cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
Representasi Emotional Branding Dengan Pendekatan Isu Sosial Dan Makna Produk Pada Iklan Pertamina Versi “Mereka Bilang Saya Gila” Di Instagram Rahmawati, Fitri Azaly; Soenaryo, Rohmiati; Wirasati, Wiwien
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.165-172

Abstract

PT Pertamina (Persero) adalah sebuah BUMN yang bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. PT Pertamina (Persero) yang melakukan kegiatan usaha migas pada Sektor Hulu  hingga Sektor Hilir. Peran Pertamina semakin strategis setelah Pemerintah melalui Undang Undang  Nomor 8 tahun 1971 menunjuk perusahaan untuk menghasilkan dan mengolah migas dari ladang-ladang minyak serta menyediakan kebutuhan bahan bakar dan gas di Indonesia.Pertamina ingin menyampaikan bahwa mereka bukan hanya sekedar perusahaan BUMN yang menjual produk bahan bakar namun mereka merupakan perusahaan yang sangat peduli dengan sektor sosial khususnya lingkungan dan masyarakat. Iklan Pertamina versi “Mereka Bilang Saya Gila” menggunakan emotional branding dengan pendekatan isu sosial yaitu mengangkat tema pemulihan hutan mangrove yang secara tidak langsung ikut serta membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah ingin Mendeskripsikan/menggambarkan lebih dalam representasi dan makna produk dalam iklan Pertamina versi “Mereka Bilang Saya Gila” di Instagram. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Semiotika, pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini dilakukan observasi terhadap iklan mengenai makna yang terkandung didalam iklan  dan wawancara mendalam dengan key informan dan informan.Iklan Pertamina versi “Mereka Bilang Saya Gila” menggunakan emotional branding dengan pendekatan isu sosial berupa kerusakan lingkungan. Kata Kunci: Representasi, Emotional Branding, Isu Sosial. 
Politik Identitas Pada Pemilihan Kepala Desa Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah; Sahbana, Ali
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.340-348

Abstract

Identity politics is one of the strategies of village head candidates in gaining votes in general election contests in villages. Identity politics has become a tool of struggle for a group of people who want to win in the village head election. Even though identity politics can actually damage democratic values in Indonesia, identity politics in village head elections still often occurs. Of course, if identity politics continues to occur in village head elections, it is feared that dominant groups will suppress minority groups. Identity politics can also divide society because different identities are always emphasized. Based on this, this paper aims to find out what identity politics really is in village head elections, what forms of identity politics occur in villages, and what the impact of identity politics is in villages. The method used in this paper is literature study, collecting information by understanding and studying theories from various literature related to the research. The research results show that identity politics is a tool of struggle and a tool for gaining votes, so it is difficult to avoid. Forms of identity politics include religious identity, ethnicity, clan culture, gender and territorial differences. Identity politics has a negative impact on the sustainability of democracy.Key words: Identity, Village Head Election, Politics.
Konsep Perubahan Hukum Dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi Suhendra, Dedy; Siregar, Sutan; Miranda, Najwa Rosepty
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.278-284

Abstract

lmu pengetahuan dan teknologi adalah salah satu contoh dari hasil olah pikiran manusia yang kemudian disebut kebudayaan. Iptek terus berkembang sejalan dengan perkembangan manusia itu sendiri. Perkembangan Iptek harus juga sejalan dengan perkembangan hukum, agar tidak ada benturan hukum antar manusia sebagai pengguna Iptek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif, dengan jenis penelitian hukumnya adalah penelitian hukum normative. Hasil penelitian adalah menyimpulkan bahwa perubahan hukum dalam masyarakat diusahakan agar dapat menampung segala perkembangan baru, oleh karena itu hukum harus selalu berada bersamaan dengan peristiwa yang terjadi sesuai dengan pandangan modern, dan dalam membuat aturan undang-undang mengenai Teknologi Rekayasa Genetika khususnya terhadap manusia, pemerintah harus benar-benar memperhatikan konsep dasar dan tujuan undang-undang tersebut sesuai dengan jiwa bangsa Indonesia yang mencakup akal, rasa,kehendak, aspek raga, aspek individu, aspek makhluk sosial, aspek pribadi dan juga aspek kehidupan ketuhanannya. 
Efektivitas Pemanfaatan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan di Kelurahan Batang Ayumi Julu Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan Zulfiqar, Effan; Ritonga, Soritua
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.162-164

