cover
Contact Name
Dewi Anggraeni
Contact Email
dewianggraeni@unj.ac.id
Phone
+6285797904139
Journal Mail Official
jurnalstudialquran@unj.ac.id
Editorial Address
Gedung K, Lt II, Ruang 207 Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta Jln. Rawamangun Muka, Jakarta Timur Tel./Fax 021-47881925
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Studi Al-Qur'an
ISSN : 02161648     EISSN : 23392614     DOI : https://doi.org/10.21009/JSQ
Jurnal Studi Al-Quran (JSQ) published two times a year in January dan July. Jurnal Studi Al-Quran contains scientific articles, research, research of community society, and students thesis reviewing socially religious problems and education issues by using tafsir thematic perspective and Islamic Study approach
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 232 Documents
Nilai-Nilai Karakter dalam Kitab Al-Akhlaq Lil Banin Karya Syekh Umar Baradja Fajar Septian Cahya; Saiful Bahri; Hayaturrohman Hayaturrohman
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.1.05

Abstract

This study aimed to examine the values of character education in the book al-akhlaq lil banin, Kitab al-akhlaq lil banin gives a moral message in the form of a story or the story of the man to do good, people or readers are invited to watch the character education of young children and help instill character values to become a man of character and self berjati. This study concluded that the Values Character is very important to be imparted to children younger generations are characterized by religious, Pancasila, culture, and national education goals. The author also introduces the book AlAkhlaq Lil Banin is set in Islam, so this thesis with the title of Values Character In the book Al-Akhlaq Lil Banin of Sheikh Umar Baradja. Keywords: Character Education, Al-Akhlak Lil Banin, Value. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menelaah nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab al-akhlaq lil banin, kitab al-akhlaq lil banin memberikan pesan moral dengan bentuk cerita atau kisah kepada manusia untuk berbuat baik, masyarakat atau pembaca diajak untuk memerhatikan pendidikan karakter anak-anak muda dan membantu menanamkan nilai-nilai karakter agar menjadi manusia berkarakter dan berjati diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Nilai-Nilai Karakter sangat penting untuk ditanamkan kepada anak-anak generasi muda yang berkarakter berdasarkan agama, pancasila, budaya, serta tujuan pendidikan nasional. Penulis juga mengenalkan kitab Al-Akhlaq Lil Banin yang berlatarkan islam, sehingga menentukan skripsi ini dengan judul Nilai-Nilai Karakter Dalam Kitab AlAkhlaq Lil Banin karya Syekh Umar Baradja. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Al-Akhlaq Lil Banin, Nilai.
Abrogasi dalam Alquran: Studi Nasikh dan Mansukh Abdul Rahman Malik
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.1.06

Abstract

This article is about a central theme in the study of Ulumul Qur'an, Nasikh and Mansukh. The Urgency of this studies is to know the dynamics of a law in holly Qur’an. This study use literature study Approach. The conculsion of this study is Nasakh only occurs on the command (amr) and the prohibition (nahyi), whether expressly expressed and clearly expressed by the sentence of the message intended to command or prohibition (khabar bi ma’na al amr awal nahy), as long as it is not related to aqidah, the substance of God and the attributes of God, in The holly Qur’an, the apostles, the hereaftre, and also not related to ethics or morals or with the subjects of worship and muamalat. Keywords: Nasikh and Mansukh, Amr and Nahy, Ulumul Qur’an Abstrak Artikel ini hendak mengulas sebuah tema pokok dalam kajian Ulumul Qur’an yakni Nasikh dan Mansukh. Urgensi kajian Nasikh dan Mansukh untuk mengetahui dinamika suatu hukum. Pendekatan yang dilakukan adalah denga studi pustaka. Studi terkait Nasikh dan Mansukh memberikan kesimpulan bahwa Nasakh hanya terjadi pada perintah (amr) dan larangan (nahyi), baik yang diungkapkan dengan tegas dan jelas maupun yang diungkapkan dengan kalimat berita yang bermaksud perintah atau larangan (khabar bi ma’na al amr awal nahy), selama tidak berhubungan dengan akidah, zat Allah dan sifat-sifat Allah, kitab-kitab Allah, para Rasul, hari kiamat, dan juga tidak terkait dengan etika atau akhlak atau dengan pokok-pokok ibadah dan muamalat. Kata Kunci: Nasikh dan Mansukh Amr dan Nahyi, Ulumul Qur’an
أسس ومبادئ المجتمع الإسلامي في عهد الرسول صلى الله عليه وسلم Burhan Ali
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.1.07

