cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal AUDI
ISSN : 25283359     EISSN : 25283367     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN BALOK DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK PELEMGADUNG 3 JATEN PELEMGADUNG Annisa, Annisa; Hartini, Sri
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 1 (2019): Jurnal AUDI :June 2019, 8 Articles, Pages 1-72
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.956 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i1.3027

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kecerdasan matematika anak melalui permainan balok di TK Pelemgadung 3 Jaten Pelemgadung Karangmalang Sragen Tahun Pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian adalah satu kelas kelompok B yang berjumlah lima belas siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif yaitu dengan mendeskripsikan kegiatan kemudian membandingkan nilai hasil belajar kondisi awal, siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 40% dan hasil tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar sebesar 86,7% berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan tahap penerapan permainan balok dapat meningkatkan kecerdasan matematika anak kelompok B TK Jaten Pelemgadung Karangmalang Sragen.
UPAYA MENINGKATKAN RASA CINTA TANAH AIR MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA DI KELOMPOK BERMAIN STRAWBERRY Wartini, Niek; Trisiana, Anita; Setiawan, M. Hery Yuli
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 1 (2019): Jurnal AUDI :June 2019, 8 Articles, Pages 1-72
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.415 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i1.3028

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air melalui permainan ular tangga pada anak kelompok bermain strawberry. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan pencapaian tingkat rasa cinta tanah air yang berkembang sangat baik. Pada siklus I rasa cinta tanah air anak mengalami peningkatan sebanyak 3 anak dari 13 anak atau 23,2% berada pada kriteria berkembang sesuai harapan. Sedangkan dalam siklus II, rasa cinta tanah air anak mengalami peningkatan sebanyak 11 anak dari 13 anak atau sebesar 84,7% berada pada kriteria berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan. Penelitian dihentikan sampai siklus II karena sudah memenuhi keriteria keberhasilan indikator yaitu minimal 75% dari 13 anak.
PPUPIK PENA PRIMA "PENDIDIKAN ANAK BERPRIBADI MULIA" Karmila, Mila; Purwadi, Purwadi
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 1 (2019): Jurnal AUDI :June 2019, 8 Articles, Pages 1-72
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.888 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i1.2788

Abstract

PPUPIK “PENA PRIMA” Pendidikan Anak Berpribadi Mulia merupakan salah bentuk wirausaha potensial yang sudah berhasil dikembangkan di tahun pertama. Berdasarkan survei yang menyatakan bahwa banyak ibu yang harus bekerja kembali setelah melahirkan menjadi penyebab kekhawatiran dan keterbatasan ibu dalam mengasuh anak, ditambah lagi kesulitan mendapat pengasuh yang tepat untuk anaknya. Oleh karena itu dikembangkan unit usaha melalui program TPA Ramah Anak, yaitu TPA yang berperspektif Hak Anak terpadu dengan sekoah musik PENA PRIMA, Tujuan dari kegiatan PPUPIKini adalah menumbuhkan sifat kewirausahaan untuk memperoleh profit sebagai tambahan sumber pemasukan Program Studi PG PAUD Universitas PGRI Semarang, dapat meringankan beban ibu-ibu dalam mengasuh dan merawat anak, sehingga para ibu lebih fokus, tenang dan nyaman dalam bekerja. Lebih lanjut, program PPUPIK juga berfungsi sebagai laboratorium bagi mahasiswa PAUD untuk belajar pendidikan anak Batita. Sedangkan tujuan khususnya adalah mendirikan PENA PRIMA secara terpadu dan bertahap yang nantinya menjadi imagebrand dari Program Studi PGPAUD Universitas PGRI Semarang. Luaran yang akan dihasilkan unit PPUPIK dalam tahun kedua ini adalah NPSN, sinkronisasi DAPODIK, jumlah siswa TPA sebanyak 25 anak, jasa antar jemput peserta didik TPA dengan jumlah pelanggan 8, dan Sekolah musik Pena Prima denga  8 peserta didik 
MODEL PEMBELAJARAN TARI NUSANTARA : SEBUAH CONTOH KREATIVITAS MODEL TARI PIRING BAGI GURU PAUD Santana, Fifiet Dwi Tresna; Zahro, Ifat Fatimah
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 1 (2019): Jurnal AUDI :June 2019, 8 Articles, Pages 1-72
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.593 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i1.3030

