. Efforts to mobilize resources are the main weapon for the Rempang community to resist relocation. Likewise, there are efforts to frame the media with the aim of providing news and information to the public, especially regarding clashes and Eco-City development plans. In this research, the author also analyzes the strategies and dynamics that occur around the community movement in Rempang in refusing relocation from the government. So the resistance continues, considering that the plan to build Eco-City becomes policy and bringing officers to Rempang results in repression and trauma for young children and women. Likewise, the conflict that occurred left problems and homework for the government regarding the ongoing agrarian conflict in Indonesia.  Key words: Social Movement, Agrarian Conflict, Framing, and Mobilization  
Efektivitas Penerapan E-Government Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan Parapat, Natalia; Siregar, Yessi; Saputra, Rahmat Haris; Ruqaiyah, Irna
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.385-388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan e-government dan seberapa efektif penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan e-government dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padangsidimpuan menggunakan aplikasi yang bernama Salak (Sistem Aplikasi Layanan Administrasi Kependudukan). Namun adanya aplikasi salak ini belum berpengaruh besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, hal ini terlihat dari jawaban sebagian responden pada setiap aspek pertanyaan yang mengaku belum merasakan pelayanan yang optimal. Karena tetap saja sebagian besar responden masih mengikuti pelayanan konvensional at au tatap muka langsung untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan. Dari hasil perhitungan diperoleh rxy atau harga rhitung sebesar 0,992. Untuk jumlah populasi sebanyak 100 orang, dengan taraf signifikan 5% maka r tabel 0,194 Berdasarkan ketentuan tersebut dapat dilihat bahwa r hitung > r tabel yaitu 0,992 > 0,194, maka dapat dikatakan hipotesis dapat diterima kebenarannya, artinya penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan belum efektif
KEPASTIAN HUKUM ATAS HARTA MASING-MASING SUAMI ISTERI TERKAIT ADANYA PERJANJIAN KAWIN YANG TIDAK DIDAFTARKAN Henny Agustina Hasibuan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.677-686

Abstract

Sebagaimana diatur dalam pasal 29 undang-undang perkawinan, jo putusan MK nomor 69/PUU-XIII/2015 tahun 2015 menyebutkan bahwa pada waktu, sebelum dilangsungkan atau selama dalam ikatan perkawinan kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai pencatat perkawinan atau notaris, setelah itu isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga sepanjang pihak ketiga tersangkut. Dalam hal ini pentingnya pendaftaran adalah untuk memenuhi unsur publisitas dari perjanjian kawin yang dimaksud, agar para pihak dan pihak ketiga mengetahui dan tunduk pada aturan dalam perjanjian kawin yang telah dibuat. Fenomenanya masih terdapat beberapa pihak yang masih tidak mengetahui dan memahami ketentuan tersebut sehingga menimbulkan kerugian diantara kedua pihak dan pihak ketiga terkait dengan kepastian harta masing-masing sesuai dengan isi perjanjian dan menimbulkan suatu akibat hukum bagi pihak ketiga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, didukung dengan yuridis empiris berupa ketentuan peraturan perundang- undangan dan fakta dilapangan. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder diantaranya adalah bahan hukum sekunder, bahan hukum primer dan bahan hukum tertier dan didukung dengan data primer. Untuk teknik pengumpulan datanya melalui pengumpulan data kepustakaan dan penelitian lapangan berupa wawancara. Serta analisis data yaitu dengan yuridis kualitatif yang bersifat deskriptif dengan mempelajari, menganalisis, dan memperhatikan kualitas serta kedalaman data. Hasil dari penelitian ini memberi kepastian terhadap hukum atas harta masing- masing hanya mengikat para pihak yang membuatnya saja namun tidak mengikat terhadap pihak ketiga, yaitu sebagaimana diatur dalam KUHperdata bahwa semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi yang membuatnya, maka didaftarkan ataupun tidak didaftarkan, suami isteri memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhi isi dari perjanjian tersebut. Jika dalam isi perjanjian tersebut tentang adanya pemisahan harta, maka isi tersebut berlaku kapada pihak pembuatnya. Begitupun sebaliknya, jika tidak ada pemisahan harta, maka suami isteri tersebut berada dalam pemersatuan harta secara bulat. Selanjutnya akibat hukum terhadap pihak ketiga terkait dengan tidak didaftarkannya perjajian kawin, adalah dianggap bahwa suami isteri tetap dalam pemersatuan harta. Artinya perjanjian tersebut tidak mengikat kepada pihak ketiga. Tetapi dalam hal ini, apabila suami atau isteri memiliki kewajiban kepada pihak ketiga, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing pihak.
Praktik Komunikasi Pada Advokasi Kebijakan Nasional Pendidikan Di Daerah (Studi Kasus Dinas Pendidikan Kota Batam) M, Anggi Heru; Chatra, Emeraldy; Arif, Ernita
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.325-330