Abstract

السبب الذي جعلني أكتب في هذا الموضوع "أسس ومبادئ المجتمع الإسلامي في عهد الرسول صلّى الله عليه وسلّم". إن المجتمع الإسلامي في صدر الإسلام متقدم من حيث مبادؤه ومقوماته، وعلى مجتمعنا الحاضر أن يصير كما كان في عهد النبي صلّى الله عليه وسلّم الذي وصف القرآن بخير أمة أخرجت للناس يأمرون بالمعروف وينهون عن المنكر. هذا البحث يقوم على المنهج الوصفي و الناتجة من هذا البحث إن الدين الإسلام هو روح المجتمع في المدنية المنورة في كل زمان ومكان، فدين الإسلام دين المدنية الحقة، إن المجتمع الإسلامي هو المجتمع الذي تسوده روح الإسلام وبتعاون أعضاؤه –أيا كانت ديانتهم- فيما يحقق الخير للمجتمع.
Kemampuan Guru PAI dalam Merencanakan dan Melaksanakan Penilaian Autentik Ulpah Sya’idah; Amaliyah Amaliyah; Yusuf Ismail
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.2.01

Abstract

In conducting the assessment in accordance with the 2013 curriculum, a teacher is required to apply an authentic assessment in accordance with the Standards of Assessment. Teachers are also required to have the ability to make conformity between assessment techniques and assessment instruments which are the requirements of instruments that have been set in Permendikbud No. 66 of 2013. However, in fact teachers are difficult to make assessment instruments tailored to the form of assessment. This study aims to understand more about the ability of PAI teachers in conducting learning evaluation through non-test assessment (authentic assessment). In this study, researchers used qualitative research with case study research. The data collection techniques through interviews and documentation. The result of this research shows that PAI teacher in SMA 53 Jakarta has understood in doing authentic assessment planning through learning implementation plan (RPP). As for carrying out authentic assessment actually PAI teacher in SMA 53 Jakarta has been able, just because of lack of self motivation or work ethic in teacher to do pedagogic competence, and also professional attitude especially in doing assessment or evaluation. Keywords: Authentic Assessment, Master's Ability. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang kemampuan guru PAI dalam melakukan evaluasi pembelajaran melalui penilaian non tes (penilaian autentik). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa guru PAI di SMA Negeri 53 Jakarta sudah paham dalam melakukan perencanaan penilaian autentik melalui rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Adapun dalam melaksanakan penilaian autentik sebenarnya guru PAI di SMA Negeri 53 Jakarta telah mampu, hanya karena kurangnya motivasi diri atau etos kerja dalam diri guru untuk melakukan kompetensi pedagogik, serta sikap profesional khusunya dalam melakukan penilaian atau evaluasi. Kata kunci : Penilaian Autentik, Kemampuan Guru.
Metode Dakwah dan Identitas Sosial Alumni Darul Musthafa Tarim Hadromaut Yaman pada Majelis Rasulullah di DKI Jakarta Jaka Surya; Muslihin Amali; Ahmad Hakam
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.2.02