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah konsep dan model pembelajaran tari kreatif dalam rangka mengembangkan kreativitas tari peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui penelitian ini juga diharapkan menemukan teori pembelajaran yang berlandaskan data empirik di lapangan. Fokus masalah dalam penelitian ini yakni: 1). Keterbatasan pengetahuan tentang bagaimana membuat sebuah kreativitas tari Nusantara di PAUD; 2). Terbatasnya guru dalam mengolah seni tari Nusantara sebagai bahan ajar bagi anak usia dini; 3). Keterbatasan kemampuan guru dalam mengajarkan seni tari Nusantara kepada peserta didik PAUD. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan tersebut adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi kasus terhadap guru-guru PAUD di lingkungan Kota Cimahi. Observasi, wawancara, serta dokumentasi akan dilakukan untuk mendapatkan data mengenai konsep dan strategi pembelajaran, bahan ajar, pendekatan-pendekatan pembelajaran, evaluasi, media, dan sumber belajar PAUD.  Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam pembelajaran seni tari dan model pembelajaran tari nusantara dengan sebuah contoh kreativitas tari piring.
PENINGKATAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA ANAK KELOMPOK B Rahayu, Eni; Sri Suryanti, Hera Heru; Setiawan, M. Hery Yuli
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 1 (2019): Jurnal AUDI :June 2019, 8 Articles, Pages 1-72
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.839 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i1.3029

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan perkembangan kognitif pada anak melalui pendekatan saintifik di kelompok B TK Pertiwi II Gagaksipat Boyolali Tahun Pelajaran 2018/2019.Penelitian ini dilaksanakan di TK Pertiwi II Gagaksipat Boyolali. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B yang berjumlah 24 siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu dengan mendeskribsikan kegiatan kemudian membandingkan nilai hasil belajar kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak kelompok B TK Pertiwi II Gagaksipat Boyolali. Pada siklus I perkembangan kognitif anak mengalami peningkatan sebesar 50%. Sedangkan dalam siklus II, perkembangan kognitif anak mengalami peningkatan sebesar 79,16%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak kelompok B.
PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI KEGIATAN KOLASE MENGGUNAKAN BAHAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK B TK PGRI TEMANGGUNG Hariyanto, Hariyanto
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 1 (2019): Jurnal AUDI :June 2019, 8 Articles, Pages 1-72
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.154 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i1.3025

Abstract

 ABSTRAKKreativitas ikut menentukan keberhasilan anak dikemudian hari, karena melalui kreativitas anak dapat menciptakan atau menghasilkan karya-karya baru berdasarkan imajinasi dan pemikiran serta bakat yang dimiliki anak. Di TK PGRI Temanggung, pembelajaran kolase dengan media bahan alam jarang sekali di hadirkan di kelas. Dampaknya pada anak yaitu hampir 75% anak belum bisa menempel atau membuat gambar sendiri sesuai dengan imajinasinya, anak belum bisa menempel potongan gambar atau kolase pada gambar tepat dan rapi, unsur kesabaran dan kesungguhan pada anak belum terlihat dalam mengerjakan tugas atau kegiatan yang diberikan sehingga sebagian besar anak tidak mampu menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kreativitas melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam dan besarnya peningkatan kreativitas melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam pada anak Kelompok B TK PGRI Temanggung Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018.Subyek penelitian ini adalah peserta didik Kelompok B TK PGRI Temanggung berjumlah 17 anak. Pelaksanaan penelitian pada bulan Pebruari 2018. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawancara.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak kelompok B TK PGRI Temanggung Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018 meningkat berdasarkan hasil pembelajaran sebelum dan sesudah pelaksanaan tindakan melalui Siklus I dan Siklus II melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam. Peningkatan kreativitas anak terjadi melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam, hal ini dibuktikan dari peningkatan presentase hasil observasi dari kondisi pra siklus sampai dengan Siklus II. Tingkat kreativitas anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) pada kondisi pra siklus hanya 11,8%, kemudian terjadi peningkatan pada Siklus I dengan kriteria penilaian berkembang sesuai harapan (BSH) sebesar 23,5% dan berkembang sangat baik (BSB) 35,3%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 58,8% dengan kriteria penilaian berkembang sesuai harapan (BSH) dan 23,5% dengan kriteria penilaian berkembang sangat baik (BSB), telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu minimal 80%, ditandai dengan anak mampu membuat bentuk tempelan dengan bervariasi, anak mampu membuat hasil karya sendiri, dan anak mampu menceritakan hasil karyanya.Kata kunci :
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MULTIPLE INTELLIGENCES HOWARD GARDNER (KECERDASAN KINESTETIK) PADA ANAK AUTIS Riyanti, Rahayu Febri; Koesdyantho, A. Roedhy; Sufa, Feri Faila
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 2 (2019): December 2019, 8 ARTICLES, PAGES 73 - 163
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v4i2.3206