Abstract

Based on information from the Rainbow Dew Foundation, an NGO focusing on child protection in Batam City, eleven children received protection throughout 2022 due to physical and sexual violence from classmates and teachers. The research also found that fifteen-year-old children experienced bullying and intolerance in schools, especially from minority ethnic groups in the school. This study aims to identify, describe, and analyze Communication Practices in the Advocacy of National Education Policy by the Batam City Education Office. This research uses a qualitative method with a case study approach and a constructivist paradigm, using the Source Credibility Theory as a reference. The research findings indicate the commitment and strategic steps of the Batam City Education Office in implementing national education policies. Schools take concrete steps, such as the continuous Project Management Officer (PMO) meetings, active participation in technical guidance (bimtek), and persuasive socialization efforts, encouraging relevant parties to actively implement national education policies. Communication, both verbal and non-verbal, plays a crucial role in supporting education policy advocacy at the school level. Key words: Education Policy Advocacy, Child Protection, School Violence, Communication Practices
Evaluasi Kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Pekanbaru Dalam Pencegahan Pernikahan Dini Juliana, Septa; Sahindra, Roni; Yuslaini, Nina; Yarni, Ertika
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.232-238

Abstract

Tujuan peneltian ini untuk mengevaluasi kinerja dinas pemberdayaan perempuan dan anak (DP3A) Kota Pekanbaru dalam mengurangi tingkat pernikahan dini. Metode yang digunakan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan termasuk dalam kategori penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan teknis analisis data yang melibatkan pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kesimpulan adalah belum mencapai hasil yang memuaskan untuk meminimalisir pernikahan usia dini. Kesimpulan penelitian dinas terkait kurang efektif  dalam meminimalisir perkawinan usia dini sehingga masih banyaknya dijumpai anak yang menikah dibawah umur dikarenakan kurangnya sosialisasi secara menyeluruh mengenai perkawinan usia dini dan  masih ada ditemukan masyarakat yang belum sadar dengan dampak pernikahan dini tersebut. Kontribusi peneltian ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Pekanbaru.Kata kunci; Evaluasi Kinerja, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Relasi Sosial Perkawinan Semarga Pada Etnis Nias di Kota Sibolga Lase, Dian Kristina; Amal, Bakhrul Khair
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.247-259

Abstract

Relasi sosial mengacu pada interaksi dan hubungan antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Penelitian bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis relasi sosial pasangan perkawinan semarga etnis Nias dengan masyarakat di Kota Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Sibolga. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkawinan semarga oleh etnis Nias di Kota Sibolga cenderung disembunyikan dan tidak dibicarakan secara terbuka atau ditutup-tutupi. Perkawinan semarga secara umum memiliki tujuan agar tetap berada dalam satu garis keluarga marga yang sama, cenderung mempermudah urusan jujuran dan sebagai upaya mempertahankan asset keluarga. Secara khusus perkawinan semarga dianggap dapat diterima lebih mudah dalam keluarga, sebagai wujud kasih sayang, mengangkat derajat ekonomi keluarga dan menghindari perceraian. Perbedaan perspektif atas perkawinan semarga menjelaskan kompleksitas masyarakat dan pranata sosial di dalamnya. Perkawinan semarga dianggap sebagai aib dan hal ini menciptakan stereotipe, bullying dan pemutusan hubungan keluarga, hal ini kemudian mendorong pasangan perkawinan semarga cenderung menyembunyikan status perkawinannya dan mengubah identitas diri sebagai cara untuk menjaga relasi sosial yang positif di lingkungan sosial yang heterogen.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK DI ERA NEW NORMAL Sa'ban, L.M. Azhar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.476-483