Abstract

The purpose of this research is to know the method of da'wah and social identity of Alumni Darul Mustafa Tarim Hadromaut Yemen to the Assembly of Rasullah in DKI Jakarta. Type of research used in this research is with qualitative approach. Conducted based on appropriate data through interviews with three informants who are part of Alumni Darul Mustafa Tarim Hadromaut Yemen. This research shows that the method of da'wah done by Alumni Darul Mustafa Tarim Hadromaut Yemen to Majelis Rasulullah in DKI Jakarta is by way of softness, good advice and do not include political element in the delivery of dakwah. In addition, Alumni Darul Mustafa Tarim Hadromaut Yemen also always put forward morality in the delivery of dakwahnya so that Mad'u are interested to be present in the Assembly of the Prophet. Furthermore, there are characteristics that ultimately shape social identity. It is the use of attributes of the Assembly such as the jacket of the Assembly of Rasulullah, the flag of the Assembly of the Prophet, and so on by Mad'u, which is part of the method of da'wah. Keywords: Da'wah Method, Social Identity, Majelis Rasulullah. Abstrak Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode dakwah dan identitas sosial Alumni Darul Musthafa Tarim Hadromaut Yaman pada Majelis Rasullah di DKI Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif. Dilakukan berdasarkan data yang tepat melalui wawancara dengan tiga informan yang merupakan bagian dari Alumni Darul Musthafa Tarim Hadromaut Yaman tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode dakwah yang dilakukan oleh Alumni Darul Musthafa Tarim Hadromaut Yaman pada Majelis Rasulullah di DKI Jakarta adalah dengan cara kelembutan, nasehat yang baik dan tidak memasukkan unsur politik di dalam penyampaian dakwahnya. Selain itu, Alumni Darul Musthafa Tarim Hadromaut Yaman juga selalu mengedepankan akhlaq di dalam penyampaian dakwahnya sehingga para Mad’u tertarik untuk hadir di dalam Majelis Rasulullah. Selanjutnya, terdapat ciri khas yang pada akhirnya membentuk identitas sosial. Hal itu berupa penggunaan atribut Majelis seperti jaket Majelis Rasulullah, bendera Majelis Rasulullah, dan lain sebagainya oleh Mad’u, yang merupakan bagian daripada metode dakwah. Kata Kunci: Metode Dakwah, Identitas Sosial, Alumni Darul Musthafa Tarim Hadromaut Yaman, Majelis Rasulullah.
Proses Pelaksanaan Bimbingan Mental Keagamaan Anggota Kepolisian di Polres Metro Jakarta Timur Nada Rahmawati; Zulkifli Lubis; Andy Hadiyanto
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.2.03

Abstract

The purpose of this study is as follows: To describe and analyze the planning and implementation of the achievement of the objectives, methods and materials of religious mental guidance in East Jakarta Metro Police. The method used is a qualitative approach. Some of the data collection techniques used were interviews, observation and field notes. This research was conducted for two months from April to May 2016. The research uses the theory from Zakiyah Darajat who said that religious mentality mentorship is an activity for educating people's moral in order to be similar with islamic doctrine. It means that by undertaking mentorship, people will unconsciously use religion as their guidelines for their behaviour, habits and their day-to-say activities. The study concluded that the implementation process of religious mental guidance in east Jakarta Metro Police has two stages, the first is the planning of activities, and the second phase of implementation. Keywords: Execution, Religious Mentality Mentorship, Police. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan dan pelaksanaan pencapaian tujuan, metode dan materi dari bimbingan mental keagamaan di Polres Metro Jakarta Timur. Adapun metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dari April sampai Mei 2016. Penelitian ini menggunakan Teori Zakiyah Darajat yang mengatakan bahwa bimbingan mental keagamaan merupakan kegiatan membina moral/mental seseorang kearah yang sesuai dengan ajaran agama. Artinya setelah pembinaan itu terjadi, orang dengan sendirinya akan menjadikan agama sebagai pedoman dan pengendalian, tingkah laku, sikap dan gerak-geriknya dalam hidup Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses pelaksanaan bimbingan mental keagamaan di polres metro Jakarta timur memiliki dua tahap, pertama adalah tahap perencanaan kegiatan, dan kedua tahap pelaksanaan kegiatan. Kata Kunci: Pelaksanaan Bimbingan, Mental Keagamaan, Kepolisian.
Motivasi Pemakaian Jilbab Mahasiswi Islam Universitas Negeri Jakarta Muhamad Saprudin; Muslihin Amali; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.2.04