Abstract

This study purpose to know the implementation of multiple intelligence Howard Gardner (kinesthetic intelligence) in autistic children in Saymara Kartasura Inclusion Kindergarten 2019/2020 academic year. This research is a qualitative study, the subject of this research is an autistic child with the initial R. The data collection methods used are interviews, observation, field notes, and documentation. The research instrument used observation guides, field notes, data analysis techniques using descriptive qualitative. The results showed that the learning methods, curriculum, supporting and inhibiting factors, class division, and stimulus from the teacher became the points of success in the implementation of kinesthetic intelligence in autism children. With symptoms by R is not able to interact with friends, can not feel what his friends feel, speak slowly, fixated on activities that are of no use there are strange movements that are repeated and continuous. Besides, school programs, methods, curricula are following what is needed by autism, which is useful for enhancing kinesthetic, namely self-development programs such as painting, swimming, dancing support to improve children's kinesthetic intelligence. And there is competency and refraction that is on gross and fine motor skills. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi multiple intellIgences Howard Gardner (kecerdasan kinestetik) pada anak autis di TK Inklusi Saymara Kartasura Tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, subjek dalam penelitian adalah satu anak autis yang berinisial R. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Instrument penelitian menggunakan panduan observasi, catatan lapangan, teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran, kurikulum, faktor pendukung dan penghambat, pembagian kelas, serta stimulus dari guru menjadi poin keberhasilan dalam pelaksanaan kecerdasan kinestetik pada anak autis. Dengan gejala pada R tidak mampu interaksi dengan temannya, tidak dapat merasakan apa yang dirasakan temannya, bicaranya lambat,terpaku pada kegiatan yang tidak ada gunanya ada gerak aneh yang berulang dan terus menerus. Selain itu program sekolah, metode, kurikulum sudah sesuai dengan yang dibutuhkan autis yang berguna untuk meningkatkan kinestetik yaitu program pengembangan diri seperti melukis, berenang, menari menunjang untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak. Dan ada program pengembangan kompetensi dan pembiasaan yaitu pada fisik motorik kasar dan halus.
PENGEMBANGAN MEDIA EMOJI BERBASIS PERMAINAN DALAM INTERAKSI SOSIAL ANAK DI KELAS Juniarti, Yenti; Laiya, Sri Wahyuningsi; Sutisna, Icam
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 2 (2019): December 2019, 8 ARTICLES, PAGES 73 - 163
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v4i2.3306

Abstract

This study aims to facilitate Kiddie Care for Gorontalo children in developing children's social interactions due to the low ability of children to interact both with their peers and the teacher in class. This study uses a research and development approach. While the development model used is the Research & Development (R&D) development model. The results of this study are the social interactions caused by children to their friends when looking for emojis, children feel that this game is emotionally draining because children can express according to the emojis displayed by their friends, then children feel happy when they look for emojis "jogging" children feel surprised and practice the "dancing" emoji behavior while singing. In addition to the social interaction that is generated but also formed a mindset that requires children to think and act quickly in picking up emojis that will be adjusted to the behavior displayed by the opposing group, not only that but the formation of teamwork when hunting emojis. The conclusion is that early childhood social interaction can develop optimally both to friends and teachers, in addition to that team collaboration is formed, thinking and acting quickly.AbstrakPenelitian ini bertujuan memfasilitasi anak Kiddie Care gorontalo dalam mengembangkan interaksi sosial anak dikarenakan rendahnya kemampuan anak dalam berinteraksi baik kepada temannya maupun kepada guru pada saat dikelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Sedangkan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research & Development (R&D). Hasil penelitian ini adalah adanya  interaksi sosial yang ditimbulkan oleh anak kepada temannya saat mencari emoji, anak merasa bahwa permainan ini menguras emosi karena anak bisa mengekspresikan sesuai emoji yang ditampilkan oleh temannya, kemudian anak merasa bahagia ketika mereka mencari emoji ?joget? anak merasa heran dan mempraktekkan perilaku emoji ?joget? itu sambil bernyanyi-nyanyi. Selain adanya interaksi sosial yang ditimbulkan tetapi juga terbentuk pola pikir yang mengharuskan anak untuk berpikir dan bertindak dengan cepat dalam mengambil emoji yang akan disesuaikan dengan perilaku yang ditampilkan oleh kelompok lawannya, tak hanya itu tetapi terbentuknya kerjasama tim pada saat memburu emoji. Simpulan bahwasanya interaksi sosial anak usia dini mampu berkembang dengan optimal baik kepada temannya 
PERAN MEDIA VISUAL DALAM MEMBANGUN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN ANAK USIA DINI DI RA AL-HIKMAH KOTA JAMBI Lestari, Dwy Esty
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 2 (2019): December 2019, 8 ARTICLES, PAGES 73 - 163
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.779 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i2.3305