Abstract

Public services that have been carried out by direct interaction must be limited and even have to switch to online services. In this new normal era, public services should not decrease in quality. The Covid-19 pandemic should not hinder and be the reason for limitations in public services. The purpose of this study is to find out how the Department of Population and Civil Registration of Baubau City innovates in public services in the New Normal Era. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques used are interviews, and documentation. The results of the study are changes in public services carried out in the Department of Population and Civil Registration of Baubau City in the New Normal Era. In the new normal era, the ASN of the Population and Civil Registration Office of the City of Baubau made adjustments to the work system, such as counter officers being required to wear masks and be provided with hand sanitizers as well as performing population administration services (Admindu) with an online system, the Covid-19 condition resulted in many electronic-based public service innovations. , so that it is necessary to strengthen quality and innovative ASN human resources, as well as support infrastructure development.Keywords: Public Service, State Civil Apparatus, New Normal
Peranan ARF on CYBERSECURITY INITIATIVES dalam Mewujudkan Cybersecurity di Kawasan Asia Tenggara Darmawan, Lucky Janitra Priyai; Sudirman, Arfin; Djuyandi, Yusa
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.86-94

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menjelaskan peranan dari ARF on Cybersecurity Initiatives dalam mewujudkan cybersecurity di Kawasan Asia Tenggara. Konsep yang digunakan adalah konsep keamanan siber menurut Jeniffer L. Bayuk, serta konsep komunitas keamanan milik Karl Deutsch.  Riset ini menggunakan metode riset kualitatif melalui pengumpulan data dari literatur dan wawancara, serta triangulasi sebagai cara untuk memverifikasi data. ARF sebagai salah satu forum yang dibentuk oleh ASEAN dalam usahanya untuk menciptakan perdamaian di Kawasan Asia Tenggara, ikut memasukkan isu keamanan siber sebagai salah satu pokok bahasannya. Melalui prinsip Confidence Building Measures (CBM), Preventive Diplomacy (PD), dan Conflict Resolution (CR) yang dijalankan oleh ARF, ASEAN mencoba untuk mencapai prinsip-prinsip dari keamanan siber itu sendiri. Namun, efektivitas dari pelaksanaan ARF ini masih belum dapat dikatakan optimal.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Mahasiswa Dalam Penggunaan Aplikasi DANA Di Fakultas Ekonomi Universitas Nias Harefa, Agnes Faustine; Telaumbanua, Aferiaman; Kakisina, Shopia Molinda; Zebua, Serniati
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.401-409

Abstract

Perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia melakukan transaksi keuangan, khususnya dengan kemunculan dompet digital atau e-wallet. Salah satu e-wallet yang populer di Indonesia adalah DANA, yang menawarkan berbagai fitur dan layanan yang memudahkan pengguna dalam bertransaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa dalam menggunakan aplikasi DANA di Fakultas Ekonomi Universitas Nias. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kemanfaatan, kemudahan, keamanan, promosi, dan fitur layanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dalam menggunakan aplikasi DANA. Selain itu, secara simultan kelima faktor tersebut juga berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa. Saran yang diajukan antara lain pengembang aplikasi DANA perlu memperhatikan faktor keamanan lebih lanjut, pengguna perlu berbagi pengalaman untuk meningkatkan reputasi perusahaan, Fakultas Ekonomi Universitas Nias dapat menyelenggarakan seminar tentang keuangan digital, dan peneliti selanjutnya dapat menambah variabel dan faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna aplikasi DANA.

Page 36 of 149 | Total Record : 1482