Abstract

The purpose of this research is to discover what the motivation factors of wearing the scrafts that encourage the students of islamic studies in Universitas Negeri Jakarta on using this essential scrafts are, particularly those who use it as the beginner since they get involved in the university. This research use the method of descriptive qualitative, which utilizes the observation, interviews, documentation, and reference as the techniques of gathering the data. The main theory which is used to be analysed on this research is the statement mentioned by Drs. H. Abu Ahmadi, he said that the factors that bring about an emerging the motivation are biogenetic, socio genetic, and teo genetic. Furthermore, Muhammad Izzudin Taufiq mentioned that motivation is one of the definition which pointed out some confusion which emerge due to psychological imbalance. The research conclude that motivational psychology is the main factor to the desire of wearing the head scraft for female university students. Keywords: Use of hijab, the Muslim Student, UNJ Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor motivasi yang mendorong mahasiswi Islam Universitas Negeri Jakarta dalam memakai jilbab, khususnya yang baru memakai jilbab semenjak memasuki kampus tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teori utama yang digunakan sebagai alat analisa dalam penelitian ini adalah teori yang diungkapkan oleh Drs. H. Abu Ahmadi, bahwa faktor yang mempengaruhi munculnya motivasi karena biogenetis, sosiogenetis, dan teogenetis. MenurutMuhammad Izzudin Taufiq, bahwa motivasi merupakan satu definisi keniscayaan yang menunjukkan keterguncangan yang timbul karena adanya ketidakseimbangan psikologis. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa faktor motivasi psikologis merupakan faktor utama mahasiswi Islam Universitas Negeri Jakarta dalam memutuskan untuk memakai jilbab. Kata Kunci : Pemakaian Jilbab, Mahasiswa Muslim, UNJ
Konsep Pendidikan Akhlak dan Dakwah dalam Perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA Muchtar Muchtar; Dede Setiawan; Saiful Bahri
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.2.05

Abstract

Research aims to understand role, and the concept of education and dakwah in perspective Dr. KH. Zakky Mubarak, MA. This research departs from looking at the phenomenon of human life is increasingly complex, entered the modern life and globalization present and the future, wich is characterized by technical and professional paced lives, is forecast to many people ignore the moral and religious in individual and social life. The concept of moral education in the perspective of Dr. KH. Zakky Mubarak, MA that establishes the character of the learners, provide good role models, develop the moral high level, and then apply the knowledge of good character and exemplary in real life so it can become an ingrained habit. The concept of dakwah in perspective Dr. KH. Zakky Mubarak, MA at least two steps that need to be understood by a preacher, first that of bringing the wisdom, it means explaining the wisdoms contained in worship and other Islamic activities without patronizing impression, meaning a preacher should put the words and appropriate sentence appropriate to the circumstances . The second is to mau'idlah hasanah , means giving advice that touch the heart so that the message can be embedded in the memories of audience. Dr. KH. Zakky Mubarak, MA is one of the Nahdlatul Ulama cleric who spend their time preaching, either through a lecture or through scientific papers, scientific papers written contains a lot of moral education that can be used as a reference. Keywords: Concept of Education and Dakwah, Zakky Mubarak, Nahdlatul Ulama Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, serta konsep pendidikan akhlak dan dakwah dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA. Kesimpulan penelitian ini bahwa Konsep pendidikan akhlak dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA yaitu menanamkan pemahaman tentang akhlak terhadap peserta didik, memberikan keteladanan yang baik, mengembangkan pada akhlak tingkat tinggi, dan kemudian mengaplikasikan pengetahuan tentang akhlak dan keteladanan tersebut dalam kehidupan nyata sehingga dapat mengakar menjadi suatu kebiasaan. Sedangkan konsep dakwah dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA paling sedikit ada dua langkah yang perlu dipahami oleh seorang pendakwah, pertama yaitu menyampaikan dengan hikmah, kedua adalah dengan mau’idlah hasanah, artinya memberikan nasehat-nasehat yang menyentuh kalbu sehingga pesan yang disampaikan dapat melekat dalam ingatan objek dakwah (mad’u). Kata Kunci: Konsep Pendidikan Akhlak, Dakwah, Zakky Mubarak
Syiah: Dari Kemunculannya Hingga Perkembanganya di Indonesia Oki Setiana Dewi
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.2.06