Abstract

This study aims to examine the role of visual media on students? character building of environmental compassion at Islamic kindergarten Al-Hikmah Jambi City, Indonesia. Visual media used through projector and printed out paper. The method of this study was qualitative descriptive in form of case study through observation and semi-structured interview as instrument in collecting data. The data analysis used descriptive qualitative through data collection, data reduction, data display and drawing conclusion. The result of this study indicated that the implication of integrating visual media on students? character building of environmental careness had given a positive effect to students? activity in school and outside school. Their character of environmental compassion had been showed in and outside the classroom. The visual media integration on students? character building can give a positive attitude to the student. The use of visual media is not limited to build the students? character of environmental compassion, but also it can be used to build others positive students? character. In other words, the use of visual media can be implemented in order to improve and achieve the goals of teaching and learning process. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari penggunaan media gambar dalam membangun karakter peduli lingkungan peserta didik pada Raudhatul Athfal Al Hikmah Kota Jambi, Indonesia. Media gambar yang digunakan dalam pembelajaran dalam bentuk visual melalui Projector dan dalam bentuk print out. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yakni studi kasus yang dilakukan melalui observasi dan wawancara seb agai instrument pengumpulan data. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Implikasi dari penerapan media gambar dalam membangun karakter peduli lingkungan telah memberikan pengaruh yang positif terhadap aktifitas sehari-hari peserta didik baik disekolah maupun di rumah, karakter peduli lingkungan peserta didik tersebut telah mereka tunjukkan dengan baik di sekolah maupun di rumah. Penerapan  media gambar dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan dapat memberikan pengaruh yang positif kepada peserta didik. Penggunaan media gambar ini tidak hanya sebatas digunakan untuk mengembangkan karakter peduli lingkungan semata, namun juga penggunaan media gambar dapat juga digunakan untuk mengembangkan karakter positif lainnya secara umum. Atau dengan kata lain penggunaan media gambar dapat diterapkan guna meningkatkan dan mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
EDUCATE CHILDREN TOWARDS SOCIAL ATTITUDE Chairilsyah, Daviq
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4, No 2 (2019): December 2019, 8 ARTICLES, PAGES 73 - 163
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.689 KB) | DOI: 10.33061/jai.v4i2.3332

Abstract

Not all children are able to show social behavior as expected and not all children are able to interact with their groups well. There are children who show defiance, want to win themselves; do not want to share with other friends, cunning, irritable and so on. To help reduce the inability of children to behave well socially, and help prepare children to enter a wider social environment, social guidance is needed. Guidance provided by parents and family at home as the first and foremost teacher for children. This article is aimed to give parents a description of social behavior, factors that influence social development, patterns of children social behavior, aspects of social maturity in children as well as tips for parents to raise their children in a social life. This article used a literature review method.  It is hoped that children will be able to work together, respect each other, not interfere with the rights of others and be tolerant in future social life. This article to provide an understanding of the importance of developing social life towards early childhood development in order to make early childhood a social soul person both at home and at school.AbstrakTidak semua anak mampu menunjukkan perilaku sosial seperti yang diharapkan, dan tidak semua anak mampu berinteraksi dengan kelompoknya secara baik. Ada anak yang menunjukkan sikap membangkang, ingin menang sendiri, tidak mau berbagi dengan teman lain, licik, cepat marah dan sebagainya. Untuk membantu mengurangi ketidakmampuan anak berperilaku sosial yang baik, dan membantu menyiapkan anak memasuki lingkungan pergaulan yang lebih luas, dibutuhkan bimbingan sosial. Bimbingan diberikan oleh orang tua dan keluarga di rumah sebagai guru pertama dan paling utama bagi anak. Artikel ini mencoba memberikan gambaran kepada orang tua mengenai definisi perilaku sosial, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial, pola perilaku sosial anak, aspek-aspek kematangan sosial pada anak serta tips bagi orang tua untuk membuat anaknya menjadi memiliki jiwa sosial. Artikel ini menggunakan metode kajian literatur. Kajian literatur ini mengangkat mengenai topik permasalahan mengembangkan jiwa sosial pada anak usia dini. Diharapkan anak akan mampu bekerjasama, saling menghormati, tidak mengganggu hak orang lain dan toleran dalam hidup bermasyarakat kelak. Artikel ini bermanfaat memberikan pemahaman pentingnya mengembangkan jiwa sosial terhadap perkembangan anak usia dini agar membuat anak usia dini menjadi pribadi yang berjiwa sosial baik di rumah dan di sekolah.

Page 6 of 18 | Total Record : 179