Abstract

The purpose of this study was to find out how the use of social assistance for the Family Hope Program was effective, how effective was the use of social assistance for the Family Hope Program and how effective was the use of social assistance for the Family Hope Program in Batang Ayumi Julu Village, North Padangsidimpuan District, Padangsidimpuan City. The research method used is a type of quantitative research, by taking as many as 59 households as respondents. Collecting data through the distribution of questionnaires and tested the analysis using the product moment correlation formula. The results in this study are the use of the Family Hope Program social assistance in Batang Ayumi Julu Village is still not used as the purpose of the program because more recipients use it for their personal needs so they are not used for health checks for pregnant women and children, paying for children's school needs and fulfilling social welfare for the elderly
Tinjauan Kriminologi Keimigrasian Terhadap Perdagangan Organ Lintas Negara Dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Indonesia Rosamalinda, Anggun; Siallagan, Christopher Dylan; Anggraini, Deva Ghita
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.110-119

Abstract

Sekarang berbagai bentuk kejahatan terus berkembang dengan berbagai modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku. Banyak hal yang menjadi faktor pendorong seseorang untuk melakukan tindak kejahatan. Kajian ini terfokus dalam tindak kejahatan perdagangan organ tubuh manusia yang telah dilakukan dengan proses transaksi hingga lintas negara. Maka melalui adanya kejahatan ini akan dicari apakah memang terdapat bentuk perdagangan manusia didalamnya serta bagaimana hubungan dengan teori-teori kriminologi. Dalam kajian ini teori kriminologi akan membantu tahapan pencarian sebab serta analisis dampak yang ditimbulkan akan terjadinya kejahatan ini. Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan bahwa faktor yang menjadi sebab terjadinya kejahatan ini yaitu dikarenakan faktor ekonomi, faktor lingkungan pelaku, faktor tingkat pendidikan, faktor psikologis, rendahnya kesadaran akan bahaya tindak pidana perdagangan orang.
Efektivitas Penerapan I-Personal Dalam Meningkatkan Disiplin Kehadiran PNS Pada Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur Indriani, Nuning; Milka, Milka
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.442-448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: efektivitas penerapan i-Personal untuk meningkatkan disiplin kehadiran PNS di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur; Faktor pendukung dan penghambat efektivitas; dan upaya untuk mengatasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, serta teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan i-Personal efektif untuk meningkatkan disiplin kehadiran PNS karena telah memenuhi 3 kriteria efektivitas menurut Sharma yaitu:  mampu menghasilkan perubahan disiplin menjadi 95 %, 93 %, dan 97 % pada bulan Nopember 2023 sampai Januari 2024 dibandingkan saat perekaman secara manual hanya mencapai 75 %; PNS mampu menyesuaikan diri dengan i-Personal dan perubahan budaya disiplin; dan tidak ada ketegangan atau konflik dalam organisasi. Faktor pendukung efektifitas i-Personal antara lain: mudah, aman, akurat, berkeadilan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Faktor dari upaya pemenuhan disiplin yaitu: sosialisasi peraturan; pengawasan, kompensasi, teguran, pembinaan, ketegasan sanksi, perhatian dan keteladanan pimpinan; aturan pasti, komitmen dan motivasi PNS. Sedangkan faktor penghambat adalah: masalah i-Personal, PNS gagal merekam kehadiran; internet lambat, PNS tidak dapat mengirim data kehadiran segera. Untuk mengatasi kendala tersebut, PNS membuat surat keterangan yang diketahui oleh pimpinan dan selanjutnya operator mengunggahnya pada e-Presensi. Ketika internet melambat, PNS dapat mengirim data kehadiran kemudian.
Strategi Pengembangan Kecamatan Enrekang Berbasis Indeks Desa Membangun Zalfa Salsabila; Irsyadi Siradjuddin; Nurfatimah Nurfatimah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.30-40

Abstract

The implementation of village development has been regulated by the government throught Law No. 6/2014 on Villages. Article 78 of the Village Law states that village development is an activity that aims to improve the welfare and quality of life of the village community through the fulfillment of basic needs, the development of village facilities and infrastructure, and the development of the local economy through the sustainable use of resources.  To determine the target locus for alleviating underdeveloped villages, the government developed the Village Development Index (IDM), which serves as a map for village development. The IDM consists of the Social Resilience Index (IKS); Economic Resilience Index (IKE); and Environmental Resilience Index (IKL), which is a translation of the development needs set out in article 74 paragraph (2) of the Village Law. The Village Development Index is not only useful to determine the development status of each village, which is closely related to its characteristics, but can also be developed as an instrument for targeting village development. The purpose of this study was to determine the classification of village status and to determine the development strategy of village development in Enrekang Sub-district. The benefit of this research is as a reference for the local government in implementing village development programs in Enrekang District. The research methods used in this study are qualitative and quantitative methods with research locations located in 12 villages in Enrekang District, Enrekang Regency. The analysis technique used is Village Development Index Analysis and SWOT Analysis with data collection techniques namely observation, interviews, and questionnaires. The results of this study determine the classification of village status of 12 villages in Enrekang Sub-district and determine the strategy for developing village potential in Enrekang Sub-district.
Pengaruh Nilai – Nilai Budaya Batak Terhadap Pelayanan Publik Di Desa Parmonangan Kecamatan Pakkat Gajah, Nurhamidah; Arifana, Arifana; Gajah, Rahmadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.378-384