Abstract

Shia is a sect in Islamic theology whose existence is undeniable throughout the discourse of Islamic studies. But this existence is not infrequently a polemic that never ends even a debate that led to the devouring. This is based on differences relating to the concept of relativism in understanding the verses of the Qur'an and Hadith. As well as the principles of Islamic teachings to the concept of Imamat. This research uses library research method by analyzing various expositions of experts related to discourse about Shia. The purpose of this study is to study and analyze the Shiite theology from its emergence, its sects, the subject of its teachings to its development in Indonesia.The results of this study conclude that the Shia are those who love the Prophet and the ahl al-bayt on the historical development of the terms of the Shia experiencing post-abritase expansion. One of the most fundamental Shiite ideologies has been the problem of Imamat. This concept of Imamat which then led to various sects in the Shia. the later sects influenced the subject of the Shia itself. In its development Shia in Indonesia through its various stages make a very significant contribution in religious life in Indonesia. Keywords: History, Principal Teachings, Sects, Shia in Indonesia Abstrak Syiah merupakan sekte dalam teologi Islam yang keberadaannya tidak terbantahkan sepanjang diskursus studi keislaman. Namun keberadaan ini tak jarang menjadi polemik yang tak kunjung usai bahkan menjadi perbebatan yang berujung kepada penyesaatan. Hal ini bertolak dari perbedaan terkait konsep relativisme dalam memahami ayat-ayat al Quran dan Hadits. Serta pokok-pokok ajaran Islam hingga konsep imamah. Penelitian ini mengunakan metode library research dengan menganlisis berbagai pemaparan para ahli terkait diskursus tentang syiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis teologi syiah mulai dari kemunculannya, sekte-sektenya, pokok ajarannya hingg perkembangannya di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa syiah adalah orang-orang yang mencintai Rasulullah Saw dan ahlulbait pada perkembangan sejarah terms tentang syiah mengalami perluasan pasca abritase. Salah satu ideologi syiah yang paling fundamental terkiat persoalan imamah. Konsep imamah ini yang kemudian memunculkan berbagai sekte dalam syiah. sekte-sekte yang ada kemudian berpengaruh kepada pokok ajara dalam syiah itu sendiri. Dalam perkembangannya syiah di Indonesia melalui berbagai tahapannya memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam kehidupan keberagamaan di Indonesia. Kata kunci : Sejarah, Pokok Ajaran, Sekte-Sekte, Syiah di Indonesia
• التعليم الطابعي عند الإمام الغزالي في كتابه أيها الولد والشيخ الزرنوجي في كتابه تعليم المتعلم وتطبيقاته في المنهج الدراسي 2013 للمرحلة الثانوية بـإندونيسيا Ahmad Shohibul Mutaqin
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.2.07

Abstract

تعتبر التعليم الطابعي من أهداف الدراسة، والتعليم الطابعي هو من أهم غايات التربية الطلاب كما كتبه الإمام الغزالى والشيخ الزرنوجي في كتبهما. من العبارة السابقة، فلذلك قام الباحث باستعمال المنهج الوصفي الـمكتبي ويـحلّله بتحليل المحتوى، بجمع البيانات الشمولية وتصوَّره بكيفية الملاحظات والتوثقات بطريقة ميلس وهبرمان 1984. وأما نتائج هذا البحث هي: 1) التعليم الطابعي عند الغزالي هو إرتجالية الإنسان في أعماله التي تتخذ مع روح الإنسان حيث يظهر دون أن يفكر قبله، وأما عند الزرنوجي هو يشبه بتعليم الآداب ظاهرا وباطنا ويظهر من تشكيل الأخلاق. 2) لابد لكل الـمدرِّسين والطلاب يهتمون بثلاثة وعشرين أمور عند الغزالي وثمانية أمور عند الزرنوجي المتعلقة بتهذيب النفس. 3) تطبيق التعليم الطابعي عند الغزالي لا يوافق لـطلاب المدرسة في المرحلة الثانوية وِفقَ الـمنهج الدراسي 2013 بإندونيسيا في إحدى طريقته لـمرور الزمان وتغير البيئة الدراسية. وأما الزرنوجي موافق للمنهج 2013.

Page 4 of 24 | Total Record : 232