Abstract

The purpose of this study was to determine how the implementation of the value of Batak culture values in the Parmonangan Village office, then to find out how Public Services at the Parmonangan Village Office and to find out how much influence the value of Batak cultural values has on public services at the Parmonangan Village office.The research method used is a type of quantitative research by taking respondents from the Parmonangan Village community as many as 76 people.The results showed that the Batak Cultural values of Kinship, Hasangapon, Hamajuon and Hamoraon are highly upheld and applied by the community including in the Parmonangan Village office. Public Services at the Parmonangan Village office fall into the Moderate category, meaning that service procedures, completion time, equality of treatment and openness are sometimes implemented and sometimes not implemented. So it can be concluded that both variables can be said to be valid because r count (0.2172) > r table (0.1901). From the results of hypothesis testing, it can be seen that tcount = 16.7425 and the ttable is 1.993, so tcount> than ttable (16.7425> 1.993) so that the hypothesis can be accepted. Based on the results of the determination test, the effect of Batak cultural values on public services is 5%.
KAMPANYE, GRATIFIKASI, DAN POLITIK TRANSAKSIONAL: DITINJAU DARI PERSPEKTIF ETIKA POLITIK ISLAM Ichwansyah Tampubolon
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.1013-1021

Abstract

Artikel ini membahas realitas kampanye, gratifikasi, dan politik transaksional dalam kehidupan demokrasi di zaman kekinian. Persoalan ini dikaji dari perspektif etika politik Islam dengan menggunakan metode analisis-deskriptif. Kampanye, gratifikasi, dan politik transaksional merupakan bagian dari dinamika kehidupan demokrasi, khususnya berkaitan dengan pemilihan umum. Dalam tataran tertentu, pada prinsipnya, mengurusi persoalan kehidupan politik pemerintahan itu diperbolehkan dan bahkan dipandang sangat penting oleh ajaran Islam. Sebagai suatu bentuk urusan duniawi, sistem politik pemerintahan apapun boleh digunakan selama tidak ada dalil kewahyuan yang melarangnya (al-ashl fi al-asyâ` al-ibâhah illâ ma dalla al-dalil `alâ khilâfih au tahrĭmih). Artinya, urusan sistem politik pemerintahan berhubungan dengan konsensus politik di antara sesama rakyat di suatu negara. Namun, ketika hal itu didasarkan dan dijalankan tidak mengacu pada prinsip-prinsip dasar ajaran Islam, seperti: amanah, kejujuran, profesionalitas, tanggung-jawab, keadilan sosial, dan kemaslahatan umum, maka secara etika normatif dan etika sosial, Islam mengkategorikannya sebagai sikap dan tindakan yang buruk/tercela, sebagaimana pada umumnya terjadi dalam  kasus kampanye, gratifikasi, dan politik transaksional.
Evaluasi Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 33 Tahun 2016 Tentang Kebijakan Kota Layak Anak Syaprianto, Syaprianto; Setiawan, Risky; Afrizal, Afrizal
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.319-324

Abstract

Children are the next generation who have child protection is currently one of the most discussed issues. is currently one of the most discussed issues. The condition of children there are still many who need attention. Various problems and cases that making children as victims have occurred in recent years. These problems can include discrimination, violence, exploitation, unreachable education processes that result in the child's education process that is unreachable resulting in the child dropping out of school, and neglect of the child. dropping out of school, and child neglect. Therefore, the protection of children becomes very important. This research was conducted with the aim of to determine the implementation of the Pekanbaru mayor's regulation number 33 of 2016 concerning the decent city policy. This research uses qualitative research methods qualitative research method by using data collection techniques of observation, interview and documentation. documentation. From the results of the research, it shows that the policy on child-friendly cities in Pekanbaru city has been implemented, but it is considered not yet feasible. worthy of children in the city of Pekanbaru has been implemented, but it is considered not optimal because there are still children's rights that have not been maximized. because there are still children's rights that have not been not fully fulfilled, such as there are still many violations of children's rights, in addition to the limited budget that is owned in supporting the implementation of this program. 

Page 34 of 149 | Total Record : 1482